Connect with us

Music

Raih One Hit Wonder, Firman Seperti Tak Bisa Lepas dari “Kehilangan”

Published

on

FEM Indonesia – Seperti takdir, penyanyi Firman Siagian sepertinya tak bisa lepas dari single hitsnya “Kehilangan” yang pernah membesarkan namanya.

Meski lagu dirilis sejak tahun 2009 silam, ternyata masih banyak penggemarnya sampai sekarang. Kemanapun Firman manggung, lagu itu yang selalu jadi idola penonton.

Menurut Firman, saat belum punya hits, ia menginginkan “One Hit Wonder” atau sebuah lagu yang membuat orang mudah mengingatnya. Namun, di sepanjang karirnya, ia tak ingin berlama-lama menyandang predikat penyanyi “One Hit Wonder”.

“Jadi, predikat ‘One Hit Wonder’ itu akan jadi sesuatu yang diinginkan saat kita belum mencapai itu. Dulu waktu masih berjuang, eh ‘One Hit Wonder’, syukur-syukur bisa. Gue mau tuh. Tapi setelah sudah merasakan, yah jangan dong, gue pengen lagi,” tutur Firman Siagian lewat konten “Temen NAGASWARA” yang diupload di Channel YouTube NAGASWARA FM Radiotemen.

Single “Kehilangan” tambah Firman, bisa dibilang sebagai pembuka pintu suksesnya di industri musik. Padahal, Firman pernag merilis single dengan beragam genre. Firman juga pernah mengisi kekosongan vokal band rock, The Fly dan terakhir di ST12. “Ya, gue merasa bukan cuma bisa menyanyi lagu ‘Kehilangan’,” sangkal Firman.

Bersama Nagaswara, Firman tercatat sudah merilis delapan buah lagu, termasuk dua lagu duet. Terakhir, ia baru merilis single “Kamu Jahat” karya Yogi RPH. Di lagu tersebut Firman mencoba tampil ngerock n roll dengan konsep musik era 60-an.

“Berkarya terus. Meski pun gue mendapatkan konsekuensi macam-macam. Khususnya penyuka lagu ‘Kehilangan’, atau lebih luasnya lagi penyuka lagu genre Melayu, mereka akhirnya menghujat gue. Eh Firman, lu dibesarkan sama ‘Kehilangan’, sama Melayu,” tegas penyanyi asal Balige, Sumatera Utara

Music

Dengan “Semesta”, Ungkapan Spesial Fitri Carlina di Bulan Puasa

Published

on

FEM Indonesia – Menyanyikan lagu religi bagi pedangdut ABG Tua, Fitri Carlina itu berbeda dari lagu-lagu reguler yang biasa ia nyanyikan.

Selain itu, lagu religi juga menjadi media untuk introspeksi diri, menghadirkan pesan yang baik dan belajar. Seperti singel religi terbarunya berjudul Semesta.

“Menyanyikan lagu religi aku jadikan momen untuk melakukan introspeksi diri, menjadi orang yang lebih baik lagi,” kata Fitri Carlina dikutip dari Nagaswara News belum lama ini.

Menjelang Ramadan tahun ini, istri dari pilot Hendra Sumendap resmi merilis single religi “Semesta”. Lagu ciptaan Wishnu Aji, kata Fitcar memiliki makna mendalam terkait hubungan sang makhluk, alam raya dan Sang Khaliq.

“Lagu ini sangat spesial buat aku. Apa yang sudah aku jelani selama ini, secara langsung atau tidak langsung, sepenuhnya didukung oleh semesta. Lagu ini sebagai wujud syukur aku atas segala karunia Allah SWT,” paparnya.

“Semesta” bagi Fitcar diharapkan dapat menemani perjalanan ibadah umat Islam selama bulan Ramadan kali ini. Dan memiliki makna luas, apalagi jika dihubungkan dengan kondisi dunia yang masih berada dalam kondisi wabah.

“Maknanya luas sekali lagu ini. Bagaimana pun keadaan yang tengah kita jalani, harus selalu disyukuri. Aku berharap lagu ini bisa menjadi salah satu irama dan lirik yang menemani kita menjalani ibadah Ramadan kali ini,” tandas pemilik nama asli Fitri Dian Puspita.

Continue Reading

Music

Jadi Juri Nyayur RDI FM, Band Nirwana : Satu Kehormatan!

Published

on

FEM Indonesia – Band Nirwana, rencananya akan menjadi juri dalam acara final program familiar bertajuk “Nyayur” atau “Nyanyi Yuk di RDI FM”.

Jadi juri, menjadi satu kehormatan bagi grup yang beranggotakan Uzil (vokal), Hendry (drum), Teguh (keyboard), Deden (gitar), dan Rafael (gitar).

Dalam puncak acara “Nyayur” itu, single terbaru Nirwana, “Sakitnya Itu Disini (SID)”, yang baru di rilis juga akan menjadi single official yang dinyanyikan oleh para peserta.

“Program radio ini untuk menghibur dan memanjakan pendengarnya. Di saat pandemi, 97.1 FM RDI Jakarta menghadirkan acara karaoke bersama, yang diberi nama ‘Nyayur (Nyanyi Yuk di RDI)’,” ujar Afie Teguh produser Nirwana dilansir dari Nagaswara News, Jum’at.(9/4/2021).

Tambah Afie, acara disiarkan dalam program LDR (Lagu dan Request) setiap Senin-Jumat, pukul 12.00-16.00 WIB dengan host EA Minteva. Kesuksesan program unggulan stasiun radio RDI 97.1 FM Jakarta itu tentu saja tidak lepas dari dukungan para media satu grup perusahaan tersebut.

Dimana gencarnya pemberitaan mengenai single “SID” dari band Nirwana sebagai lagu wajib perlombaan, menjadikan single familiar di masyarakat.

“Nirwana band bangga dan terima kasih kepada Radio RDI dan media satu grup lainnya seperti Sindo News, Okezone, Inews, dan RCTIplus karena telah bikin band Nirwana booming kembali, begitu juga dengan lagu ‘SID’,” kata Uzil.

Continue Reading

Music

Lewat Singel Religi “Mamas”, Wali Titip Pesan : Mati Masuk Surga!

Published

on

FEM Indonesia – Sambut bulan ramadan 2021, band Wali yang kerap merilis single religi kembali memperkenalkan single terbaru berjudul “Mamas”.

Singel ciptaan Apoy yang artinya Mati Masuk Surga digarap memiliki kaitan erat dengan kesibukan panjang syuting sinetron “Amanah Wali 4” di sepanjang tahun.

“Lagu inti ceritanya adalah Wali semakin kesini semakin sadar bahwa kita sudah tidak muda lagi, bakal mati, tapi harapan kita masuk surga. “ kata Apoy dalam keterangan siaran persnya, Jum’at (9/4/2021).

Apoy pun berharap, “Mamas” juga bisa menghiasi sinteron “Amanah Wali 5” sebagai lagu latar.

“Insya Allah nanti bisa menjadi theme song ‘Amanah Wali 5′ juga, dan memang sejak awalkan terlibat dalam sinetron “Amanah Wali”, lagu-lagu band Wali juga dijadikan back sound sinetron tersebut,” harap Apoy.

Dari sisi musik, Mamas masuk di segmen yang lebih ke anak muda, happening dengan musik TikTok. Agar para penggemar TikTok bisa mengambil pesan moral dari lirik lagunya, bukan hanya dari sisi musiknya saja.

“Pesan moral dari lagu ini semoga lagu ini menjadi nasehat buat kita semua, bahwa kematian itu pasti akan datang, baik muda atau tua, tidak melihat usia. Tapi tentunya kita ingin kematian itu husnul khotimah,” jelas Faank.

Continue Reading

Trending