Connect with us

Lifestyle

Michele A.Tambayong, Pemerhati Kesehatan Beri 5 Tips Jaga Jarak di Transportasi Umum

Published

on

FEM Indonesia – Physical distancing atau menjaga jarak aman di era new normal akibat dampak pandemi covid 19, rasanya sulit jika dilakukan saat naik transportasi umum yang berdesakan.

Jaga jarak aman yang dianjurkan  adalah 2 meter. Selain itu, masyarakat juga diimbau memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan lain seperti mencuci tangan pakai sabun.

Menurut Michele Agnesia Tambayong selaku pemerhati kesehatan dari “Gerakan Mencegah Daripada Mengobati” yang berlokasi di Jakarta Timur, physical distancing atau pembatasan fisik antara individu semakin gencar dilakukan pada kendaraan umum. Hal ini dikarenakan pada kendaraan umum seperti di TransJakarta, kereta, pesawat, individu sangat rentan untuk melakukan kontak fisik dengan berdekatan.

Faktor pendukungnya adalah dikarenakan ruang didalam angkutan umum sangat minim dengan sirkulasi udara yang terbatas. Sehingga masyarakat harus bersinggungan satu sama lain dengan penumpang lain.

“Sehingga physical distancing merupakan pola baru yang harus diterapkan selama pendemi berlangsung. Masyarakat harus bersedia menerima pola baru yang termasuk kedalam era new normal,”

Michele Agnesia Tambayong dalam keterangan siaran persnya,

Jumat (16/10/2020).

Tambah Michele, pola physical distancing merupakan pola kehidupan yang baru, di mana masyarakat yang sudah terbiasa melakukan interaksi secara fisik terhadap orang lain kemudian harus membiasakan diri untuk tidak berinteraksi secara fisik. Hal ini membutuhkan adaptasi dan pola pendekatan yang baik, dikarenakan apabila masyarakat dipaksa untuk melakukan pola physical distancing tanpa dibarengi dengan cara beradaptasi maka akan mengganggu kesehatan mental masyarakat secara global.

Menurutnya, faktor yang menyebabkan belum terlaksananya physical distancing pada angkutan umum adalah faktor ekonomi. Sebab apabila dilakukan pembatasan, artinya mengurangi kapasitas muatan. Pengurangan kapasitas muatan ini artinya akan berdampak pada pendapatan atau ekonomi angkutan umum dan menyebabkan terganggunya pendapatan masyarakat yang berperan sebagai sopir angkutan umum.

Sehingga untuk menerapkan physical distancing pemerintah harus bekerja sama dengan pihak angkutan umum untuk melakukan pembatasan fisik dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Michelle memberikan 5 tips yang dapat dilakukan dalam menerapkan jaga jarak saat naik transportasi umum.

1. Utamakan Masker

Patuh pada protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, atau face shield, menyemprotkan cairan pembersih seperti hand sanitizer.

2. Patuhi Tanda

Memastikan penumpang menempati tempat yang sudah disediakan. Artinya tidak duduk ditempat yang sudah diberikan tanda dilarang duduk.

3. Patuhi Cek Suhu

Kooperatif saat suhu tubuh penumpang dicek. Sehingga yang memiliki keluhan sakit seperti flu, demam, atau batuk tidak dibenarkan menaiki kendaraan umum.

4. Tambah Armada

Selain itu, penerapan physical distancing juga dapat dilakukan dengan menambah armada angkutan. Pemerintah daerah dengan perusahaan penyedia armada saling bahu membahu untuk menambah armada sehingga penumpang tetap diberikan pelayanan dengan tingkat keselamatan yang baik.

5. Adaptasi

Memang tak mudah. Harus tanamkan pada diri sendiri bahwa saat ini sudah eranya Adaptasi Kebiasaan Baru.
Artinya untuk menerapkan physical distancing dibutuhkan pemahaman yang baik oleh masyarakat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lifestyle

Fres & Natural Edisi Spesial “BT21”, Ajak Remaja Percaya Diri di Kampanye Spread Your Luv

Published

on

FEM Indonesia – Survei Gen Z Global 2022 oleh McKinsey Health Institute, 48% Gen Z mengaku dalam sehari mereka berkali-kali mengecek media sosial. 

Namun, di balik itu ditemukan bahwa media sosial membuat perempuan malah lebih banyak merasa cemas dan khawatir. Hal itu terjadi karena faktor fear of missing out (FOMO), penampilan fisik, dan kepercayaan diri. 

Fenomena ini mendorong Fres & Natural, produk perawatan tubuh produksi WINGS Care, meluncurkan kampanye ‘Spread Your Luv’ pada acara Fres & Natural Day Fest di PosBloc Jakarta, sekaligus mengenalkan produk edisi spesial BT21. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak para remaja terus menyebarkan hal-hal positif atau spread your luv di masyarakat dengan kepercayaan diri dan karakter positif.

Merry Christanty, Senior Brand Manager Fres & Natural mengungkapkan bahwa melihat pesatnya perkembangan Korean Wave dan banyaknya penggemar K-pop di Indonesia, Fres & Natural yang sudah hadir 23 tahun menemani remaja di Indonesia.

“Di tahun ini Fres & Natural meluncurkan Edisi Spesial BT21 untuk menggaet para remaja Indonesia agar pesan kampanye ‘Spread Your Luv’ dapat mengena secara masif dan efektif. Kampanye ini sejalan dengan komitmen Fres & Natural yang selalu mendukung para remaja agar terus bebas berekspresi dengan kepercayaan diri dan keunikan karakter masing-masing untuk terus  memancarkan semangat positif dan memberikan dampak positif kepada komunitas dan masyarakat.” ujarnya.

Produk Fres & Natural Edisi Spesial BT21 yang diperkenalkan pada acara tersebut memiliki tiga varian yang dapat dipilih para remaja dengan menyesuaikan dengan karakter kepribadian masing-masing. Ketiga varian produk tersebut diantaranya yaitu, ‘Love Yourself’ untuk persona elegan, ‘Yellow in Luv’ untuk tipe kepribadian energik, dan ‘Persona Blush’ untuk karakter manis dan atraktif. Tiap kemasan juga dibalut dengan gambar karakter-karakter BT21 yang berbeda-beda.

Acara Fres & Natural Day Fest sendiri sukses digelar dengan membawa unsur Korea dengan menghadirkan dance cover competitiontalkshow, dan penampilan spesial dari Friday Noraebang. Dengan filosofi karakter-karakter BT21 yang membawa nilai positif, diharapkan para remaja juga ikut terinspirasi melakukan hal-hal positif. 

Sementara itu, Seini Intanalia selaku Korea Tourism Organization Representative menyampaikan masuknya fenomena Korean Wave atau Hallyu di Indonesia sejak bertahun-tahun lalu telah membawa banyak pengaruh, baik dari sisi film, musik, kecantikan, maupun budaya dan pariwisata. Bahkan, Korea juga membuka kesempatan bagi penggemar Korea untuk bisa mengunjungi lokasi terkenal dalam drama dan K-pop. 

“Lewat hal-hal tersebut, banyak kesan dan pesan positif yang terselipkan melalui film drama dan lirik musik sehingga bisa menjadi contoh bagi para remaja Indonesia. Dengan hubungan budaya yang kuat antara kedua negara, rasa kecintaan terhadap budaya Indonesia juga perlu selalu dijaga,” jelas Seini Intanalia.

Sasyachi, seorang beauty influencer dan Korean enthusiast yang turut hadir di acara Fres & Natural Day Fest membagikan tips bagi para remaja agar tetap menjadi diri sendiri walaupun fenomena Korean Wave begitu masif dan berpengaruh di Indonesia, salah satunya melalui industri kecantikan.

“Korean Wave pastinya mempengaruhi gaya make up di Indonesia, apalagi banyak tutorial make up ala Korea di media sosial. Namun perlu diingat bahwa itu hanya referensi dan bukan menjadi standar kecantikan yang akhirnya bikin kita insecure dengan penampilan. Yakinlah bahwa value diri kita bukan semata-mata dari penampilan baju atau make up, tapi tentang bagaimana kita membawa karakter dan menyebarkan semangat positif  kepada orang lain seperti kampanye ‘Spread Your Luv’ Fres & Natural,” ujar Sasyachi.

Beberapa tips dari Sasyachi agar para remaja tetap percaya diri dan bisa menularkan semangat positif, diantaranya adalah:

  1. Kenali diri sendiri untuk mengetahui apa yang membuat kita senang dan semangat.
  1. Jadilah autentik dalam mengekspresikan diri agar tidak terpaku dengan standar orang lain.
  1. Terus belajar dan berkembang dari setiap kegagalan dalam menjadi pribadi yang lebih baik, 4.) Kenakan hal-hal yang nyaman dan membuatmu semakin percaya diri, seperti wewangian dalam beraktivitas sehari-hari supaya semangat menyebarkan hal positif.
Continue Reading

Hiburan

Putry Poyz Sukses Gelar Show 16 “Zelovva” jelang Paris Fashion Week 2023

Published

on

FEM Indonesia – Nama Putri Ari Oktavia atau yang lebih dikenal Putry Poyz menggelar fashion show karya terbarunya dengan brand Zelovva di Park Hyatt Jakarta pada Jumat (15/9/2023).

Kali ini, Putry Poyz untuk pemanasan sebelum mengikuti perhelatan bergengsi, Fashion Forward Paris yang akan berlangsung pada pekan Paris Fashion Week pada 28 September 2023 mendatang.

Dalam fashion show tersebut, Putry Poyz menampilkan 16 desain dari koleksi Leora Collection. Koleksi ini ditujukan bagi para perempuan yang memiliki karakter kuat, percaya diri, dan memiliki gaya serta berbusana high fashion.

Putry Poyz mengatakan, koleksi Leora Collection menggambarkan kekuatan karakter dan kepercayaan diri pemakainya, namun tetap menunjukkan sisi feminin yang dimiliki oleh seorang perempuan.

“Koleksi ini terinspirasi dari perempuan-perempuan Indonesia yang kuat dan mandiri. Mereka adalah inspirasi bagi saya untuk terus berkarya,” kata Putry Poyz.

Putry Poyz juga mengatakan bahwa ia percaya bahwa karya-karyanya dapat diterima oleh pasar internasional. Ia berharap bahwa kehadirannya di Paris Fashion Week dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan karya-karyanya ke dunia internasional.

Wulan S Haryono selaku Founder & CEO dari Fashion Forward mengatakan bahwa ia percaya akan talenta yang dimiliki Putry Poyz.

“Kami memilih untuk menampilkan koleksi dari Zelovva pada Fashion Forward Spring Summer Season 2024 karena percaya akan talenta yang dimiliki oleh Putry Poyz sebagai perancang busana muda Indonesia. Walaupun ia terjun ke industri fesyen secara otodidak, tetapi Putry Poyz memiliki potensi yang besar untuk terjun ke dunia mode internasional,” jelas Wulan S Haryono.

Belakangan nama Putry Poyz memang cukup menarik perhatian. Ia dulunya dikenal sebagai atlet voli sebelum akhirnya menekuni dunia model dan menjadi DJ. Kini Putri tampil sebagai desainer yang akan go internasional.

Jakarta – Desainer Putri Ari Oktavia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Putry Poyz, kembali meluncurkan sederet karya rancangannya dengan brand Zelovva.

Karya fashion Putry ini ditujukan bagi para perempuan yang memiliki karakter kuat, percaya diri dan memiliki gaya serta berbusana high fashion. Karyanya itu ditampilkan dalam fashion show yang digelar di Park Hyatt Jakarta, pada Jum’at (15/9/2023).

Putry Poyz, perancang yang juga seorang DJ, model, mantan atlet voli Jawa Timur, kreator digital menciptakan brand Zelovva dari kata love mengartikan segala sesuatu dilakukan dengan penuh cinta. “Saya melakukan ini dengan hati, dengan love,” tegas Putry usai menggelar fashion show karyanya, Zelovva.

Menurut Putry, fashion show kali ini bertemakan Leora Collection dengan menampilkan 16 desain untuk mereka yang aktif, dinamis, energik, modis dan tetap ingin bergaya dalam kesehariannya.

Selain itu menggambarkan kekuatan karakter dan kepercayaan diri pemakainya, namun tetap menunjukkan sisi feminin yang dimiliki oleh seorang perempuan sehingga ia tampil bersinar ketika memakainya.

“Pada peluncuran Zelovva ini juga sebagai perwujudan kesiapan saya untuk mengikuti perhelatan Fashion Forward Paris yang akan berlangsung pada pekan Paris Fashion Week pada 28 September 2023 mendatang,” ungkap Putry Poyz.

Koleksi dari Zelovva lainnya yang mengusung konsep ready couture menurut Putry juga akan ditampilkan di Hotel the Westin Paris-Vendome, tempat perhelatan acara fesyen internasional. Namun Putry Poyz masih merahasiakan tema koleksi yang akan ia tampilkan untuk pertama kalinya di Paris.

Sementara itu Wulan S Haryono selaku Founder & CEO dari Fashion Forward mengaku percaya dengan talenta yang dimiliki Putry Poyz.

“Kami memilih untuk menampilkan koleksi dari Zelovva pada Fashion Forward Spring Summer Season 2024 karena percaya akan talenta yang dimiliki oleh Putry Poyz sebagai perancang busana muda Indonesia. Walaupun ia terjun ke industri fesyen secara otodidak, tetapi Putry Poyz memiliki potensi yang besar untuk terjun ke dunia mode internasional. Hal ini tentunya haruslah didukung oleh semua pemegang kebijakan fesyen di Indonesia,” jelas Wulan S Haryono.

Putry kembali merilis karya fashionya kali ini sebagai kebangkitan industri fesyen tanah air pasca pandemi, dengan kontribusinya terhadap peningkatan devisa negara. Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2022, ekspor dari industri fesyen berkontribusi sebesar 61.5% terhadap ekonomi kreatif. Hal ini juga tentunya memacu pertumbuhan jumlah perancang busana muda yang berusaha untuk memasuki pasar luar negeri atau go international.

Putry Poyz meski seorang DJ dan model, ia juga sekaligus sebagai salah satu perancang busana muda Indonesia yang karyanya go internasonal.

Continue Reading

Lifestyle

Kenali Sinyal Tubuh Lewat Smartwacth

Published

on

FEM Indonesia – Berkegiatan keseharian yang padat membuat lupa keadaan tubuh. Bahkan tak sedikit untuk kembali menaikkan kondisi tubuh agar segar meminum minum berkafein atau minuman berenergi dipilih. Padahal tubuh telah memberikan sinyal untuk istirahat.

Namun smartwatch Garmin menjawab hal ini melalui fitur Body Battery yang dapat melacak tingkat energi dalam tubuh.

Fitur yang mengkombinasikan variabilitas detak jantung, stres dan aktivitas untuk memperkirakan cadangan energi yang pengguna miliki sepanjang hari ini, seperti dalam rilis Garmin, akan merekam dan menampilkan angka dari 1-100 yang mewakili tingkat energi dari pengguna.

Diteruskan, kian tinggi angka, semakin banyak energi yang dimiliki pengguna untuk menyelesaikan beragam tugas dan aktivitas sepanjang hari. Sementara jika angkanya lebih rendah mungkin menunjukkan sudah waktunya untuk menghemat energi.

Namun jika melakukan aktivitas berat, stres dan olahraga yang intensif akan menguras Body Battery lebih cepat, tetapi ini tidak selalu berarti buruk.

Apa pun yang mempengaruhi variabilitas detak jantung dapat mempercepat pengurasan Body BatteryTM pengguna, mencakup tekanan fisik, emosional, dan penyakit. Jika smartwatch mendeteksi peningkatan detak jantung dan stres, ini akan menyebabkan Body Battery terkuras.

Karena itu untuk mengisi ulang Body Battery, pengguna diharuskan mendapatkan tidur malam yang baik dan berkualitas saat menggunakan smartwatch Garmin. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending