Connect with us

Ragam

One Decade Anniversary, Central Park Ingin Jadi Brand Mark Shopping Center Sampai Asia Tenggara

Published

on

FEM Indonesia – Walau saban tahun dalam merayakan hari jadi, Central Park selalu menampilkan fashion, tetapi khusus ulang tahun ke 10 dan Neo Soho Mall yang ketiga, pusat perbelanjaan di Jakarta Barat ini memiliki sesuatu yang istimewa nan menarik. Adalah Project 10 yang merupakan kolarobasi antara ragam acara serta instalasi. Kolaborasi sendiri bakal berlangsung 7 hingga 29 September 2019.

Menurut Assistant Marcomm Manager Central Park dan Neo Soho, Dorothea Amanda ketidaksamaan perayaan hari jadi Central Park kali ini lantaran pihaknya ingin memperlihatkan bahwa pusat perbelanjaan tersebut semakin tahun makin bersinar dengan segala kelebihan yang dimiliki.

“Temanya pasti beda, yakni iridescent atau spektrum yang artinya, bias cahaya bisa dilihat, jadi kayak metalik. Kita mau tunjukan di tahun ke 10 ini, kita makin bersinar, kita makin eye cacthing dibanding mal – mal lain. Selain itu kita juga punya project Ten. Disitu kita ajak 10 partner besar berkolaborasi dalam satu bulan ini untuk merayakan 10 tahun Central Park,” jelasnya.

fashion show di pembukaan satu dekade central park

Ditambahkan, dalam perayaan hari jadi, Central Park selalu mengusung tema yang berkaitan dengan fashion. Terlebih untuk lebih memasyarakatkan brand lokal yang tak kalah dengan produk luar negeri.

“Memang setiap perayaan kita selalu mengusung fashion, tentu dengan mengangkat brand – brand lokal yang kerap hadir di anniversary. Selain brand – brand lokal yang hype dan up raising juga mengikutsertakan tenant – tenant untuk fashion show,” katanya lagi.

Pihaknya juga mengatakan pengunjung saat perayaan satu decade ini akan mengalami peningkatan dari anniversary tahun – tahun sebelumnya. Sehingga Central Park diharapkan tidak sekedar ternama di tanah air namun juga di luar Indonesia.

“Selalu ada, pasti kita mau jadi target pengunjung selalu naik. Untuk sekarang belum bisa bicara karena belum ada angka, ini kan baru berjalan. Namun dari tahun lalu kita selalu ada peningkatan traffic,” urainya.

“Kita ingin jadi pusat perbelanjaan agar orang melihat Central Park selain sebagai pusat hang out semata namun menjadi mal yang memberikan mode – mode terbaru, terdepan dalam memberikan inovasi mode – mode terbaru, ngajak brand – brand dan partner yang hype. Juga pengen jadi selalu yang terdepan, jadi mau brand mark shopping center bukan hanya di Indonesia tapi Asia Tenggara,” sambung Dorothea Amanda.

fashion show di malam pembukaan satu dekade central park

Hal senada diungkapkan Center Director Central Park dan Neo Soho Mall, Pauline Filliani. Secara tertulis Pauline mengatakan bahwa selama sebulan rangkaian program menarik untuk merayakan satu decade Central Park siap memanjakan mata pengunjung setia.

“Yang berbeda dari bulan September di tahun ini tentu saja karena pencapaian satu dekadenya Central Park Mall. Kami menyajikan berbagai acara-acara yang meriah dan akan menghibur para pengunjung Central Park dan Neo Soho Mall seperti keseruan rangkaian acara One Decade sebagai tanda terimakasih kami kepada para pengunjung yang selalu menjadikan Central Park dan Neo Soho Mall sebagai destinasi belanja favorit bagi keluarga hingga sampai saat ini. Kedepannya Central Park dan Neo Soho Mall akan terus berusaha untuk memberikan inovasi terbaru agar tetap menjadi yang utama sebagai pilihan tempat berbelanja di Jakarta,” paparnya.

Disebutkan lagi, perayaan ulang tahun Central Park bertajuk One Decade melalui kolaborasi Project 10 antara lain Local Hype In Collaboration with Gabster Fashion Consulting, Kids Fashion Runway, School Of Design and Modelling, In Fashion: Retail To Runway, Ready To Runway, Imaginary Friends By Liunic, Photography Exhibition In Collaboration with Denny Tjan, Picnic Over Tribeca, Pon Your Tone hingga Warner Music Project In Collaboration with Warner Music Indonesia dengan bintang tamu penyanyi asal Korea Selatan Nive.

Sementara itu selebrasi satu decade telah berlangsung sejak 7 sampai 15 September berlangsung meriah, termasuk saat malam pembukaan dimana selain penampilan karya AMOTSYAMSURIMUDA X Lucky Oetama, Danjyo Hiyoji, Dibba, dan Sav Lavin yang dipandu MC Rian Ibran dan Melissa Karim serta aksi tarik suara Fangtatis featuring Kyriz Boogieman & DJ P-Double. Pula atraksi ribuan tembakan di area Tribeca Park semakin membuat suasana pembuka 10th Anniversary Central Park semakin meriah.

Pun dengan rangkaian Project 10 yang selalu dipenuhi pengunjung setia dan undangan di Laguna Atrium serta Tribeca Park. Semisal Local Hype in Collaboration with Gabster Fashion Consulting yang berlangsung 7 – 15 September dimana brand local seperti Anye, Vercline, ODIVA, Java Active, Core Nation, Joju Projuct, Hoodieku, Socky, 25 Flicks dan sebagainya mengadakan bazaar. Ada pula produk untuk anak pada Kids Fashion Runway di 8 September.

Sedangkan bentuk apresiasi pada desainer muda, Central Park dan Neo Soho Mall menghadirkan School of Design and Modelling pada 12 – 15 September yang berkolaborasi dengan Lasalle College dan Raffles Design Institute. Juga In Fashion : From Retail to Runway pada 12, 14 dan 15 September dimana para tenant menggelar fashion seperti Hush Puppies, MAP Fashion, Coldwear, Adidas, Mac Fashion, Justice dan Kidz Station. Untuk Ready to Runway di 14 September brand local seperti Vercline, Odiva, Hoodieku, dan Anye berunjuk gigi. Juga The Escapade Story karya Andy Yanata dan Jovie Adhiguna yang diikuti penampilan rapper Iwa K dan Sweet Martabak.

Sementara depan panggung di Tribeca Park dijubeli pengunjung saat para artis dari Warner Music Indonesia melalui Warner Music Project in Partnership Warner Music Indonesia menghadirkan penyanyi pada 14 September malam seperti Hanin Dhiya, Trisouls, Andini, Yotari dan Elvan serta bintang tamu asal Korea Nive. Ada pula Photography Exhibition in Collaboration with Denny Tjan yang berlangsung 7 sampai 15 September. Serta aksi komunitas besutan Dipha Barus memamerkan kebisaannya melalui Pon Your Tone pada 8 hingga 15 September.

Pauline Filliani menambahkan bersamaan dengan perayaan satu decade, pihaknya juga memberikan kesempatan untuk memperoleh hadiah menarik kepada pengunjung yang beruntung melalui beberapa program belanja. Semisal Happy 10 Poins pada 7 – 9 September, 10K Dessert di 8 September serta pengundian saban 4 bulan sekali, Extra Rewards Extra Prizes – Grand Prizes Drawing pada 15 September dengan hadiah mobil Lexus UX 250H Luxury, Honda HR-V 1,8 CVT dan hadiah menarik lainnya.

“Program belanja yang masih berjalan dari 9 sampai 29 September yakni Raffle a Decade of Rewarding, dimana pengunjung bertransaksi belanja minimal 1 juta di seluruh tenant Central Park dan Neo Soho Mall memiliki kesempatan untuk mendapatkan 10 buah Samsung Galaxy Note 10 256 GB dengan harga yang lebih terjangkau. Dari harga awal Rp 13.999.000 bisa didapatkan hanya menjadi Rp 5.999.000 saja. Raffle untuk program 10 Raffle A Decade of Rewarding ini akan dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2019 pukul 17.00 WIB di L3A, Neo Soho Mall,” katanya.

Walau perayaan satu decade Central Park yang berkaitan dengan fashion telah berjalan sukses tetapi pihaknya masih memiliki program lain yang tak kalah menarik. Seperti Imaginary Friends by Liunic yang bisa dilihat sejak 8 hingga 29 September di Neo Atrium Neo Soho Mall dan Picnic Over Tribeca in Partnership with Local Taste di 27 – 29 September

“Pameran kesenian Liunic On Things dari karya Marceilla Liunic dengan tema Imaginary Friends untuk mendukung rangkaian anniversary Central Park dan Neo Soho Mall. Sedangkan di Picnic Over Tribeca in Partnership with Local Taste, pengunjung bisa mencicipi lebih kurang 30 macam makanan dan minuman,” imbuh Pauline. [foto : teks : denim]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

Omiyago, “Obat” Kangen Kampung Halaman Lewat Camilan

Published

on

FEM Indonesia – Kendati jajanan kian bervariasi namun penganan ringan tradisional tetap dicari. Selain dapat mengobati kerinduan kampung halaman, menemani kegiatan keseharian, mengkonsumsi makanan ringan juga dipercaya dapat menjadi pemicu semangat.

Untuk merasakan kenikmatan dan sensasi penganan ringan itu pun sekarang tak perlu mudik. Cukup menyambangi pusat camilan tradisional khas Nusantara, Omiyago.

Marketing Manager Omiyago, Ade Kusuma Wardani mengatakan keberadaan pusat camilan tradisional dengan berbagai pilihan ini guna menemani konsumen dalam aktifitas sehari-hari, pun wadah UMKM dari pelbagai daerah untuk mengenalkan produk andalan dengan cita rasa local masing-masing daerah.

“Kami juga berharap camilan dari Omiyago dapat mengobati rasa rindu masyarakat Indonesia terhadap camilan lokal dari berbagai daerah di Indonesia yang belum sempat didatangi secara langsung,” ujarnya seraya menambahkan pemesanan dan pembayaran dapat dilakukan dimana saja melalui ShopeePay.

Ade pun menyebut empat makanan ringan yang kian nikmat jika ditemani minuman favorit seperti Kerupuk Beras Organik (terdapat tiga varian rasa sapi panggang, ayam bawang dan rumput laut), Kue Semprong, Ampyang Jahe dan Makaroni Ubi Cokelat.

“Semua produk Omiyago dapat dipesan langsung secara online tanpa perlu repot bepergian ke luar rumah. Selain itu, nikmati juga voucher cashback hingga 100% untuk setiap transaksi menggunakan ShopeePay selama periode ShopeePay Super Online Deals yang berlangsung pada 15-21 September,” terang Ade. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

FEM Travel

Buka Store Baru, Atmos Gandeng Seniman Yogyakarta

Published

on

By

FEM Indonesia – Sejak pandemi dan adanya aturan ppkm berlangsung hingga kini, Atmos dari Jepang melayani masyarakat secara online.

Kini ppkm dilonggarkan olehbpemerintah RI, Atmos yang menyediakan berbagai sneaker dengan macam produk terkemuka kembali melayani penggemar sneaker secara langsung dengan membuka cabang baru di Plaza Senayan, Jakarta.

Bahkan atas peningkatan permintaan sepatu dan apparel performance melalui online, Atmos Plaza Senayan akan lebih banyak menyediakan produk special dari brand-brand (On Running, Solomon, Hoka, Nike ACG, Adidas).

Dengan menghadirkan konsep desain Infinite Glass stock room dari unsur Indonesia dan Jepang, seperti penggunaan material lokal (natural Rattan) dan elemen bonsai garden. Juga hadirnya dalam store adalh art instalation dari Uji Hahan untuk menunjang akselerasi sneaker culture menjadi lebih unik dan menarik.

Bahkan, Instalasinya dari karya seniman asli dari Kebumen, Jawa Tengah yang tinggal di Yogyakarta bernama Uji Handoko Eko Saputro alias Hahan di store Atmos terdiri dari dua karya. Pertama, ring basket berjudul Only Shooting Blue Chip Artist, lapangan dan bola basket yang berjudul Theorem #1-15. Keduanya merupakan bagian dari pameran tunggal Uji Hahan di tahun 2018, Wall Street Gymnastics.

“Disini kami mengutamakan komitmen Atmos adalah mengembangkan sneaker culture dan lifestyle brands, yang juga berusaha mendukung brand-brand pelaku industri kreatif Indonesia, dengan cakupan online and offline,” kata Marcel Lukman selaku President Director Atmos Indonesia ditemui sejumlah media dipembukaan store Atmos di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (18/8/2021).

Atmos tambah Marcel Lukman, bukan hanya toko offline. Lewat atmos.co.id masyarakat di seluruh Indonesia bisa menjangkau Atmos. “Kami memberikan experience yang kami sebut sebagai 020 (online to offline). Maka tujuan kami membuka toko Plaza Senayan sesudah Plaza Indonesia adalah untuk membuat sneaker culture experience dalam sebuah kesinambungan online dan oflline,” paparnya.

Selanjutnya Marcel menjelaskan bahwa Atmos selalu berupaya untuk memberikan sumbangsih dalam mengembangkan sneaker culture dan street culture di Indonesia yang tak bisa ditemui ditempat lain termasuk sneakernya.

“Kami tidak hanya bekerjasama dengan berbagai brand dan retail yang sudah ada, tetapi juga dengan seniman lokal. Kali ini Atmos berkolaborasi dengan Hahan,” lanjut Marcel. Hahan sendiri adalah seniman asal Yogyakarta, yang dikenal mampu menyampaikan pesan sosial dengan cara yang ringan, seolah memberikan hiburan. Komentar Hahan soal kolaborasi dengan Atmos.

“Bagi saya Atmos cukup penting di movement sneaker dan street culture, dua elemen penting dalam membangun selera dan bahasa visual yang saya kerjakan selama ini. Saya merasa ada kesamaan semangat dan kultur dari Atm os dengan karakter visual dari karya

saya, sehingga kolaborasi ini menjadi semacam tribute bagi budaya yang telah berpengaruh bagi praktik artistik saya. Namun, meskipun karya ini sudah tercipta sejak tahun 2018, saya harus menyesuaikan kembali cara display dan juga komposisi karyanya, supaya sesuai dengan konteks ruang di mana karya ini dipamerkan. Untuk penyesuaian teIsebut kira-kira prosesnya satu bulan,” papar Hahan.

“Walaupun international brand, tapi Atmos mencintai dan amat mendukung brand-brand serta pelaku industn’ kreatif Indonesia. Kami selalu berusaha untuk memasukan elemen dan unsur-unsur Indonesia dalam desain dan aktivitas yang kami buat,” tambah Marcel.

Atmos di Indonesia telah memiliki penggemar tersendiri. Sneakerhead selalu menunggu-nunggu koleksi-koleksi terbaru dari toko retail sneakers dan streetwear ternama asal Jepang yang berbasis di Tokyo ini. Atmos selalu dicari para penggemar sneakers, terutama rare sneakers. Atmos adalah gabungan athleisure dan outdoor lifestyle. Sneakers memang telah menjadi ikon fashion baru, tidak hanya untuk statement penampilan, tetapi juga sebagai benda berharga untuk dikoleksi.

Perkembangan fenomena ini menjadi latar belakang Atmos, yang didirikan oleh Hidefumi Hommyo yang dimulai sebagai toko retail kecil di jalan Ura-Harajuku di Tokyo.

Seiring dengan perkembangan gaya hidup, Atmos memperluas cakupannya dengan membuka toko di Tokyo, Osaka, New York City, dan Seoul. Dilanjutkan, pada tahun 2018, Atmos membuka internasional flagship store di kawasan Asia Tenggara di kota Bangkok, Thailand.

Continue Reading

Ragam

Aurora Nia Holm, Namanya Kembali Masuk A-List ‘Indonesia’s Top 100 Lawyer’

Published

on

By

FEM Indonesia – Berpengalaman diberbagai layanan hukum termasuk menangani merger dan akuisisi, usaha patungan, pembiayaan, pasar modal, dan kasus investasi asing. Serta sejumlah transaksi lintas batas di Asia Tenggara dan sejumlah startup dan pelaku industri teknologi di tanah air.

Nama pengacara muda milenial, Aurora Nia Holm kembali masuk ke A-List di ‘Indonesia’s top 100 lawyers’ versi ‘Asia Business Law Journal’ yang risetnya sejak 2018 silam.

Sebagai informasi, untuk dapat masuk ke dalam pengacara A-List Indonesia, seseorang tak hanya memiliki pengetahuan hukum yang mendalam, tetapi harus menjadi seorang pengacara yang responsif.

“Menjadi pengacara merupakan pekerjaan yang menantang karena pengacara profesional selalu dituntut untuk memberikan solusi terbaik bagi kliennya. Untuk menjadi pengacara yang luar biasa, Anda juga perlu memahami masalah klien, dan menjadi orang yang dapat diandalkan dan dipercaya,” ujar Aurora Holm, baru-baru ini di Jakarta.

Pengalaman Aurora yang paling menonjol termasuk keterlibatannya dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia dalam mengembangkan kerangka hukum dan peta jalan perdagangan elektronik (e-commerce) negara. Ia juga pernah bekerja dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Co-founder Kyora Law Firm ini juga dengan keahlian luas di bidang hukum perusahaan di Indonesia dan Singapura, khususnya di industri teknologi.

“Saya berharap dengan penghargaan seperti Indonesia’s Top 100 Lawyers ini dapat terus menambah semangat para advokat Indonesia untuk dapat memberikan solusi terbaik bagi kliennya. Selain itu, saya juga berharap di masa depan akan lebih banyak lagi advokat perempuan muda yang energik serta memiliki wawasan hukum yang luas, khususnya di industri teknologi,” katanya.

Masik di antara A-List Indonesia’s Top 100 Lawyers menjadikannya salah satu pengacara perempuan termuda yang diakui dalam daftar bergengsi ini. Pada tahun 2020, dia berhasil masuk ke daftar yang sama untuk kedua kalinya. Hingga sekarang, ia kembali masuk ke daftar yang sama untuk ketiga kalinya.

Tentang Indonesia’s Top 100 Lawyers

A-List adalah daftar pengacara berdasarkan riset yang dilakukan oleh Asia Business Law Journal. Untuk mengidentifikasi 100 pengacara terbaik di Indonesia, Asia Business Law Journal menghubungi ribuan penasihat hukum internal di Indonesia dan di seluruh dunia serta mitra di firma hukum internasional dan meminta mereka untuk memberi tahu kami pengacara mana yang harus lolos.

Daftar terakhir mencerminkan nominasi yang diterima dikombinasikan dengan tim editorial Asia Business Law Journal yang berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam mendokumentasikan dan menganalisis pasar hukum Indonesia.

Berikut ini daftar lengkap 100 pengacara top Indonesia 2021 versi Asia Business Law Journal:

1. Bono Daru Adji (Assegaf Hamzah & Partners
2. Lia Alizia (Makarim & Taira S)
3. Miriam Andreta (Walalangi & Partners)
4. Ignatius Andy (Ignatius Andy Law Office)
5. Arie Armand (Armand Yapsunto Muharamsyah)
6. Ahmad Fikri Assegaf (Assegaf Hamzah & Partners)
7. Ibrahim Sjarief Assegaf (Assegaf Hamzah & Partners)
8. Ivan Ferdiansyah Baely (IABF)
9. Wahyuni Bahar (Bahar)
10. Theodoor Bakker (ABNR)
11. Tony Budidjaja (Tony Budidjaja Lawyers)
12. Tjahjadi Bunjamin (Hiswara Bunjamin & Tanjung)
13. Bagus Nur Buwono (Bagus Enrico & Partners)
14. Michael Carl (SSEK Legal Consultant)
15. Oscar Damarjati (Hendra Soenardi)
16. Iqbal Darmawan (HHP)
17. Melli Darsa (Melli Darsa & Co)
18. Agus Ahadi Deradjat (ABNR)
19. Luke Devine (HHP)
20. Chandrawati Dewi (ABNR)
21. Mita Djajadiredja (HHP)
22. Ira Eddymurthy (SSEK Legal Consultant)
23. Fransisca (Makes & Partners)
24. Mohamed Idwan Ganie (Lubis Ganie Surowidjojo)
25. Daniel Ginting (Ginting & Reksodiputro)
26. Bonie Guido (Guido Hidayanto & Partners)
27. Indri Pramitaswari Guritno (HHP)
28. Iqbal Hadromi (Hadromi & Partners)
29. Tarsis Halilintar (Ginting & Reksodiputro)
30. Chandra Martha Hamzah (Assegaf Hamzah & Partners)
31. Al Hakim Hanafiah (Dentons HPRP)
32. Dianyndra Kusuma Hardy (Suhardi Somomoeljono & Associates)
33. Andreas Hartono (Andreas, Sheila & Partners)
34. Stefanus Haryanto (Adnan Kelana Haryanto & Hermanto)
35. Eddy Hendra (Hendra Soenardi)
36. Irawati Hermawan (Hermawan Juniarto & Partners)
37. Bintang Hidayanto (Guido Hidayanto & Partners)
38. Iril Hiswara (Hiswara Bunjamin & Tanjung)
39. Rahayu Ningsih Hoed (Makarim & Taira S)
40. Aurora Nia Holm (Kyora Law)
41. Zacky Zainal Husein (Assegaf Hamzah & Partners)
42. Pheo Hutabarat (Hutabarat Halim & Partners)
43. Arie Hutagalung (Arie Hutagalung & Partners)
44. Hotman Paris Hutapea (Hotman Paris & Partners)
45. Enrico Iskandar (Bagus Enrico & Partners)
46. Prudence Jahja (Januar Jahja & Partners)
47. Darrell Johnson (SSEK Legal Consultant)
48. Cornel Juniarto (Hermawan Juniarto & Partners)
49. Andi Kadir (HHP)
50. Mohamad Kadri (Guido Hidayanto & Partners)
51. Freddy Karyadi (ABNR)
52. Andy Kelana (Adnan Kelana Haryanto & Hermanto)
53. Herry Kurniawan (ABNR)
54. Emir Kusumaatmadja (Mochtar Karuwin Komar)
55. Justisiari Kusumah (K & K Advocates)
56. Rio Lassatrio (LHBM Counsel)
57. Eddy Marek Leks (Leks & Co)
58. Vincent Ariesta Lie (Makarim & Taira S)
59. Todung Mulya Lubis (Lubis Santosa & Maramis)
60. Daru Lukiantono (HHP)
61. Yozua Makes (Makes & Partners)
62. Insan Budi Maulana (Maulana & Partners)
63. Giovanni Mofsol Muhammad (Dentons HPRP)
64. Ratih Nawangsari (Oentoeng Suria & Partners)
65. Putu Raditya Nugraha (UMBRA)
66. Emir Nurmansyah (ABNR)
67. Pramudya Oktavinanda (UMBRA)
68. Sugianto Osman
69. Luhut Pangaribuan (Luhut Marihot Parulian Pangaribuan)
70. Soenardi Pardi (Hendra Soenardi)
71. Denny Rahmansyah (SSEK Legal Consultant)
72. Robert Reid (Soemadipradja & Taher)
73. Harun Reksodiputro (Ginting & Reksodiputro)
74. Abdul Haris Muhammad Rum (AHRP)
75. Johannes Sahetapy-Engel (AKSET Las)
76. Kirana Diah Sastrawijaya (UMBRA)
77. Iwan Setiawan (Makes & Partners)
78. Leoni Silitonga (Roosdiono & Partners)
79. Kemalsjah Siregar (Kemalsjah & Associates)
80. Tasdikiah Siregar (TNB & Partners)
81. Zippora Siregar (Siregar & Djojonegoro)
82. Rahmat Soemadipradja (Soemadipradja & Taher)
83. Dyah Soewito (SSEK Legal Consultant)
84. Suhardi Somomoeljono (Suhardi Somomoeljono & Associates)
85. Jonathan Streifer (SSEK Legal Consultant)
86. Timur Sukirno (HHP)
87. Arief Tarunakarya Surowidjojo (Lubis Ganie Surowidjojo)
88. Gunawan Suryomurcito (Rouse)
89. Hafzan Taher (Soemadipradja & Taher)
90. Christian Teo (Christian Teo & Partners)
91. Abadi Abi Tisnadisastra (AKSET Law)
92. Rambun Tjajo (Tjajo & Partners)
93. Fred Tumbuan (Tumbuan & Partners)
94. Jennifer Tumbuan (Tumbuan & Partners)
95. Michael Twomey (SSEK Legal Consultant)
96. Luky Walalangi (Walalangi & Partners)
97. Linda Widyati (Linda Widyati & Pusponegoro)
98. Widyawan (Widyawan & Partners)
99. Frans Winarta (Frans Winarta & Partners)
100. Ary Zulfikar (AZP Legal Consultant)

Continue Reading

Trending