Ekonomi Bisnis

Amway Kenalkan Vitamin B Anyar di Millennials Festival

Redaksi •    22 November 2018 | 09:54:07 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia – Kendati sebagai pelengkap pemenuhan zat yang dibutuhkan tubuh namun ada baiknya dalam mengkonsumsi suplemen dan vitamin dilakukan setelah makan. Pasalnya kandungan dalam suplemen maupun vitamin memiliki karakteristik yang tidak sama sehingga bisa meminimalisir dampak yang timbul terhadap alat pencernaan.

“Secara umum di Indonesia itu disarankan setelah makan, kenapa ? Karena sebetulnya pencernaan kita ini sangat sensitif dengan hal-hal asing. Jadi kalau seandainya perut kosong dan dia nggak terbiasa dengan hal baru maka bisa reaksinya berbalik menjadi mual. Jadi memang secara umum yang direkomendasikan adalah akan jauh lebih baik setelah di isi dulu, yang penting nggak kosong,” jelas Head of Marketing Amway Indonesia Dharmaparayana Sthirabudhi menjawab tips mengkonsumsi vitamin yang benar di Jakarta Selatan, belum lama ini.

“Jadi nggak bisa digeneralisasi karena setiap suplementasi dan vitamin punya karakteristik tersediri. Karakteristiknya dari apa ? dari bahan atau ingredients yang ada di dalam,” tambahnya di sela Millennials Festival.

Disebutkan lagi bahwa pemenuhan vitamin sudah merupakan kebutuhan kelengkapan dalam makanan dan bisa diberikan sejak dini. Apalagi kini zaman millennial dimana generasi muda sedang menunjukan eksistensi di segala bidang. Karena itu asupan vitamin atau suplemen sangat disarankan agar kebugaran tubuh terjaga.

“Terkadang yang sering terjadi asupannya itu kan nggak cuma kalori, ada hal - hal lain, yang nggak lengkap. Coba lihat deh orang-orang di Jakarta berangkat pagi sudah nggak sarapan, sampai kantor kalau nggak sarapannya gorengan, bubur ayam, nasi goreng, yang berminyak dan lain-lain. Kalau siang masih bagus makannya besar, tetapi pasti kalau nggak berlemak, berminyak. Malamnya, kadang juga udah nggak,” urai Dharma, sapaan kesehariannya.

“Nah, selain kalori kan ada juga asupan energi lain, zat-zat lain yang harus diserap tubuh dan itu seringkali akhirnya nggak lengkap. Itu makanya perlu vitamin dan nutrisi tambahan, dalam hal ini suplementasi. Kita lihat yang sekarang ini, mau yang generasi muda atau yang generasi saya atau siapapun itu kurang edukasinya, mereka kurang tahu lebih banyak,” katanya lagi.

Sebab itu pada Millenial Festival yang diisi dengan ragam kegiatan menarik, juga mengenalkan Nutrilite Vitamin B Complex Double Layer serta manfaat yang diperoleh kepada para pengunjung.

“Itu yang sekarang kita mau coba ajarkan bahwa actually everybody needs suplemen dan vitamin. Bukan karena sakit tapi karena badan kita itu butuh. Itu sih yang mau kita coba edukasi. Karena diedukasi ke millenials karena kita ngeliat yang muda -muda ini kan yang lebih banyak bergerak jadi kita tap in disitu,” terang Dharma.

Setali tiga uang. Head of Communication Amway Indonesia Rossy Waworuntu mengatakan bila vitamin atau suplemen hanya mengisi kekurangan asupan makanan yang di konsumsi.

“Jadi suplemen itu untuk mengisi gap yang ada antara sekarang ini seperti, gaya hidup dengan kemacetan, stres, makanannya juga junkfood kan, nggak ada gizinya. Jadi suplemen ini sebenarnya mnjadi solusi dari kekurangan -kekurangan tadi. Dan ini terutama dari vitamin B dengan makanan yang gizinya berkurang jadi bisa menambah energi yang diperlukan,” ucapnya. [foto/teks : denim]