Connect with us

Music

“Bukan Cinta Ini” Milik Pierre Fitz Tembus 1 Juta Viewer dalam 2 Hari di Youtube

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi Pierre Fitz menyanyikan lagu berjudul ‘Bukan Cinta Ini’, saat tayang di situs berbagi video, YouTube, lagu menjadi viral. Dalam waktu dua hari saja, tercatat sudah 2 juta viewer yang sudah menyaksikannya.

Pierre Fitz merupakan penyanyi asli Indonesia lulusan jurusan musik dari Marymount California University, Los Angeles California, memulai karirnya sejak masih kuliah dan tampil di berbagai ajang musik kampus, LA hingga Seattle, negara bagian Washington Amerika Serikat.


Setelah sukses meluncurkan single pertama ’T’lah Berubah’ pada awal tahun ini, Pierre Fitz kembali mengisi blantika musik Indonesia dengan  meluncurkan single kedua ini ‘Bukan Cinta Ini’.

“Di single pertama aku dapat kesempatan bekerjasama dengan Bemby Noor dan Tengku Shafick. Pengalaman mereka menciptakan hits-hits lagu pop ngga perlu diragukan lagi. Mereka sangat humble dan friendly untuk kerja bareng, chemistrynya dapat banget,” ujar Pierre. Dalam single T’lah Berubah, Pierre sengaja memilih aransemen bergenre urban pop berirama sedang dan ceria, yang sesuai dengan pengalaman musikalitasnya selama tinggal di Amerika.


“Untuk single kedua ini aku mencoba untuk menggali lebih dalam style bernyanyiku ke musikalitas pop Indonesia dengan atmosphere lagu berirama ballad. Di lagu ini Mario Kacang juga ikut terlibat dalam proses pembuatannya. Benar-benar suatu kehormatan banget menjadi penyanyi pertama yang lagunya diciptakan oleh full team 3 Composer,” tambah Pierre yang menggemari musik bergenre era 80an dan 90an.

Pria kelahiran 19 Desember 1994  yang menyukai Earth Wind & Fire, Bryan Mc Knight dan R.Kelly pernah mendapatkan pelatihan suara dari Lyndia Johnson dari Grammy Vocal Coach.

Kemudian ia dilirik oleh produser Swagga Bob & Alex Moore untuk membuat rekaman EP di Los Angeles sebagai project untuk komunitas Grammy U. Swagga Bob dikenal sebagai penata musik yang terlibat dalam produksi album Big Time Rush, Soulja Boy dan pemenang American Idol Jordin Sparks.

Setelah lulus kuliah tahun lalu, Pierre kembali ke tanah air untuk meniti karir musiknya. “Saat ini saya ingin berkarya di musik di tanah air dengan memberikan yang terbaik untuk kemajuan industri musik Indonesia,” tandas Pierre.

Lagu Bukan Cinta ini di naungi oleh label Afe Recods yang di produseri Maya Naratama. Lagu dan diliriknya digarap Bemby Noor dan di aransemen oleh Tengku Shafick.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Music

Gandeng Kabobs, Nagaswara Rilis “DVD Best Pop” dan “Hits Dancedhut

Published

on

FEM Indonesia – Di era pandemi, label Nagaswara bikin gebrakan baru bersama Kabobs, perusahaan kuliner di Kota Bandung, Jawa Barat. Keduanya lantas merilis DVD, “KABOBS BEST POP” dan “KABOBS Hits Dancedhut”.

Kolaborasi dua industri antara musik dan kuliner adalah sebuah terobosan yang luar biasa di tahun 2021. Dan KABOBS dikenal sebagai kebab premium dan inovatif yang familiar.

“Produk dvd musik artis Nagaswara ini akan spreading di semua gerai Kabobs seluruh Indonesia. Semoga kolaborasi ini menjadi gairah baru dan menjadi daya tarik bagi masyarakat kuliner dan masyarakat musik tanah air,” kata Julius Wijaya selaku Marketing Manager Nagaswara, Senin (10/5/2021).

Musik dan kuliner tambah Julius, adalah industri kreatif. Dan keduanya saling melengkapi dan berinovasi dalam mengikuti tren. Konsep juga diusung oleh Kabobs dalam industri kuliner.

“Karena Kabobs adalah kebab premium, dan hadir di Indonesia dengan konsep inovasi di bidang kuliner yang ikuti tren, maka ‘DVD Best Pop’ dan ‘DVD Hits Dancedhut’ juga merupakah bagian dari konsep tersebut untuk masyarakat tanah air, kata Gun Gunawan selaku Co-Founder / Business Director Kabobs.

Continue Reading

Music

Siapkan Single Perdana, Sarah Sova Tampil Garang Tapi Seksi

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi pendatang baru, Sarah Sova punya cara unik untuk menunjukkan sisi keseksianya sebagai seorang perempuan.

Pasalnya, penyanyi kelahiran Bandung, Jawa Barat, 3 Oktober, menyiapkan single perdanaya dengan memilih instrumen yang tak biasanya.

Instrument yang di pilih Sarah adalah aksesoris berupa pistol CZ-75, sebuah senjata taktis asal Cekoslowakia. Senjata tersebut terlihat mendominasi Sarah Sova saat sesi pemotretan untuk single perdananya.

“Sengaja aku memilih pistol sebagai aksesori penampilan aku di industri musik. Karena menurut aku, pistol itu mengangkat aura keseksian dari seorang perempuan,” kata Sarah Sova dikutip dari Nagaswara News saat di studio foto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2021).

Sarah Sova menggenggam pistol merupakan hobi dan kebiasaan yang tumbuh sejak kecil. Ia dibesarkan dalam keluarga polisi dan tak asing lagi dengan senjata api.

Namun, efek pistol yang diinginkan penyanyi yang juga seorang DJ diakui hanya bertujuan untuk melumpuhkan hati penikmat karya lagu perdananya. Katanya, pistol di tangannya akan berubah menjadi sesuatu yang seksi.

“Sumpah pistol ini untuk menambah keseksian diri aku aja. Pistol itu berbahaya tergantung orang yang memegangnya aja. Kalau aku yang megang sih tujuannya melumpuhkan hati orang yang melihat aku dengan’ keseksian berbeda aja,’ pungkas Sarah. Kita tunggu saja lagu perdananya…

Continue Reading

Music

Kenang Setahun Kepergian Didi Kempot, Sobat Ambyar Rilis Video Kangen

Published

on

FEM Indonesia – Tak terasa sudah satu tahun musisi Didi Kempot meninggalkan segala kenangan dan karyanya di industri musik tanah air.

Penyanyi campursari legendaris itu meninggal dunia di usianya yang ke-52 tahun di Rumah Sakit Kasih Ibu, Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa, 5 Mei 2020 lalu.

Kendati sudah satu tahun tiada, karya-karya yang dibuatnya masih menjadi kenangan tersendiri bagi para penggemar pelantun single “Kelingan’” itu.

Salah satunya bagi komunitas Sobat Ambyar dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @sobatambyar, Selasa (4/5/2021) kemarin memperlihatkan adanya penggalan video klip dari lagu Didi Kempot berjudul “Tanjung Mas Ninggal Janji”.

Penggalan lirik itu bertuliskan ‘Ra kroso setahun, kowe ninggal aku… kangen, kangene atiku’ yang artinya adalah “Tidak terasa sudah satu tahun kamu meninggalkan aku, kangen, kangennya hatiku’.

Secara tidak langsung lirik itu mewakili perasaan rindu yang sedang dialami oleh para penggemar Didi Kempot setelah kepergiannya selama satu tahun.

“Alfatihah buat pakde,” tulis akun @ocylia.

“Sudah 1 tahun, hari patah hati nasional,” ucap akun @angguncees.

“Netes eluhku min, husnul khotimah ndane,” tutur akun @anggitai.

Dilansir dari Nagaswara News, Didi Kempot juga telah merilis sejumlah lagu di label Nagaswara. Sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Didi kempot, Nagaswara melengkapi karya-karyanya menjadi sebuah mini album.

Album berjudul “In Memoriam of The Godfather of Brokenheart” itu berisi 7 buah lagu, termasuk lagu “Tulung” yang sebelumnya juga dinyanyikan oleh Didi. Di album, Didi juga menyanyikan ulang lagu-lagu hits band Wali dalam lirik berbahasa Jawa.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending