Selebritis

Julia Rossie : Asuh Bayi Tak Mau Ganggu Waktu Me Time

Redaksi •    21 Maret 2019 | 12:09:38 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia – Tak dipungkiri memiliki buah hati merupakan impian para wanita. Namun begitu dalam merawat pun butuh ketelatenan agar si bayi merasa nyaman.

Namun bagi wanita yang baru kali pertama mempunyai anak tentu jadi pekerjaan rumah sendiri saat melakukan perawatan. Pasalnya semua perempuan yang baru pertama kali memliki anak belum memiliki pengalaman dalam merawat bayi.

Hal ini pula yang tengah dijalani Julia Rossie. Pesinetron dan pemain FTV ini mengaku senang dengan pengalaman barunya tersebut. Terlebih memiliki anak merupakan amanah yang dititipkan Allah SWT kepada dirinya yang harus dipelihara dan dirawat sebaik – baiknya.

“Pengalaman merawat bayi yang merupakan amanah dari YMK tentu pengalaman yang sangat menarik dan unik. Day to day selalu ada yang nenarik melihat dan mengikuti perkembangan seorang bayi. Memahami bahasa bayi, misalnya  kalau haus, atau popoknya basah serta siklus kegiatan seorang bayi dalam 24 jam,” jelas Julia kepada FEM Indonesia, di Jakarta, baru-baru ini.

“Tentu masing masing ibu punya pengalaman unik tersendiri. Satu hal yang pasti bahwa kita juga bisa belajar atau mengenal keberadaan serta kekuasaan Allah dalam ciptaannya. Sungguh Allah punya skenario sendiri pada setiap ciptaannya,” lanjutnya.

Akan tetapi bukan menjadi alasan isteri Llau Tjuck Sudarmadi ini tak mempunyai waktu untuk diri alias me time. Apalagi kini si bayi berusia 4 bulan dan telah memiliki siklus waktu yang teratur.
“Dengan memahami siklus bayi dalam 24 jam, saya bisa mengatur waktu kapan saya harus menyelesaikan kegiatan pribadi. Tapi tentu tidak seleluasa waktu belum ada bayi,” katanya.

Ia juga tak menampik saat kali pertama merawat bayi dirinya kerepotan, bahkan harus menanggung lelah. Namun hal tersebut lenyap ketika si anak memberikan respon yang tak terbayangkan.

“Setiap memulai tentu ada kesulitan tapi adjustmen akan mengalir secara alami. Apapun tantangan dan bagaimanapun beratnya, semua terbayar dengan melihat senyum dan tatapan mata serta mendengar tangis dan rengekan seorang bayi,” tandas Julia. [foto : dokumentasi/teks : denim]