Seni Budaya

Budaya Hispanik dan Bahasa Spanyol Ramaikan Ultah Pertama Instituto Nebrija

Redaksi •    04 Juli 2019 | 11:43:21 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Hadir di Indonesia untuk mempromosikan bahasa Spanyol dan budaya Hispanik, Instituto Nebrija - Jakarta adalah cabang dari Universitas Nebrija di Madrid, Spanyol, yang bernaung di bawah London School of Public Relations (LSPR). Sejak membuka kelas bahasa Spanyolnya yang pertama pada bulan April 2018, Nebrija telah memiliki 160 siswa dari level pemula hingga menengah dengan pengajar penutur asli dari Spanyol dan Amerika Latin.

Menurut Pilar Alcover, Direktur Pusat Studi Hispanik Universitas Nebrija, Madrid, ada banyak keuntungan yang bisa didapat masyarakat Indonesia dari belajar bahasa Spanyol.

“Bahasa Spanyol adalah bahasa dengan 480 juta penutur asli di dunia, terbanyak kedua setelah bahasa Mandarin, serta merupakan bahasa resmi di 21 negara dan 3 benua. Dari sudut pandang ini, berinvestasi dalam bahasa Spanyol berarti komitmen yang jelas terhadap keterbukaan ekonomi, sosial dan budaya untuk dunia yang semakin mengglobal,” tuturnya.

Hal ini juga yang menjadi alasan LSPR untuk menggandeng Nebrija sebagai rekanan strategik bidang akademis.

“Setahun sudah LSPR bekerjasama dengan Instituto Nebrija menyediakan kursus bahasa Spanyol. Hal ini sangat mendukung peningkatan kualitas mahasiswa/i LSPR supaya unggul dalam berkompetisi di era globalisasi. Bahasa adalah faktor penting untuk berkomunikasi dengan baik dan menghasilkan pengertian dua arah”, ujar Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Pendiri dan Direktur utama LSPR-Jakarta.

“Saya berharap, selain misi kebudayaan, ke depannya LSPR dan Nebrija mampu berkomunikasi dalam lebih banyak hal, di antaranya membangun hubungan dengan lebih banyak pihak,” tambahnya.

Untuk mengapresiasi antusiasme dan dedikasi para siswa Indonesianya selama setahun ini, Nebrija menggelar acara Malam Akbar atau Gran Noche 2019 pada tanggal 29 Juni, bertempat di Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall, LSPR Kampus Sudirman Park.

Turut dimeriahkan oleh band dan dance team dari LSPR, acara ini meng-highlight pertunjukan tari dan kompetisi salsa dari The Ibero-American Association (AIA). Para undangan juga berkesempatan menikmati hidangan khas Spanyol dan Indonesia, seperti tortilla aioli, gambas al ajillo, dan tampah jajanan pasar tradisional, yang disuguhi oleh restoran Por Qué No dan Vamonos Coworking. [foto/teks : PR]