Lifestyle

Dapatkan Wisata Air Luxury Yang Menakjubkan di Kapal Pinisi De Kartini

Redaksi •    03 Maret 2019 | 14:21:46 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Terinspirasi dengan nama pahlawan wanita, RA.Kartini, sebuah kapal Pinisi yang akan berlayar setiap hari disekitaran perairan kota Jakarta ke berbagai pulau Seribu, "De Kartini kini hadir di Indonesia. 

Dengan memiliki panjang kapal 38 meter dengan lebar 8 meter berkapasitas hingga 150 orang plus hanya dengan kocek Rp1,1 juta sekali trip ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu, wisata air luxury ini akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa menyenangkan. Wow!

Seperti pada kebanyakan pelayanan kapal pinisi, senyum sapa para awak kapal menjadi pembuka sensasi yang menyenangkan untuk sekali perjalanan menuju ke Pulau Pari sekitar sekitar 3 jam an.

Saat berlayar berada diatasnya, kapal ini menyediakan bean bag lounges yang cukup banyak dengan diiringi alunan musik summer vibes yang akan membuat perjalanan terasa nyaman. Melihat di bagian dalam kapal, tersedia juga beberapa ruang yang bisa dimanfaatkan untuk beberapa aktivitas seperti ruang VIP privasi untuk berkumpul dan membicarakan hal penting.

"Kapal ini menawarkan alternatif pilihan pada mereka yang ingin liburan seru di Jakarta. Berada di perairan Jakarta dengan kapal pinisi ini juga dapat memberi kesan tersendiri bagi siapa pun yang akan mencobanya, termasuk bersama keluarga, perusahaan dan sebagainya," ujar owner kapal De Kartini, Kunal Topandasani kepada awak media yang mengikuti perjalanan Kapal De Kartini dari Baywalk Pluit ke Pulau Pari, beberapa waktu lalu.

Kunal juga mengatakan, kapal dibuat memang bertujuan memberi sensasi di wisata air laut."Saya masih ingat betul pernyataan Pak Jokowi, dia bilang wisata air kita masih kurang, padahal kalau dibandingkan dengan negara luar, alam kita (Indonesia, Red) lebih bagus. Dan saya membuat kapal pinisi khas Indonesia ini juga dilakukan untuk mengimplementasikan keinginan pemerintah," paparnya.

Kunal juga mengungkapkan, untuk bisa membuat kapal dibutuhkan waktu satu setengah tahun. Pembuatannya pun dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan. Dan uniknya, semua yang terlibat dalam pembuatan kapal pinisi De Kartini adalah anak bangsa, mulai dari design hingga pembuatan kapal secara kasar. "Kapal pinisi De Kartini kita semua yang buat, saya yang bikin design kapalnya. Tapi, untuk urusan interior, saya dibantu sama Ibu Lexi dan Bapak Lucas," tegas Kunal.

Dengan namanya De Kartini, maka Kunal ingin kapal pinisi tersebut seperti rumah Kartini. Hal ini bisa diketahui dari penamaan ruang yang ada di kapal tersebut. Untuk lantai dasar, dinamakan Ruangan Jepara, lantai dua Ruang 12 April, dan deck kapal dinamakan Habis Gelap Terbit Terang (HGTT).

Penamaan ruang seperti itu menurutnya agar menarik di jamana milenial ini. Selain itu, agar kaum milenial juga bisa tahu siapa pahlawan negaranya dan dengan cara seperti itu, diharapkan setidaknya bisa mengenalkan sosok pahlawan Kartini. 

Nah untuk bisa menikmati kapal pinisi ini, para pencinta wisata air luxury bisa menjajal di awal Maret 2019 mendatang. Penasaran?