Connect with us

NASIONAL

Putus Sebaran Covid 19, Tim Pengabdian Masyarakat UI Sosialisasikan Konsep 5R di Masjid

Published

on

FEM Indonesia – Ragam cara untuk memutus penyebaran virus corona yang hingga kini masih menjadi pandemic di seluruh dunia. Salah satunya di masjid. Sebagai tempat yang selalu didatangi umat untuk melakukan ibadah shalat 5 waktu, masjid dianggap sebagai lokasi riskan akan penyebaran Covid 19.

Untuk itu, belum lama berselang, kolaborasi mahasiswa, dosen dan DPPM Universitas Indonesia melalui Tim Pengabdian Masyarakat UI Go Green menyebarluaskan ide pencegahan penyebaran virus ini di masjid dengan sosialisasi konsep 5R dan pendistribusian perlengkapan kebersihan. Uniknya penyebaran informasi tersebut dilakukan beberapa mahasiswa dari ragam fakultas yang tergabung dalam tim ini di kampung halamannya.

Ketua Pengabdian Masyarakat UI Go Green, Niken Pramanik menyatakan bahwa aktifitas sosialisasi konsep 5R yang dijalankan ini merupakan implementasi dua webinar pada awal Oktober dan pertengahan Desember 2020 yang seharuskan dilakukan di masjid Depok.

“Pandemi ini menyebabkan kegiatan tersebar di beberapa daerah, sesuai dengan daerah asal mahasiswa,” ujarnya.

Niken menambahkan sosialisasi berkonsep 5R cocok diterapkan pada masjid. Pasalnya 5R yakni ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin selalu dikedepankan jamaah yang akan melaksanakan ibadah. Hal ini diakui trainer dan konsultan konsep 5R, Aang Hudaya yang menjadi nara sumber di kedua webinar tersebut.

“Kaitannya di tempat ibadah, saya kira ini sangat sederhana konsepnya. Hanya saja perlu konsistensi dan keistiqomahan, baik dari pengelola masjidnya, jamaah masjidnya atau siapa pun yang datang ke masjid,” jelas Aang.

Ia bahkan menilai konsep 5R yang diadaptasi dari 5S ini tetap dapat dijalankan di masjid. Terlebih jika tidak ada kesadaran dari para jamaah. Sebab itu Aang mengimplementasikan lewat 7 tahapan yaitu pelatihan, pembentukan tim 5R, standardisasi, sosialisasi, implementasi, monitoring dan peninjauan standar.

“Sebelum dan sesudah pandemi Covid-19, masjid pun sudah mengalami masalah kebersihan dan kerapian, di antaranya adalah fasilitas yang kotor dan bau, sampah sandal jemaah yang tidak tertata, fasilitas yang tidak memadai dan lain sebagainya,” ucap Aang lagi.

Selain itu guna mensosialisasikan konsep 5R lebih dekat sekaligus mempraktekkan, Tim Pengabdian Masyarakat UI membagikan masker serta perlengkapan kebersihan pada pewakilan masjid di Jakarta, Probolinggo, Lombok dan Palembang. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

NASIONAL

Baim Wong Maju di Pilgub Jawa Tengah Gandeng Crazy Rich, Joko Suranto

Published

on

By

FEM Indonesia – Selebritas Baim Wong akhirnya menegaskan bahwa dirinya siap mendampingi Joko Suranto sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Tengah di Pilkada Jateng 2024.

Baim Wong juga mengatakan kesiapanya jika dibutuhkan. Pasalnya, Joko Suranto ungkap Baim adalah sosok yang tepat dan sangat dibutuhkan warga Jawa Tengah sebagai pemimpin.

“Bapak Joko Suranto ini baik dan gemar berbagi kebaikan, sedekah, dan sebagainya,” beber Baim Wong. Suami dari Paula Verhoeven ini juga menambahkan, ada tiga alasan utama mengapa Joko Suranto sangat layak memimpin Jawa Tengah. 

Pertama, Joko Suranto dikenal berhati baik dan filantropis. Kedua, ia adalah pengusaha yang ulet dan tidak korupsi. Ketiga, Joko Suranto pro semua program Presiden Jokowi, yang saat ini memiliki tingkat kepuasan masyarakat Indonesia yang sangat tinggi.

Diketahui, sosok Joko Suranto dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan, dan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai proyek sosial yang didanai dari kantong pribadinya.

Joko juga membangun Taman JOSS yang ditengok oleh Baim Wong, dan diharapkan bermanfaat bagi warga setempat memiliki tempat rekreasi yang aman dan nyaman.

Continue Reading

NASIONAL

Disdik Depok Apresiasi Sukses MPLS 2024 Kolaborasi PWI di 34 SMPN Depok

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang diadakan di 34 SMPN di Depok telah berjalan sukses dan lancar. 

Atas keberhasilan ini, Dinas Pendidikan Depok mengapresiasi kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Depok, dalam memberikan materi bijak dalam penggunaan media sosial.

Selama tiga hari pelaksanaan, para anggota PWI memberikan materi yang telah disiapkan sebelumnya untuk memberikan pemahaman kepada para siswa SMPN dan menugaskan masing-masing dua orang di setiap sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Sutarno menyampaikan terima kasih  dan apresiasinya yang tak terhingga kepada PWI atas kolaborasi program perdana MPLS Tahun Ajaran 2024 – 2025 yang dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Saya mengamati pelaksanaan pada hari pertama sampai hari ketiga, sangat luar biasa dapat berjalan dengan baik dengan memberikan hal-hal yang positif antara PWI dan Disdik. Namun, kolaborasi ini seharusnya tidak hanya satu kali, melainkan harus terus berkelanjutan,” ujar Sutarno dikawasan Margonda, Depok, Rabu ( 17/7).

Sutarno menambahkan bahwa kolaborasi antara Disdik, sekolah, dan wartawan harus terus berlangsung untuk memberikan edukasi literasi yang lebih baik kepada siswa. Selain MPLS, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan, seperti pelatihan cara menulis sesuai kode etik oleh para wartawan kepada siswa.

“Kita harus bersama-sama menjalin komunikasi dengan para guru, Disdik, dan wartawan agar bisa dilihat oleh anak-anak kami dimana sekarang ini era digital. Wartawan dapat berperan sebagai guru yang memberikan pelajaran tentang literasi,,” tambah Sutarno.

“Saya harap dalam hal ini, kita dapat bekerjasama untuk mewujudkan hal-hal yang positif kedepannya dan meningkatkan literasi di kalangan siswa,” tutup Sutarno.

Continue Reading

NASIONAL

Kepala Sekolah SMPN 12 Depok, Apresiasi “Bijak Bermedsos” Kolaborasi PWI 

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Awali masa sekolah jenjang SMPN tahun ajaran baru 2024/2025 yang dimulai pada Senin, 15 Juli 2024 dilaksanakan MPLS bagi siswa baru selama 3 hari, pada 15 16 dan 17 Juli 2024. 

Kegiatan MPLS digelar Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016, dan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP). Dalam MPLS 2024 ini, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengandeng PWI Kota Depok, Polrestro Depok dan TNI untuk memberi materi motivasi. 

Dalam MPLS tahun ini, PWI Kota Depok menerjunkan 24 wartawan sebagai pemateri MPLS di 34 SMPN di Kota Depok selama 3 hari. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Depok, Sumarno, MPd mengatakan MPLS akan dilaksanakan serentak di 34 SMP Negeri selama 3 hari (15-17 Juli 2024).

“Pematerinya bukan hanya dari pihak sekolah, tetapi melibatkan Kodim, Polres, Kesbangpol, Impresia, dan PWI untuk memberikan pembekalan di tiap sekolah selama MPLS kepada siswa didik baru,” ujar Sumarno.

Ket foto: kepsek SMPN 12 Depok dan PWI Depok

MPLS tahun ini, pihaknya melibatkan PWI Kota Depok dengan harapan tumbuh budaya positif bagi siswa baru dalam berliterasi digital dan pentingnya memahami etika bermedia sosial. Sekaligus dapat mengembangkan kemampuan menulis siswa.

“Kenapa PWI, karena mereka yang kompeten untuk menyampaikan materi tersebut, sebab peran jurnalis bukan hanya menulis berita, tapi juga memberi edukasi. Jurnalisme juga senapas dengan program Merdeka Belajar. Yakni, berpikir kritis dan mampu menganalisis serta menyajikan informasi dengan benar,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Disdik Kota Depok, Sutarno menegaskan, ini kali pertama Disdik Kota Depok mengandeng PWI Kota Depok untuk terlibat sebagai guru dihadapan para siswa baru SMPN.

“Selama ini, kan wartawan itu berkerja meliput dan mewawancarai. Nah, kami ajak para wartawan untuk mencoba sebagai guru. Semoga bisa ya, tapi saya yakin bisa kok. Para wartawan PWI Kota Depok itu sudah kompeten semua. Saya apresiasi para wartawan PWI Kota Depok yang bersedia menyajikan ilmunya ke para siswa baru SMPN, sehingga tentunya dapat memotivasi,” papar Sutarno. 

Kepala Sekolah SMPN 12, Muawanah mengapresiasi kehadiran PWI Depok di MPLS untuk peserta didik barunya pada hari Selasa 16 Juli 2024.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada PWI Depok yang mengingatkan kepada generasi penerus bangsa agar bijak dalam penggunaan media sosial. Kemudian anak-anak siswa kami paham akan penggunaan hape secara positif bukan hanya untuk bermain games ataupun kesenangan,” ujar Muawanah.

Kepsek yang akrab disapa Ibu Mamu ini juga berharap PWI Depok bisa bekerjasama terus dengan pihak sekolah sekolah dan tak berhenti hanya di MPLS saja.  “Karena memang anak-anak ini di tahun 2045 nanti pada saat Indonesia emas yang akan mengisi dan yang akan menjadi pemimpin dan menjadi orang-orang hebat nantinya dan dari sekarang harus dipersiapkan sebagai generasi yang berkarakter,” harapnya.

PWI pada hari kedua MPLS di sekolah SMPN 12, PWI Depok mengirimkan dua wakilnya yaitu, Musa Sanjaya yang menjabat sebagai ketua bidang Seni & Budaya dan Wandi anggota PWI menjadi narasumber pemberi materi tentang bijak bermedsos yang disambut antusias peserta didik baru.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending