Connect with us

Movie & TV

Tahun 2021, Vega Jely Akui Makin Semangat Nyanyi dan Akting

Published

on

FEM Indonesia – Bagi penyanyi Vega Jely, dunia akting bukanlah hal baru. Pasalnya, pelantun tembang “Kamera Jahat”, pernah main diberbagai judul sinetron.

Seperti wajahnya pernah hadir dilayar kaca di sinetron “Misteri Gunung Merapi”, “Putri Duyung”, dan “Prabu”.

Meski bakat aktingnya untuk melengkapi kiprahnya sebagai penyanyi, Vega mengaku punya kesan tersendiri di antara dua profesinya.

“Kalau di akting, penonton semakin menikmati ekspresinya semakin diam dan hanyut sama akting aku. Sedangkan kalau di nyanyi aku merasa penonton hanyut tapi rame dengan jogetan dan teriakan,” kata Vega Jely dikutip dari Nagaswara. News, belum lama ini.

Menghadapi tahun 2021, Vega Jely mengaku makin bersemangat untuk menjalani kedua profesi. Akting dan nyanyi baginya wujud ekspesi seni yang siap dipersembahkanya.

“Di nyanyi aku sedang persiapkan single baru yang kali ini beda karena lagunya mellow dan baru. Di akting, juga sudah mulai dan ada beberapa judul sinetron aku akan mainkan,” pungkasnya.

Movie & TV

Dipuji Jago Akting, Apoy Gitaris Band Wali Merendah

Published

on

FEM Indonesia – Bintang sinetron, Roby Tremonti yang perankan preman Rohmat di sinetron “Amanah Wali 4”, mengatakan bahwa Apoy bukan lagi seorang gitaris, tapi sebaliknya sudah jadi aktor.

Pasalnya, saat keduanya beradegan dialog dalam sinetron itu, Roby terkesima dengan pemahaman agama yang dikuasai Apoy. Terutama, soal ajaran Al Qur’an dan Hadits.

“Apoy bukan gitaris lagi. Apoy itu pemain. Dialog sepanjang kaya gitu, tapi aktingnya bukan hanya hafalin. Apalagi tentang dakwah, Apoy benar-benar menguasai materi. Menguasai haditsnya dalam bahasa Arab. Berarti dia tahu kontennya yang dia baca di sini,” ungkap Roby Tremonti dari laman Nagaswara News di konten YouTube Wali TV.

Melihat latar belakang Apoy yang bernama asli Aan Kurnia, boleh jadi Roby Tremonti tidak salah. Meski terjun di dunia seni, baik sebagai gitaris Wali dan berakting dalam sinetron, akar Apoy adalah seorang santri dan lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sebaliknya, Apoy sendiri menganggap akting yang dimainkan juga dipengaruhi pendalaman karakter dari Roby. Apalagi, saat keduanya membicarakan soal akting kematian yang menurutnya membuat sebagian besar orang menjadi depresi.

“Tapi ini mudah-mudahan inspirasi (satu). Kedua, saya pribadi kebawa juga oleh apa yang dimainkan atau diperankan oleh seorang Roby terhadap Rohmat di karakternya ini,” kata Apoy.

Lagu-lagu Wali yang ia ciptakan lekat dengan nuansa religi. Saat ini, Apoy tengah mengambil S2 di STIE Lantansha Mashiro, termasuk mengajar di pesantren  La Tansa, Lebak, Banten. Sesekali, lelaki berkacamata itu juga tampil berdakwah.

Continue Reading

Movie & TV

Legenda ‘Pulung Gantung’ Gunung Kidul Akan Dibuatkan FTV

Published

on

FEM Indonesia – Mengawali 2021, Maesa Sinema Produksi bekerja sama dengan Trah Hamengkubuwono II mengumumkan akan memproduksi film televisi tentang “Pulung Gantung (Babad Giring)”.

FTV bergenre horor yang diangkat dari kisah nyata di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahwa masyarakat setempat meyakini jika peristiwa bunuh diri yang terjadi di daerah mereka karena adanya Pulung Gantung yang berbentuk bola api berekor.

