Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Midea Bersiap Buka Pabrik AC di Semester Kedua Tahun Ini

Published

on

FEM Indonesia – Ramadan penuh berkah. Terlebih menjalin silaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama menjadi salah kegiatan yang kerap dilakukan berbagai pihak.

Salah satunya Midea. Produsen peralatan rumah tangga, seperti kulkas, AC, mesin cuci dan sejenisnya ini, belum lama bersalang mengadakan buka bersama dengan media di The Elysium Rooftop Dining & Lounge Lippo Kuningan, Jakarta Selatan berteman Mengusung Hangatnya Ramadan Bersama Midea dengan hastag #LengkapiKebersamaan.

Menurut Head of Marketing Communication Midea, Hafiz Maulana, kegiatan buka bersama ini sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan media selama setahun belakangan yang telah membantu dalam publikasi brand.

“Saya ingin flashback selama satu tahun belakangan, kegiatan apa yang telah dijalankan Midea. Salah satunya pada Ramadan ini, pemberian takjil 1000 paket,” katanya.

Selain itu, Hafiz menambahkan bahwa Midea akan membuka pabrik kedua di Cikarang, JawaBarat sebagai upaya memenuhi kebutuhan konsumen yang rencananya dilakukan pada semester kedua.

“Sebetulnya kami sudah punya pabrik di Semarang tetapi guna memenuhi pasar pembukaan pabrik kedua akan dilakukan tahun ini. Yang penting buka pabrik untuk Midea AC dan openingnya di semester kedua. Dengan investasi produksi menargetkan 500 unit per tahun,” jelasnya.

Disebutkan lagi, nantinya produksi AC bakal dipasarkan tidak hanya di dalam negeri namun juga ke mancanegara.

“Jadi selain dipasarkan di dalam negeri, kita tujukan ke luar negeri. Namun saya belum tahu ke negara mana akan di ekspor,” tambah Hafiz.

Sementara itu kehangatan sangat terasa saat buka bersama bersama. Terlebih Midea menyediakan ragam hadiah kepada para media yang beruntung. [foto/teks : denim]   

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ekonomi & Bisnis

Digarap Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah, “Surya Mart” Mulai Beroperasi untuk Rakyat

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Hasil kerjasama antara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cengkareng, Jakarta Barat dengan PT Surya Ritelindo Utama (Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah), berhasil mendirikan retail Surya Mart.

Peresmian Surya Mart yg berlokasi di Masjid Raya Muhammadiyah Uswatun Hasanah (MRMUH) yg terletak di Jalan Raya Daan Mogot Km.10 No.100, Pesing, Jakarta Barat itu dilakukan oleh Ketua PWM DKI Jakarta, KH Dr Ahmad Abubakar MM, Sabtu lalu (20/7/2024) lalu.

Pada peresmian tersebut turut hadir pula Ketua PDM Jakarta Barat, KH Dr Ir Narmodo Rahmani MA, Wakil Ketua PDM KH Nurhadi SAg MM MBA, Ketua PCM Cengkareng KH Romli SSos, Dirut PT Surya Ritelindo Utama H. Eminuel, Kapolsek diwakili Aipda Sigit Bowo, Danramil diwakili Serda Agung, serta seluruh anggota dan pimpinan PCM, PCA Cengkareng dan anggota PRM se Kecamatan Cengkareng serta ketua PDA Jakarta Barat Hj. Munawaroh S.Pd.

Menurut Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cengkareng, KH Romli SSos, dalam waktu dekat akan menyusul pembukaan Surya Mart di Masjid Al Barokah, Jalan Cendrawasih Raya,  Cengkareng, Jakarta Barat. 

“Pembukaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Surya Mart ini merupakan hasil kerjasama dengan PT Surya Ritelindo Utama, agar kehadiran Muhammadiyah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ujar tokoh Muhammadiyah Cengkareng tersebut.

Sementara itu Dirut PT Surya Ritelindo Utama, Haji Eminuel menjelaskan, untuk membuka 1 gerai retail Surya Mart, diperlukan modal Rp 300 juta untuk mengisi barang-barangnya.

“Itu diluar biaya bangunannya,” tegas Alumni IPB Bogor tersebut.

Sedangkan Ketua PDM Jakarta Barat, KH Dr Ir Narmodo Rahmani MA menegaskan, pengembangan amal usaha ritel Surya Mart ini dimaksudkan untuk dakwah bagi Persyarikatan Muhammadiyah. Apalagi umat Islam Indonesia saat ini masih tertinggal dalam bidang ekonomi.

“Dakwah tidak hanya bil lisan, tetapi juga dakwah bil hal dengan mengembangkan perekonomian umat Islam melalui pembukaan Ritel,” ungkap ulama alumni IPB Bogor dan PTIQ  Jakarta tersebut. [rudipurwoko]

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat Most Chosen Laundry Brand, SoKlin Pilihan Konsumen Indonesia

Published

on

FEM Indonesia – Tahun ini, SoKlin kembali menempati posisi Runner Up Most Chosen Brand in FMCG dan #1 Most Chosen Laundry Brand pilihan konsumen di Indonesia. 

Prestasi ini menambah daftar panjang pencapaian SoKlin pada Brand Footprint sejak tahun 2017, di mana SoKlin selama delapan tahun konsisten menduduki posisi nomor satu merek laundry favorit pilihan masyarakat.

Dalam studi tahunan Brand Footprint, Kantar menggunakan sebuah metode yang disebut: Consumer Reach Point (CRP) untuk mengukur sejauh mana suatu brand berhasil menjangkau konsumen. CRP menggabungkan tingkat penetrasi, yaitu jumlah rumah tangga yang membeli suatu merek, dengan frekuensi pembelian merek tersebut oleh konsumen. 

Dengan kata lain, nilai CRP memberikan gambaran tentang seberapa sering sebuah merek dipilih oleh konsumen. Berdasarkan metode pengukuran tersebut, merek produksi WINGS Care tersebut unggul atas beberapa merek perawatan pakaian dan rumah lainnya selama tujuh tahun terakhir.

Joanna Elizabeth SamuelMarketing Manager SoKlin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat, dari generasi ke generasi, yang telah mempercayakan solusi kebersihan pakaian pada SoKlin, sejak pertama kali merek tersebut hadir di tahun 1980.

“Prestasi ini tentunya menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi menyediakan produk perawatan kebersihan pakaian dan rumah terbaik yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Dedikasi SoKlin terhadap kualitas ada untuk mendukung masyarakat mengawali segala sesuatu dengan bersih. Berawal dari bersih, SoKlin selalu ada menemani setiap langkah keluarga Indonesia,” ujarnya.

Kesuksesan SoKlin mempertahankan posisinya sebagai merek perawatan rumah nomor satu pilihan konsumen tak lepas dari berbagai strategi pemasaran, distribusi, dan berbagai program terbaik yang diinisiasinya. 

Hal ini sesuai dengan filosofi perusahaan ‘The Good Things in Life Should Be Accessible for All’, di mana WINGS Group dan SoKlin senantiasa memberikan segala hal baik, termasuk melalui ketersediaan produk-produk berkualitas tinggi, yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Tingkatkan Transaksi Digital UMKM, BRI KCP Sultan Agung Bekasi Harapan Indah Dilayanan merchant BRI

Published

on

FEM Indonesia, BekasiBank Rakyat Indonesia (BRI) selalu mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus tumbuh. 

Seperti kita ketahui saat ini transaksi perbankan digital juga sudah merambah ke dunia UMKM, misalnya penggunaan layanan transaksi pembayaran lewat EDC maupun QRIS. Oleh karena itu BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sultan Agung Bekasi Harapan Indah memiliki layanan merchant BRI untuk seluruh pelaku UMKM di Kota Bekasi. 

Relationship Manager Funding Transaction BRI KCP Sultan Agung Bekasi Harapan Indah, Shella Jihan Conini menjelaskan, Bank BRI memiliki  group whatsapp komunitas nasabah Merchant. Salah satunya, pengusaha UMKM Gerobak Kopi Bang Raden di Galaxy Bekasi Selatan yang sukses menjalankan usahanya dan sudah memiliki beberapa cabang,

“Seperti pengusaha Pak Arvian ini, kita dari Bank BRI KCP Sultan Agung Bekasi Harapan Indah telah memberikan motivasi  dan edukasi kepada nasabah Merchant BRI yang menjadi pelaku UMKM. Disetiap Bank BRI ada event, kita mengajak untuk mengisi acara dan turut mempromosikan brand usahanya dengan membuka booth.  Di 2024 ini, pastinya Bank BRI slalu ada pertemuan  dengan para pengusaha untuk dibekali pembinaan dan edukasi,” papar Shella. 

Shella menambahkan, syarat jadi Merchant BRI sangat mudah dan cepat. Yakni, usaha tersebut punya rekening tabungan dan giro, punya KTP dan NPWP, nomor handphone dan email, serta surat keterangan usaha, dan dokumen kerja untuk sertifikat kepemilikan dan surat keterangan sewa tempat usaha.

“Buat pengusaha UMKM baik yang kecil maupun yang besar, saat ini diera digital dapat memanfaatkan layanan jadi Merchant BRI untuk memudahkan transaksi masyarakat secara digital. Tidak hanya transaksi tunai, saat ini banyak masyarakat pilih pembayaran yang efisien lewat QRIS dimanapun  melakukan transaksinya,” jelasnya. 

Owner Gerobak Kopi Bang Raden, Arvian Prabawa, menuturkan, pertama kali membuka usahanya pada 2018.  Usaha kopinya 6 tahun lalu dimulai dari berjualan kopi di Gerobak, seperti angkringan dipinggir jalan. Pada akhirnya usahanya bisa berkembang setelah mendaftar menjadi nasabah Merchant BRI.

“Awalnya menjual kopi di gerobak, lama-lama saya belajar untuk mengelola usaha yang baik dan akhirnya usaha perlahan-lahan mulai meningkat. Tak terasa hingga saat ini sudah genap 6 tahun usaha saya tumbuh dan memiliki cabang di Jakarta, Bandung dan Bekasi. Itu semua karena berawal dari kita mengelolanya dengan baik, maka hasilnya akan baik juga,” jelas Arvian. 

Menurut Arvian, di era digital saat ini harus melek  transaksi keuangan digital, sebagai pengusaha, ia juga harus menyediakan layanan keuangan berbasis  digital untuk melakukan transaksi, misalnya layanan transaksi pembayaran lewat EDC maupun QRIS.

“Maka dari itulah, saat era pandemi Covid-19 di 2020, usaha Gerobak Kopi Bang Raden ini  mulai  bekerjasama dengan Bank BRI KCP Sultan Agung Bekasi Harapan Indah dan menjadi member Merchant BRI. Saat itu, semua pengusaha mulai bertransformasi melakukan transaksi digital,” tuturnya. 

Lebih lanjut kata Arvian, terkait pembayaran, dirinya menyadari betul sebagai pelaku usaha yang sudah berkembang memiliki beberapa cabang, dalam sistem pembayaran semua customer lebih senang banyak melakukan transaksi dengan system digital menggunakan QRIS. 

”Semua masyarakat atau customer, saat ini rata-rata sudah memiliki dompet digital. Belanja dimanapun, pembayarannnya menggunakan QRIS, sama halnya di Gerobak Kopi Bang Raden ini, sangat  bermanfaat sekali juga memudahkan semua customer bertransaksi dan kasir tidak perlu repot-repot menyediakan uang kembalian,” tegas Arvian.

Banyak sekali keuntungan bekerjasama  dengan Bank BRI, selalu ada program Cashbacknya dan itu sangat membantu para customer di Gerobak Kopi Bang Raden. Banyak juga yang merupakan  nasabah BRI dan menggunakan QRIS. 

“Penggunaan QRIS membuat trafik penjualan menjadi lebih ramai, setiap hari pelanggan berkunjung trus, kesini,” terangnya. 

Trafik penjualan yang meningkat, sehari pengunjung weekday sekitar bisa 300 transaksi, di saat weekend bisa lebih dari itu. Harga kopi harga mulai Rp23 ribu dengan berbagai varian rasa, ditambah fasilitas yang Instragramable banget, membuat para customer makin betah dan nyaman. Saat ini Gerobak Kopi Bang Raden sudah memiliki cabang di Jalan Agus Salim Bekasi Timur, Galaxy Bekasi Selatan, Gojip Tower Pasar Raya Blok M Jakarta Selatan

“Kesan dan pesannya setelah menjadi nasabah Merchant BRI, saya berharap BRI bisa terus membantu para pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan bisnisnya.  Karena saya dulu merasakan pertama membuka usaha ini adalah dimulai dari Gerobak Kopi seperti angkringan dipinggir jalan. 

“Mencari pinjaman dana agak sulit untuk mengembangkan usaha. Harapan saya, Bank BRI bisa banyak membantu UMKM, apa lagi jika wirausaha pemula pastinya akan membutuhkan permodalan untuk mengembangkan usahanya,” tutup Arvian.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending