Connect with us

Berita Hot News

Rilis Film “Kembalinya Anak Iblis” Raffi Ahmad Gandeng Rudi Soejarwo

Published

on

FEM Indonesia – Raffi Ahmad sebagai produser kembali merilis film. Lewat rumah produksi RA Pictures, suami Nagita Slavina ini merilis film horor berjudul “Kembalinya Anak Iblis”,

Film ternyata lanjutan dari “13 The Haunted” cerita mengenai teror arwah penasaran yang mendiami sebuah resor mewah di Pulau Ayunan.

Dalam film menegangkan ini, sosok Rama, Garin, dan Farel, memutuskan kembali ke Pulau Ayunan. Dengan panduan sebuah kitab kuno. Mereka berupaya mengembalikan arwah penasaran itu kembali ke alamnya serta menemukan jenazah kedua temannya Hana dan Fira yang belum ditemukan.

Cerita berawal dari sebuah teror di sebuah pulau, Rama, Farel, Quincy, Celsi dan Garin belum bisa sembuh dari trauma yang pernah terjadi pada mereka. Pulau Ayunan tempat mereka berlibur menjadi bekas trauma yang mengerikan.

Bahkan kematian Fira dan Hana seperti utang yang belum dibayar dituntaskan. Ada rasa penyesalan yang begitu sesak, sampai-sampai Rama, Farel, Quincy, Celsi dan Garin berniat kembali ke pulau Ayunan. Mencoba memecahkan misteri yang mereka alami.

Berbalu luka lama, keduanya berusaha mencari tahu kembali tentang Gapuro Tentrem. Sebuah tempat yang hampir saja merengut nyawa mereka. Kini, semua anak-anak muda ini datang dengan berbekal kitab kuno ’13 Cara Menutup Gapuro Tentrem’. Sebuah takdir tentang anak kecil yang kemudian dibantai Ayahnya dengan keji. Selain harus menemukan cara untuk menutup Gapuro Tentrem, anak-anak muda ini juga harus berhadapan lagi dengan misteri baru. Misteri yang bisa saja merengut nyawa mereka dan kehilangan teman-teman yang dicintai. Serunya, upaya mereka tak mudah lantaran mendapat bermacam gangguan dari arwah penunggu pulau.

Dalam film yang dibuat syutingnya 2 tahun lalu, Raffi Ahmad sebagai produser menggandeng sutradara Rudi Soedjarwo dengan menampilkan sederet bintang film muda berbakat Indonesia, seperti Al Ghazali, Endy Arfian, Valerie Thomas, Mikha Tambayong, Achmad Megantara, Marsha Aruan, hingga Atta Halilintar. Bagi Rudi, film “Kembalinya Anak Iblis” menjadi pengalaman yang luar biasa karena bisa bekerja sama dengan aktor dan aktris muda bertalenta.

“Saya mendapat pengalaman luar biasa kerja sama dengan bakat muda ini. Saya belajar banyak dari mereka. Saya menikmati prosesnya bekerja sama dengan mereka,” kata Rudi Soedjarwo usai pemutaran perdana film “Kembalinya Anak Iblis” di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa, (3/9/2019)

Film “Kembalinya Anak Iblis” akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 September 2019. Penasaran?

Hot News

Siapkan Single Baru di 2020, Pedangdut Fitri Carlina Gandeng Wali Band

Published

on

FEM Indonesia – Grup band Wali baru kali ini menggarap serius sebuah single baru untuk penyanyi lain. Dari sekian penyanyi dangdut yang ada, menjatuhkan pilihannya kepada pedangdut cantik, Fitri Carlina untuk membawakan karya terbaru dari Apoy. 

“Senang rasanya seperti dapat bonus di tahun 2020, saya mendapat kesempatan untuk duet dengan Wali Band, terima kasih buat produser saya bapak Rahayu yang sudah memberikan kesempatan ini,” ujar Fitri Carlina seperti di laman resmi Nagaswara.


Single garapan Apoy yang belum diungkap judulnya, berlirik menceritakan rasa sakit seorang wanita yang telah dibuat luka oleh kekasihnya. Namun rasa sakit yang dirasakan ini tidak mengeluarkan darah sedikitpun.

“Fitri Carlina adalah penyanyi yang profesional, dia sangat menghayati single yang saya buat. Fitri sangat menghargai dunianya sebagai seorang seniman, saya yakin dunia juga akan menghargai dirinya. Sukses buat Fitri Carlina,” beber Apoy.


Sementara CEO NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna, mengungkapkan, menjatuhkan pilihan kepada Fitri Carlina karena biduan asal Banyuwangi Jawa Timur itu sudah beberapa kali membawakan single-single milik Wali Band dalam versi dancedhut. [foto: dok.Nagaswara]

Continue Reading

Hot News

Festival EDM interaktif “We Are Connected Festival” Pertama di Indonesia Akan Digelar di Bali!

Published

on

FEM Indonesia – CK Star Entertainment, promotor hiburan asal Indonesia yang telah menghadirkan sejumlah bintang internasional dan Korea ke Indonesia, akan menghadirkan acara We Are Connected (WAC).

Sebuah festival EDM interaktif yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 dan 11 April 2020 di Pecatu Indah Resort, Bali. Bekerjasama dengan ALDA, penyelenggara acara musik global dari Belanda, CK Star Entertainment akan menghadirkan pengalaman interaktif WAC ke Indonesia untuk pertama kalinya, demi mempersembahkan festival musik yang tiada duanya kepada penggemar di kawasan Asia.


Sebuah festival tentunya tidak akan lengkap tanpa deretan artis yang akan tampil, dan WAC dengan bangga menyuguhkan sejumlah DJ internasional dan juga artis nasional serta beberapa nama lokal, beberapa artis internasional diantaranya Dimitri Vegas & Like Mike yang belum lama ini dinobatkan sebagai DJ nomor satu di dunia, Alan Walker, dan Alison Wonderland. 
EDM atau Electronic Dance Music adalah genre musik elektronik yang diadakan untuk memeriahkan acara pesta atau festival musik. Di Indonesia, penggemar genre musik ini terbilang cukup tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya.

“EDM merupakan genre musik yang memiliki banyak penggemar di Indonesia, terutama anak-anak muda yang mendambakan kebebasan berekspresi dalam menikmati hidup. Oleh karena itu, sebagai perusahaan yang berkomitmen menghadirkan hiburan terbaik ke Indonesia, CK Star Entertainment dengan bangga mempersembahkan Festival WAC, karena kami percaya festival ini dapat menghibur penonton di Indonesia melalui pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan bagi semua orang,” kata Choky Halomoan, Manajer Media & Hubungan Masyarakat CK Star Entertainment dalam keterangan siaran pernya, baru-baru ini di Jakarta.


We Are Connected (WAC) sendiri adalah festival musik paling interaktif di dunia yang menyuguhkan pengalaman unik yang tak dapat ditemui di festival musik lainnya. Kami mengerti bahwa pengunjung festival sering sekali berharap bahwa mereka dapat mengontrol daftar lagu yang diputar di festival.

Dan coba tebak!! Akhirnya anda akan dapat melakukannya di WAC! Salah satu artis utama WAC, yaitu DJ CNNCT, telah menciptakan aplikasi unik yang memungkinkan pengunjung festival untuk mengontrol acara, berinteraksi bersama pengunjung lain dan bertemu teman baru. Dengan koneksi antara penonton dan DJ CNNCT, bersiaplah untuk membuat pertunjukan dan visual yang spektakuler bersama dengan DJ CNNCT yang sejalan dengan keinginan Anda. Ini tentunya akan membawa pengalaman festival musik Anda ke level yang lebih seru!

Agar dapat terhubung dengan DJ CNNCT, penonton hanya perlu memindai (scan) barcode QR yang akan ditampilkan dengan jelas di seluruh area festival untuk dapat mengunduh aplikasi WAC. Dengan menggunakan aplikasi ini, penonton dapat melakukan banyak aktivitas, mulai dari:

• Control: penonton dapat berkontribusi dalam mengendalikan pertunjukan dengan memilih trek yang harus diputar berikutnya, memilih warna lampu, visual dan elemen pendukung lainnya dari pertunjukan.

