Connect with us

Movie & TV

Duet Jefri Nichol, Aurora Ribero di Film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi

Published

on

FEM Indonesia – Rumah produksi Ifi Sinema bekerjasama dengan Screenplay Films dalam waktu dekat akan merilis film terbaru berjudul Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi yang dibintangi Jefri Nichol dan Aurora Ribero.

Film ini menjadi momentum kembalinya Jefri, sebagai Indonesian Sweetheart di film bergenre drama romantis. Ini adalah pertama kalinya Jefri dan Aurora beradu akting dalam satu layar lebar.


Film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi merupakan adaptasi dari novel best seller karya Boy Candra, yang sudah 15 kali dicetak ulang sejak pertama terbit pada 2016. Novelnya disukai banyak pembaca karena cerita cintanya ringan dan ditulis dengan bahasa yang sukses bikin baper.

“Seperti Hujan yang Jatuh Ke bumi, salah satu novel saya yang paling baik sambutannya dengan pembaca. Cukup banyak respons juga setelah mereka membaca. Dari hal ini, saya jadi semakin yakin kalau ada banyak sekali orang yang memendam perasaannya. Novel ini dan kemudian dalam bentuk film, semoga mewakili mereka,” kata Boy dalam siaran persnya, baru-baru ini.


Mengangkat cerita klise tentang cinta segitiga, Boy Candra menuliskan kisah yang memang apa adanya namun dengan bahasa yang mengena di hati, inspirasinya menulis berasal dari pengalaman pribadi dan pengamatan sekitarnya.

“Bahwa ternyata, ada orang yang jatuh hati namun tak berani menyatakan, ia membiarkan dirinya menanggung semua perasaan itu sendiri. Ia seperti hujan yang jatuh ke bumi, hujan tahu akan hancur saat menyentuh bumi tapi ia tetap membiarkan dirinya jatuh,” lanjutnya.

Sang sutradara, Lasja F. Susatyo pun dengan baik menerjemahkan isi dalam novel tersebut ke dalam bentuk audio visual, skenario film ditulis oleh Upi dan Piu Syarief. Sama seperti novelnya, film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi mengangkat tema cinta, tema universal yang relatable dengan kehidupan lika-liku perasaan cinta.


“Cerita tentang cinta menjadi kisah yang sangat populer. Film romantis ini memberi kita perspektif berbeda tentang bagaimana cara kita menyatakan cinta. Mengetahui siapa cinta sejati kita dan mempertahankan ikatan kasih itu sesuatu yang sangat berarti. Melalui karakter Kevin, film ini memberi arti bahwa cinta adalah tanpa pamrih, cinta tak egois,” ungkap Lasja.

Film mengisahkan tentang cinta segitiga antara Kevin (Jefri Nichol), Nara (Aurora Ribero) dan Juned (Axel Matthew). Kevin dan Nara adalah sahabat sejak kecil, meski saling menyayangi, mereka berjanji untuk selalu menjadi Best Friend Forever. Kevin yang ternyata menyimpan rasa lebih dari seorang sahabat tidak pernah berani menyatakan perasaannya kepada Nara.

Malah Kevin lebih sering menemani Nara melalui masa-masa sulit saat percintaannya gagal. Ketika Nara jatuh cinta kepada Juned, cowok panjat tebing yang misterius, Kevin merasa tidak ada lagi harapan baginya untuk bisa bersama Nara selamanya. Manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan yang menentukan, apakah Kevin dan Nara bisa disatukan? Atau keduanya memilih jalan masing-masing?

Film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi turut dibintangi artis dan aktor muda lainnya yakni Nadya Arina, Rebecca Klopper, Karina Suwandi, Haris Soedarto, dan Jauhar Roberts. Rencananya film ini akan tayang segera di bioskop.

Movie & TV

Kembali Galang Donasi, Live Stream Fest Vol.4 Diramaikan 80 Artis & Pembicara

Published

on

FEM Indonesia – Grup Kahitna, Nidji dan Tretan Muslim serta Coki Pardede dan 80 pembicara akan hadir di Live Stream Fest Vol. 4, Sabtu dan Minggu. 27 28 Juni 2070, pukul 10.00 22.00 WIB, hanya di Vidio, dengan tiga (3) program pilihan, Live Music, Live Talks, dan Live Comedy.

Setelah sukses terselenggara Live Stream Fest Vol. 1 Live Stream Fest Vol. 3 sebagai pelopor The First Live Streaming Festival berbasis online, Live Stream F est Vol. 4 kali ini persembahan Bank BRI yang diorganisir Samara Live dan MRA Media kembali mengangkat bintang tamu yang lebih beragam, menghibur dan mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dan bergerak bersama membantu masyarakat yang terdampak COVID 19.

“MRA Media kembali menjadi bagian penting dari Live Stream Fest Vol. 4. Inilah hiburan terkini yang sudah diterima dan dinikmati masyarakat. Selain menghibur, masyarakat juga bisa belajar hal hal baru dan berbagi donasi, lewat platform Live Streaming,” ujar lwet Ramadhan, Head ofBusiness Growth MRA Media.

Live Stream F csl Vol. 4 tambah Iwet, bertujuan untuk membuat industri Live Even! di Indonesia tetap bergerak dengan Live Streaming sebagai platform baru menggantikan online event, dengan program yang memberikan informasi yang mendidik dan menghibur penonton dan tetap mengedepankan interaksi, pengalaman yang menyeluruh, dan mengajak banyak pihak bersatu

“Dukungan Bank BRI di gelaran Live kali ini merupakan sebuah bentuk aktif BRI dalam mengajak masyarakat, khususnya nasabah BRI. mengimplementasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk itu Bank BRI memiliki aplikasi BR1mo yang dapat memenuhi kebutuhan layanan perbankan di masa masa seperti ini,” kata Handayani, Direktur Konsumer PT Bank Rakyat 1ndonesia(persero) TBK BRI.

Live Stream Fest Vol. 4 hadir mengangkat tagar #LoginKeseruanmu dan #CuvidSafeBUMN dengan harapan melalui acara live streaming ini, kita bisa selamat dari tekanan COVID 19 melalui program yang menghibur dan mendidik. Selain itu, adanya program talkshow dari narasumber yang berpengalaman, hiburan konser musik dari berbagai musisi terbaik Tanah Air, diharapkan dapat menginspirasi dan menghibur masyarakat di masa transisi menuju The New Normal. Live Stream Fest Vol. 4juga mengajak masyarakat #MulaiLagi, dengan semangat memulai kehidupan dan aktivitas, tentunya dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan.

Ajakan itu disambut baik oleh penonton lantaran donasi yang berhasil dikumpulkan di Live Stream Fest Vol. 1 sampai jelang Live Stream F est Vol. 2 berhasil terkumpul sebesar Rp. 330.000.000. Keberhasilan berlanjut di Live Stream Fest Vol. 2 yang memperoleh total Rp. 551.046.620 dan dilanjutkan di Live Stream Vol. 3 yang memperoleh sebesar Rp. 596.936.335. Donasi akan tetap dibuka hingga berakhirnya Live Stream Fest Vol. 4 yang akan diselenggarakan pada 27 28 Juni

“Live Stream Fest Vol. 4 pantas ditunggu masyarakat. Sebab kami telah menyempurnakan acara ini dari pengalaman penyelenggaraan tiga acara sebelumnya. Grafik penonton selalu naik. dan terakhir mencapai 830,139 ribu unique watchers. Kali ini target kami adalah mencapai 1.000.000 unique watchers. Live Stream Fest Vol. 4 mcnghadirkan berbagai konten menghibur dalam tiga (3) program sekaligus. Masyarakat tinggal memilih, konten Music, Talks. dan Comedy yang mana yang akan menghibur mereka,” kata Desy Bachir, Chief Marketing Offlcer Samara Media & Entertaiment.

Live Stream Fest Vol. 4, telah siap menampilkan lebih dari 80 pembicara yang inspiratif, deretan selebritas, musisi, komedian dan pengisi acara lainnya dalam event Live Stream Fest Vol. 4, diantaranya pada Program Live Talks menghadirkan Abcnk Alter & Andra Alodita, Adib Hidayat, Akbar Rais, Billy Boen, Handayani, Jovita Ayu, Kenny Santana, Marvin Sulistio, Rachmat Kaimuddin, Sunarso, Wibawa Prasetya, Raden Jane Berliana, Dino Hamid, dan Tina Meilina.

Program Live Music menghadirkan Kahitna, Padi Reborn, D’Masiv, Nidji, Saxy Night Hard Rock FM with Ardhito Pramono, Endah N Rhesa, Nadin Amizah, Fourtwnty, FRA (Tripo 3000), Jidho (Pon Your Tone), YES!, Radya (CUL DE SAC), Merdi (Diskoria), Pemuda Sinarmas, Agrikulture DJ SET, Winky Wiryawan, dan Kenny Gabriel.

Program Live Comedy juga menghadirkan Tretan Muslim, Coki Pardede, Ananta Rispo, Dustin Tiffani, Syahid Han Laksmana, Koko Yawo, Aan Papeda, Miftakhul Ilmy, Ade Indra, Rio Dumatubun, Putra Pattinama, Kang Kicuy, Kang Ripay, Falah Akbar, Aris, Guzman Sige, Tama Randy, Kuns Kurniawan, Michelle Wanda, dan Priska Baru Segu, dan masih banyak lagi.

Continue Reading

Movie & TV

Sutradara Film ‘Perempuan Bergaun Merah’, Beberkan Dua Bintang Utama

Published

on

FEM Indonesia – Produser Frontier Pictures, Timo Tjahjanto mengungkapkan sejumlah alasan memilih Tatjana Saphira dan Refal Hady sebagai dua bintang utama di film horor terbaru berjudul Perempuan Bergaun Merah.

Tatjana Saphira bahkan sudah lebih dahulu dilirik Timo sebelum skenario Perempuan Bergaun Merah selesai ditulis.

“Saya dari dulu nge-fans sama Tatjana, dalam artian dia berani tampil beda terutama di film terakhirnya Hit & Run. Akhirnya kami antar produser dan sutradara William Chandra berdiskusi bagaimana kalau kita cari pemain yang fresh dimana kekaleman dia bisa berubah jadi chaos di film Perempuan Bergaun Merah. Akhirnya kita setuju memilih Tatjana Saphira,” beber Timo dikutip dari siaran persnya, Jum’at (12/6/2020).

Sosok Tatjana lebih dikenal publik lewat perannya di sejumlah film drama sehingga saat ia memutuskan terlibat di film Perempuan Bergaun Merah, tentu hal ini menjadi pengalaman pertama Tatjana menjajal kemampuan aktingnya di genre baru yaitu horor.

Dalam film horor perdananya ini, Tatjana memerankan karakter Dinda, seorang mahasiswi introvet. Ia mempunyai seorang adik dan seorang sahabat. Sebuah peristiwa buruk terjadi, hantu perempuan bergaun merah meneror dan mengganggu kehidupan Dinda. Namun kepeduliannya kepada adik dan sahabatnya membuat Dinda tak pernah menyerah untuk menuntaskan teka teki misterius yang ia hadapi, sekalipun nyawanya terancam.

“Karakter Dinda di sini bakal mengalami hal-hal ekstrem, kejadian-kejadian supranatural yang dialami membuatnya parnoan dan selalu terbangun, akan ada ‘siksaan-siksaan’gaib untuk Dinda. Jadi Tatjana bakal nunjukin totalitasnya menjadi Dinda,” terang Timo.

Sementara sebagai lawan main Tatjana, Timo memilih Refal Hady, yang juga baru pertama kali bermain film horor. Refal berperan sebagai Putra, teman yang selalu membantu Dinda menguak sosok perempuan bergaun merah yang menghantuinya.

“Refal yang aslinya tenang dan pemalu, bakal dibuat berbeda banget di film ini. Saya yakin begitu publik menonton, mereka pasti suka kalau Refal dan Tatjana bisa melakukan hal yang gak biasanya,” kata Timo.

Film Perempuan Bergaun Merah merupakan film kedua produksi Frontier Pictures setelah film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Proses shooting sudah selesai, direncakan film Perempuan Bergaun Merah akan tayang 2020.

Continue Reading

Lifestyle

Punya Bakat Rumahan Menarik Kreatif, Adelderderder Juarai ‘Homemade Idol’

Published

on

FEM Indonesia – Pergelaran pencarian bakat lewat video streaming bertajuk ‘Homemade Idol’ yang diikuti 574 video submission dari seluruh partisipan dari episode 1 hingga episode 3, akhirnya dimenangkan oleh anak muda bernama Adelderderder

Adelderder juara saat mengikuti tahapan di Grand final yang berlangsung pada 24 Mei 2020 lalu, dengan peserta pemenang lainnya di tiap episode adalah lbrahim Ambo dari team Darto, Rudy Visual dari team Ge Pamungkas.

Dewan juri pada grand final adalah Soleh Solihun, Patricia Gouw yang akhirnya menetapkan Beats by Boba Adelderderder dari team Head Hunter UUS sebagai pemenang Homemade Idol dengan meraih hadiah sebesar 50 juta.

Beats by boba dari Adelderderder terpilih sebagai pemenang dianggap memiliki talent yang creative yang sesuai dengan tujuan Homemade Idol mencari bakat rumahan. Menurut team Homemade Idol dan juri, beats by boba dari Adelderderder merupakan salah satu contoh bakat rumahan yang menarik dan kreatif.

Ia menunjukan skill yang dimiliki serta mengundang sosok Ibunya sebagai guest dari penampilannya. Adelderderder dalam penampilannya memutarkan beats lagu yang diambil dari sample suara Patricia Gouw, UUS, dan Soleh Solihun. Penampilan ini menarik karena menggunakan kue nastar sebagai alat pendukungnya selama 90 detik.

Soleh Solihun bahkan terkesan dengan penampilan Adelderderder, dan mengungkapkan bahwa Adelderderder memberikan kejutan dibanding penampilan sebelumnya, dan beat yang ditampilkan lebih enak dan lebih bagus.

“Gue pribadi Shock melihatnya karena belum melihat penampilan Adelderderder yang sebelumnya, dan kalau Kang Soleh mengatakan berbeda dari yang sebelumnya artinya elo nailed it,” kata Partricia Gouw.

Bakat Adelderderder dan beberapa peserta lainnya muncul sejak pandemi COVID I9 di Indonesia. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak, menggunakan masker dan menjaga kebersihan tangan dengan cara sering mencuci tangan dengan sabun jika harus keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.

Banyak orang menggunakan waktu luangnya di rumah dengan berbagai aktivitas seperti menjelajahi bakat yang dimiliki. Tak heran banyak konten konten kreatif yang akhirny viral melalui kanal digitalHomemade Idol merupakan ajang kompetisi digital dengan mengangkat tagline “Bakat Rumahan Jadi Idola Beneran”, bertujuan memberikan dampak positif untuk mencari sosok sosok idol dengan bakat bakat unik yang menginspirasi dan Juga menghibur orang lain saat #DimmahAja.

“Banyak bakat bakat luar biasa yang berasal dari rumah. Bakat unik yang tidak dimiliki semua orang dan bisa menghibur orang lain,” ujar Luna Maya yang menjadi salah satu juri diajang ini.

“Akhirnya Homemade Idol telah memilih pemenang. Kami memberikan apresiasi pada anak anak muda dalam mengisi masa PSBB mereka dengan berkreasi menunjukan bakat bakat mereka di sosial media. Semoga Homemade Idol bisa menjadi alternatifhiburan, melahirkan idola idola baru, dan bisa menciptakan peluang di industri kreatif dan juga hiburan Indonesia,” kata Iwet Ramadhan, Head of Business Growth MRA Media.

Seluruh kontestan yang mengikuti kompetisi dan menjadi juara dengan cara mengunggah video berisi bakat yang dimiliki tanpa batasan di lnstagram dengan mengikuti syarat yang diberikan. Peserta yang telah dipilih yaitu memenuhi kriteria dan syarat yang diberikan, pesena harus follow lnstagram @Homemadeidolid. Selanjutnya, calon pesena juga telah rekam video dengan durasi maksimal 1 menit berisi bakat yang dimiliki atau kreativitas yang lahir dari kelidaksengajaan selama #dirumahaja, dan di unggah di akun Instragram pribadi.

Continue Reading

Trending