Seremonial

Dukung Jokowi Amin, Persatuan Beladiri Pribadi Baja Akan Sumbang 1 Juta Suara

Redaksi •    10 April 2019 | 17:58:13 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Pribadi Baja atau Persatuan Beladiri Persatuan Beladiri Bela Jokowi Amin pada hari Selasa (9/4/2019) mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon nomer urut 01, Jokowi Ma'ruf Amin. Mereka sepakat bahwa Jokowi harus melanjutkan kepemimpinanya kembali hingga 5 tahun mendatang.

“Sudah dipastikan minimal satu juta suara untuk 01 dari Pribadi Baja. Bisa terjadi melebihi dari harapan kita. Kita akan dukung terus keamanan saat Pilpres nanti,” kaya Ketua umum Pribadi Baja, Marsyel Ririhena di acara dukung Jokowi Amin #beladiriberSatu di Media Center Cemara, Jakarta Pusat. 

Didampingi empat anggotanya, Sahid Abishalom Soerjosoemarno (Ketua Pembina), Abraham Caleb Dompas (Ketua Dept Millenial), Hilda Ridwan Mas (ketua Dept organisasi) dan Rio Damanik (Sekjen), Marsyel telah menyiapkan strategi salah satunya adalah pengamanan untuk Kampanye Akbar, 13 April mendatang.

Menurutnya sebanyak seribu personil Pribadi Baja akan melakukan pengawalan dan pengamanan ketat agar acara Kampanye Akbar berjalan lancar. "Dari anggota kita sendiri sudah disiapkan seribu personil. Lalu diluar Pribadi Baja, persatuan beladiri yang tidak bisa saya sebut sudah terkonfirmasi sebanyak tiga ribu yang ikut pengamanan,” papar Marsyel.

Selain itu, keterlibatan Pribadi Baja juga akan mengawasi setiap TPS dengan menerjunkan dua anggota untuk bertugas menjadi saksi luar. Katanya Marsyel, di masing-masing TPS yang tersebar di Nusantara ini akan dikawal oleh dua anggota untuk jadi saksi luar saat pemilihan berlangsung. "Hingga keputusan pemenangan akan kita kawal terus dan kita juga akan menyumbang bisa sejuta lebih suara sebagai dukungan ini,” tambahnya.

Pribadi Baja adalah Beladiri Bersatu, pasukan penjaga budaya beladiri yang bersatu untuk menjaga keutuhan Indonesia. Dan berikrar mendukung dan bertanggung jawab, berpikiran rasional, logis tidak mudah terpengaruh dengan propaganda negatif, menggunakan keseimbangan hati yang murni, pikiran yang sehat dan jiwa raga yang kuat di dalam menjaga keutuhan Negara Republik lndonesia.