• Connect: penonton dapat berinteraksi dengan sesama penonton dan memainkan game yang menyenangkan bersama.

• Info: penonton juga dapat mengakses informasi penting, seperti susunan artis, jadwal, dan lainnya.

CK Star Entertainment mengumumkan bahwa di festival WAC ini panitia menyediakan variasi tiket seperti berikut:

• Early Entry (2 hari acara, sebelum jam 6 sore) Rp. 900.000

• Early Entry (2 hari acara, sebelum jam 6 sore) Rp. 1.200.000

• GA Group Package (2 hari acara, untuk 6 orang) Rp. 5.400.000

• GA Presale 1 (2 hari acara) Rp. 1.000.000

• GA Presale 2 (2 hari acara) Rp. 1.200.000

• GA Presale 3 (2 hari acara) Rp. 1.400.000

• GA Normal (2 hari acara) Rp. 1.600.000

• VIP Presale 1(2 hari acara) Rp. 2.000.000

• VIP Presale 2 (2 hari acara) Rp. 2.500.000

• VIP Normal (2 hari acara) Rp. 3.000.000

*Harga diatas belum termasuk pajak tiket 10%

*Festival ini hanya dapat dihadiri pengunjung berumur 18 tahun keatas

“Tiket early bird WAC Festival dapat diperoleh mulai 21 Desember 2019 secara online melalui www.weareconnected.id.

Continue Reading

Hot News

Duet VW, Velline Chu-Wulan Kayla Rilis Single “Aku Bukan Samsak” Dari Pengalaman Nyata

Published

on

FEM Indonesia – Dua pedangdut cantik, Velline Chu dan Wulan Kayla tergabung di “Duet VW” terbentuk dari pengalaman kurang menyenangkan yang pernah menimpa mereka.

Dilatar belakangi hal tersebut, CEO NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna bersama kuasa hukumnya Leo Situmorang SH.MH. menggagas terbentuknya Dua VW agar bisa bangkit dari trauma yang mereka alami dengan memberikan mereka sebuah lagu ciptaan Hendy Irvan yang dinyanyikan secara duet berjudul “Aku Bukan Samsak”.


Lagunya sendiri berisi himbauan buat para pria jangan pernah menyakiti hati perempuan atau membuatnya menjadi bulan-bulanan kekerasan kaum laki-laki. Perempuan diciptakan Tuhan untuk disayang, dijaga dan dilindungi, bukan malah dijadikan samsak atau target kekerasan.

Velline sempat menyampaikan bahwa duetnya dengan Wulan dikarenakan dirinya dan rekannya di Duet VW itu sama-sama ingin kembali berkarya sebagai pedangdut dan tidak mau berlama-lama larut dalam keterpurukan hidup karena efek kekerasan yang menimpanya.


“Sejak kasus ini menimpa saya, saya kan jadi sering datang ke kantor NAGASWARA, waktu aku ngobrol dengan pencipta lagu. Eh, enggak disangka beberapa hari kemudian saya dihubungi Pak Rahayu untuk datang ke kantor. Kita berdua diminta take vokal,” ujar Velline Chu seperti di rilis di laman Nagaswara.

Dari segi konsep musiknya digarap oleh arannger Donal Kinan Sammy, iramanya dibuat ceria dengan genre Dancedhut dengan maksud supaya lagu dan musiknya bisa menjadi pengobat luka sekaligus membawa kecerian bagi keduanya.


Kehadiran keduanya bergabung di blantika musik dangdut yang dibawah naungan label NAGASWARA lantaran sebelumnya, mereka berdua mengalami penganiyaan. Mereka adalah pedangdut yang aktif, Velline Chu pernah merilis beberapa single sperti yang terakhir Ngopi Say dan Wulan Kayla juga penyanyi dengan single Jaim.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending