Connect with us

Berita Selebriti

Ini Kata Julia Rossie Soal Kebiri Kimia Bagi Pelaku Paedofilia

Published

on

FEM Indonesia – Kejahatan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan orang dewasa atau paedofilia masih saja terjadi. Yang terbaru, Pengadilan Tinggi Surabaya memutuskan hukuman kebiri kimia kepada pelaku Muh Aris asal Mojokerto, selain mendekam di penjara selama 12 tahun serta sejumlah denda 100 juta rupiah. Vonis kebiri kimia ini pun menuai ragam opini dari masyarakat. Salah satunya Julia Rossie.

Selebritas yang pernah beracting di sejumlah sinetron dan FTV tersebut mengatakan apapun kejahatan mempunyai dampak hukum bagi pelaku agar jera untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

“Soal hukuman bagi paedofilia, saya ingin tidak ada kejahatan atau seminimal mungkin. Hukuman untuk efek jera dan mencegah jangan terjadi,” jelasnya.

Ibu satu anak ini maklum dengan pro kontra hukuman yang dijatuhkan pengadilan negeri. Apalagi jika hukuman itu masih kurang familiar.

“Hukuman kebiri itu kontroversi ada yang setuju dan tidak. Memang setelah ada kejahatan hukum harus ditegakkan, sesuai kesalahannya,” tambah Julia.

Namun begitu, ia ingin hukuman yang telah di ketuk palu majelis hakim tetap harus dijalankan tanpa pandang bulu. Jika tidak maka hukum yang ada akan selamanya di pandang sebelah mata oleh masyarakat.

“Kalau hukumannya memang berat ya harus diterapkan. Jadi tidak ada kompromi, sekali ada kompromi maka hukum itu akan tumpul. Kalau sudah salah, hukum harus diterapkan,” tegas Julia. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Music

Sambangi Korban Banjir di Banten, “Nagaswara Peduli” Bantu Donasi Pesantren La Tansha

Published

on

FEM Indonesia – Banten, Musibah banjir hebat yang terjadi beberapa waktu lalu yang menimpa Jakarta dan sekitarnya masih dirasakan dampaknya oleh masyarakat hingga kini.

Seperti yang masih dirasakan masyarakat di lingkungan pesantren La Tansha, Parakansantri, Lebakgedong, Banten. Banjir disana telah memporak porandakan jalanan, sejumlah bangunan Pesantren dan harta benda.


Apoy salah satu personil grup band Wali yang juga menjadi salah satu keluarga pemilik pesantren La Tansha, mengungkapkan bahwa pihaknya hingga kini masih berusaha memperbaiki bangunan-bangunan yang terkena banjir.

“Sejauh ini yang terdampak banjir dari air bah kali yang meluap ada beberapa bangunan yang hancur sekitar 10 persenan dari keseluruhan di ponpes ini. Tapi beruntungnya saat kejadian banjir, anak-anak pesantren kami sedang pada libur jadi tak ada korban jiwa hanya saja merusak beberapa bangunan, hilangnya kendaraan hingga ternak yang jumlahnya ratusan,” ujar Apoy memaparkan saat bertemu dengan tim Nagaswara Peduli yang dipimpin langsung Rahayu Kertawiguna.


Apoy mengungkapkan, kedatangan para pemberi bantuan selama ini dan kehadiran Nagaswara Peduli membuat pihaknya semakin kuat menghadapi musibah banjir. Apapun bentuknya bantuan, Ia akan menerima dengan lapang dada.

“Disini anak didik kami ada sekitar 2000 an dan berapapun dan apapun bantuanya yang datang yang penting ikhlas dan kita syukuri. Harta benda boleh hilang tapi semangat kami dan berkah disini jangan sampai hilang, kita akan terus bangkit,” tambah Apoy.


Sementara CEO Nagaswara mengungkapkan dengan hadirnya Nagaswara Peduli ke pesantren La Tansha adalah karena respek kepedulian yang tinggi kepada para korban banjir yang sampai kini masih membutuhkan bantuan pasca banjir. “Pesantren ini saya lihat pasca banjir masih banyak harus berbenah dan itu  akan memerlukan banyak biaya untuk membangun lagi. Melalui Nagaswara peduli kiranya kita dapat membantu sedikit meringankan beban mereka disini,” ujar Rahayu usai memberikan sumbangan dana.

Rahayu juga mengingatkan bahwa musibah banjir memang tak dapat dihindari dikawasan yang dilalui aliran sungai termasuk ada beberap bangunan di ponpes La Tansha, namun dengan saling menjaga diri dan saling membantu sesama banjir bakal dapat teratasi dengan baik.


Dalam kunjungannya, Nagaswara Peduli juga didampingi sejumlah artis penyanyi kenamaa  seperti Fitrie Carlina, Dinda Permata, Vito, Yogie RPH dan Fahrani dan rombongan tim Nagaswara. Nagaswara Peduli menyerahkan sumbangan dan sebesar 50 Juta rupiah yang langsung diberikan kepada pihak pesantren La Tansha bersama Apoy.

Disela kunjungannya, semua yang hadir menyempatkan melihat bangunan-bangunan lokasi yang terkena dampak banjir yang membuat miris yang melihatnya. Mereka juga rela terjun langsung ke lokasi meski berlumpur dan becek.

Continue Reading

Selebriti

Raih Impian di 2020, Nina Wang Garap Bisnis Properti, Kuliner dan Sekolah S2

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi bervokal husky, Nina Wang isi kevakuman menyanyi dengan coba berbisnis secara serius. Wanita yang kini bernama Ninaw, juga di 2020 ingin meraih keinginannya yang belum terwujud diluar dunia entertainment.

Hal itu diungkapkan, lantaran Nina sadar bahwa dunia hiburan atau entertainment tak selamanya akan menjamin kehidupan secara permanen.


“Kesibukan di bisnis properti yang aku jalani di kawasan Cikarangan dan Jakarta untuk apartemen dan town house,” ujar Ninaw di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam pengelolaan bisnisnya tersebut, Nina mengungkapkan lebih banyak diperuntukkan disewakan untuk para ekspatriat seperti orang Jepang. Kegiatan bisnis ini diakui wanita asal Lampung memang untuk mengisi kesibukan dan untuk mempersiapkan diri di masa depan.

“Supaya ada passive income. Ada kesibukan lain di luar jalur menyanyi. Lalu ada tabungan. Saya senang dapat ilmu-ilmu lain bisnis dan pengalaman baru di luar dunia entertaiment,” tambahnya.


Tak hanya mengembangkan bisnis properti yang sudah berjalan, tahun 2020, Nina juga berencana akan membuka bisnis kuliner. “Ya, semoga bisa kepegang semua. Semua bisa terlaksana jika kita sanggup menjalankannya. Selain sehat fisik dan rohani, serta bisa memanajemenkan usaha kita,” sambungnya.

Selain bisnis properti dan kuliner, rupanya Nina punya impian lain di 2020. Apa lagi? “Tetap berkarya di musik sambil cari lagu-lagu terbaik, liburan ke Inggris, dan melanjutkan pendidikan S2,” tandas Ninaw.

Continue Reading

Selebriti

Pedangdut Ovy Sovianty dan Ratu Meta Jenguk Korban Banjir di Ciledug

Published

on

FEM Indonesia – Banjir yang terjadi diberbagai wilayah Jakarta, termasuk Ciledug Tangerang, menjadi keprihatinan bagi semuanya termasuk pedangdut Ratu Meta dan Ovy Sovianty.

Dua pedangdut dari label Nagaswara ini secara bersama mendatangi korban banjir di Perumahan Ciledug Indah 2, Tangerang, Banten, Jumat (3/1/2020) lalu.


Sampai di perumahan itu, Ratu Meta dan Ovi Sovianti langsung menemui sejumlah warga yang sedang membersihkan rumah setelah banjir surut dan menyapa warga sambil membawakan nasi bungkus. 
“Assalamualaikum, siang ibu-ibu bapak-bapak. Sudah pada makan belum?” tanya Ovy Sovianty dan Ratu Meta yang disambut meriah oleh warga. Setelah bercengkrama dan memberikan bantuan, Ratu Meta juga sempat menyanyi didepan warga yang kebanyakan ibu-ibu.

“Saya sebagai warga Jakarta Selatan turut prihatin akan kejadian banjir seperti ini. Sebagai wujud sosial saya bersama Ovy untuk warga, saya mau turun terjun langsung. Alhamdulilah lancar,” ujar Ratu Meta.


Pelantun lagu dangdut “Tahu Bulat” ini juga menambahkan bahwa menengok ke kawasan Ciledug lantaran kawasan tersebut termasuk lokasi yang dianggap parah terimbas banjir besar beberapa hari ini.

Ovy Sovianty dan Ratu Meta juga menyumbangkan paket sembako berupa mie instan, air mineral, dan makanan lainnya ke posko penanggulangan banjir di Perumahan Ciledug Indah 2.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending