Connect with us

Berita Lifestyle

“Garmin Run Indonesia 2019”, Lari Bersama Atlet Dan Seluruh Lapisan Masyarakat

Published

on

FEM Indonesia – Bersama Erajaya Group, perusahaan ritel dan distribusi terbsar di lndonaia, Garmin Indonesia, produsen terkemuka produk wearebles untuk gaya hidup aktif, mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan Iomba Iari pertamanya bertajuk Garmin Run Indonesia 2019, di kawasan Bintaro, Jakarta tanggal 22 September 2019 mendatang.

Dltujukan untuk menarik para pelari dari semua laplsan masyarakat, lomba lari ini akan dimuIai pada pukul 6 pagl hingga selesai dari Bintaro Jaya Xchange dalam dua kategort Iomba yaitu 5km dan 10km dengan total hadiah senilal ratusan juta rupiah untuk diperebutkan oleh para peserta.

“Garmin secara terus-menerus telah merancang produk yang memotivasi dan mendukung gaya hidup aktif dan kami sangat basemangat untuk memulai acara perdana Garmin Run Indonesia 2019 sebagai platform tambahan di Jakarta untuk komunitas lari dan para pelari baru agar mereka dapat berkumpul dan mencapai tujuan mereka dalam berlari namun tetap dengan suasana yang menyenangkan,” ujar Engelhard (Al) Sundoro, Managing Director Garmin untuk Asia Setatan dan India di press confrence, di Century Hotel, Jakarta, Kamis (9/8/2019).

Perlombaan inl juga akan menampilkan atlet-atlet national terbaik termasuk Agus Prayogo, Atjong Tyo Purwanto dan Asma Bara yang akan bergabung dalam kegiatan lari kali Ini untuk memotivasi dan menginspirasi sesama pelari selama Iomba.

Untuk membantu peserta dalam mempersiapkan diri untuk lomba kali lnl, pengguna Garmin dapat berlatih menggunakan Garmin Coach, paket pelatihan gratis yang diadaptasi dari tujuan dan kinerja para pelari yang akan membantu pelari menampilkan perfoma terbaik mereka saat mempersiapkan diri untuk Iomba.

“Bagi kami, tidak hanya sekedar menjual produk, akan tetapi kami juga turut berperan aktif melalui kegiatan positif yang mendukung setiap produk yang kami jual seperti kegiatan Garmin Run Indonesia 2019 yang kami artika sebagai bentuk excellent service bagi konsumen atau masyarakat Indonesia,” tambah Djatmiko Wardoyo, Director of Marketing and Communication Erajaya Group.

Peserta dapat mengunjungl www.ganm’nrunindoneslamm dari sekamng hingga 21 September 2019 untuk mendanar (tergantung ketersediaan slot) atau mencari tahu informasi lebih Ianjut tentang Garmin Run Indonesia 2019. Biaya pendaftaran untuk lomba adalah Rp. 250.000 dan Rp. 300.000 masing-masing untuk kategori 5 KM dan 10 KM.

“Kaml berharap dapat menyatukan komunitas pelari yang serupa di Jakarta dan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua peserta yang akan mami targetkan pesertanya hingga 2000 orang,” tandas Al.

Garmin Run Indonesia 2019 akan menyediakan sejumlah hadiah bagi pada peserta seperti medali dan uang jutaan rupiah. Penasaran?

Lifestyle

Wasiat Agung Negeri Nusantara Gelar Pameran Asli Kain Batik, Tenun dan Mutiara

Published

on

FEM Indonesia – Pecinta kain batik, tenun dan mutiara asli Indonesia bakal berbunga-bunga karena akan di manjakan dengan kehadiran produk lokal yang terjamin keaslianya.

Sebuah pergelaran akbar pameran yang sudah pernah digelar tiga berturut-turut, kembali digelar tahun ini bertajuk “Citra Bahtera Nusantara” akan menampilkan 3 wasiat Indonesia, yaitu Batik, Tenun & Mutiara.

Secara khusus pameran yang disebut WARISAN akan digelar dalam 5 hari berturut-turut pada tanggal 22-26 Agustus 2019 di Jakarta Convention Centre, bertujuan menjaga seni dan budaya bangsa juga sebagai apresiasi kepada Pembatik, Penenun, Pemerhati, Pengrajin dan Pengusaha Batik, Tenun & Mutiara.

“Wasiat adalah suatu tradisi yang mengakar dalam sejarah. Penulisan wasiat tidak hanya sekadar bermakna penyampaian pesan tetapi juga sebagai penghubung lintas generasi dan peralihan peradaban. Wasiat Agung Negeri Nusantara (Warisan) adalah suatu kegiatan pameran eksklusif yang akan dilaksanakan untuk ke empat kalinya,” ujar Komisaris Utama Mediatama Binakreasi, Bramantyo saat menggelar press confrence di Galery Indonesia Kaya, Kamis (15/11/2018).

Pameran tambah Bramantyo akan menampilkan kurang lebih 130 stand dengan produk Batik, Tenun & Mutiara yang berkelas dan bergaransi yang dijamin keasliannya. Seperti Batik yang dari hasil penggunaan malam panas 100% dengan aplikasi Batik Tulis, Batik Cap atau Batik Kombinasi (Tulis dan Cap).

Ada pula hasil karya Tenun NTT yang terkenal serta Tenun songket yang mewah dari Palembang. Serta Mutiara Air Laut Indonesia yang akan dihadirkan pada pameran yang asli dan tersertifikasi.

Produk yang akan dipamerkan di Pameran WARISAN di kurasi oleh tim kurator adalah Komarudin Kudiya (Kurator Batik), Romi Oktabirawa (Kurator Batik), Dudung Alie Syahbana (Kurator Batik), Zainal Arifin (Kurator Tenun) dan Ratna Zhuhry (Kurator Mutiara)

Pameran yang rencananya akan diresmikan oleh Ketua Dekranas, Ibu Mufidah Jusuf Kalla ini diharapkan menjadi ajang promosi bagi para perajin dan pengusaha Batik, Tenun & Mutiara eksklusif di Nusantara, dengan menyuguhkan pelayanan prima baik untuk peserta maupun pengunjung.

“Pameran menjamin keaslian dan kemurnian Batik, Tenun & Mutiara Indonesia serta membantu kelangsungan seni Batik, Tenun & Mutiara dari sisi bisnis,” tandas Bramantyo.

Continue Reading

Lifestyle

Ultah Ke-23 Tahun, Miracle Merilis “The Science of Facial Architecture”

Published

on

FEM Indonesia – 23 tahun yang lalu, MIRACLE Aesthetic Clinic lahir untuk memberikan perawatan kecantikan terbaik bagi masyarakat.

Dan di ulang tahunnya yang ke-23, MIRACLE yang juga pernah mendapatkan penghargaan Service Quality Award 2019 untuk kategori Beauty Clinic, me-launching metode “The Science of Facial Architecture.”

Sebuah penemuan era Beauty 4.0, kebutuhan masyarakat untuk tampil sempurna, tidak hanya untuk eksistensi dan aktualisasi diri di media sosial, namun pada kehidupan sosialnya yang secara “real”, yang juga untuk mendukung pekerjaan, karir dan kehidupan sosial mereka.

Founder & President Director of MIRACLE Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti Dipl.AAAM mengatakan bahwa “The Science of Facial Architecture adalah metode ala MIRACLE dalam perawatan estetik untuk membentuk wajah ideal.

Dan pendekatan holistik antara kepekaan artistik (cita rasa seni) digabungkan dengan ilmu kedokteran yang menjadi pedoman dasar bagi para dokter di MIRACLE akan memberikan hasil estetika terbaik secara aman, konsisten dan bertahan lama.

“MIRACLE memahami keunikan karakteristik kecantikan masing-masing individu. Dengan mengintegrasikan fasilitas perawatan yang telah dimiliki MIRACLE, baik menggunakan perawatan berbasis teknologi canggih maupun perawatan injectables, metode The Science of Facial Architecture ini diaplikasikan secara bertahap. Yang pada akhirnya akan menghasilkan tampilan versi terbaik dari setiap pelanggan, serta memberikan dampak yang positif untuk kehidupan sosialnya,” kata Lanny Juniarti saat menggelar ulang tahun Miracle di The Premiere XX1, Plaza Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Hal pertama The Science of Facial Architecture dilakukan adalah facial assessment oleh dokter untuk menganalisa dan memahami apa yang menjadi “want” (apa yang dinginkan) dan “feel” (apa yang dirasakan) pasien. Dalam tahapan facial assessment dokter menggunakan alat berteknologi canggih yaitu 3D System Camera untuk analisa dan simulasi kulit wajah.

Kemudian dokter akan menjelaskan kepada pasien apa yang menjadi “need” (kebutuhan pasien). Selanjutnya, dokter akan merancang program perawatan yang tepat disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu.

Di dalam metode, dokter juga akan melakukan 3 tahapan proses pembentukan wajah. Tahapannya adalah memperbaiki struktur kulit untuk memperkuat fondasi wajah terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan tahapan memperbaiki kontur wajah agar memiliki tampilan wajah 3D yang lebih simetris, proporsional, dan ideal.

Tahapan yang ketiga adalah bertujuan untuk menyempurnakan detail-detail, dan harmonisasi setiap bagian wajah sehingga hasil akhirnya adalah tampilan wajah yang lebih artistik.

Miracle percaya bahwa dengan metodologi yang holistik dan dilakukan secara bertahap berdasarkan The Science of Facial Architecture, setiap dokter MIRACLE dari setiap cabang akan mampu memberikan hasil pembentukan wajah yang aman, konsisten dan bertahan lama.

“Metode “The Science of Facial Architecture” merupakan aplikasi dari konsep pembentukan wajah yang dicetuskan oleh Dr. Mauricio de Maio (Plastic Surgeon, Brazil), disesuaikan dengan fasilitas perawatan yang dimiliki oleh kami. Sehingga setiap pelanggan dapat tampil dengan versi terbaiknya, tampil lebih percaya diri dan menarik, yang akan meningkatkan kualitas kehidupan sosialnya,” tandas Lani.

Continue Reading

Lifestyle

Kompetisi EF 360 Ajak Generasi Milenial Kembangkan Ide Kreatif & Futuristik

Published

on

FEM Indonesia – Generasi  milenial sepertinya mulai jadi incaran berbagai sektor. Termasuk sebuah kompetisi berbasis bahasa inggris.

Seperti ajang EF Englihs Centers for Kid & Teens menggelar kompetisi E 360 yang diperuntukan bagi generasi milenial dalam mengembangkan ide kreatif, futuristik, dan senang berkolaborasi.

EF Customer Experience Director Savitri Manan, mengatakan bahwa kompetisi EF 360 dapat menjadi sarana bagi murid-murid SMA sederajat untuk belajar mengasah kemampuan problem solving mereka.

“Mereka ditantang untuk memecahkan studi kasus yang sudah dibentuk dan pada akhirnya akan tercipta sebuah inovasi melalui ide-ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang bisa diaplikasikan,” ujar Savitri Manan dalam keterangan siaran persnya, Sabtu (27/7/2019).

Bekerja sama dengan Hult Internasional Business School, EF 360 turut mengedukasi para pelajar dalam pembuatan business plan dan business ideation. “Sehingga dapat memberikan dampak positif pada pengembangan bahasa Inggris anak-anak Indonesia,” ucap Erditya Arfah selaku Marketing Director EF English Centers for Kids & Teens.

Kompetisi diyakini dapat menumbuhkan jiwa entrepreneurship anak muda Indonesia dan meningkatkan daya saing generasi penerus di pasar global. Untuk itu, EF 360 akan membekali finalis dengan pelatihan perencanaan bisnis, pitching ide bisnis tersebut, content marketing dan branding.

“Pembekalan dilakukan selama empat hari secara intensif mulai dari tanggal 9 sampai 12 Oktober. Lima tim finalis terpilih dari kompetisi EF 360, akan dimentori oleh orang-orang yang berpengalaman di bidangnya, untuk membantu mengembangkan ide-ide kreatif mereka serta mewujudkannya sebagai bisnis yang bisa diaplikasikan,” ungkap Erditya.

Nantinya, pemenang akan dinilai berdasarkan lima poin penilaian, yaitu actionable, sustainable, measurable impact, feasibility, innovative dan scalable. Selain itu, salah satu kunci penting untuk memenangkan persaingan pasar global adalah dengan menguasai Bahasa Inggris.

“Penggunaan bahasa Inggris menjadi sangat penting untuk para entrepreneur sebagai bekal membangun relasi untuk memperluas peluang kerjasama dengan berbagai pihak. Selain memenangkan beasiswa sebesar USD 22,000 di Hult International Business School serta Global Office Tour ke Shanghai. Pemenang EF 360 juga akan mendapatkan kursus Bahasa Inggris EF Frontrunner,” tandas Elisabeth Maria selaku Regional Director EF English Centers for Kids and Teens.

Pendaftaran kompetisi EF 360 dibuka mulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 31 Agustus 2019 melalui laman www.ef.co.id/creative360. Penasaran?

Continue Reading

Trending