Connect with us

Berita Hot News

“Indiskop”, Bioskop Untuk Rakyat Resmi Dibuka Untuk Umum

Published

on

FEM Indonesia – Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) September 2019, saat ini total ada 1.949 layar bioskop. Dan pada akhir tahun 2019 ini pula, jumlahnya diperkirakan akan mencapai 2.000 layar.

Namun kesempatan menonton masyarakat termyata masih sangat rendah meskipun hingga kini layar bioskop masih terus bertambah. Padahal pada 2017 jumlah layar lebar berbanding dengan populasi penduduk Indonesia yaitu 1:157.000 orang.


Dengan alasan itulah, bioskop untuk rakyat bernama “Indiskop”, inisiatif dari Keana Film bersama Kadin, Parfi ’56, didukung oleh Pemda DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya akhirnya mendirikan dan mengoperasikan sebuah bioskop untuk rakyat itu.

“Salah satu cara untuk meramaikan pasar adalah dengan bioskop rakyat dan dengan kehadiran Indiskop, diharapkan akan memberikan sarana akses menonton dan memperluas kesempatan menonton film bagi masyarakat,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf saat meresmikan beroperasinya bioskop rakyat “Indiskop” di lantai dua Pasar Jaya Teluk Gong, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019).


Anies mengatakan, di lahan seluas 600 meter persegi, bioskop rakyat akan terbagi menjadi beberapa bagian, 2 teater bioskop masing-masing berkapasitas 112 orang, ruang kreatif, ruang bazar, dan ruang kuliner lokal. 
“Saya berharap dengan kehadiran bioskop rakyat ini, pasar-pasar tradisional akan kembali ramai,” tambah Anies.

Aktris Marcella Zalianty yang menjadi penggagas dan inisiator dari Indiskop mengatakan, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa keberadaan bioskop itu menjadi tonggak bersejarah bagi perfilman di Indonesia.


“Indiskop hanya menayangkan film Indonesia dan menjadikan film nasional Indonesia tuan rumah di negara sendiri, sekaligus menjadi media untuk menyampaikan pendidikan, budaya, kreativitas, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Marcella.

Marcella menambahkan, bahwa kehadiran Indiskop ikut berpartisipasi dalam membangun ekosistem industri film terutama dalam menyediakan infrastruktur bioskop dan peran distributor film.

“Hari ini Indiskop secara resmi akan beroperasi, saya berharap ke depannya akan lebih banyak jaringan Indiskop tersebar di seluruh nusantara. Target Indiskop 100 layar 50 titik dan itu hanya bisa terjadi apabila kita bergerak dan berkomitmen bersama, pemerintah, pelaku usaha dan stake holder,” tambah Marcella.


Marcella juga menyampaikan bahwa, kerjasama dan dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat diharapkan demi majunya industri kreatif Indonesia sehingga lebih banyak lagi bioskop-bioskop yang kepemilikannya didominasi oleh pengusaha lokal.

Indiskop dibangun seperti layaknya sebuah bioskop, hadir dengan alat pemutar film digital yang canggih diproyeksikan ke layar berukuran 3,25 x 6 meter. Plus dilengkapi fasilitas dengan perangkat suara stereo/dolby.

Didesain khusus untuk kenyamanan saat menonton film, Indiskop dilengkapi penyejuk udara (AC). Untuk kelengkapan fasilitas tesebut masyarakat cukup membeli tiket seherga Rp15.000 (untuk hari biasa) dan Rp20.000 (pada akhir pekan). Selain teater juga terdapat ruang kreatif, lengkap dengan fasilitas untuk tempat kegiatan pelatihan dan pendidikan kaum muda.

Indiskop juga hadir untuk mendukung industri kuliner lokal. Di sana setidaknya tersedia 12 kedai yang menyajikan makanan lokal khas Jakarta dengan harga terjangkau.

Hot News

Gelar Silaturahim Fans, Ratu Meta dan Suami Umumkan Bisnis Kuliner

Published

on

FEM Indonesia – Fans bagi Ratu Meta begitu berharga, baik untuk pribadi dan karirnya sebagai penyanyi. Satu fans, Ia anggap seperti seribu orang. Makanya, Ratu Meta sangat menjaga baik dengan fansnya.

Begitu pula saat Ratu Meta dan suaminya, Eddy Faisal menggelar acara jumpa fans di ‘Kopi Kawan Kita’ miliknya. Pasangan yang baru menikah ini, mengaku untuk memanjakan para fansnya yang datang dari penjuru kota, untuk berkumpul, makan bersama, nyanyi bareng sampai bagi-bagi hadiah.


“Acara seperti ini sebenarnya sudah sering digelar dan rutin, ini semua agar aku lebih dekat mereka. Senang sekali rasanya bertemu mereka bisa sama-sama bahagia,” ujar Ratu Meta berbinar di kawasan Moh.Yusuf, Mekar Jaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019).

Penyanyi asal Karawang, Jawa Barat ini juga mengungkapkan, bahwa sampai sekarang, Ia terus berkomunikasi dengan fans dan ketika setiap ada acara, para fansya bisa selalu hadir. “Kalo ada mereka, rasa capek seperti langsung hilang, ada saja cara mereka buat saya bahagia,” ungkapnya.

Selain bertemu fans, penyanyi yang memiliki single ‘Setialah dengan Ku’ serta ‘Sakit nya Luar Dalam’ dan masuk nominasi Anugrah Musik Indonesia (AMI), mengaku sangat bersyukur lantaran mulai konsen berbisnis kuliner.


Disitulah, ia bersama suami mengumumkan kepada fans dan awak media yang turut hadir. “Sekalian jumpa teman-teman fans, aku sama suami (Eddy Faisal) juga ingin mengenalkan usaha kuliner kami ini bernama Woow Resto dan Kopi Kawan Kita. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan supportnya terhadap saya dan suami dalam berkarier maupun membuka resto yang ada sekarang, ungkapnya.

Eddy Faisal sebagai suami menambahkan, bahwa rencana untuk membuka usaha kuliner di Depok dan beberapa di cabang lain di pulau Jawa, yang sudah lama itu, kini tercapai sudah.


“Sekali lagi tanpa dukungan dan peran serta masyarakat serta fans Ratu Meta friends dan wartawan tentunya tidak akan berhasil,” tandas Eddy Faisal yang sebentar lagi akan merilis secara resmi duet lagu popnya bersama sang istri.

Continue Reading

Hot News

“Rakyat Bumilangit” Wadah Untuk Fans Club Berkumpul Diresmikan

Published

on

FEM Indonesia – Setelah sebelumnya mengumumkan peluncuran Jagat Sinema Bumilangit, kini kembali diluncurkan pula wadah bagi para fans club Bumilangit untuk berkumpul.

“Rakyat Bumilangit” dipilih sebagai nama yang menyatukan para fans karakter-karakter Bumilangit dan Jagat Sinema Bumilangit yang akan mendapatkan info terkini secara eksklusif mengenai segala informasi atau produk Bumilangit.


Peluncuran Rakyat Bumilangit yang diadakan di Indonesia Comic Con 2019 pada hari Sabtu 12 Oktober dihadiri oleh Joko Anwar (produser dari Jagat Sinema Bumilangit), Zara JKT48 (pemeran Virgo), Abimana Aryasatya (pemeran Gundala), dan Muzakki Ramadhan (pemeran Sancaka kecil).

Keuntungan yang didapat dengan menjadi anggota Rakyat Bumilangit di antaranya, akan mendapatkan newsletter bulanan berisikan informasi terbaru mengenai event sampai dengan peluncuran komik, film atau produk lainnya dari Bumilangit.

Anggota juga menjadi yang pertama mendapatkan akses spesial melihat first look di tiap produk Bumilangit. Dan bagi penggemar koleksi merchandise Bumilangit berkesempatan mendapatkan potongan harga jika menjadi anggota Rakyat Bumilangit.

Untuk menjalin engagement dengan para anggota, Bumilangit akan menggelar acara acara tiap tiga bulan sekali, seperti gathering, workshop, seminar dan diskusi bersama kreator-kreator Bumilangit.

“Bangkitnya Ki Wilawuk”. Komik ini adalah karya terakhir pak Hasmi sebelum beliau meninggal dunia. Bahkan karya ini belum selesai. Lalu dilanjutkan oleh dua komikus muda Indonesia yaitu Fajar Sungging dan Toto Winarno.

Pendaftaran Rakyat Bumilangit dapat dilakukan secara online di website Bumilangit dan juga bisa dilakukan offline ketika ada event terkait Bumilangit.

Bumilangit yang berdiri sejak tahun 2003 adalah sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak, sekitar 1000 lebih karakter ciptaan banyak komikus legendaris Indonesia. Nama-nama legenda seperti bapak komik Indonesia RA Kosasih, Ganes TH., Hasmi, Jan Mintaraga, Mansyur Daman, Wid NS, Nono GM, Banuarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan Is Yuniarto merupakan original artist yang karyanya dilisensi di Bumilangit.

Jagat Bumilangit dimulai sejak Letusan Toba 75.000 SM. Jagat Bumilangit terbagi atas empat era yaitu Era Legenda, Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi. Era Jawara adalah eranya para pendekar, mereka ada di masa kerajaan nusantara. Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan.  Di antaranya ada Si Buta Dari Gua Hantu dan Mandala.

Sedangkan Era Patriot adalah eranya para jagoan. Mereka ada di masa saat ini. Untuk Jagat Patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komiknya, yang telah diterbitkan dan dijual. Sepanjang sejarahnya komik-komik ini telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang. Karakter-karakter terkemuka yang termasuk di dalamnya adalah Gundala, Sri Asih, jagoan pertama Indonesia yang diciptakan tahun 1954, lalu Godam, Tira, Sembrani dan masih banyak lagi lainnya.

Tahun ini, Jagat Sinema Bumilangit diluncurkan dengan film dari Patriot Pertama yaitu Gundala. Tahun depan, sedang dipersiapkan untuk dirilis film dari Virgo and the Sparklings dan Sri Asih.

Continue Reading

Hot News

Penusukan Wiranto, Dimas Cokro Pamungkas : Tangkal Pelaku Serupa Lewat Deradikalisasi

Published

on

FEM Indonesia – Penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten mengundang kecaman dari masyarakat. Salah satunya dari psikolog Dimas Cokro Pamungkas. Menurut Gus Dimas, sapaan keseharian, kejadian yang menimpa pejabat negara itu membuatnya terkejut sekaligus miris. Pasalnya pengamanan terhadap pejabat negara dirasa longgar sehingga masih dapat ditembus oleh orang yang akan berbuat kejahatan.

“Sangat miris. Miris dengan jahatnya mental salah satu saudara sebangsa kita, miris pula dengan lemahnya pengamanan dan kemampuan intelijen negara kita,” jelasnya.

Hanya kepada Femindonesia.com, Ketua Qurrota A`yun Psychology Consultant ini menambahkan apa yang dilakukan pelaku tidak mencerminkan sebagai penganut agama yang taat pada ajaran. Namun karena terpapar paham radikal maka pola pikir pelaku pun berubah.

“Di agama apapun pasti tidak ada yang mengajarkan kekerasan sebagai solusi masalah. Tapi pasti ada saja oknum pemikiran dan perilaku radikal disana,” katanya lagi, Jumat (11/10).

Gus Dimas juga mensinyalir ada gangguan dalam diri pelaku sehingga bisa berbuat nekad menusuk pembantu presiden tersebut di depan umum. Tetapi gangguan kejiwaan hal ini dapat disembuhkan dengan mengumpulkan orang-orang yang mulai atau sudah terpapar radikalisme.

“Bisa faktor psikis, bisa pula faktor penyimpangan ajaran yang dia yakini. Upaya untuk menyehatkan pemikiran mereka dengan deradikalisasi. Semua yang punya bibit pemikiran menyimpang di data, dikumpulkan, terutama alumni dari negara-negara konflik, semua dikasih pemahaman dan kesadaran untuk tidak menimbulkan masalah di negeri ini,” urainya. [foto : dokumentasi/teks : denim]

 

 

Continue Reading

Trending