Connect with us

Berita Movie & TV

Bintang Cilik, Hameayu Senang Namanya Ada di Film “Bisikan Gaib”

Published

on

FEM Indonesia – Di film baru berjudul “Bisikan Gaib” yang sedang dalam proses produksi oleh Tu7uh Rumah Produksi, ada salah satu pemain cilik yang akan menjadi bintang penting bernama Hameayu.

Bintang cilik dari kota Solo Jawa Tengah ini begitu senang mengabarkan mendapatkan peran yang cimaik dalam film tersebut sebagai peran pendukung utama alias PPU.

“Bisa di lock main di film Bisikan Gaib ini saya senang banget apalagi dapat peran yang bagus yang harus akting nangis, ketakutan dan marah-marah,” ujar Hameayu saat dihadapan awak media di Eiko Cafe, Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur, Jum’at (16/8/2019).

Bocah yang akrab disap Mayu pernah main sinetron serial Cermin Kehidupan dan Firasat ini semula memang menggeluti dunia modeling sebagai jembatan menuju impiannya menjadi bintang akting. Bakat modelnya pun lumayan lancar sehingga Mayu pun diganjar juara 1 Model kategori anak pada lomba yang digelar Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Pintu karirnya mulai terbuka di film layar lebar kali ini, Kelahiran Klaten, 9 Mei 2011 tapi dibesarkan di Solo, berharap kariernya di dunia akting bisa berkembang seperti artis idolnya Prilly Latuconsina.

“Karena Aku suka lihat akting kak Prilly, makanya kalau bisa sih bisa sukses seperti kak Prilly,” tandas pemilik nama Hamemayu Bawono.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Movie & TV

Di Film Terbarunya, Chelsea Islan Berani Bermain Api

Published

on

FEM Indonesia – Di film terbaru yang diperankan, aktris cantik Chelsea Islan kabarnya harus mengeluarkan segala kemampuan aktingnya sampai titik maksimal.

Bermain film horor menurut Chelsea, menguras energi dan menuntut emosi khusus karena cukup banyaknya adegan-adegan intens. Salah satu scene yang paling memorable bagi Chelsea yakni saat Alfie – yang diperankan dirinya dan Martha (Karina Salim) terjebak dalam sebuah ruangan yang penuh kobaran api.


Scene itu ada disekilas ending di official trailer film berjudul “Sebelum Iblis Menjemput 2”, yang sudah dirilis beberapa waktu lalu. “Saat itu Aku dan Martha take scene dalam ruangan kecil yang penuh api, dan apinya itu adalah api beneran bukan CGI. Jadi saat itu memang seperti tidak sedang akting lagi, kami benar-benar ketakutan karena memang itu api asli yang panas banget,” ujar Chelsea.

Meskipun menggunakan api sungguhan di lokasi shooting, Chelsea mengaku tak khawatir karena ia dan Karina sudah melakukan latihan, dan kru sudah mempersiapkan segalanya dengan baik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Sempat takut karena apapun bisa terjadi, tapi semuanya dipastikan aman,” kata Chelsea.


“Sebelumnya saya dan Chelsea sudah latihan posisi untuk berpindah-pindah, supaya tidak kena api. Semua persiapan dilengkapi dengan peralatan yang safety,” tambah Karina.

Film SIM Ayat 2 disebut Chelsea bakal jauh lebih intens dan lebih menyeramkan dibanding film pertamanya yang dirilis 2018 lalu, ini karena sutradara Timo Tjahjanto selalu memberikan sentuhan baru baik di sisi teknis dan ceritanya.

“Masih banyak lagi adegan-adegan ekstrem yang aku jalankan. Bersama mas Timo selalu challenging tapi fun. Harus mengeluarkan enegeri karena ada adegan dibanting, dijedotin, di lumpur dan api. Rasanya kalau aku gak main SIM Ayat 2, aku gak akan pernah mengalami pengalaman seseru ini,” beber Chelsea.


Dalam trailer yang baru berdurasi 1 menit 33 detik ini menguak lebih dalam tentang latar belakang sejumlah karakter-karakter baru yang terlibat, sesuatu yang belum dijelaskan di trailer pertamanya. Tentang masa lalu para karakter baru di film ini, awal mula dari rangkaian teror yang mengejar mereka.

Selain Dewi (Aurelie Moremans) dan Gadis (Widika Sidmore) , para karakter tersebut adalah Jenar (Shareefa Daanish), Budi (Baskara Mahendra), Martha (Karina Salim), Kristi (Lutesha) dan Leo (Arya Vasco).

Continue Reading

Movie & TV

Jadi Jagoan, Aksi Baru Ladya Cheryl di Film ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’

Published

on

FEM Indonesia – Palari Films mengumumkan ​garapan film twrbarunya yang di adaptasi novel karya Eka Kurniawan berjudul ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’.

Sutradara film ‘Posesif’ dan ‘Aruna dan Lidahnya’, Edwin akan menyutradarai dan menulis skenarionya. Film ini direncanakan syuting di akhir tahun 2020. Film ini akan ditayangkan pada tahun 2021.


Kolaborasi Ladya dan Edwin menandai kerja sama ketiga untuk film panjang. Dua film panjang awal karier Edwin yaitu ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’ (Nominasi – New Currents Awards, Busan International Film Festival 2008) dan ‘Postcards from the Zoo’ (Nominasi – Golden Bear, Berlin International Film Festival 2012), Edwin dan Ladya juga berkolaborasi di tiga film pendek yaitu ‘Kara, Anak Sebatang Pohon’ (Directors’ Fortnight, Cannes Film Festival 2005), ‘Trip to the Wound’ (International Film Festival Rotterdam 2008), dan ‘Hulahoop Soundings’ (Clermont-Ferrand International Short Film Festival, Perancis: 2009).

Dalam film ini, Ladya akan memerankan sosok Iteung, salah satu karakter utama dalam novel tersebut. Film bergenre drama, romansa, dan laga bercerita tentang Ajo Kawir, jagoan yang tak takut mati. Hasratnya yang tak terpadamkan untuk berkelahi didorong oleh rahasia – dia impoten.


Ketika bertemu dengan seorang petarung bernama Iteung, jagoan perempuan yang tangguh, Ajo dibuat babak belur sekaligus bahagia – Ajo jatuh cinta. Apakah Ajo dan Iteung dapat berbahagia berdua? Apakah Ajo dapat menerima dirinya?

Dengan mengambil latar suasana Indonesia tahun 80 hingga awal 90an, mengupas maskulinitas dan relasi kekuasaan. “Kami berencana untuk bekerjasama dengan Kabupaten Rembang sebagai lokasi ​shooting film ini,” ujar Meiske Taurisia, produser film dalam siaran persnya, baru-baru ini.

Film ini direncanakan syuting di akhir tahun 2020. Dan akan ditayangkan pada tahun 2021 mendatang.

Continue Reading

Movie & TV

Visinema Pictures Rilis Teaser Film Terbaru “Generasi 90an: Melankolia”

Published

on

FEM Indonesia – Setelah sukses dengan film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’ di awal tahun, Visinema Pictures kembali meluncurkan teaser poster dan video dari film terbarunya yang berjudul ‘Generasi 90-an: Melankolia’.

Teaser film berdurasi 63 detik ini masih berbicara tentang relasi personal antar individu, baik dengan keluarga atau teman dan posisi mereka dalam kehidupan kita yang tak tergantikan.

Film yang diproduseri oleh Angga Sasongko ini, disutradarai oleh Irfan Ramly. Seorang sutradara muda baru yang sebelumnya kerap membantu Angga untuk menulis berbagai skenario filmnya, diantaranya Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi 2 dan Surat Dari Praha.

“Ipang adalah salah satu dari sedikit orang yang percaya sejak awal dengan visi kami di Vis- inema, pelan – pelan kami bangun Visinema hingga hari ini. Senang sekali melihat banyak kawan berproses hingga pada saatnya berani dan berhasil untuk unjuk gigi belajar menjadi sutradara”, ungkap Angga terkait pemilihan sutradara yang tepat untuk film ini.

Generasi 90-an: Melankolia yang juga diadaptasi dari buku Generasi 90an karya Machella FP ini bercerita tentang, Abby (Ari Irham), anak muda yang sedang mencari jadi diri dan selalu men- jadikan kakaknya, Indah (Aghniny Haque) sebagai sosok yang ia kagumi. Tiba – tiba, Abby harus menerima kenyataan bahwa kakaknya hilang dalam sebuah kecelakaan pesawat.

Di dalam kesedihannya, ia menemukan Sephia (Taskya Namya), sahabat kakaknya sebagai sosok peng- ganti Indah. Namun benarkah kehadiran Sephia bisa membantu Abby mengikhlaskan kakaknya atau justru membuat Abby kehilangan dirinya.

Film ini diperankan oleh banyak aktor muda diantaranya ada Ari Irham, Taskya Namya, Aghniny Haque, Jennifer Coppen, Wafda. Tak hanya menghadirkan aktor muda berbakat, film ini juga dilengkapi dengan penampilan dari para aktor yang hits pada era 90-an seperti Gunawan, Mar- cella Zalianty. Frans Mohede, dan Amara Mohede.

Generasi 90an: Melankolia rencananya akan tayang pada April 2020 di bioskop seluruh Indonesia.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending