Connect with us

Berita Movie & TV

“Perempuan Tanah Jahanam’, Film Horor Terbaru Garapan Joko Anwar

Published

on

FEM Indonesia – Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, BASE Entertainment, dan RAPI Films meluncurkan teaser poster film ‘Perempuan Tanah Jahanam’.

Film yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar ternyata telah dipersiapkan sejak sepuluh tahun lalu akan segera hadir di tahun 2019.

Film ini adalah satu dari tiga film yang dipersiapkan oleh Joko Anwar berkolaborasi dengan keempat perusahaan film tersebut.

Setelah sebelumnya sudah dikeluarkan still photo dari film, “Perempuan Tanah Jahanam” mengeluarkan teaser poster yang memberikan gambaran akan seramnya film tersebut. Di poster terlihat Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail dengan muka yang menyeramkan.

Terlihat juga sosok Christine Hakim melihat dengan tatapan misterius. Film ini menjadi film horor pertama Christine Hakim setelah lima dekade berkarya.

Menurut Joko Anwar, Syuting sebagian besar dilakukan di sebuah desa,  yang benar-benar terisolasi dan sulit diakses. Tim produksi Perempuan Tanah Jahanam membuka jalan untuk bisa masuk ke desa tersebut.

“Karena dibutuhkan waktu yang lama dengan medan yang sulit untuk mencapai desa tersebut, akhirnya diputuskan bahwa kru dan pemain menginap di desa tersebut selama syuting. Para penduduk desa sangat hangat menyambut dan membantu proses syuting, bahkan para penduduk beramai-ramai masak setiap hari untuk para kru dan pemain. Tim produksi membangun beberapa kamar mandi dan toilet yang juga digunakan oleh penduduk,” ujar Joko Anwar melalui keterangan siaran persnya pada har Kamis (1/7/2018).

Selain beberapa nama yang sudah dikenal, jajaran pemain juga berisi beberapa pemain baru yang baru pertama kali berakting dalam sebuah film. Pencarian pemain dilakukan di lokasi-lokasi tempat syuting, termasuk di desa-desa sekitar Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Ijen, dan Banyuwangi.

Selain empat aktris tersebut, film “Perempuan Tanah Jahanam” juga dibintangi Ario Bayu, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, Abdurahman Arif, Mian Tiara, Eka Nusa Pertiwi, Aghniny Haque, Arswendy Bening Swara, Ramadhan Al Rasyid, dan Ical Tanjung.

Film rencananya akan tayang 17 Oktober 2019. Penasaran?

Tentang Ivanhoe Pictures

Ivanhoe Pictures adalah perusahaan yang membiayai dan memproduksi film dan televisi yang dibentuk pada akhir tahun 2013. Berkantor pusat di Los Angeles, New York, dan Beijing, dengan kantor cabang afiliasi di Singapura dan London. Pada tahun 2017, Ivanhoe merger dengan Sidney Kimmel Entertainment, perusahaan pembiayaan & produksi film di Los Angeles dan membentuk SK Global. Namun, merger ini tetap mempertahankan label Sidney Kimmel Entertainment dan Ivanhoe Pictures masing-masing dengan marketnya sendiri.

Ivanhoe mengembangkan dan memproduksi konten untuk pasar global dengan membentuk sejumlah kemitraan penting untuk membuat film-film berbahasa lokal di China, India, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, dan Amerika Latin.

Salah satu portofolio terbaru Ivanhoe adalah film komedi romantis Crazy Rich Asians. Film yang diangkat dari novel laris karya Kevin Kwan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ivanhoe dengan Warner Bros dan Color Force.

Movie & TV

Rasy Alrizky Jadi Anak Milenial Idialis Ambisius di Film Bisikan Gaib

Published

on

Featured Video Play Icon

FEM Indonesia – Anak muda milenial, Rasy Alrizky sempat ga percaya terpilih menjadi salahsatu bintang yang akan main di film berjudul ‘Bisikan Gaib’.

Rasy Alrizky merupakan pendatang baru yang diplot sebagai anak muda idialis, ambisius dalam menginginkan sesuatu. Padahal perannya itu diakui sangat berbeda yang pribadinya yang asli yang pemalu dan pernah serba minder

Namun Film yang disutradarai Tarmizi Abka ini, kini menjadi tantangan bagi Rasy untuk menunjukan bakat aktingnya yang digali secara serius sembari ber sekolah di bangku SMU di Jakarta.

Dalam film ketiga bagi Rumah Tujuh Produksi ini, Rasy memerankan sosok anak muda yang memiliki imaginasi seperti pengalaman hidup yang pernah dialaminya, yakni berkawan dengan mahluk gaib beranam Bred. Bred kata Rasy, suka main bareng, bercanda dan bahkan makan bareng.

Film rencananya mulai syuting pada Desember 2019 dan Rasy telah mempersiapkan dengan serius belajar pendalaman aktingnya di Rumah Tujuh Produksi.

Continue Reading

Movie & TV

Chiara Aurelia, Mainkan Peran Ganda di Film Bisikan Gaib

Published

on

Featured Video Play Icon

FEM Indonesia – Artis pendatang baru Chiara Aurelia, namanya bakal bersinar lantaran didapuk menjadi pemeran utama di film “Bisikan Gaib”.

Di film yang akan memulai syuting bulan Desember 2019 ini, Chiara akan berakting ganda saat belia dan dewasa. untuk menjadi pemeran utama dalam film, Chiara yang juga host program jalan-jalan di tv ini harus banyak belajar akting untuk mendalami perannya itu.

Gadis cantik kelahiran Jakarta 2 Februari 1996 ini mengaku senang bisa bekerjasama dengan PH Tujuh Rumah Produksi yang katanya menjadi tau dan paham apa arti sebuah pelajaran tentang hidup,menghargai usaha dan pengorbanan sebagai bekal meraih karir sebagai aktris berbakat kelak.

simak obrolan dan pengalaman karirnya Chiara secara ekslusif saat menjalani pendalaman perannya dan sesi pemotretan untuk film Bisikan Gaib di Rumah Tujuh Produksi.

Continue Reading

FEM VIDEO

Iva Putri Main Film “Bisikan Gaib” Jadi Anak Indigo

Published

on

Featured Video Play Icon

FEM Video – “Tu7uh Rumah Produksi” yang menggarap film-film layar lebar, kembali mengumumkan salah satu pemainya yang main di film garapanya terbaru berjudul “Bisikan Gaib” 

Adalah “Iva Putri” dari Palu Sulawesi Tengah yang pernah mengalami trauma gempa- tsunami di Palu, Iva kini mulai bisa pulih dan kembali menekuni bakatnya di dunia akting secara serius. Padahal, Iva mengaku pernah trauma takut keluar rumah dan tak mau mengikuti kegiatan apapun sejak itu. Namun saat ini, kepercayaan Iva sudah timbul kembali berkat dorongan ornav tuanya dan siap kembali menerjuni dunia hiburan denvan langsung main film layar lebar berperan sebagai Tiara kecil yan.

Sebagai aktris cilik pendatang baru, ini merupakan film kedua bagi Iva setelah membintangi film dokumenter bertajuk ‘Bumi Tadulako’ yang mengisahkan pasca gempa dan tsunami di Palu. Ikon ‘Batik Indonesia’ untuk kategori B (diatas usia 8 tahun) ini kini mulai menyukai sepenuhnya di seni peran dan modeling.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending