Connect with us

Berita Movie & TV

Film Produksi Lokal, “Kucumbu Tubuh Indahku” Masuk Nominasi Oscar 2020

Published

on

FEM Indonesia – Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ produksi anak bangsa, resmi mewakili Indonesia di ajang festival film Internasional paling bergengsi Oscar tahun 2020.

Sebelumnya film garapan Garin Nugroho itu bersaing dengan dua film lainnya yakni ’27 Steps Of May’ dan ‘Ave Mariam’.

Film tersebut berhak mewakili Indonesia untuk kategori International Feature Film atau yang dulu dikenal dengan Best Foreign Language Film di ajang Oscar. Mereka akan bersaing dengan film seperti ‘Parasite’ dari Korea Selatan dan ‘Weathering With You’ dari Jepang.

“Setelah dilakukan penilaian dengan seksama, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, Indonesian Academy Awards 2019 menetapkan film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku sebagai film pilihan dan berhak mewakili Indonesia ke Academy Awards ke-92 untuk kategori International Feature Film,” ujar Sheila Timothy sebagai Sekretaris Komite Film Indonesia di konferensi pers di XXI Lounge Plasa Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).

‘Kucumbu Tubuh Indahku’ berkisah tentang seorang penari Lengger bernama Juno yang bisa tampil luwes meski ia seorang pria. Kisah Juno diceritakan dalam 3 masa, yaitu Juno Kecil, Juno Remaja, dan Juno Dewasa.

Juno Kecil terpaksa harus hidup sendiri sejak ditinggal pergi oleh ayahnya. Di tengah kesendiriannya, Juno bergabung dengan sanggar tari Lengger. Sejak itu, Juno harus hidup berpindah-pindah tempat.

Film sebenarnya juga pernah melenggang ke berbagai festival dan diputar di 25 negara. Dan kini kembali akan mewakili Indonesia di kancah Oscar yang digelar pada 9 Februari 2020 di Dolby Theatre Hollywood, California, Amerika Serikat.

Sutradara Garin Nugroho mengatakan bangga dengan terpilih oleh komite seleksi Oscar Indonesia untuk dikirim  ke ajang sangat prestisius itu. ” Saya salut kepada komite seleksi yang telah memilih film saya. Artinya komite seleksi benar benar bekerja secara independen dan jujur dalam menilai film, ” ungkap Garin.

Untuk mendapat perhatian dari kalangan perfilman yang menjadi juri di Oscar, memang masih panjang. Terutama sekali dari segi pembiayaan yang nilainya milyaran rupiah.

Setelah terpilih oleh komite seleksi yang terdiri dari Christine Hakim, Lola Amaria, Lala Tymothy, Roy Lolang, Benny Setiawan, Benny Benke, Thoersi Agiswara, Reza Rahadian, Adi Surya Abdi, Mathias Muchus, Aliem Sudio dan Firman Bintang,  Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) Menyerahkan sepemuhnya kepada Pusbangfilm Kemendikbud untuk mendaftarkan dan mempromosikan film tersebut. [foto: istimewa]

FEM VIDEO

Berangkat Dari Taiwan, Vin Ijen Dapat Peran Jahat di Film “Bisikan Gaib”

Published

on

Featured Video Play Icon

FEM Indonesia – Bintang baru Vin Ijen merasa sangat beruntung, lantaran bisa mewujudkan keinginannya main film layar lebar. Padahal Ia baru saja menekuni dunia akting di Jakarta selepas dari Negeri Taiwan. 

Vin kebagian peran antagonis seperti jadi orang jahat, egois sampai pemarah di film yang lagi digarap Tu7uh Rumah Produksi berjudul “Bisikan Gaib”, yang proses proses syutingnya akan digelar pada Desember 2019 mendatang. Mari simak aktivitas Vin Ijen saat sedang menjalani sesi pemotretan dan pendalaman film di kantor Tu7uh Rumah Produksi, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Hot News

Film “Perempuan Tanah Jahanam” Ternyata Digarap 10 Tahun Oleh Joko Anwar

Published

on

FEM Indonesia – Tak disangka, kesuksesan akhirnya bisa tayang di bioskop, film horor “Perempuan Tanah Jahanam” yang digarap oleh Joko Anwar sudah 10 tahun lamanya.

Bahkan Joko berani mengungkapkan, dia sudah menulis skenario untuk film tersebut sejak tahun 2009 silam.

“Ini film yang sudah saya persiapkan sejak 10 tahun lalu, waktu itu sudah hampir selesai. Dulu mau ngerjain tahun 2009 tapi takut karena film ini membutuhkan level teknik dan estetika yang halus banget pegangannya bahkan belum ketemu siapa pemain-pemainnya,” kata Joko Anwar dalam pemutaran perdana film “Perempuan Tanah Jahanam” di Epicentrum, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sutradara yang menggadap film “Pengabdi Setan” itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat menanti diluncurkannya “Perempuan Tanah Jahanam”, dan berharap film tersebut dapat memberi pengalaman baru bagi para penikmat film horor dan thriller.


“Hari ini hari yang saya tunggu-tunggu. Ini juga satu hasil kerjasama luar biasa antara produser, kru dan pemain. Kita lebih dari sekadar hubungan dengan pemain saja tapi kita bikin sudah seperti keluarga. Mudah-mudahan dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan,” ujar Joko menambahkan.

“Perempuan Tanah Jahanam” yang bercerita tentang Maya (Tara Basro), seorang penjaga tiket tol. Suatu malam saat dia lagi bertugas bersama sahabatnya, mendadak diserang orang tak dikenal. Namun akhrinya si penyerang yang ternyata berasal dari kampung halamanya Maya, keburu mati ditembak pihak berwajib.


Lantas Maya dan sahabatnya Dini (Marissa Anita) pergi ke desa asal Maya setelah mendapat petunjuk bahwa keluarganya yang kaya telag meninggalkan warisan yang banyak. Hal itulah menjadi tertarik untuk pulang kampung.

Setibanya di desa itu, Maya mulai dihantui beberapa sosok anak yang sudah meninggal. Tapi masalah hidupnya bukan cuma dihantui setan, bahkan seluruh penduduk desa itu pun mengincarnya untuk suatu rencana yang mengerikan. Adegan horor, sadis sampai bunuh-bunuhan bakal membuat ngeri penonton hingga akhir.


Selain Tara Basro dan Marissa Anita, film juga dibintangi oleh Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, Abdurahman Arif dan lainnya. Penasaran?

Continue Reading

Hot News

RTV Merilis Dua Andalan Program : “Super 10 Indonesia” dan “Sekolah Stand Up Milenial”

Published

on

FEM Indonesia – Masih mempertahankan stasiun tv yang ramah anak dan keluarga, Rajawali Televisi (RTV) kembali meluncurkan 2 program untuk anak terbarunya yang sangat menarik bagi pemirsanya.

Dua program terbaru RTV itu adalah Super 10 Indonesia dan Sekolah Stand Up Milenial (SSM), yang diharapkan bisa menjadi tontonan  yang menghibur dan mengedukasi pemirsanya.

“Kehadiran dua program ini semakin mengukuhkan posisi RTV sebagai stasiusn televisi yang ramah anak dan keluarga di dunia broadcast yang makin ketat” pungkasnya. Program Super 10 Indonesia, disajikan untuk mewadahi anak anak Indonesia untuk mewujudkan mimpinya, sajian program Super 10 Indonesia ini menjadi pembuka jalan bagi anak-anak Indonesia untuk menunjukan bakat dan kreativitasnya,” kata CEO RTV, Artine S Utomo pada press confrence RTV di studio 4, Cawang, Jakarta, Selasa (4/10/2109).


General Manager Production RTV, Pinkan Laluyan yang hadir mengatakan bahwa program Super 10 Indonesia merupakan adaptasi dari program serupa yang lagi beken dari Thailand, namun di RTV program dilakukan oleh anak anak Indonesia. “RTV akan berupaya untuk lebih dekat dengan pemirsanya dengan memberi kesempatan anak anak Indonesia menunjukan bakatnya”, beber Pinkan.

Pinkan menjelaskan bahwa pesertanya yang terlibat dalam program ini merupakan anak anak usia SD hingga SMS antara 6 hingga 20 tahun, yang melakukan pendaftaran secara online. Dan diharapkan bisa mendapatkan anak anak yang memiliki bakat yang unik seperti keahlian bermain salah satu cabang olahraga, permainan tradisional dan lainnya. “Kita ingin mewujudkan mimpi mereka menjadi kenyataan melalui panggung Super 10 Indonesia, di mana para pesertanya bisa menunjukan bakatnya dan menerima tantangan yang diberikan oleh dewan juri”, jelas Pinkan, seraya menyebut bahwa program Super 10 Indonesia tayang di RTV setiap Sabtu dan Minggu, pukul 18.00 WIB, mulai 12 Oktober 2019 mendatang.

Sedangkan untuk program Sekolah Stand Up Milenial (SSM), akan memberi kesempatan kepada anak anak menjadi komika sejati, terutama bagi mereka para pelajar SMP dan SMA, yang diharapkan mampu menunjukan kelucuan lewat banyolan banyolan segar yang berasal dari pengalaman sehari hari di lingkungan mereka sebagai seorang pelajar. “Karena tema-nya sekolah, maka set panggung kami sajikan panggungnya layaknya sekolah yang memiliki kepala sekolah, wali kelas, wali murid dan dewan guru”, tambah Pinkan.


Untuk meriahkan menambahkan greget dua program itu, RTV melibatkan para artis beken antara lain, Abdel Achrian sebagai wali murid sekaligus sebagai host, dan sebagai wali kelas ada Rahmet Ababil, Jui Purwoto dan David Nurbianto. Sementara jajaran Dewan Guru adalah Kemal Palevi, Ghe Youbi dan Ridwan Remin dan Irgy Fachrezi dan Narji.


SSM juga mulai tayang di RTV setiap Senin setiap pukul 18.00 WIB, mulai 4 November 2019 mendatang. Penasaran?

Continue Reading

Trending