Connect with us

Hiburan

Hari Anak Nasional, Julia Rossie : Peran Semua Pihak Wujudkan Sumber Daya Manusia Unggul

Published

on

FEM Indonesia – Mempersiapkan anak Indonesia agar kelak menjadi generasi yang memiliki sumber daya handal dan kualitas sebenarnya telah dilakukan pemerintah. Namun demikian peran untuk membentuk itu tak melulu campur tangan pemerintah.

Terlebih penting dan strategisnya anak-anak Indonesia dipersiapkan sejak dini serta tak sedikit rintangan untuk menuju generasi yang lebih baik di masa mendatang. Begitu selebritas Julia Rossie kepada Femindonesia.com saat mengomentari Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli.

“Tentu target dan harapan itu belum tercapai dan masih banyak kendala ke arah itu.  Kita masih menghadapi tingginya stunting dan juga masalah yang merebak akhir-akhir ini yaitu masalah yang berkaitan dengan bullying, kejahatan seksual terhadap anak dan banyak lagi” katanya.

“Mengapa hal ini terjadi ? tidak lain dari makin rapuhnya kehidupan sosial dan yang diakibatkan oleh keadaan sosial ekonomi serta kurangnya lingkungan ramah anak,” tambahnya.

Sebab itu, sambung Julia, peran orangtua diharapkan turut serta agar semua rintangan yang menghambat tercapainya generasi mendatang yang lebih baik dari semua bidang dapat tertangani.

“Peran keluarga sangat vital untuk memecahkan berbagai masalah yang terkait dengan anak. Upaya untuk memberikan pengetahuan tentang parenting, kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan tumbuh kembang, serta pendidikan anak sejak usia dini harus diintensifkan. Pun pentingnya peraturan yang melindungi hak anak untuk berkembang, tanpa ada kekerasan dan bahaya yang mengancam harus terus dikembangkan seperti tempat bermain serta lingkungan ramah anak. Baik di rumah, di sekolah dan tempat umum. Tentunya kerjasama pemerintah, masyarakat serta keluarga terus harus berkesinambungan dibarengi adanya program atau kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi secara simultan,” papar perempuan bernama lengkap Raden Lia Rosmawati ini.

Ibu dari Lalu Avicenna Kawakibi tersebut berharap pada Hari Anak Nasional, semua pihak memberikan perhatian yang lebih besar terhadap anak-anak sehingga keinginan generasi bangsa ini menjadi manusia dengan sumber daya mumpuni dapat terwujud.

“Harapan saya Indonesia akan makin maju dan makin memberikan perhatian yang lebih besar betapa pentingnya menyiapkan anak sejak dini. Sehingga setiap anak Indonesia menjadi anak yang tumbuh dan sehat di lingkungan yang makin sehat agar mereka bisa ceria, bermain bersama di tempat yang ramah anak. Supaya anak Indonesia akan sempurna  tumbuh kembangnya serta kelak jadi sumber daya manusia unggul,” pungkas Julia. [foto : dokumentasi/teks :denim]

Hiburan

Irma Dharmawangsa Siapkan Budget Khusus Untuk Treatment Kecantikan Tanam Benang

Published

on

By

FEM Indonesia – Sebagai publik figur, artis Irma Darmawangsa sadar betul mengenai pentingnya perawatan kecantikan, baik untuk wajah dan seluruh tubuhnya. Ia bahkan selalu menyiapkan budget khusus untuk menjalani perawatan.

Salah satu jenis perawatan kecantikan yang membuatnya tertarik adalah threadlift dari Korea. Cara ini dinilai punya hasil yang baik, aman tahan lama dan prosesnya cepat. Threadlift menurut Irma bisa mengencangkan kulit wajah, menghilangkan double chin dan yang hal lainnya yang buruk bagi kulit wajah.

“Iya saya sangat tertarik sekali dengan teknologi dari Korea ini. Makanya saya hadir hari ini untuk memastikan apakah produk tanam benang dari Korea ini ini cocok, setidaknya membuat wajah saya agar kelihatan kencang,” ujar Irma Darmawangsa dipeluncuran acara VXIL Threadlift di Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.


Irma
juga mengaku tak khawatir dengan model perawatan kecantikan semacam ini. Ia sebelumnya juga pernah melakukan tanam benang. “Tanam benang memang pernah aku lakukan 5 tahun lalu di kedua pipi kanan dan kiri agar ketarik keatas kencang. Meski menanam benang kata orang-orang sakit tapi bagi aku itu, beauty is pain, yang penting harus aman untuk tampil cantik apapun kata orang,” kata Irma Darmawangsa.

“Kalau dibilang mahal memang mahal untuk cantik tapi bagi aku nggak apa-apalah karena itu semua untuk kebutuhan aku juga sebagai publik figur,” lanjut Irma. Menurut pacar Irfan Sebaztian ini, mengenai biaya besar yang dikeluarkan untuk perawatan wajah akan sebanding dengan hasil yang bakal didapatkannya.

“Kali ditanya berapa yang aku keluarkan untuk tampil cantik, aku selalu utamakan aman dan ngga ada efek samping dan harus dikerjakan oleh dokter ahlinya. Itu nggak masalah mau keluar budget besar it’s okelah,” tandas Irma tersenyum.

Continue Reading

Hiburan

Pengacara Baru Bharada E, Deolipa Yumara Juga Berprofesi Vokalis Band

Published

on

By

FEM Indonesia – Pengacara baru Bharada E, yang kini menjadi sorotan masyarakat adalah bernama Deolipa Yumara. Deolipa ternyata pernah menjadi kuasa hukum aktris Angel Lelga.

Deolipa diketahui menjadi pengacara Angel Lelga seputar kasus kasus penipuan bisnis kripto oleh seorang istri anggota kepolisian.

Deolipa Yumara yang juga seorang musisi, karirnya sebagai pengacara sejak 1998. Namun baru pada tahun 2000, Deolipa resmi menjadi pengacara, ketika ia memperoleh pengesahan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta.


Deolipa Yumara juga pernah tergabung dalam DPN Pusat Peradi bagian pengurus Hak Asasi Manusia (HAM), pada saat dia masih memiliki anak tunggal. Kemudian, pada tahun 2019, Deolipa terpilih menjadi ketua umum API (Asosiasi Pengacara Indonesia) pada Musyawarah Nasional ke-2.

Hubungan antara Deolipa dan Angel Lelga tidak hanya sebagai kuasa hukum dan klien saja. Mereka dikabarkan sempat menggarap lagu bersama. Penggarapan lagu kata Angel Lelga berawal saat berbicara dengan Deolipa yang sering dibalas dengan sebuah nyanyian.

Deolipa juga memiliki grup band bernama Deolipa Project yang aktif di kanal YouTube DEOLIPA. Band nya beranggotakan Deolipa Yumara (Vokal), Irul (Lead Gitar), Eta (Gitar 2), Denovan (Drum), dan Ilham (Keyboard dan Synthesizer). Keren!

Continue Reading

Headline

Kampanye “SpeakUpforLove”, Artis Fardhan dan Mikaila Pasangan Bibit Bebet Bobot!

Published

on

By

FEM Indonesia – Closeup brand pasta gigi gel produksi PT Unilever Indonesia, Tbk. kembali menghadirkan kampanye #SpeakUpforLove yang telah secara konsisten digencarkan sejak 2020.

Berangkat dari hasil studi yang dilakukan Closeup, kampanye ini mengangkat pentingnya memberikan makna yang lebih fresh pada filosofi “Bibit, Bebet, Bobot. Dan telah melalui serangkaian platform dan aktivitas yang menginspirasi pasangan muda untuk lebih percaya diri menyuarakan isi hati dalam memilih dan menjalani hubungan mereka.

Pasangan selebriti Muhammad Fardhan dan Mikaila Patritz didapuk menjadi pasangan yang romantis dengan bibit bebet bobot yang telah melalui proses yang panjang meski terpaut beda usia yang jauh.

“Selain usia yang terpaut cukup jauh, kami juga berasal dari ras dan suku yang berbeda. Selama pacaran, hal ini menimbulkan pertanyaan atau keraguan dari keluarga dan orang-orang terdekat,” ujar Fardhan di acara SpeakUpforLove Close Up, dikawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (9/8/2022).


Fardhan menambahkan bahwa mereka berdua awalnya mengaku ‘gerah’, tapi karena sering berdiskusi tentang ekspektasi dalam hidup dan pembagian peran antara suami istri, akhirnya keduanya merasa semakin cocok dan mantap melanjutkan hubungan ke jenjang rumah tangga.

“Alhamdulillah, kami berhasil meyakinkan semua orang, terutama orang tua, bahwa kami memiliki satu tujuan serta siap untuk saling melengkapi dan tumbuh bersama,” ungkapnya.

Pengalaman Fardhan dan Mikaila ternyata sejalan dengan studi Closeup yang menunjukkan bahwa saat menilai pasangan anak, orang tua akhirnya menginginkan yang terbaik bagi anak dan terbuka untuk berkompromi. Artinya, komunikasi dan keterbukaan antara orang tua dan anak dalam memilih pasangan adalah hal yang amat penting. Pesan-pesan positif seperti inilah yang akan disebarluaskan melalui kampanye #SpeakUpforLove.


Sementara itu, Distya Tarworo Endri, Head of Marketing Oral Care Category, PT Unilever Indonesia, Tbk. 
menyampaikan bahwa Closeup memiliki purpose menginspirasi pasangan muda untuk mengubah mutual attraction menjadi action, bebas dari keraguan diri atau penilaian orang lain.

“Nyatanya, filosofi ‘Bibit, Bebet, Bobot’ atau 3B masih menjadi tiga kriteria yang turun temurun dipergunakan keluarga dalam menentukan calon pasangan hidup yang terbaik bagi anak mereka. Pemahaman lama mengenai filosofi ini tidak jarang mengakibatkan banyak pasangan, utamanya mereka yang menjalin hubungan yang unconventional karena perbedaan mencolok seperti beda usia, latar belakang ekonomi, atau suku dan ras, terpaksa menyudahi hubungan karena merasa tidak mampu memenuhi harapan dari keluarga maupun lingkungan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Closeup telah merilis tayangan web series di Tiktok dan Instagram @CloseupID tentang tantangan yang dihadapi tiga pasangan muda dalam menjalani hubungan unconventional. Ditonton oleh lebih dari 50.000 orang, web series ini telah mendapatkan animo yang sangat positif.


Selanjutnya, kemasan Closeup #SpeakUpforLove limited edition juga diluncurkan secara eksklusif di pertengahan bulan Agustus mendatang, dengan menampilkan ilustrasi dan pesan unik tentang pasangan muda yang menjalani hubungan unconventional, yang akhirnya mampu bersatu mengatasi tantangan karena persamaan tujuan.

Sebagai informasi, dalam waktu dekat Closeup juga memberikan dukungan melalui sebuah website yang akan menjadi hub sekaligus safe space bagi generasi muda untuk mencari dan berbagi inspirasi dalam menjalani hubungan.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending