Seremonial

Allianz Indonesia Adakan Pelatihan Penanganan Pertama dan Pemulihan Psikis Korban Gempa Palu

Redaksi •    13 Maret 2019 | 12:14:38 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia – Dampak psikis bencana alam cukup panjang menghantui para korban. Untuk itu dibutuhkan pendampingan dari pihak lain guna memulihkan psikis korban. Semisal yang dilakukan Allianz Indonesia. Lewat Yayasan Allianz Peduli bekerjasama dengan PION Clinician melakukan program pendampingan psikososial dan pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi para korban gempa bumi di Palu, Donggala dan Sigi.

Menurut Head of Corporate Events and CSR, Allianz Indonesia, Arini S. Bachtiar, program yang telah berjalan sejak sebulan lalu ini berupaya pemulihan sekaligus pemberdayaan masyarakat jangka panjang. 

“Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki gejala traumatis, sebagian besar dari mereka juga kesulitan mencari pekerjaan. Mereka juga masih berpikir bahwa bencana masih akan datang lagi. Oleh karena itu, melalui program pendampingan ini, kami ingin mewujudkan komitmen kami dalam penanggulangan bencana serta membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Dilanjutkan program yang dijalankan sejak Februari 2019 ditujukan kepada pihak yang turun langsung ke wilayah bencana serta masyarakat setempat. Dengan program itu diharapkan bisa membantu untuk menolong sebagai penanganan awal. Semisal program dukungan psikososial ditujukan kepada posko-posko, komunitas-komunitas serta pelatihan pertolongan pertama psikologis pada karyawan Allianz dan para kader masyarakat yang tinggal di Sulawesi Tengah

“Selain dapat membantu teman-teman penyintas untuk segera pulih dari trauma sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kaladan bisa melanjutkan hidupnya, kami berharap partisipasi karyawan Allianz dan para kader masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan juga dapat membantu program pendampingan bagi posko-posko serta memperluas manfaat bagi komunitas mereka masing-masing,” kata Arini lagi.

Sementara Astrid Wen, perwakilan PION Clinician, Astrid Wen menyatakan pihaknya mendatangkan sejumlah psikolog dan pekerja klinis berpengalaman guna memberikan dukungan psikologis di daerah bencana dan trauma di Indonesia dan telah melengkapi diri dengan berbagai keahlian spesifik.

“Dukungan Allianz Indonesia dalam program ini memberi kontribusi yang besar kepada teman-teman penyintas bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. Kami memberikan pelatihan yang meliputi Pertolongan Pertama Psikologis, Teknik Relaksasi-Stabilisasi, dan Penerapan prinsip Theraplay dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Setelah pelatihan berjalan, pendampingan dan pemantauan dukungan akan terus dilakukan hingga 6 bulan ke depan,” ucap Astrid Wen. [foto : dokumentasi/teks : denim]