Connect with us

NASIONAL

Kembangkan Pasar dan Nilai Produk, Kemenperin RI dan Dekranas Kembangkan IKM Tenun di Ambon

Published

on

FEM Indonesia, Ambon – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI kembali bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dalam mengembangkan IKM Tenun di Kota Ambon, setelah melaksanakan pengembangan IKM Tenun di Padang Sidempuan pada 7 – 8 Maret 2024 lalu.

Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 17 – 20 April 2024 ini merupakan bagian dari rangkaian program Peringatan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional ke-44. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta pelaku IKM Tenun Ikat ini merupakan binaan Dinas Perindustrian dan Dekranasda Kota Ambon. Kegiatan dibuka oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka selaku Sekretaris Jenderal Dekranas, Reni Yanita. 

Reni dalam sambutannya menyampaikan bahwa Industri Kain Tenun Ikat tersebar pada 23 Provinsi. Salah satu provinsi terbesar jumlah industrinya adalah Provinsi Maluku, dimana terdapat 3.016 perajin dan 233 kelompok yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kota Ambon. Dia menyampaikan bahwa potensi wastra ini perlu bersama-sama diberdayakan untuk kesejahteraan masyarakat yang lebih lanjut berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas perajin tenun dalam memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan nilai jual produk sehingga lebih berdaya saing. 

“Untuk menghadapi persaingan saat ini, pelaku IKM Tenun perlu untuk mengembangkan produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar. Pelaku IKM yang seringkali menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya dalam mengembangkan produk, sehingga perlu didampingi dan difasilitasi,” ujar Reni. 

“Selain kegiatan pendampingan pengembangan motif dan pewarnaan alam, juga terdapat fasilitasi mesin peralatan untuk menunjang proses produksi IKM Tenun di Ambon,” jelas Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Alexandra Arri Cahyani. 

Widya Pratiwi Murad, Ketua Dekranasda Maluku menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengembangan IKM Tenun di Kota Ambon. 

“Kami menyampaikan terima Kasih dan penghargaan yang tulus kepada Kementerian Perindustrian dan Dekranas yang telah memberikan perhatian dan dukungannya bagi pengembangan IKM Tenun Maluku mengingat sektor industri berperan penting dalam pembangunan Provinsi Maluku diantaranya dimana sebagai Penyedia Kontribusi bagi PDRB dan penyerap tenaga kerja,” imbuhnya.

Hasil pendampingan dan fasilitasi ini akan dipamerkan pada acara puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional ke-44 yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2024 di Kota Surakarta, Jawa Tengah. [rudipurwoko]

NASIONAL

Tahun Baru Islam 1446 H, BAZNAS RI Gelar Mujahadah dan Doa Bersama

Published

on

FEM Indonesia Taiwan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar mujahadah dan doa bersama dengan para amil dan mustahik dalam rangka merayakan Tahun Baru Islam 1446 H, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat kemarin (19/7/2024) lalu.

Acara bertajuk “Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik” ini dihadiri Pimpinan BAZNAS RI BIdang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat Lc, MA, Ketua Pembina Yayasan Universitas Islam Nusantara Dr.KH. Mujib Qulyubi, M.Hum, para amil serta para mustahik. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat,Lc, MA  mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam 1446 H sebagai semangat untuk berhijrah, dengan meninggalkan segala hal yang diharamkan oleh Allah dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

Selain itu, Tahun Baru Islam 2024 ini menjadi momentum baginya untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh negara dan masyarakat Indonesia dalam pengelolaan zakat. 

“Kami akan terus melakukan upaya dan inovasi terbaiknya guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan menegakkan prinsip 3A Aman Syar’i, aman Regulasi, dan Aman NKRI untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” ujar Achmad.

Menurutnya, acara mujahadah ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara amil dan mustahik. “Dengan kebersamaan di awal tahun baru Islam ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan para mustahik. Kami terus  berkomitmen untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada para mustahik agar mereka bisa mandiri dan sejahtera,” katanya.

Achmad berharap, para peserta mujahadah untuk mendoakan para muzaki yang telah memberikan sebagian harta terbaiknya untuk membantu para mustahik. “Mari kita doakan para muzaki yang telah memberikan sebagian hartanya kepada BAZNAS untuk membantu para mustahik. Semoga hartanya diberkahi oleh Allah, diberkahi kehidupannya, serta disehatkan keluarganya,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina Yayasan Universitas Islam Nusantara Dr. KH. Mujib Qulyubi, M.Hum., memberikan tausiyah tentang pentingnya hijrah dalam konteks kehidupan umat Islam. “Hijrah bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga perubahan menuju kebaikan dalam segala aspek kehidupan,” katanya.

Mujib Qulyubi menekankan, umat Islam untuk terus berhijrah, dengan meninggalkan apa-apa yang diharamkan oleh Allah. “Siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya dan memperoleh pahala dari Allah. Siapa yang hijrah karena untuk mencari dunia maka hijrahnya kepada yang ia tuju,” tambahnya.

Dengan semangat untuk berhijrah, Mujib Qulyubi berharap, momen tahun baru Islam ini akan membawa keberkahan dan kebaikan untuk semua umat Islam. 

“Semoga di tahun baru Islam ini, kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi, semoga hati kita ditata oleh Allah SWT sehingga semua yang niat baik yang kita lakukan akan diterima oleh Allah, diberikan umur yang panjang, serta  diberikan kekuatan untuk takwa kepada Allah sehingga akhirnya kita bisa masuk surganya Allah bersama Rasulullah SAW,” pungkasnya.

Continue Reading

NASIONAL

SMKN 8 Bandung dan Yayasan WINGS Peduli Kolaborasi SDM Siap Kerja

Published

on

FEM Indonesia – Lulusan vokasi di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk minimnya tingkat penyerapan mereka di pasar kerja. Menurut survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2022, jumlah pengangguran terbuka lulusan vokasi mencapai 1,8 juta orang atau 22% dari total penganggur. 

Jumlah terbanyak adalah lulusan SMK, melampaui lulusan diploma 1, diploma 2, dan diploma 3. Fakta ini disebabkan oleh kesenjangan antara keterampilan siswa dengan kebutuhan industri, sehingga perusahaan masih kesulitan mendapatkan tenaga kerja. 

Melalui program kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung, Yayasan WINGS Peduli berupaya memperlengkapi siswa dengan sarana dan pelatihan yang dibutuhkan, demi melahirkan lulusan sekolah vokasi yang kompeten dan siap kerja. 

Perwakilan SMKN 8 Bandung mengapresiasi Yayasan WINGS Peduli atas donasi mesin dan pelatihan public speaking yang diberikan. “Kami berterima kasih kepada Yayasan WINGS Peduli atas donasi mesin produksi dan pelatihan public speaking yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena dapat memperkaya alat praktik siswa dan meningkatkan keterampilan komunikasi guru, apalagi dengan melibatkan karyawan WINGS Group dalam penyampaian materi. Kami berharap mesin bubut dan milling ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru dan siswa, sehingga mereka lebih adaptif saat terjun ke lapangan,” ujar H. Agus Nugroho, Kepala SMKN 8 Bandung.

Mesin bubut dan milling yang disumbangkan oleh Yayasan merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk membuat  sparepart mesin produksi dalam industri manufaktur. Dalam program kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung ini, kedua mesin produksi direstorasi agar siap dipakai untuk praktik, sekaligus upaya ramah lingkungan dengan memperpanjang usia mesin dengan memberi manfaat bagi komunitas sekitar. 

Saat penyerahan mesin produksi, tim Engineering WINGS Group juga memberikan pelatihan langsung untuk memastikan pemahaman dan penggunaan alat yang optimal bagi guru dan siswa. Pada sosialisasi tersebut, tim Engineering WINGS Group memaparkan materi yang berkaitan dengan penggunaan mesin, yakni teknik dasar pemeliharaan alat, penerapan mesin dalam praktik produksi, dan keselamatan kerja selama proses pembelajaran.

Yayasan WINGS Peduli juga memberikan pelatihan public speaking oleh tim Marketing dan Corporate Learning and Development WINGS Group bagi puluhan guru SMKN 8 Bandung. Pelatihan ini dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan, seperti taktik menyampaikan materi ajar secara efektif, mengelola kelas berdasarkan karakter siswa, dan berkomunikasi dengan generasi muda. Melalui komunikasi yang tepat sasaran, para guru diharapkan dapat mendampingi murid-murid vokasi untuk semakin percaya diri, adaptif, dan responsif agar dapat memenuhi standar keterampilan dunia industri dan dunia kerja. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Yayasan WINGS Peduli dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Sheila KansilPerwakilan Yayasan WINGS Peduli, menjelaskan hal ini merupakan salah satu program Yayasan WINGS Peduli di pilar Pendidikan untuk masa depan tenaga kerja Indonesia, dengan membangun jaringan talenta yang siap kerja dan berkompeten untuk memperkaya ekosistem industri FMCG. 

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi sosial dan ekonomi, serta menciptakan generasi emas 2045, sejalan dengan misi dari pilar pendidikan kami.” ungkanya.

Selain kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung, Yayasan WINGS Peduli sebelumnya telah melakukan program serupa dengan salah satu SMK di Bandung berupa pemberian prototype mesin produksi, penyelarasan kurikulum hingga penyerapan tenaga terampil. Berbagai upaya ini merupakan komitmen Yayasan WINGS Peduli untuk menyentuh siswa dan guru di Indonesia dalam upaya memperkuat kualitas, sarana, dan prasarana pendidikan Indonesia. 

Semua upaya ini sejalan dengan filosofi WINGS Group, yaitu “The Good Things in Life Should be Accessible for All“.

Continue Reading

NASIONAL

Baim Wong Maju di Pilgub Jawa Tengah Gandeng Crazy Rich, Joko Suranto

Published

on

By

FEM Indonesia – Selebritas Baim Wong akhirnya menegaskan bahwa dirinya siap mendampingi Joko Suranto sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Tengah di Pilkada Jateng 2024.

Baim Wong juga mengatakan kesiapanya jika dibutuhkan. Pasalnya, Joko Suranto ungkap Baim adalah sosok yang tepat dan sangat dibutuhkan warga Jawa Tengah sebagai pemimpin.

“Bapak Joko Suranto ini baik dan gemar berbagi kebaikan, sedekah, dan sebagainya,” beber Baim Wong. Suami dari Paula Verhoeven ini juga menambahkan, ada tiga alasan utama mengapa Joko Suranto sangat layak memimpin Jawa Tengah. 

Pertama, Joko Suranto dikenal berhati baik dan filantropis. Kedua, ia adalah pengusaha yang ulet dan tidak korupsi. Ketiga, Joko Suranto pro semua program Presiden Jokowi, yang saat ini memiliki tingkat kepuasan masyarakat Indonesia yang sangat tinggi.

Diketahui, sosok Joko Suranto dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan, dan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai proyek sosial yang didanai dari kantong pribadinya.

Joko juga membangun Taman JOSS yang ditengok oleh Baim Wong, dan diharapkan bermanfaat bagi warga setempat memiliki tempat rekreasi yang aman dan nyaman.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending