Connect with us

FEM Depok

Gandeng Debu, Sarwo Edi Anggota Polsek Beji Depok Rilis “Do’a Dalam Sujud”

Published

on

FEM Indonesia – Ditengah pandemi covid-19 dan pengalamanya dalam bertugas, Panit Reskrim Polsek Beji Sarwo Edi Nugroho Stb menciptakan lagu berjudul ‘Doa Dalam Sujud’.

Bersama Na’am Band dan penggarapannya bersama grup Debu terlahirlah lagu yang syarat makna dan arti.

“Memang lagu ini berawal dari Pengalaman pribadi saya. Lewat lagu ini ada pesan yang ingin kita sampaikan di masa Pandemi ini,” kata Sarwo Edi dikutip dari laman Debar, Jumat (19/06/2020).

Sarwo mengungkapkan, lagu juga dilatarbelakangi perjuangan Polri tim gugus tugas Covid-19 di masa Pandemi. Menurutnya, virus mematikan yang dihadapinya di depan mata dan sangat dekat saat menjalankan tugas.

“Dalam kondisi itu kami tidak bisa menghindari dan hanya berharap jika kematian menjemput hanya kasih sayang-Nya dalam semangat pengabdian,” paparnya.

Ia menambahkan, respon masyarakat sangat positif saat ditayangkan di YouTube dan Medsos. Seperti dari Kapolsek Beji yang menyambut baik lagu tersebut. Bahkan dari salah satu group Debu meneteskan air mata saat mendengar lirik lagu yang dibawakannya.

“Kita berharap melalui lagu ini masyarakat bisa taat mengikuti aturan pemerintah utk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab, virus ini tidak terlihat dan berujung kematian,” tandasnya.

Untuk video klip lagu tersebut digarap oleh Dede Patria, Producer: Munir Debu, Director: ArtEza dan Edited: Rusa Raya Creator. Penasaran? simak videonya di bawah ini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FEM Depok

Lewat Asprindo, Depok Media Centre Bagikan Bansos Dari Presiden

Published

on

FEM DEPOK – Wartawan Kota Depok, yang terdampak pandemi Covid19 kembali menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI bekerjasama Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia.

Menyusul 54 ribu paket, sebanyak 200 paket di antaranya untuk Wartawan Kota Depok, di antaranya melalui Komunitas Depok Media Center (DMC).

“Bansos Pemerintah disalurkan melalui Asprindo itu sebanyak 200 paket untuk teman-teman wartawan,” uja Adi Rakasiwi didampingi Pembina DMC, Rusdi Nurdiyansyah, di rumahnya bilangan Beji, Kota Depok, Minggu (5.7/20).

DMC sendiri, selama pandemi Covid-19 kata Adi telah menyalurkan bantuan serupa bahan pokok pangan sebanyak 13 kali dari berbagai kalangan mitra wartawan di antaranya manajemen Margo City, PLN dan lainnya. “Kemitraan itu terus kami bina, baik sebagai narasumber maupun bentuk silaturahim wartawan & dunia usaha,” tambah Rusdi.

Sementara Asprindo Depok, Gufron Albayroni, mengisyaratkan wartawan adalah pilar demokrasi dan memiliki peran penting di masyarakat sehingga perlu dijalin kebersamaan dalam sinergi membangun kemitraan yang positif.

“Target dari kegiatan ini terwujudnya komunikasi antara warga masyarakat dengan pemerintah. Bansos sebanyak 54 ribu itu penyaluran pertama di Kota Depok, kita distribusikan 10 ribu paket untuk 25 titik. Dengan rincian 8 komunitas seperti Yayasan Hifdzul Huda, Majelis Dzikrul Ghofilin, senam jantung sehat, komunitas penjual online, dan lainnya serta 17 RW. Khusus untuk komunitas wartawan ada 200 paket. Semoga bisa memberikan manfaat bagi teman-teman wartawan,” jelasnya.

Continue Reading

FEM Depok

Sambut Menuju ‘New Normal’, Alumni IISIP 93 Kumpul Bareng di Pengasinan

Published

on

FEM DEPOK – Guna meningkatkan jalinan silaturahmi, Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( IISIP ) Jakarta angkatan 1993 gelar kegiatan Halal bihalal dengan tema “Kumpul Bareng Menuju New Normal” di Pengasinan, Sawangan, Kota Depok, Sabtu ( 4/7/2020).

Dalam kegiatan tersebut alumni IISIP 1993 menerapkan protokol kesehatan dan Instruksi Pemerintah diantaranya pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sanitazer.

Ketua Panitia Barnas Kamora mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jalinan silaturahmi alumni IISIP angkatan 1993. “Intinya dengan adanya moment seperti ini seluruh angkatan 1993 dapat sama sama berkumpul guna mempererat jalinan persaudaraan antar sesama ,” ujar Barnas.

Dengan adanya acara ini, lanjut Barnas, seluruh angakatan 1993 agar senantiasa merapatkan barisan untuk bersama sama saling menguatkan antara satu dengan lainnya. “Semoga dengan acara ini, jalinan silaturahmi sesama angakatan semakin erat dan kompak dalam segala hal,”

“Terima kasih kawan atas waktu dan kesempatan kita untuk berkumpul, mengenang lagi masa lalu, saat saat kita bersama dalam satu almamater menempuh pendidikan untuk mencapai masa kini, semoga kita dapat berkumpul kembali dalam kebersamaan dan persaudaraan lebih banyak lagi alumni IISIP angkatan 1993,” katanya.

Di tempat yang sama, Didiet Kristanto memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan silahturahmi ini. “Semoga dengan adanya silahturahmi ini angkatan 1993 semakin kompak dan solid,” pungkasnya.

Silahturahmi tersebut juga di hadiri alumni IISIP angkatan 1987 dan 1991. Mantaps!

Continue Reading

FEM Depok

Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono Yakin Namanya Lebih Populer

Published

on

FEM DEPOK – Salah satu Bakal Calon Walikota Depok, Imam Budi Hartono begitu yakin namanya resmi di usung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilkada Depok pada Desember 2020.

Bahkan pria yang akrab dengan sebutan IBH ini, mengaku elektabilitasnya lebih tinggi berdasarkan survei secara internal dari dua bacalon lainnya dari PKS yaitu Farida dan Hafidz Nasir.

“Sampai saat ini sudah ada lima orang yang mendekati untuk mendampingi saya, yaitu H. Acep Azhari, Farabi, Luki Hakim, orang dekatnya SBY dan orangnya Sandi,” ungkap IBH saat berdialog bersama sejumlah wartawan yang tergabung Depok Media Center (DMC) di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Rabu (1/7/2020).

Dirinya juga mensyaratkan bagi pendampingnya untuk maju dalam pilkada mendatang. Pertama, harus siap memenangkan IBH dengan menambah suara dari pangsa pasar berbeda (bukan PKS-red).

Kedua, mensyaratkan agar pasangannya memiliki partai untuk ikut membangun bersama. Pasalnya, untuk maju dalam perhelatan pilkada peserta diharuskan mengantongi rekomendasi dari partai.

Ketiga, harjs memiliki finansial yang memadai dalam pertarungan politik mendatang. Terlebih lagi, lanjutnya, dalam menggerakkan mesin partai agar bergerak lebih cepat.

“Secara pribadi sudah siap finansial dan lainnya. Kalau ditanya siapa ya seperti Farabi yang juga Ketua Partai Golkar. Tapi, namanya politik itu dinamis semua keputusan di DPP,”terang Komisi IV DPRD Propinsi Jawa Barat ini.

Ia menegaskan bahwa dirinya merupakan kader tulen PKS. Menurutnya, Rama Pratama bukanlah kader PKS makanya masuknya dari jalur partai lainnya. Hal serupa dengan posisi Mohammad Idris dan Hardiono bukan kader PKS. “Untuk itu sebagai kader PKS saya selalu siap ditempatkan sebagai calon Wali atau Wakil, bahkan kalau kalah ya saya akan tetap menjadi Ketua Komisi IV DPRD Jabar. Karena semua masih ada kemungkinan akan berubah dan keputusan di DPP,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai program apa yang akan menjadi andalanya agar terpilih nanti di Pilkada 2020-2025, dengan santai IBH mengaku sudah menyiapkan beberapa program dan janji-janjinya untuk masyarakat Depok agar lebih baik. Penasaran?

Continue Reading

Trending