Seremonial

Indonesia Internasional lslamic Fair (IIIF) 2019 Digelar Bertepatan Bulan Puasa

Redaksi •    11 April 2019 | 09:35:01 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Perhelatan akbar Indonesia Internasional lslamic Fair (IIIF) 2019 akan Menggelar Acara Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam, Budaya Dan Busana Muslim Kain Tenun & Songket Nusantara dengan melibatkan beberapa negara-negara muslim. 

Dengan tujuan memperkenalkan keragaman unsur budaya Islam dari masing-masing negara. Dan melalui Program ini diharapkan dengan diselenggarakan perhelatan ini, dapat memperkuat kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya serta pendidikan antar negara-negara muslim sedunia.

IIIF 2019 akan diselenggarakan pada tanggal 9 – 11 Mei 2019 bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1440 H di Kartika Expo Centre, Balai Kartini, Gatot Subroto, Jakarta. Pagelaran kali ini pertama kali digelar dengan skala Internasional dengan mencoba untuk mengakomodir dan menggali khazanah keislaman dari seluruh dunia.

"Indonesia salah satu negara yang memiliki populasi umat Islam yang terbesar di dunia. Atas dasar itulah, kami WAM Consultant berinisiatif mengdakan perhelatan akbar, mewah dan bernuamnsa Islami di Indonesia, dengan melibatkan beberapa negara-negara muslim. Dengan tujuan memperkenalkan keragaman unsur budaya Islam dari masing-masing negara,” ujar Wahyono selaku Ketua Pelaksana IIIF 2019 pada jumpa pers, di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Menurutya, melalui Program ini diharapkan dengan diselenggarakan perhelatan ini, dapat memperkuat kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya serta pendidikan antar negara-negara muslim sedunia.

Acara IIIF 2019 yang digelar meliputi kegiatan seperti : Islamic Fashion Show, Seminar, Talkshow, Kompetisi, Exhibition & Bazaar, Islamic dan Food & Beverage serta menampilkan anjungan dan atraksi kesenian dari peserta.Kegiatan juga di dukung penuh oleh Kementerian Agama RI, Kementerian Pariwisata RI, Pemprov DKI, Pemkot Tangerang Selatan, Kedutaan Besar Arab Saudi, Kedutaan Besar Turki serta Kadin Timur Tengah,” imbuh Wahyono.

Wahyono juga menambahkan, peran pendidikan dalam Islam sangat penting, tidak kurang dari 10 jenis lomba berskala internasional akan dihadirkan. Yang melibatkan para pelajar dan mahasiswa sengaja kami adakan untuk menggali potensi dunia pendidikan Islam dan program unggulan adalah Dai Cilik. “Selain itu, program competition kids akan melibatkan berbagai institusi pendidikan baik dari dalam maupun luar negeri ini diharapkan dapat ikut mencerdaskan anak bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Anna Mariana selaku desainer tenun kain & songket Indonesia mengatakan bahwa saat ini fashion Muslim Indonesia sudah diakui oleh beberapa negara. Namun hingga saat ini Indonesia belum memiliki pasar khusus untuk menjual busana Muslim dengan kain khas tenun dan songket.

“Saya berharap IIIF 2019 dapat ikut mendorong berbagai pihak terkait untuk mewujudkan lahirnya sebuah pasar industri busana Muslim kain khas tenun dan songket nusantara berkelas di dunia.” kata Anna.

Acara nantinya akan dihadiri pula oleh Kementerian Agama RI, Kementerian Pariwisata RI, Pemprov DKI , Pemkot Tangerang Selatan, Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi, Kedutaan Besar Turki, Ustad Yusuf Mansur, Anna Mariana, Embassy Arab Saudi.serta Kadin Timur Tengah.