Connect with us

Ragam

One Decade Anniversary, Central Park Ingin Jadi Brand Mark Shopping Center Sampai Asia Tenggara

Published

on

FEM Indonesia – Walau saban tahun dalam merayakan hari jadi, Central Park selalu menampilkan fashion, tetapi khusus ulang tahun ke 10 dan Neo Soho Mall yang ketiga, pusat perbelanjaan di Jakarta Barat ini memiliki sesuatu yang istimewa nan menarik. Adalah Project 10 yang merupakan kolarobasi antara ragam acara serta instalasi. Kolaborasi sendiri bakal berlangsung 7 hingga 29 September 2019.

Menurut Assistant Marcomm Manager Central Park dan Neo Soho, Dorothea Amanda ketidaksamaan perayaan hari jadi Central Park kali ini lantaran pihaknya ingin memperlihatkan bahwa pusat perbelanjaan tersebut semakin tahun makin bersinar dengan segala kelebihan yang dimiliki.

“Temanya pasti beda, yakni iridescent atau spektrum yang artinya, bias cahaya bisa dilihat, jadi kayak metalik. Kita mau tunjukan di tahun ke 10 ini, kita makin bersinar, kita makin eye cacthing dibanding mal – mal lain. Selain itu kita juga punya project Ten. Disitu kita ajak 10 partner besar berkolaborasi dalam satu bulan ini untuk merayakan 10 tahun Central Park,” jelasnya.

fashion show di pembukaan satu dekade central park

Ditambahkan, dalam perayaan hari jadi, Central Park selalu mengusung tema yang berkaitan dengan fashion. Terlebih untuk lebih memasyarakatkan brand lokal yang tak kalah dengan produk luar negeri.

“Memang setiap perayaan kita selalu mengusung fashion, tentu dengan mengangkat brand – brand lokal yang kerap hadir di anniversary. Selain brand – brand lokal yang hype dan up raising juga mengikutsertakan tenant – tenant untuk fashion show,” katanya lagi.

Pihaknya juga mengatakan pengunjung saat perayaan satu decade ini akan mengalami peningkatan dari anniversary tahun – tahun sebelumnya. Sehingga Central Park diharapkan tidak sekedar ternama di tanah air namun juga di luar Indonesia.

“Selalu ada, pasti kita mau jadi target pengunjung selalu naik. Untuk sekarang belum bisa bicara karena belum ada angka, ini kan baru berjalan. Namun dari tahun lalu kita selalu ada peningkatan traffic,” urainya.

“Kita ingin jadi pusat perbelanjaan agar orang melihat Central Park selain sebagai pusat hang out semata namun menjadi mal yang memberikan mode – mode terbaru, terdepan dalam memberikan inovasi mode – mode terbaru, ngajak brand – brand dan partner yang hype. Juga pengen jadi selalu yang terdepan, jadi mau brand mark shopping center bukan hanya di Indonesia tapi Asia Tenggara,” sambung Dorothea Amanda.

fashion show di malam pembukaan satu dekade central park

Hal senada diungkapkan Center Director Central Park dan Neo Soho Mall, Pauline Filliani. Secara tertulis Pauline mengatakan bahwa selama sebulan rangkaian program menarik untuk merayakan satu decade Central Park siap memanjakan mata pengunjung setia.

“Yang berbeda dari bulan September di tahun ini tentu saja karena pencapaian satu dekadenya Central Park Mall. Kami menyajikan berbagai acara-acara yang meriah dan akan menghibur para pengunjung Central Park dan Neo Soho Mall seperti keseruan rangkaian acara One Decade sebagai tanda terimakasih kami kepada para pengunjung yang selalu menjadikan Central Park dan Neo Soho Mall sebagai destinasi belanja favorit bagi keluarga hingga sampai saat ini. Kedepannya Central Park dan Neo Soho Mall akan terus berusaha untuk memberikan inovasi terbaru agar tetap menjadi yang utama sebagai pilihan tempat berbelanja di Jakarta,” paparnya.

Disebutkan lagi, perayaan ulang tahun Central Park bertajuk One Decade melalui kolaborasi Project 10 antara lain Local Hype In Collaboration with Gabster Fashion Consulting, Kids Fashion Runway, School Of Design and Modelling, In Fashion: Retail To Runway, Ready To Runway, Imaginary Friends By Liunic, Photography Exhibition In Collaboration with Denny Tjan, Picnic Over Tribeca, Pon Your Tone hingga Warner Music Project In Collaboration with Warner Music Indonesia dengan bintang tamu penyanyi asal Korea Selatan Nive.

Sementara itu selebrasi satu decade telah berlangsung sejak 7 sampai 15 September berlangsung meriah, termasuk saat malam pembukaan dimana selain penampilan karya AMOTSYAMSURIMUDA X Lucky Oetama, Danjyo Hiyoji, Dibba, dan Sav Lavin yang dipandu MC Rian Ibran dan Melissa Karim serta aksi tarik suara Fangtatis featuring Kyriz Boogieman & DJ P-Double. Pula atraksi ribuan tembakan di area Tribeca Park semakin membuat suasana pembuka 10th Anniversary Central Park semakin meriah.

Pun dengan rangkaian Project 10 yang selalu dipenuhi pengunjung setia dan undangan di Laguna Atrium serta Tribeca Park. Semisal Local Hype in Collaboration with Gabster Fashion Consulting yang berlangsung 7 – 15 September dimana brand local seperti Anye, Vercline, ODIVA, Java Active, Core Nation, Joju Projuct, Hoodieku, Socky, 25 Flicks dan sebagainya mengadakan bazaar. Ada pula produk untuk anak pada Kids Fashion Runway di 8 September.

Sedangkan bentuk apresiasi pada desainer muda, Central Park dan Neo Soho Mall menghadirkan School of Design and Modelling pada 12 – 15 September yang berkolaborasi dengan Lasalle College dan Raffles Design Institute. Juga In Fashion : From Retail to Runway pada 12, 14 dan 15 September dimana para tenant menggelar fashion seperti Hush Puppies, MAP Fashion, Coldwear, Adidas, Mac Fashion, Justice dan Kidz Station. Untuk Ready to Runway di 14 September brand local seperti Vercline, Odiva, Hoodieku, dan Anye berunjuk gigi. Juga The Escapade Story karya Andy Yanata dan Jovie Adhiguna yang diikuti penampilan rapper Iwa K dan Sweet Martabak.

Sementara depan panggung di Tribeca Park dijubeli pengunjung saat para artis dari Warner Music Indonesia melalui Warner Music Project in Partnership Warner Music Indonesia menghadirkan penyanyi pada 14 September malam seperti Hanin Dhiya, Trisouls, Andini, Yotari dan Elvan serta bintang tamu asal Korea Nive. Ada pula Photography Exhibition in Collaboration with Denny Tjan yang berlangsung 7 sampai 15 September. Serta aksi komunitas besutan Dipha Barus memamerkan kebisaannya melalui Pon Your Tone pada 8 hingga 15 September.

Pauline Filliani menambahkan bersamaan dengan perayaan satu decade, pihaknya juga memberikan kesempatan untuk memperoleh hadiah menarik kepada pengunjung yang beruntung melalui beberapa program belanja. Semisal Happy 10 Poins pada 7 – 9 September, 10K Dessert di 8 September serta pengundian saban 4 bulan sekali, Extra Rewards Extra Prizes – Grand Prizes Drawing pada 15 September dengan hadiah mobil Lexus UX 250H Luxury, Honda HR-V 1,8 CVT dan hadiah menarik lainnya.

“Program belanja yang masih berjalan dari 9 sampai 29 September yakni Raffle a Decade of Rewarding, dimana pengunjung bertransaksi belanja minimal 1 juta di seluruh tenant Central Park dan Neo Soho Mall memiliki kesempatan untuk mendapatkan 10 buah Samsung Galaxy Note 10 256 GB dengan harga yang lebih terjangkau. Dari harga awal Rp 13.999.000 bisa didapatkan hanya menjadi Rp 5.999.000 saja. Raffle untuk program 10 Raffle A Decade of Rewarding ini akan dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2019 pukul 17.00 WIB di L3A, Neo Soho Mall,” katanya.

Walau perayaan satu decade Central Park yang berkaitan dengan fashion telah berjalan sukses tetapi pihaknya masih memiliki program lain yang tak kalah menarik. Seperti Imaginary Friends by Liunic yang bisa dilihat sejak 8 hingga 29 September di Neo Atrium Neo Soho Mall dan Picnic Over Tribeca in Partnership with Local Taste di 27 – 29 September

“Pameran kesenian Liunic On Things dari karya Marceilla Liunic dengan tema Imaginary Friends untuk mendukung rangkaian anniversary Central Park dan Neo Soho Mall. Sedangkan di Picnic Over Tribeca in Partnership with Local Taste, pengunjung bisa mencicipi lebih kurang 30 macam makanan dan minuman,” imbuh Pauline. [foto : teks : denim]

Bagikan Artikel :
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

Berbagi Pengalaman, Prita Kemal Gani LSPR Luncurkan Biografi 30 Tahun Sebagai Pendidik

Published

on

FEM Indonesia – Bersamaan dengan perayaan Dies Natalis London School of Public Relations atau LSPR ke-30 tahun, wanita pendidik bernama, Prita Kemal Gani meluncurkan biografi.

Buku berjudul: ‘Prita Kemal Gani, 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri, dan Ibu’, ditulis oleh Asteria Elanda, dan diterbitkan oleh Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).

Lewat buku setebal 184 halaman, Prita Kemal Gani membagikan pengalaman hidupnya dalam 10 episode. Antara lain bagaimana memulai membangun LSPR dari nol dengan dua pegawai dan puluhan murid saja, sampai akhirnya bisa meluluskan hampir seratus ribu tenaga terampil di bidang kehumasan, komunikasi, dan bisnis.


“Sejak kecil saya mengagumi sosok seorang guru. Kehadirannya ditunggu, suaranya didengarkan, dan sosoknya dimuliakan. Seorang guru tampil hebat, karena memiliki jawaban dari semua pertanyaan murid-murid di hadapannya,” ujar Prita Kemal Gani dilansir dari siaran persnya, belum lama ini di Jakarta.

Layaknya sebuah biografi, bagian yang menyentuh selalu ditunggu-tunggu pembaca. Antara lain bagaimana ketika LSPR menghadapi cobaan, dan Prita yang memosisikan diri sebagai nakhoda. Saat itu Prita bertindak tegas ‘menurunkan penumpang’ agar kapal tidak terus dijadikan sasaran senjata, dan tetap bisa berjalan.

Sementara di sisi lain, ‘penumpang’ yang diturunkan dipastikan bisa tetap meneruskan hidup di kapal yang berbeda. Tak hanya itu, Prita Kemal Gani juga membagikan pengalaman hidupnya yang berharga, karena memiliki seorang anak bungsu dengan spektrum autisme.

“Raysha adalah permata kehidupan dan guru terbaik saya. Raysha mengajarkan pada saya bahasa komunikasi yang lebih tinggi, yaitu bahasa cinta,” kata Prita yang terus aktif dalam komunitas ini.


Bahkan LSPR mengembangkan diri dengan mendirikan London School Beyond Academy (LSBA). Anak-anak berkebutuhan khusus dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) bisa berkembang di LSBA dengan bimbingan dari tenaga-tenaga profesional. Sehingga anak-anak spesial ini akan bisa berkarya, hidup lebih mandiri, bermasyarakat, dan bahagia. ‘Sebuah Website Kosong’ adalah episode ke-7 dalam biografi ini, yang akan memberikan banyak manfaat untuk orang tua yang memiliki anugerah yang sama. 
Berbagai tanggapan muncul menyambut hadirnya biografi ini. Salah satunya dari Linda Agum Gumelar.

“Sebagai CEO dan Founder LSPR, mbak Prita berperan sebagai seorang tokoh Public Relations di tingkat nasional dan internasional, membuat LSPR terus melangkah maju. Semoga Mbak Prita tidak pernah berhenti dan jangan pernah lelah untuk memajukan pendidikan di Indonesia,” kata Linda.

Artis cantik, Prilly Latuconsina, yang merupakan alumni LSPR, ikut mengungkapkan bahwa ia terinspirasi sosok Ibu Prita Kemal Gani yang memiliki pribadi kuat dan berkarakter. Seorang pemimpin yang dapat memberikan pengaruh besar kepada institusi Pendidikan khususnya dunia Public Relations, seorang visioner dengan pemikiran matang yang dapat membuat keputusan strategis. Ibu Prita memberikan saya semangat besar untuk berkarier dan meraih apa yang saya inginkan sebagai seorang perempuan yang mandiri,” kata Prilly.

Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, salah satu yang ikut senang atas terbitnya biografi ini. “Saya yakin, dengan pengalaman dan kemampuan Ibu Prita Kemal Gani, LSPR akan semakin maju. LSPR juga menjadi kampus yang ramah bagi semua mahasiswanya, termasuk untuk penyandang disabilitas seperti saya. Tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa LSPR adalah kampus yang menerapkan inklusifitas di dalam wilayah kampus,” kata Angkie.

Dengan rendah hati, Prita berharap semoga biografi ini menjadi manfaat bagi masyarakat. LSPR akan terus mengembangkan diri dengan perspektif global, di mana tidak ada lagi sekat antar negara.

“Kami siap masuk ke ruang lingkup dunia, menjadi masyarakat dunia yang saling terhubung dalam semua aspek kehidupan, baik dalam bidang ekonomi, politik, budaya, teknologi, maupun lingkungan,” kata Prita.

Bagikan Artikel :
Continue Reading

Ragam

Lebarkan Edukasi Dunia Website, Niagahoster Rangkul Komunitas

Published

on

FEM Indonesia – Dunia maya dalam kehidupan saat ini bagai sebuah kebutuhan. Untuk itu guna memaksimalkan potensi internet, Niagahoster secara aktif mengadakan event yang memberikan edukasi mengenai dunia website dan digital marketing pada masyarakat umum.

Hal tersebut didasari lantaran sebagai salah satu perusahaan web hosting terbesar di Indonesia mempunyai misi membantu jutaan orang.

“Niagahoster memiliki event-event online yang diadakan di berbagai platform seperti Instagram Live, Zoom, Youtube hingga Telegram, dengan mengangkat topik yang sesuai dengan kebutuhan orang-orang yang mulai bergerak untuk memaksimalkan potensi dunia digital,” kata Head of Brand and Communication Team Niagahoster, Ayunda Zikrina.

Dalam Media Meetup Niagahoster secara daring, Selasa (22/11), Ayunda menambahkan sebagai penyedia layanan web hosting, pihaknya tidak bisa melepaskan diri dari komunitas-komunitas IT yang notabene terdiri dari pengguna aktif layanan web hosting. Selain berkontribusi, juga dapat membantu masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas sehingga berusaha untuk menjalin hubungan baik dan mempererat dukungan dengan berbagai komunitas IT untuk memfasilitasi pengembangan skill dan pengetahuan mengenai website dan dunia digital.

“Berkontribusi dan berkolaborasi dengan komunitas merupakan usaha kami memperluas sayap untuk merangkul berbagai daerah di Indonesia agar semua orang bisa menggunakan teknologi dan website dengan baik. Karena tentunya kami di Niagahoster tidak bisa melakukan hal tersebut sendiri,” jelasnya.

Sementara itu Community Relations Specialist Niagahoster, Sofalul Khazari mengaku dengan terjun langsung ke komunitas, pihaknya dapat berinteraksi langsung dengan para anggota komunitas maupun peserta event yang diadakan oleh komunitas.

“Beberapa dari mereka ada yang baru tertarik untuk masuk ke dunia digital dan mencari insight dari kegiatan komunitas yang mereka datangi. Di situ Niagahoster bersama komunitas yang bersangkutan berusaha membantu kesulitan yang mereka alami,” papar Sofal.

Ditambahkan, sampai November 2022, Niagahoster telah berkontribusi dan mendukung kegiatan beberapa komunitas di Jawa hingga Bali dan Lombok, semisal berbentuk sponsor maupun bertindak sebagai pemateri dalam event yang dilakukan oleh komunitas atau sebagai inisiator acara. Bahkan event tahunan komunitas WordPress Indonesia beberapa waktu lalu, pihaknya membantu menginisiasi.

“Di Niagahoster, pengguna WordPress mencapai 90 persen. Salah satu rahasia WordPress bisa sekuat ini adalah karena dukungan komunitas yang solid. Oleh karena itu Niagahoster ingin mendukung komunitas WordPress juga sebagai bentuk dukungan pada pelanggan dan mendedikasikan waktu lebih untuk membantu pengguna WordPress di Indonesia” ujarnya.

Selain komunitas WordPress, Niagahoster juga berkontribusi langsung pada kegiatan komunitas lain seperti Google I/O, Lombok Dev, Elementor ID dan selanjutnya akan melebar ke komunitas di berbagai kota di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen demi mewujudkan misi perusahaan, serta merupakan dukungan Niagahoster pada pegiat dunia digital. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Bagikan Artikel :
Continue Reading

Ragam

Hari Toleransi, Unilever Indonesia dan Sudah Dong Luncurkan E-booklet Anti Workplace Bullying

Published

on

By

FEM IndonesiaHari Toleransi Internasional 2022, Unilever Indonesia melanjutkan kolaborasi dengan komunitas anti-bullying Sudah Dong dengan meluncurkan e-booklet.

Bertajuk “Sadari, Kenali, Atasi Workplace Bullyingdi tengah semangat peringatan . Panduan yang dapat diakses secara gratis ini ingin mendorong semangat dan komitmen masyarakat untuk memberikan fokus lebih dan melakukan aksi nyata melawan workplace bullying, serta merangkul semakin banyak perusahaan untuk memiliki sistem, struktur dan kepemimpinan yang berpihak pada anti-bullying.

Workplace bullying adalah perilaku yang mengganggu atau menyakiti kesehatan fisik dan mental seseorang dan dilakukan secara terus-menerus dalam bentuk kekerasan verbal, perilaku ofensif, ancaman, mempermalukan, mengintimidasi, hingga menyabotase suatu pekerjaan. Jika dibiarkan, workplace bullying menjadi bentuk intoleransi dan diskriminasi yang membudaya, bahkan dinormalisasi di tempat kerja.

“Toleransi Internasional 2022 menjadi momen yang tepat untuk membangkitkan kesadaran semua pihak untuk menciptakan dunia yang lebih toleran, termasuk mengenai masalah workplace bullying ke masyarakat yang lebih luas,” lanjut Kristy.


Tindak lanjut dan aksi untuk menghentikan budaya yang sangat
toxic ini menjadi semakin penting karena lapangan kerja akan didominasi oleh milenial dan Gen-Z sebagai populasi terbesar di Indonesia, dimana mereka punya kriteria tersendiri dalam memilih tempat kerja,” kata Kristy Nelwan, Head of Communication PT Unilever Indonesia, Tbk.

“The Deloitte Global 2022 Gen-Z and Millennial Survey” melibatkan 14.808 Gen-Z dan 8.412 milenial yang tersebar di 46 negara memperlihatkan bahwa 46% milenial dan Gen-Z di posisi senior memilih untuk menolak pekerjaan di lingkungan yang bertentangan dengan kode etik yang mereka pegang. Selain itu, Gen-Z dan milenial adalah generasi yang sangat mementingkan mental health di tempat kerja.

Survei “Millennials and Generation Z – Making Mental Health at Work a Priority” oleh Deloitte terhadap 23.000 milenial and Gen-Z di 45 negara menunjukkan hampir setengah dari milenial dan 54% Gen-Z melaporkan diskriminasi di tempat kerja karena alasan ras, suku dan gender, dimana hal ini sangat mempengaruhi kecemasan dan mental health mereka saat bekerja.

“Oleh karena itu, menyediakan lingkungan kerja dengan budaya yang positif termasuk bebas bullying dan diskriminasi adalah hal yang perlu diprioritaskan demi terwujudnya angkatan kerja masa depan yang lebih toleran dan inklusif,” tegas Kristy.

E-booklet ini dapat diakses publik secara gratis melalui situs http://www.sudahdong.com/buku-panduan/ dan akan disebarluaskan ke berbagai pihak guna meningkatkan awareness dan menegakkan berbagai kebijakan yang konkret terkait workplace bullying.

Tidak hanya itu, Unilever Indonesia juga secara berkelanjutan menyuarakan pentingnya toleransi melalui program kampanye dan aktivasi internal, seperti kampanye Pentas (Permen Integritas) yang secara kreatif memberikan rasa aman dan nyaman pada karyawan untuk proaktif bersuara terhadap potensi pelanggaran kode etik, diskriminasi dan stigma di sekitar mereka.

Ada pula program ‘Ruang Inklusif’ yang dilaksanakan dalam kemitraan dengan komunitas Toleransi.id. Program ini berbentuk rangkaian dialog bersama sejumlah tokoh inspiratif seperti Lanny Siswandi (Founder Sambal Bu Rudy), Ustaz Arif Nuh Safri (Pemuka Agama, Pengajar & Penggerak Inklusi), Eniya Listiani Dewi (Profesor Riset BRIN-Bidang Teknologi Proses Elektrokimia, President Indonesia Fuel Cell and Hydrogen Energy), Adam Abednego(Co-Founder Menjadi Manusia & Penyintas Bipolar) dan Stevano Ryan Oliver Yap (Penerima Program Beasiswa “Unilead”, beasiswa penuh dari Unilever Indonesia bagi lima penyandang disabilitas) yang berbagi kisah hidup, pengalaman dan stigma yang pernah mereka alami.

Dan sebanyak lebih dari 100 karyawan Unilever dari seluruh Indonesia berpartisipasi aktif dalam dialog yang digelar secara hybrid ini.

Bagikan Artikel :
Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending