Warning: session_start(): open(/tmp/sess_vko98cj2f1bk2hs6dkg809mco4, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/beritanu/public_html/femindonesia.com/media1_read.php on line 3
Penembakan di Masjid di Selandia Baru, Julia Rossie : Tindakan Pelaku di Luar Nalar Manusia
Selebritis

Penembakan di Masjid di Selandia Baru, Julia Rossie : Tindakan Pelaku di Luar Nalar Manusia

Redaksi •    17 Maret 2019 | 23:29:40 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia – Di agama mana pun, tindakan keji yang dilakukan di tempat ibadah sangat tidak dibenarkan. Namun pelaku penembakan pada Jumat (15/3) di masjid Kota Christchurch, Selandia Baru, yang menelan korban, menurut data terakhir lebih kurang 50 orang, malah menyiarkan secara langsung lewat media sosialnya. Tak ayal kejadian ini menuai kecaman.

Selebritas Julia Rossie bahkan mengatakan perbuatan pelaku sangat keji dan tidak beradab. Apalagi saat melakukan penembakan, pelaku sengaja menayangkan di media sosial miliknya.

“Peristiwa penembakan di tempat suci, tempat ibadah muslim merupakan kegiatan biadab dari orang yang berjiwa iblis. Karena pertama, tindakan itu dilakukan dengan terencana dan tentu motivnya atau niatnya ingin menunjukkan kepada dunia dengan memvideo tindakannya itu. Keinginannya adalah menunjukkan bahwa pelaku ini bisa melakukan pembunuhan kaum muslim di tempat ibadah. Tindakan ini jelas di luar batas dan nalar kita sebagai manusia,” tegasnya.

Kepada Femindonesia.com, Julia juga mengapresiasi pemerintah dalam menanggapi kejadian tersebut. Terlebih ada korban dari warga negara Indonesia.

“Pemerintah tentu sama dengan kita pasti mengutuk tindakan brutal seperti itu, karena kita punya prinsip dalam sila Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab. Biarkan pemerintah melakukan itu sesuai prosedur diplomasi dan standar yang berlaku. Ingat, keluar harus kita serahkan kepada pemerintah menyatakan sikap terhadap sesuatu peristiwa di luar negeri, apalagi ada warga negara kita yang terkena menjadi korban. Sistem dan SOP kenegaraan itu sudah ada, apa tugas Bupati, Walikota, Gubernur dan Pusat,” sambungnya.

Atas kejadian penembakan yang telah menyebar luas di media sosial, ia menilai sikap pemerintah, semisal himbauan Kemeninfo agar menstop penyebaran peristiwa tersebut sudah tepat. Lia pribadi meminta supaya masyarakat tetap melihat tindakan kejam ini dengan proporsional.

"Publikasi video yang berlebihan tentu tidak baik. Dampaknya nanti akan menyulut ketegangan dan juga berakibat adanya perpecahan atau permusuhan antar golongan dan agama. Memang hal ini sensitif tapi kita harus menyikapi secara proporsional," terang Lia. [foto : dokumentasi/teks : denim] 

 


Warning: Unknown: open(/tmp/sess_vko98cj2f1bk2hs6dkg809mco4, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0