Ekonomi Bisnis

Baracca Akan Akuisisi Perusahaan Amerika yang berbasis di Singapura

Redaksi •    02 Juli 2019 | 16:47:58 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Bisnis - Perusahaan yang berbasis di Dubai, Baracca Group mengabarkan berencana mengakuisisi IKW Associates asal New York Amerika Serikat. 

Akuisisi ini akan dilakukan dalam bentuk pembelian saham sebesar 51% persen oleh pihak Baracca FZE Dubai.

IKW Associates adalah perusahaan trade advisory, business development, strategic development, market entry, industry trade and outreach, investment strategies di sektor oil & gas. Perusahaan yang fokus di wilayah Asia yang berpusat di Singapura, dari tahun 2008 dimana IKW Associateds berasal dari New York, Amerika Serikat.

Frid Razalee asli Indonesia selaku CEO Baracca Group mengatakan, perusahaan akan melakukan ekspansi peluang – peluang bisnis yang dapat sinergikan dengan pihak di Indonesia terutama untuk kebutuhan  pemerintah maupun swasta seperti Pertamina atau relasi – relasi yang biasa melakukan ekspor  atau impor di sektor Oil & Gas.

"Jadi peluang ini yang akan menjembatani pengusaha atau pemerintah Indonesia, selama ini Group Baracca  fokus dalam bidang invesment yaitu menjembatani para swasta maupun pemerintah untuk mendapatkan investor, yang mana investor bisa berinvestasi di segala bidang, Baracca sudah melalukan membawa para investor baik ke negara-negara Asia seperti Kamboja, Vietnam, Srilangka, Malaysia dan Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari siaran persnya.

Dia menjelaskan dengan pembelian saham itu, maka mereka menjadi pemilik dari perusahaan itu. Nantinya tambah Frid, pihaknya akan memberikan kontribusi yang besar dengan persaingan yang sehat, harga yang kompetitif untuk membantu para relasi kami di Indonesia baik pemerintah maupun swasta.

"Kami juga bekerjasama dengan negara Timur Tengah, Rusia atau yang di Amerika karena semua ini kembali kepada kesepakatan-kesepakatan antara kami sebagai konsultan untuk trading ini terhadap kebutuhan teman-teman di Indonesia mungkin selama ini tidak membeli secara langsung kepada produsen, tapi melalui pihak ketiga, melalui beberapa pihak yang akhirnya timbul biaya yang besar," paparnya.

Bisnis dari Baracca itu sendiri menurutnya tidak hanya sebatas trading dan servis Oil & Gas, namun juga sebagai bisnis deveploment, dan konsultan. Frid juga menambahkan, pihaknya terbuka untuk bekerjasama baik dengan pemerintah maupun pihak swasta.