Connect with us

Berita Hot News

ESRI Gagas ESSC, Program Respons Bencana Dukung Penanganan Karhutla

Published

on

FEM Indonesia – Esri Indonesia sebagai penyedia solusi geospasial terkemuka, saat ini memiliki program respons bencana khusus yang disebut Emergency Spatial Support Centre (ESSC) dengan membuat instrumen dasbor pemetaan canggih.

Sejalan dengan itulah, beberapa bulan belakangan ini pernah terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah Sumatera dan Kalimantan yang membahayakan kualitas udara di Indonesia serta negara tetangga.


Dasbor ini dirancang guna mendukung otoritas pemerintah dalam mengelola dan merespons dampak kebakaran hutan dan lahan. Program bertujuan untuk menyediakan dukungan dan upaya-upaya bantuan dengan menggunakan teknologi dan kecanggihan geospasial ketika kapasitas pada penanganan pertama telah melampaui batas.

ESSC memberi dukungan kepada pemangku kepentingan dalam melakukan respons cepat terhadap bencana nasional, termasuk gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, juga peristiwa erupsi Gunung Agung pada tahun 2017.

Selama masa penanganan bencana tersebut, ahli geospasial dari Esri Indonesia memberikan keahlian dan keterampilan geospasial yang mereka miliki untuk mengembangkan aplikasi pintar. Aplikasi tersebut dapat menyediakan informasi situasional yang kolaboratif bagi lembaga bantuan bencana dan memfasilitasi respons tanggap darurat yang efektif dan terkoordinasi.


“Misi kami adalah untuk mendukung masyarakat dan pemerintah yang terkena dampak dari situasi bencana yang sangat kompleks dengan menyediakan informasi berbasis kecerdasan lokasi,” ujar Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia dan pendiri ESSC dalam keterangan siaran persnya resminya pada hari Rabu (9/10/2019).

Dalam minggu ini tim ESSC dari Esri Indonesia juga telah mengembangkan dasbor pemetaan yang mengintegrasikan dan memvisualisasikan data potensi titik panas (hotspot), rentang tingkat kepercayaan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta kualitas udara. Hal tersebut memungkinkan pengguna untuk memiliki kesadaran situasional yang lebih tinggi pada titik panas utama kebakaran hutan dan mengetahui dampaknya terhadap tingkat kualitas udara di masyarakat. Dengan kemampuan mengidentifikasi risiko kebakaran dapat mendorong lembaga penanganan bencana untuk memprioritaskan risiko tersebut dan segera melakukan pengambilan keputusan.

Selain itu, juga membantu upaya mitigasi, perencanaan, dan kemampuan untuk pengambilan keputusan berbasis data dalam penggunaan sumber daya (tenaga ahli dan logistik). Menurut Dr. A. Istamar, teknologi geospasial memiliki kemampuan untuk menyajikan data dalam perspektif visual sehingga memberikan kemudahan dalam mengkomunikasikan risiko kepada masyarakat. Hal ini juga memungkinkan pemerintah untuk menganalisa sejumlah kumpulan data dalam menentukan bagaimana risiko tersebut berdampak pada warga, infrastruktur, dan lingkungan.

“Kami memberikan manfaat teknologi geospasial kepada para pengguna perangkat lunak kami, seperti BNPB dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyediakan informasi berbasis lokasi – dan mengkomunikasikan kepada masyarakat melalui pihak berwenang dengan menggunakan peta digital yang kuat dan rinci, yang dirancang khusus guna memenuhi kebutuhan masyarakat luas,”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Gelar Silaturahim Fans, Ratu Meta dan Suami Umumkan Bisnis Kuliner

Published

on

FEM Indonesia – Fans bagi Ratu Meta begitu berharga, baik untuk pribadi dan karirnya sebagai penyanyi. Satu fans, Ia anggap seperti seribu orang. Makanya, Ratu Meta sangat menjaga baik dengan fansnya.

Begitu pula saat Ratu Meta dan suaminya, Eddy Faisal menggelar acara jumpa fans di ‘Kopi Kawan Kita’ miliknya. Pasangan yang baru menikah ini, mengaku untuk memanjakan para fansnya yang datang dari penjuru kota, untuk berkumpul, makan bersama, nyanyi bareng sampai bagi-bagi hadiah.


“Acara seperti ini sebenarnya sudah sering digelar dan rutin, ini semua agar aku lebih dekat mereka. Senang sekali rasanya bertemu mereka bisa sama-sama bahagia,” ujar Ratu Meta berbinar di kawasan Moh.Yusuf, Mekar Jaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019).

Penyanyi asal Karawang, Jawa Barat ini juga mengungkapkan, bahwa sampai sekarang, Ia terus berkomunikasi dengan fans dan ketika setiap ada acara, para fansya bisa selalu hadir. “Kalo ada mereka, rasa capek seperti langsung hilang, ada saja cara mereka buat saya bahagia,” ungkapnya.

Selain bertemu fans, penyanyi yang memiliki single ‘Setialah dengan Ku’ serta ‘Sakit nya Luar Dalam’ dan masuk nominasi Anugrah Musik Indonesia (AMI), mengaku sangat bersyukur lantaran mulai konsen berbisnis kuliner.


Disitulah, ia bersama suami mengumumkan kepada fans dan awak media yang turut hadir. “Sekalian jumpa teman-teman fans, aku sama suami (Eddy Faisal) juga ingin mengenalkan usaha kuliner kami ini bernama Woow Resto dan Kopi Kawan Kita. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan supportnya terhadap saya dan suami dalam berkarier maupun membuka resto yang ada sekarang, ungkapnya.

Eddy Faisal sebagai suami menambahkan, bahwa rencana untuk membuka usaha kuliner di Depok dan beberapa di cabang lain di pulau Jawa, yang sudah lama itu, kini tercapai sudah.


“Sekali lagi tanpa dukungan dan peran serta masyarakat serta fans Ratu Meta friends dan wartawan tentunya tidak akan berhasil,” tandas Eddy Faisal yang sebentar lagi akan merilis secara resmi duet lagu popnya bersama sang istri.

Continue Reading

Hot News

“Rakyat Bumilangit” Wadah Untuk Fans Club Berkumpul Diresmikan

Published

on

FEM Indonesia – Setelah sebelumnya mengumumkan peluncuran Jagat Sinema Bumilangit, kini kembali diluncurkan pula wadah bagi para fans club Bumilangit untuk berkumpul.

“Rakyat Bumilangit” dipilih sebagai nama yang menyatukan para fans karakter-karakter Bumilangit dan Jagat Sinema Bumilangit yang akan mendapatkan info terkini secara eksklusif mengenai segala informasi atau produk Bumilangit.


Peluncuran Rakyat Bumilangit yang diadakan di Indonesia Comic Con 2019 pada hari Sabtu 12 Oktober dihadiri oleh Joko Anwar (produser dari Jagat Sinema Bumilangit), Zara JKT48 (pemeran Virgo), Abimana Aryasatya (pemeran Gundala), dan Muzakki Ramadhan (pemeran Sancaka kecil).

Keuntungan yang didapat dengan menjadi anggota Rakyat Bumilangit di antaranya, akan mendapatkan newsletter bulanan berisikan informasi terbaru mengenai event sampai dengan peluncuran komik, film atau produk lainnya dari Bumilangit.

Anggota juga menjadi yang pertama mendapatkan akses spesial melihat first look di tiap produk Bumilangit. Dan bagi penggemar koleksi merchandise Bumilangit berkesempatan mendapatkan potongan harga jika menjadi anggota Rakyat Bumilangit.

Untuk menjalin engagement dengan para anggota, Bumilangit akan menggelar acara acara tiap tiga bulan sekali, seperti gathering, workshop, seminar dan diskusi bersama kreator-kreator Bumilangit.

“Bangkitnya Ki Wilawuk”. Komik ini adalah karya terakhir pak Hasmi sebelum beliau meninggal dunia. Bahkan karya ini belum selesai. Lalu dilanjutkan oleh dua komikus muda Indonesia yaitu Fajar Sungging dan Toto Winarno.

Pendaftaran Rakyat Bumilangit dapat dilakukan secara online di website Bumilangit dan juga bisa dilakukan offline ketika ada event terkait Bumilangit.

Bumilangit yang berdiri sejak tahun 2003 adalah sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak, sekitar 1000 lebih karakter ciptaan banyak komikus legendaris Indonesia. Nama-nama legenda seperti bapak komik Indonesia RA Kosasih, Ganes TH., Hasmi, Jan Mintaraga, Mansyur Daman, Wid NS, Nono GM, Banuarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan Is Yuniarto merupakan original artist yang karyanya dilisensi di Bumilangit.

Jagat Bumilangit dimulai sejak Letusan Toba 75.000 SM. Jagat Bumilangit terbagi atas empat era yaitu Era Legenda, Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi. Era Jawara adalah eranya para pendekar, mereka ada di masa kerajaan nusantara. Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan.  Di antaranya ada Si Buta Dari Gua Hantu dan Mandala.

Sedangkan Era Patriot adalah eranya para jagoan. Mereka ada di masa saat ini. Untuk Jagat Patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komiknya, yang telah diterbitkan dan dijual. Sepanjang sejarahnya komik-komik ini telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang. Karakter-karakter terkemuka yang termasuk di dalamnya adalah Gundala, Sri Asih, jagoan pertama Indonesia yang diciptakan tahun 1954, lalu Godam, Tira, Sembrani dan masih banyak lagi lainnya.

Tahun ini, Jagat Sinema Bumilangit diluncurkan dengan film dari Patriot Pertama yaitu Gundala. Tahun depan, sedang dipersiapkan untuk dirilis film dari Virgo and the Sparklings dan Sri Asih.

Continue Reading

Hot News

Penusukan Wiranto, Dimas Cokro Pamungkas : Tangkal Pelaku Serupa Lewat Deradikalisasi

Published

on

FEM Indonesia – Penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten mengundang kecaman dari masyarakat. Salah satunya dari psikolog Dimas Cokro Pamungkas. Menurut Gus Dimas, sapaan keseharian, kejadian yang menimpa pejabat negara itu membuatnya terkejut sekaligus miris. Pasalnya pengamanan terhadap pejabat negara dirasa longgar sehingga masih dapat ditembus oleh orang yang akan berbuat kejahatan.

“Sangat miris. Miris dengan jahatnya mental salah satu saudara sebangsa kita, miris pula dengan lemahnya pengamanan dan kemampuan intelijen negara kita,” jelasnya.

Hanya kepada Femindonesia.com, Ketua Qurrota A`yun Psychology Consultant ini menambahkan apa yang dilakukan pelaku tidak mencerminkan sebagai penganut agama yang taat pada ajaran. Namun karena terpapar paham radikal maka pola pikir pelaku pun berubah.

“Di agama apapun pasti tidak ada yang mengajarkan kekerasan sebagai solusi masalah. Tapi pasti ada saja oknum pemikiran dan perilaku radikal disana,” katanya lagi, Jumat (11/10).

Gus Dimas juga mensinyalir ada gangguan dalam diri pelaku sehingga bisa berbuat nekad menusuk pembantu presiden tersebut di depan umum. Tetapi gangguan kejiwaan hal ini dapat disembuhkan dengan mengumpulkan orang-orang yang mulai atau sudah terpapar radikalisme.

“Bisa faktor psikis, bisa pula faktor penyimpangan ajaran yang dia yakini. Upaya untuk menyehatkan pemikiran mereka dengan deradikalisasi. Semua yang punya bibit pemikiran menyimpang di data, dikumpulkan, terutama alumni dari negara-negara konflik, semua dikasih pemahaman dan kesadaran untuk tidak menimbulkan masalah di negeri ini,” urainya. [foto : dokumentasi/teks : denim]

 

 

Continue Reading

Trending