Connect with us

Movie & TV

Kembali Galang Donasi, Live Stream Fest Vol.4 Diramaikan 80 Artis & Pembicara

Published

on

FEM Indonesia – Grup Kahitna, Nidji dan Tretan Muslim serta Coki Pardede dan 80 pembicara akan hadir di Live Stream Fest Vol. 4, Sabtu dan Minggu. 27 28 Juni 2070, pukul 10.00 22.00 WIB, hanya di Vidio, dengan tiga (3) program pilihan, Live Music, Live Talks, dan Live Comedy.

Setelah sukses terselenggara Live Stream Fest Vol. 1 Live Stream Fest Vol. 3 sebagai pelopor The First Live Streaming Festival berbasis online, Live Stream F est Vol. 4 kali ini persembahan Bank BRI yang diorganisir Samara Live dan MRA Media kembali mengangkat bintang tamu yang lebih beragam, menghibur dan mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dan bergerak bersama membantu masyarakat yang terdampak COVID 19.

“MRA Media kembali menjadi bagian penting dari Live Stream Fest Vol. 4. Inilah hiburan terkini yang sudah diterima dan dinikmati masyarakat. Selain menghibur, masyarakat juga bisa belajar hal hal baru dan berbagi donasi, lewat platform Live Streaming,” ujar lwet Ramadhan, Head ofBusiness Growth MRA Media.

Live Stream F csl Vol. 4 tambah Iwet, bertujuan untuk membuat industri Live Even! di Indonesia tetap bergerak dengan Live Streaming sebagai platform baru menggantikan online event, dengan program yang memberikan informasi yang mendidik dan menghibur penonton dan tetap mengedepankan interaksi, pengalaman yang menyeluruh, dan mengajak banyak pihak bersatu

“Dukungan Bank BRI di gelaran Live kali ini merupakan sebuah bentuk aktif BRI dalam mengajak masyarakat, khususnya nasabah BRI. mengimplementasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk itu Bank BRI memiliki aplikasi BR1mo yang dapat memenuhi kebutuhan layanan perbankan di masa masa seperti ini,” kata Handayani, Direktur Konsumer PT Bank Rakyat 1ndonesia(persero) TBK BRI.

Live Stream Fest Vol. 4 hadir mengangkat tagar #LoginKeseruanmu dan #CuvidSafeBUMN dengan harapan melalui acara live streaming ini, kita bisa selamat dari tekanan COVID 19 melalui program yang menghibur dan mendidik. Selain itu, adanya program talkshow dari narasumber yang berpengalaman, hiburan konser musik dari berbagai musisi terbaik Tanah Air, diharapkan dapat menginspirasi dan menghibur masyarakat di masa transisi menuju The New Normal. Live Stream Fest Vol. 4juga mengajak masyarakat #MulaiLagi, dengan semangat memulai kehidupan dan aktivitas, tentunya dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan.

Ajakan itu disambut baik oleh penonton lantaran donasi yang berhasil dikumpulkan di Live Stream Fest Vol. 1 sampai jelang Live Stream F est Vol. 2 berhasil terkumpul sebesar Rp. 330.000.000. Keberhasilan berlanjut di Live Stream Fest Vol. 2 yang memperoleh total Rp. 551.046.620 dan dilanjutkan di Live Stream Vol. 3 yang memperoleh sebesar Rp. 596.936.335. Donasi akan tetap dibuka hingga berakhirnya Live Stream Fest Vol. 4 yang akan diselenggarakan pada 27 28 Juni

“Live Stream Fest Vol. 4 pantas ditunggu masyarakat. Sebab kami telah menyempurnakan acara ini dari pengalaman penyelenggaraan tiga acara sebelumnya. Grafik penonton selalu naik. dan terakhir mencapai 830,139 ribu unique watchers. Kali ini target kami adalah mencapai 1.000.000 unique watchers. Live Stream Fest Vol. 4 mcnghadirkan berbagai konten menghibur dalam tiga (3) program sekaligus. Masyarakat tinggal memilih, konten Music, Talks. dan Comedy yang mana yang akan menghibur mereka,” kata Desy Bachir, Chief Marketing Offlcer Samara Media & Entertaiment.

