Newcomer

Stelly Currie Katili, Perkenalkan Kain Brokat dan Lagu ke Dunia Internasional

Redaksi •    21 Januari 2019 | 07:14:59 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Wanita Indonesia bernama Stelly Currie Katili salah satu musisi lokal dari Manado, Sulawesi. Selain menyanyi, Ia juga mendesain baju untuk fashion show skala Internasional. 

Bahkan karena gemar menciptakan lagu, Stelly sudah menciptakan sebanyak 200 buah lagu sejak berusia 14 tahun. Wow!

"Jumlah lagu d YouTube yang saya ciptakan kurang lebih 200 lagu dan semuanya masih original, tapi baru di aransemen dasar pakai keyboard dan recorded dan belum di mixing dan mastering," kata Stelly melalui siaran persnya, Jumat ,(18/1/2019).

Hasil karyanya itu ada beberapa yang sudah di mixing dan mastering yaitu lagu berjudul "Please don’t leave sme", yang video clipnya shooting di Newcastle tahun 2011. Lagu tersebut mendapat banyak respon positive feedback di media sosial bahkan telah mengudara di radio-radio stasiun Australia dan bahkan tersedia di I tunes Apple, Views di YouTube mencapai 34 ribuan. Dan lagu Foreign, sempat menjadi sound track penulis buku/ film Amerika Paul Reboug yang berjudul “Sound of war” pada tahun 2012 silam.

"Sejak umur 14 tahun saya mulai aktif bermusik di sekolah, radio dan wedding party. Umur 16 tahun bergabung dengan Galaxy Rock band, Rock band profesional di kota Manado dan sering manggung di event-event kecil maupun besar," jelas anak dari pasangan Hasan Jusuf Katili dan Aena Paputungan dari Gorontalo sedangkan ibunya  berasal dari Bolang Mongondo Sulawesi Utara. 

Genre musik Stelly Currie Katili sekarang lebih ke pop dan blues namun dikala manggung di Australia biasanya all round. "Di Australia aku biasanya manggung bareng anakku Laura dengan duo group The Currie’s, biasanya nyanyi cover songs dari berbagai genre dari musik tahun 50 an hingga sekarang dan diiringi backing track music sambil kita main gitar, terkadang nyanyi solo, kadang aku manggung bareng band lain juga, sempat gabung dengan band rock Led Zeppelin Triibute tapi sayang kemudian groupnya bubar, sekarang juga lagi bikin group  band sendiri Stelly’s band," paparnya.

Di Australia saat ini Stelly sedang mempersiapkan single terbaru solo dan single buat the Currie's serta sebuah acara fashion show. Dan setiap hari Minggu biasanya mengikuti pameran di seputar Central Coast atau di Sydney untuk memperkenalkan brand yang baru dirilisnya yaitu SCK, dimana Stelly berkreasi membuat desain, juga aktif dalam acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Indonesia di Australia.

"Desain saya ini dari bahan kain untuk rancangan brokat, yang biasa dipakai untuk kebaya, menggunakan model baju modern elegant sehingga berkesan klasik dan unik serta sexy karena kain brokat yang transparan, " ungkap Stelly mengenai desainnya.

Stelly berharap bisa memperkenalkan produk lokal Indonesia yaitu brokat ke dunia International. “Ingin menampilkan produk lokal ke dunia international khususnya di Australia yaitu kain brokat. Aku ingin melihat kain brokat dengan style modern seperti gaun malam, dan gaun pesta, rencananya nanti aku juga akan mendesign dan membuat gaun-gaun pesta bergaya internasional dari bahan lokal batik, tujuannya sama yaitu lebih memperkenalkan produk lokal ke luar negeri. Walaupun saya yakin para designer-designer terdahulu sudah lebih dulu melakukannya, tetapi aku akan membuat sesuatu yang lain.” .

Kini Stelly Currie Katili ingin mengadakan fashion show di Jakarta dan  menampilkan acara musik. “mudah-mudahan bisa kolaborasi bareng teman teman musisi atau disc jockey, tapi belum tau dengan siapa, aku sedang mencarinya," tutupnya.