Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Future Financial Festival 2020′, Cara Cari Solusi Di Masa Pandemi Covid 19

Published

on

FEM Indonesia – Sukses menggelar event besar ditengah pandemi covid 19, seperti Ideafest, dan Live Stream Fest, Samara Live kembali hadir dengan  gebrakan baru yaitu Future Financial Festival 2020 (FFF), yang akan digelar Sabtu-Minggu, 25-26 Juli.

Sebuah event berbasis online untuk mengajak Milenial dan juga Gen Z untuk lebih paham dunia finansial.

Ben Soebiakto, Founder & Group CEO Samara Media & Entertainment, mengungkapkan bawah FFF ini mengangkat hashtag #GenerasiAntiWacana, sebagai sebuah ajakan untuk generasi muda untuk bisa melek secara finansial.

 “Misinya adalah agar lebih banyak generasi Milenial dan gen Z yang paham dunia finansial, sehingga bisa ikut berperan aktif dan bisa berkontribusi kepada dunia perekonomian Indonesia,” papar Ben dikutip dari siaran persnya. Ben menambahkan bahwa eventnya akan menargetkan 50 ribu orang akan berpartisipasi dalam acara ini.

The most comprehensive live streaming financial event di Indonesia: Future Financial Festival 2020 bakal menjadi jawaban atas isu-isu finansial yang terjadi di masyarakat Indonesia, menampilkan berbagai macam sesi terkait finansial dan
ekonomi, yang akan menginspirasi dan membuka wawasan dengan mengupas data-data terkini.

Mengangkat tagar #GenerasiAntiWacana, Future Financial Festival 2020 bertujuan mengajak Milenial dan Gen Z turut andil dalam regenerasi melanjutkan estafet perekonomian Indonesia, dengan cara kolaborasi bersama pemerintah, regulator, dan institusi. Karena, menjadi negara top kelima (5) perekonomian di tahun 2045, bukanlah hal yang mustahil jika dari sekarang kita #GenerasiAntiWacana bisa bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia Emas.

Melihat hal ini, Future Financial Festival 2020 merupakan sebuah festival finansial format baru yang mengangkat kepedulian mengenai kondisi perekonomian khususnya dari aspek finansial dalam masa yang penuh gejolak ini. Dengan menampilkan beberapa pilar utama program Future Financial Festival 2020 yaitu, Macroeconomy Talk yang akan membahas kondisi ekonomi
makro Indonesia utamanya terkait dengan perkembangan global yang terjadi belakangan ini,  seperti kejadian pandemi, kecemasan sosial terkait inklusivitas, ancaman resesi global, dan lain sebagainya.

Selain itu, Banking Talk juga membahas mengenai ketahanan perbankan Indonesia, termasuk dalam kaitan menghadapi disrupsi dan inovasi teknologi finansial.

Program Future Finansial Festival 2020 lainnya juga membahas tentang, Stock Market Talk yaitu, entry level berinvestasi di pasar saham sampai ke isu – isu seputar pasar saham yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Financial Technology Talk yaitu, para inovator dan
disruptor di bidang finansial yang dihadirkan untuk memberikan pelajaran dan pengetahuan seputar masa depan dunia finansial dari aspek teknologi yang memberikan solusi bagi problem-problem keuangan masa depan, dan masih banyak lagi.

Future Finansial Festival 2020, telah siap menampilkan lebih dari 80 pembicara dengan 36 sesi  yang inspiratif, dengan deretan pakar finansial, tokoh pemerintah, penulis, musisi dan pengisi  acara lainnya, di antaranya, Sri Mulyani, Bambang Brodjonegoro, Andyhta F Utami, Veronica Colondam, Aakar Abyasa, Nicky Hogan, Ika Natassa, Ellen May dan lain-lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi & Bisnis

Expansi di Indonesia, ‘Makuku Family’ Gandeng Chelsea Olivia Sebagai Brand Ambassador

Published

on

By

FEM Indonesia – Melalui bendera PT Lucky Mom Indonesia, Makuku Family hadir untuk memenuhi kebutuhan orang tua millenial dengan membuka gerai di Indonesia.

Lokasi gerai antara lain di Emporium Mall Pluit Jakarta Utara, Greenville Jakarta Barat, Harapan Indah Bekasi, Sitanala Tangerang, Setiabudi Bandung, Surabaya, Semarang, Purwokerto dan akan membuka gerai lain dengan total 200 gerai di seluruh Indonesia.

Ekspansi ritel ini berfokus pada penyediaan produk-produk kebutuhan orang tua, bayi, dan anak-anak. Ini merupakan bentuk komitmen Makuku untuk menjadi sahabat akrab bagi para orang tua di Indonesia dan menyediakan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan anak-anaknya.

Makuku Family begitu dikenal di Jepang sebagai jenama pakaian anak-anak yang digagas oleh Etsuko Kondo dan James Wang. Jaringan retail ini kemudian dibawa ke Indonesia dan dipimpin oleh Jason Lee sebagai CEO Makuku Indonesia dengan standar Jepang. Jason Lee yang sebelumnya telah berhasil mengembangkan OPPO Indonesia.

“Mall Emporium merupakan pusat perbelanjaan pertama yang dipilih sebagai lokasi perdana gerai Makuku Family, dan kedepannya saya berharap Makuku Family dapat terus memberikan produk dan layanan terbaik untuk seluruh orang tua di seluruh penjuru Indonesia. Makuku Family lebih dari sekedar bisnis, kami ingin menjadi sahabat dekat dan juga problem solver permasalahan orang tua dan anak di keluarga Indonesia,” ujar Jason Lee dalam keterangan siaran persnya, baru-baru ini.

Makuku saat ini juga tengah mengembangkan kerjasama dengan beberapa rumah sakit maupun konsultan Kesehatan Ibu dan Anak untuk memberikan para konsumen solusi yang professional atas permasalahan yang terjadi. Dan telah terjalin beberapa kerjasama dengan rumah sakit ibu& anak terbaik di Jakarta, salah satunya  RS Carolus Salemba. Selanjutnya Makuku Family masih akan bekerjasama dengan beberapa rumah sakit dan beberapa konsultan lainnya. Tujuan dari Kerjasama ini adalah untuk memberikan solusi terbaik atas permasalahan orang tua.

 “Sebagai Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi, RS St. Carolus terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik bagi ibu hamil, melahirkan, dan menyusui. Kami melihat bahwa Makuku Family memiliki komitmen yang sama dengan RS St. Carolus, yaitu dengan menyediakan informasi dan pengetahuan seputar perawatan bayi” ujar Surya Rama, S.E selaku Kepala Biro Pengembangan dan Pemasaran RS Carolus Salemba.

Kerjasama yang terjalin antara Makuku Family dan RS Carolus Salemba meliputi berkolaborasi dalam memberikan edukasi seputar kesehatan serta perawatan Ibu dan bayi melalui media sosial kedua belah pihak, seperti IGTV atau YouTube Channel. Selain itu, artikel hasil wawancara Makuku Family dengan Dokter Spesialis di RS Carolus Salemba dimuat di website milik Makuku Family dan RS Carolus Salemba.

Dengan adanya kerjasama dengan berbagai dokter spesialis dari rumah sakit ternama di Indonesia, Makuku Family berharap dapat memberikan pelayanan yang professional dan juga tepercaya bagi konsumennya. Selain itu, Makuku Family juga memilih Chelsea Olivia sebagai Brand Ambassador karena citranya sebagai figure publik yang banyak menginspirasi dan cocok menggambarkan karakteristik target pasar Makuku Family yakni millenial.

“Aku excited sekali bisa mewakili Makuku Family sebagai duta jenama mereka. Buat aku suatu kebanggaan bisa menjadi bagian dari mereka karena aku tahu tujuan mereka ingin membantu millennial parents yang masih membutuhkan bimbingan dan juga support. Yang pasti bukan hanya dari produknya aja tapi juga dari ahlinya. Jadi melalui Makuku, millennial parents bisa konsultasi dengan dokter dan memilih produk yang cocok untuk si kecil. Menurut aku ini penting banget dan pasti akan banyak millennial parent yang terbantu terutama dimasa pandemi saat ini. Dan aku berharap kedepannya Makuku bisa terus membantu, mendukung dan selalu memberikan yang terbaik untuk semua orang tua di Indonesia,“ papar Chelsea Olivia.

Untuk pasar Indonesia, Makuku Family berkembang sebagai gerai one-stop untuk semua kebutuhan orang tua, bayi, dan anak-anak. Tak tanggung-tanggung, Makuku Family mulai memilih produk dari seluruh negara dan memilih produk terbaik dari masing-masing negara untuk produk kebutuhan ibu dan anak, dan bekerjasama dengan brand-brand tersebut.

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Pengusaha Lokal, Ranny Zarman Bawa Jamu ‘Vermint’ ke Internasional Untuk Bantu Pasien Covid 19

Published

on

By

FEM Indonesia – Pandemi Covid 19, yang belum juga mereda di dunia sampai Indonesia, ternyata menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha lokal, Ranny Zarman.

Pasalnya, wanita yang menjabat Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia, mengabarkan, bahwa jamu ‘Vermint‘ produksinya yang dapat membantu menurunkan demam mulai laris dicari masyarakat lokal dan internasional.

Bahkan salah satu penderita virus covid 19 dari Indonesia yang berada di Swedia pernah membagikan pengalamannya dengan mengkonsumsi Vermint, melalui curhatannya di medsos, mampu bertahan dari paparan covid 19 hingga sembuh.

Kisah tersebut berawal dari warga negara Indonesia (WNI), Nathania Setiawan (26) atau Thania yang menetap di Swedia. Thania menulis pengalamanya lewat akun di instagram yang dinyatakan sebagai pasien Covid-19 di Swedia usai menjalani perjalanan panjang dari Indonesia. Kegigihannya untuk sembuh dari Covid-19 berbuah nyata. Thania mengaku obat paling ampuh yang dikonsumsi yakni produk obat jenis jamu dari Indonesia, salah satunya Vermint.

Vermint atau yang lebih tren dikenal sebagai obat cacing oleh masyarakat Indonesia kata Ranny Zarman, dari ekstrak cacing tanah atau Lumbricus rubellus yang berasal dari Pangalengan Jawa Barat, yang diolah dalam bentuk kapsul dengan bendera PT Vermindo miliknya dan sudah memikiki izin edar dari BPOM selama 20 tahunan.

“Jamu Vermint itu berupa kapsul, bahannya dari cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus yang diternakkan sendiri dan bermitra dengan para peternak sekitar Pengalengan dan Lembang dengan proses dari mulai pemberian makan yang diatur sesuai ketentuan perusahaan. Cacing di proses kering dengan mesin sampai masuk ke dalam kapsul,” jelas Ranny Zarman melalui siaran persnya, Senin (12/7/2021).

Ranny menjelaskan, secara regulasi izin dari BPOM hanya boleh dituliskan satu macam saja penyakit yaitu untuk demam, namun pada umumnya rata-rata penyakit apapun akan selalu disertai demam tinggi dan saat itulah pentingnya minum Vermint untuk mempercepat menurunkan demam. “Walaupun tidak atau demam, Vermint bisa untuk menjaga kesehatan tubuh untuk stabil dan bisa menjaga dari terpapar virus Covid 19,” katanya.

Untuk menjaga kualitas, Ranny berusaha menjaga ke stabilan bahan baku demi memenuhi stok di seluruh propinsi di Indonesia. Dan bisa di dapat-kan di apotik apotik dan toko obat seluruh Indonesia sebaga upaya membantu melawan pandemi.

Saat ini tambah Ranny, sudah banyak perusahaan swasta dan pemerintah yang membeli untuk di bagikan kepada para staf dan karyawan agar dapat membantu daya tahan tubuh dengan rutin meminum Vermint setiap hari. Hal itu juga untuk membantu pemerintah dalam melawan pandemi Covid 19.

“Untuk permintaan saat ini, banyak juga yang di bawa ke luar Negeri seperti Dubai UAE dan Negara2 MIDDLE EAST Dimana pandemi ini, masyarakat mau tidak mau harus prioritas menjaga kesehatanya dan Vermint ini akan menjadi salahsatu pilihan yang aman untuk menjaga kesehatan tubuh untuk segala usia, aman juga untuk anak-anak, Ibu hamil dan menyusui,” tandas Ranny.

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Support UMKM, SiCepat Ekspres Siapkan “Halu” dan “Gokil”

Published

on

FEM Indonesia – Tak dipungkiri kondisi pandemi Covid-19 membuat penjual dan pembeli tidak lagi bebas bertransaksi secara tatap muka. Pilihan hantaran oleh operator kurir menjadi solusi.

Kondisi demikian ternyata diminati konsumen dan seller. Terlebih beberapa operator kurir siap mengantarkan barang pesanan atau paket. Bahkan sejak pandemic, jasa pengantaran ini kebanjiran pengiriman paket, apalagi saat momentum khusus.

“Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini layanan pengiriman paket naik cukup signifikan hingga mencapai rata-rata 1,5 juta paket tiap harinya. Bahkan di saat peak season seperti momentum hari belanja online nasional (harbolnas) bisa mencapai 2,2 juta paket yang harus dilayani setiap hari,” kata Chief Marketing Officer SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati, Kamis (8/7).

Dalam virtual group discussion bertema Optimalisasi Logistik Dukung Kemajuan UMKM yang juga dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Ari Anindya Hartika, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo dan Ketua Asosiasi UMKM Muhammad Ikhsan Ingratubun tersebut, Wiwin menambahkan bahwa pihaknya juga mendukung pelaku UMKM, terutama UMKM yang menjajakan produk melalui marketplace dan daring dengan memberikan layanan pengiriman paket dengan tarif logistic melalui Halu (Harga Mulai Rp5.000) atau Gokil (Kargo Kilat).

“Kami punya beberapa produk yang familiar ada Halu. Ini tidak lain tidak bukan adalah bagaimana melihat potensi pengembangan UMKM sangat besar. Karena bagaimanapun ekonomi digital harus berkembang dan memang selama Covid ada kenaikan transaksi yang signifikan,” lanjutnya.

Dukungan SiCepat Ekspres pada UMKM tak hanya itu, Wiwin mengatakan pihaknya pula menawarkan bantuan berupa kemudahan mendapatkan pembiayaan permodalan dari pihak ketiga yang bermitra dengan SiCepat dengan persyaratan tidak sulit.

“Syarat untuk mendapatkan program ini sangat mudah, hanya perlu menjadi mitra kami. Caranya jadi mitra juga mudah silahkan cek di website atau di media sosial kami. Isi data-datanya dan jangan lupa cantumkan nomer hp nanti akan kami call back,” terangnya.

Mengenai jasa pengiriman yang turut serta mensupport pengembangan UMKM diakui Ari Anindya Hartika. Ia menyatakan semua jenis usaha saat ini termasuk UMKM sangat bergantung pada peran logistik mulai dari hulu hingga hilir.

“Jadi peran industri logistik ini sangat penting bagi UMKM. Mulai dari pengadaan bahan baku, pengadaan barang setengah jadi hingga penjualan produk akhir UMKM semua butuh peran jasa logistik. Entah dengan sepeda motor, mobil, truk kontainer dan lainnya,” jelasnya. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

Trending