Hot News

Penulis Buku Jejak Jejak Sang Jenderal, Lusiana Sanato Raih Gelar Doktor Hukum

Redaksi •    20 Desember 2018 | 22:42:04 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Meski sudah mempunyai satu cucu, Lusiana Sanato berhasil menyelesaikan studinya di Universitas Jayabaya Jakarta, sebagai Doktor Hukum.

Bahkan saat sidang terakhir yang digelar di kampus Jayabaya Pulomas, Jakarta, pada hari Selasa (18/12/2018), Lusiana di nyatakan lulus dengan hasil yang sangat memuaskan dengan Proposal disertasi yang berjudul “Pengaturan Penanaman Modal Dalam Hukum Indonesia Guna Mendorong Peningkatan Investasi di Daerah”.

Lusiana Sanato yang juga penulis buku “Jejak-jejak Sang Jenderal" sekaligus S3 Doktor Ilmu Hukum mengatakan, dalam mengahadapi era globalisasi sangat bermanfaat untuk mengambil kebijakan luar negeri yang berhubungan dengan hukum internasional.

Ia menilai, selama ini banyak bidang usaha yang tertutup bagi investor asing, sekarang sudah terbuka.  “Indonesia baru membuka aturan investasi. Kita juga sudah memasuki era keterbukaan dengan negara-negara lain."ucap Lusiana usai ujian di ruang lantai 5 gedung Universitas Jayabaya, Pulomas, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, proposal dengan judul disertasi “Pengaturan Penanaman Modal Dalam Hukum Indonesia Guna Mendorong Peningkatan Investasi di Daerah”, salah satunya untuk meningkatkan pengetahuan dan juga membantu masyarakat untuk memahami perubahan yang berlangsung terus menerus.

Bidang ini sangat dibutuhkan kata
wanita dari Bali ini, karena ada isu tentang penanaman modal yaitu Investasi orang-orang asing yang mau berinvestasi di Indonesia sangat sulit. "Nah saya di sini sebagai konsultan untuk orang asing, karena profesi ini sangat jarang sekali di Indonesia,” jelasnya.

Atas kelulusannya itu, Lusiana juga mengaku senang bisa mendapatkan penilaian dengan sangat memuaskan, karena usaha kerasnya selama ini telah membuahkan hasil yang gemilang. "Saya senang sekali, akhirnya bisa menyelsaikan studi saya, karena saya sangat memahami tema yg saya angkat dalam disertasi itu, saya bangga karena tim penguji memberikan nilai yang sangat memuaskan", ujarnya.

Setelah berhasil menyabet gelar doktornya, Lusiana Sanato akan segera mengkontribusikannya kepada masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum dalam berinvestasi di indonesia.

"Saya sangat bahagia, saya berharap ini menjadi contoh yang baik bagi generasi muda agar tidak patah semangat dalam menuntut ilmu, karena tidak ada kata terlambat apalagi ilmu itu sangatlah penting", tambah Lusiana.

Lusiana berprinsip, suksesnya seseorang itu sesungguhnya bukan dari apa yang telah kita raih tapi justeru dari apa yang telah kita berikan pada orang lain, dan membuat orang lain menjadi lebih baik lagi.

Lusiana juga menambahkan bahwa Undang-undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penenaman Modal, pada dasarnya membuka ruang yang cukup bagi dunia usaha demi kemaslahatan umat manusia, sehingga banyak sekali bidang usah terbuka bagi penanam modal. Undang-undang ini mencakup semua kegiatan penanaman modal langsung di semua sektor. Tidak hanya itu Undang-undang ini juga memberikan jaminan perlakuan yang sama dalam rangka penanaman modal. 

Selain itu, UU ini memerintahkan agar pemerintah meningkatkan koordinasi antar instansi Pemerintah Pusat, antar Instansi Pemerintah daerah dengan Bank Indonesia harus diperdayakan lagi, guna pengembangan peluang potensi daerah dalam pelayanan penanaman modal.