Connect with us

NASIONAL

Incar Kursi Walikota Depok, Rama Pratama Fokus Segarkan Depok

Published

on

FEM DEPOK – Warga Kota Depok butuh penyegaran. Untuk melakukan pembangunan dan penyegaran serta perubahan besar di Kota Depok dibutuhkan koalisi besar.

Hal itu diungkapkan oleh sosok Rama Pratama yang ingin mencalonkan diri jadi Bakal Calon Walikota dalam Pilkada Depok 2020-2025.

“Yang saya tangkap terjadi kesumpekan, apatisme politik dan sosial. Harusnya Depok bisa maju dan kota ini kan bisa jadi ikon. Kita pengen kayak Risma dengan Surabaya,  Emil dengan Kota Bandung, kisah-kisah Kota ini bisa membanggakan warganya,” kata Rama Pratama ketika berbincang santai bersama rekan Depok Media Centre di Bumi Wiyata, Depok, Senin (29/06/2020).

Menurut Rama, perubahan Kota Depok tersebut bisa menjadi hijau, modern, inklusif dan segarkan warganya dengan memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH), pembenahan sarana transportasi, pelayanan publik yang lebih baik dan modern dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Ke depan dalam pemberian layanan publik itu sudah bisa digenggaman atau melalui Hp. Seperti di imigrasi yang memberikan pelayanan pendaftaran dalam pengurusan paspor secara online. Ini kan salah satu contoh yang ternyata bisa mengurai panjangnya antrian,” jelasnya.

Rama mengaku ingin maju sebagai Calon Walikota Depok karena keterpanggilannya sejak ia sudah menetap 32 tahun di Depok dan untuk melakukan perubahan dan penyegaran. Lantas Rama, fokus membidik rekomendasi dari PDI-P Kota Depok. “Harapannya bisa mendapatkan rekomendasi sebagai persyaratan tiket maju D1. Untuk itu, dibutuhkan koalisi besar untuk memenangkan pertarungan melawan petahana. Kandidat juga harus membangun antusiasme warga. Kenapa rezim ini bisa bertahan tiga periode karena mempertahankan apatisme. Partisipasi rendah terjadi di Pilkada hanya 50 persen. Kekuatan PKS di 17 persen, artinya bukan yang besar. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi dan konsolidasi yang baik antar elemen,” paparnya.

Rama juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dan safari politik ke sejumlah partai politik. Terlebih lagi pengalamannya pernah menduduki kursi DPR RI dan karir lainnya yang akan menjadi nilai plus dalam kancah pilkada Depok kali ini.

“Kita sudah menjalin komunikasi ke PDIP kemungkinan rekomendasi 2-3 Minggu mendatang pengumuman dari DPP. Coba dikonfirmasi ke Mas Hasto (Sekjen DPP PDIP-red). Untuk Depok, PDIP tidak mau mengumumkan calon di ujung-ujung,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NASIONAL

PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021

Published

on

FEM IndonesiaPresiden Joko Widodo melalui siaran live di Youtube mengabarkan bahwa pemerintah melanjutkan kembali penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021.

Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial. seperti dilansir laman Instagram @kemensetneg.ri

Hal tersebut disampaikan saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (25/7).

Adapun sejumlah penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah dalam penerapan PPKM antara lain sebagai berikut:

1. Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat.

2. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah:

3. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah,

4. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil. Penjelasan secara terperinci mengenai hal tersebut akan dilakukan oleh menteri koordinator atau menteri terkait. [andiagus]

Continue Reading

NASIONAL

PPKM Darurat, Polda Metro Jaya Berikan Diskresi Pemegang SIM

Published

on

By

FEM Indonesia – Mengingat situasi masih ditengah pandemi Covid-19, Polri tetap berusaha memberikan pelayanan publik bagi masyarakat.

Polda Metro Jaya memberikan diskresi kepada pemegang Surat Izin Mengemudi (SIM), yang masa berlakunya habis pada 3-21 Juli 2021 lantaran adanya kebijakan PPKM Darurat Wilayah Jawa Bali.

Seperti dilansir laman Instagram@tmcpoldametrojaya
Yuk simak info berikut dibawah ini :

DALAM RANGKA MENDUKUNG PPKM DARURAT COVID- 19 JAWA DAN BALI PELAKSANAAN PELAYANAN PENERBITAN SIM PADA SATPAS JAJARAN POLDA METRO JAYA SEBAGAIMANA BERIKUT:

1. BAGI PEMEGANG SIM YANG HABIS MASA BERLAKUNYA PADA TANGGAL 3 SD 21 JULI DAPAT DIPERPANJANG PADA TANGGAL 21 SD 27 JULI 2021 DENGAN MEKANISME PERPANJANGAN

2. BAGI PEMEGANG SIM YANG TIDAK MELAKSANAKAN PERPANJANGAN PADA TENGGANG WAKTU TERSEBUT
AKAN MELAKSANAKAN MEKANISME
PENERBITAN SIM BARU

DENGAN TETAP MEMBERLAKUKAN
PROTOKOl KESEHATAN COVIOD-19. [andiagus]

Continue Reading

NASIONAL

Yuk, Ketahui Lokasi Penyekatan Selama ‘PPKM Darurat’ Sebelum Diputar Balik

Published

on

By

FEM Indonesia – PPKM Darurat mulai berlaku, yuk ketahui daftar 28 Titik Penyekatan Selama 24 Jam yang dimulai pada tanggal 3-20 Juli 2021. Seperti dilansir Instagram @humas.poldametrojaya

A. Pembatasan Mobilitas di dalam kota :

1. Bundaran Senayan
2. Semanggi
3. Bundaran HI
4. TL Harmoni

B. Pembatasan Mobilitas di dalam Tol Arah Timur ke Barat

1. Gerbang Tol Tegal Parang
2. Gerbang Tol Polda

Arah Barat ke Timur

3. Gerbang Tol Semanggi
4. Gerbang Tol Senayan
5. Gerbang Tol Pancoran

C. Pembatasan Mobilitas di Batas Kota:

1. Ringroad Tegal Alur, Jakut
2. Pos Joglo Raya, Jakbar
3. Pos LTS Kalideres, Jakbar
4. Perempatan Pasar Jumat, Jaksel
5. Ciledug Raya (Unibersitas Budi Luhur), Jaksel
6 . Lampiri Kalimalang, Jaktim
7. Panasonic Jalam Raya Bogor, Jaktim
8. Depan SPBU Cilangkap, Depok
9. Jalan Parung Ciputat, Depok
10. Batu Ceper, Tangkot
11. Jati Uwung, Tangkot
12. Jalan Sultan Agung Meda Satria, Bekasi Kota
13. Jalan Nur Ali Sumber Arta, Bekasi Kota
14. Kedung Waringin, Bekasi Kabupaten
15. Tambun, Bekasi Kabupaten
16. Bintaro, Tangsel
17. Legok, Tangsel
18. Lenteng Agung, Depok
19. Kolong Cakung, Jaktim

Pelaksanaan PKM Darurat akan diawasi oleh polisi dan setiap lokasi penyekatan akan dijaga ketat #LangkahCepatPolri. [andiagus]

Continue Reading

Trending