Jika Pulung Gantung berhenti di sebuah rumah, maka dipercaya akan ada salah satu anggota keluarga di rumah tersebut yang meninggal dunia dengan cara gantung diri.

“Pulung Gantung bukanlah mitos. Ada sejarah besar dibalik Peristiwa Pulung Gantung di Gunung Kidul Yogyakarta. Dan, Pulung Gantung ini harus segera berakhir. Film ini juga akan membuka bagaimana cara menyudahi Pulung Gantung di Gunung Kidul, Yogyakarta,” kata R. Fajar Bagoes Putranto selaku Eksekutif Produser dari keterangan siaran persnya, Minggu (2/1/2021).

Melalui film ini tambah Fajar, akan mengungkap sejarah tentang Pulung Gantung  yang belum pernah terungkap. Yang ternyata memiliki kaitan dengan perjanjian Ki Ageng Giring dan iparnya Ki Ageng Pamanahan dan disaksikan oleh Nyi Ageng Giring. “Bahwa film Pulung Gantung ini perlu diwujudkan, karena momentumnya  adalah sekarang! Keberanian sejarah perlu dibuka. Film Pulung Gantung tidak hanya menyajikan hiburan melainkan dapat membuka sejarah yang hingga kini belum terungkap,” paparnya.

Sementara Indra Tirtana sang Sutradara sekaligus penulis skenario menambahkan bahwa ftv dibuat untuk memberi pengetahuan yang benar kepada masyarakat, khususnya warga Gunung Kidul Yogyakarta, tentang keberadaan Pulung Gantung .

“Hidup kita sangat berkaitan erat dengan kehidupan para leluhur kita. Film ini dapat  mengakhiri persoalan Pulung Gantung, sehingga daerah Gunung Kidul kembali menjadi daerah yang subur, makmur dan maju secara peradaban tentunya dengan kepemimpinan baru,” ujarnya.

Indra melanjutkan, film “Pulung Gantung” direncanakan akan tayang di Televisi nasional dan Televisi berbayar. Tak tertutup juga ke layar Sinema di bioskop. Film juga direncanakan akan diputar di Negara Eropa dan Amerika.

Film Pulung Gantung menceritakan tentang  seorang gadis bernama Ratna Anjani yang berasal dari luar Jawa. Ia tengah melakukan penelitian untuk tesisnya tentang banyaknya peristiwa bunuh diri yang terjadi di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Dan akhirnya terungkap, jika peristiwa gantung diri yang terjadi di gunung kidul, Yogyakarta berkaitan erat dengan Pulung Gantung yang sebelumnya ia anggap sebagai mitos belaka.

Continue Reading

Movie & TV

Main Film Penyuluhan Anti Narkoba, Velline Chu Peranin Korban

Published

on

FEM Indonesia – Penyalahgunaan narkoba di Indonesia dirasa makin canggih dan profesional.

Melihat hal ini, pedangdut Velline Chu merasa prihatin dan terpanggil ikut serta memberikan penyuluhan lewat sebuah film yang saat ini tengah diproduksi BNN (Badan Narkotika Nasional) dan di sutradara Ferian Hilman.

“Hari ini aku mulai syuting film penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Di film ini, aku menjadi peran utama sebagai seorang wanita yang menjadi korban gara-gara penyalahgunaan narkoba,” kata Velline Chu dikutip dari laman Nagaswara News, Senin (28/12/2020).

Menurut Velline, penyalahgunaan narkoba sering ditemukan di kalangan remaja hingga masyarakat usia dewasa. Mereka menggunakan narkoba dengan berbagai alasan. Diharapkan melalui film penyuluhan yang sedang digarap, kaum remaja sadar akan bahayanya menggunakan narkoba.

“Semoga film bermanfaat buat yang menonton terutama kaum muda untuk menjauhi yang namanya narkoba. Karena banyak dampak buruknya dari penggunaan narkoba. Dan jauhi narkoba, jangan sekali-kali mencobanya,” pungkas Velline yang juga dikenal sebagai DJ

Continue Reading

Trending