Live Stream Fest Vol. 4, telah siap menampilkan lebih dari 80 pembicara yang inspiratif, deretan selebritas, musisi, komedian dan pengisi acara lainnya dalam event Live Stream Fest Vol. 4, diantaranya pada Program Live Talks menghadirkan Abcnk Alter & Andra Alodita, Adib Hidayat, Akbar Rais, Billy Boen, Handayani, Jovita Ayu, Kenny Santana, Marvin Sulistio, Rachmat Kaimuddin, Sunarso, Wibawa Prasetya, Raden Jane Berliana, Dino Hamid, dan Tina Meilina.

Program Live Music menghadirkan Kahitna, Padi Reborn, D’Masiv, Nidji, Saxy Night Hard Rock FM with Ardhito Pramono, Endah N Rhesa, Nadin Amizah, Fourtwnty, FRA (Tripo 3000), Jidho (Pon Your Tone), YES!, Radya (CUL DE SAC), Merdi (Diskoria), Pemuda Sinarmas, Agrikulture DJ SET, Winky Wiryawan, dan Kenny Gabriel.

Program Live Comedy juga menghadirkan Tretan Muslim, Coki Pardede, Ananta Rispo, Dustin Tiffani, Syahid Han Laksmana, Koko Yawo, Aan Papeda, Miftakhul Ilmy, Ade Indra, Rio Dumatubun, Putra Pattinama, Kang Kicuy, Kang Ripay, Falah Akbar, Aris, Guzman Sige, Tama Randy, Kuns Kurniawan, Michelle Wanda, dan Priska Baru Segu, dan masih banyak lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Movie & TV

Tahun 2021, Vega Jely Akui Makin Semangat Nyanyi dan Akting

Published

on

FEM Indonesia – Bagi penyanyi Vega Jely, dunia akting bukanlah hal baru. Pasalnya, pelantun tembang “Kamera Jahat”, pernah main diberbagai judul sinetron.

Seperti wajahnya pernah hadir dilayar kaca di sinetron “Misteri Gunung Merapi”, “Putri Duyung”, dan “Prabu”.

Meski bakat aktingnya untuk melengkapi kiprahnya sebagai penyanyi, Vega mengaku punya kesan tersendiri di antara dua profesinya.

“Kalau di akting, penonton semakin menikmati ekspresinya semakin diam dan hanyut sama akting aku. Sedangkan kalau di nyanyi aku merasa penonton hanyut tapi rame dengan jogetan dan teriakan,” kata Vega Jely dikutip dari Nagaswara. News, belum lama ini.

Menghadapi tahun 2021, Vega Jely mengaku makin bersemangat untuk menjalani kedua profesi. Akting dan nyanyi baginya wujud ekspesi seni yang siap dipersembahkanya.

“Di nyanyi aku sedang persiapkan single baru yang kali ini beda karena lagunya mellow dan baru. Di akting, juga sudah mulai dan ada beberapa judul sinetron aku akan mainkan,” pungkasnya.

Continue Reading

Movie & TV

Legenda ‘Pulung Gantung’ Gunung Kidul Akan Dibuatkan FTV

Published

on

FEM Indonesia – Mengawali 2021, Maesa Sinema Produksi bekerja sama dengan Trah Hamengkubuwono II mengumumkan akan memproduksi film televisi tentang “Pulung Gantung (Babad Giring)”.

FTV bergenre horor yang diangkat dari kisah nyata di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahwa masyarakat setempat meyakini jika peristiwa bunuh diri yang terjadi di daerah mereka karena adanya Pulung Gantung yang berbentuk bola api berekor.

Jika Pulung Gantung berhenti di sebuah rumah, maka dipercaya akan ada salah satu anggota keluarga di rumah tersebut yang meninggal dunia dengan cara gantung diri.

“Pulung Gantung bukanlah mitos. Ada sejarah besar dibalik Peristiwa Pulung Gantung di Gunung Kidul Yogyakarta. Dan, Pulung Gantung ini harus segera berakhir. Film ini juga akan membuka bagaimana cara menyudahi Pulung Gantung di Gunung Kidul, Yogyakarta,” kata R. Fajar Bagoes Putranto selaku Eksekutif Produser dari keterangan siaran persnya, Minggu (2/1/2021).

Melalui film ini tambah Fajar, akan mengungkap sejarah tentang Pulung Gantung  yang belum pernah terungkap. Yang ternyata memiliki kaitan dengan perjanjian Ki Ageng Giring dan iparnya Ki Ageng Pamanahan dan disaksikan oleh Nyi Ageng Giring. “Bahwa film Pulung Gantung ini perlu diwujudkan, karena momentumnya  adalah sekarang! Keberanian sejarah perlu dibuka. Film Pulung Gantung tidak hanya menyajikan hiburan melainkan dapat membuka sejarah yang hingga kini belum terungkap,” paparnya.

Sementara Indra Tirtana sang Sutradara sekaligus penulis skenario menambahkan bahwa ftv dibuat untuk memberi pengetahuan yang benar kepada masyarakat, khususnya warga Gunung Kidul Yogyakarta, tentang keberadaan Pulung Gantung .

“Hidup kita sangat berkaitan erat dengan kehidupan para leluhur kita. Film ini dapat  mengakhiri persoalan Pulung Gantung, sehingga daerah Gunung Kidul kembali menjadi daerah yang subur, makmur dan maju secara peradaban tentunya dengan kepemimpinan baru,” ujarnya.

Indra melanjutkan, film “Pulung Gantung” direncanakan akan tayang di Televisi nasional dan Televisi berbayar. Tak tertutup juga ke layar Sinema di bioskop. Film juga direncanakan akan diputar di Negara Eropa dan Amerika.

Film Pulung Gantung menceritakan tentang  seorang gadis bernama Ratna Anjani yang berasal dari luar Jawa. Ia tengah melakukan penelitian untuk tesisnya tentang banyaknya peristiwa bunuh diri yang terjadi di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Dan akhirnya terungkap, jika peristiwa gantung diri yang terjadi di gunung kidul, Yogyakarta berkaitan erat dengan Pulung Gantung yang sebelumnya ia anggap sebagai mitos belaka.

Continue Reading

Movie & TV

Main Film Penyuluhan Anti Narkoba, Velline Chu Peranin Korban

Published

on

FEM Indonesia – Penyalahgunaan narkoba di Indonesia dirasa makin canggih dan profesional.

Melihat hal ini, pedangdut Velline Chu merasa prihatin dan terpanggil ikut serta memberikan penyuluhan lewat sebuah film yang saat ini tengah diproduksi BNN (Badan Narkotika Nasional) dan di sutradara Ferian Hilman.

“Hari ini aku mulai syuting film penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Di film ini, aku menjadi peran utama sebagai seorang wanita yang menjadi korban gara-gara penyalahgunaan narkoba,” kata Velline Chu dikutip dari laman Nagaswara News, Senin (28/12/2020).

Menurut Velline, penyalahgunaan narkoba sering ditemukan di kalangan remaja hingga masyarakat usia dewasa. Mereka menggunakan narkoba dengan berbagai alasan. Diharapkan melalui film penyuluhan yang sedang digarap, kaum remaja sadar akan bahayanya menggunakan narkoba.

“Semoga film bermanfaat buat yang menonton terutama kaum muda untuk menjauhi yang namanya narkoba. Karena banyak dampak buruknya dari penggunaan narkoba. Dan jauhi narkoba, jangan sekali-kali mencobanya,” pungkas Velline yang juga dikenal sebagai DJ

Continue Reading

Trending