Connect with us

Berita Music

Rilis Lagu “Inilah Saatnya”, Clarice Cutie Ajak Anak Indonesia Lawan Bullying

Published

on

FEM Indonesia – Menapaki usia yang mulai remaja, bintang dan penyanyi Clarice Cutie kembali melepas sebuah single berjudul “Inilah Saatnya”.

Single terbaru kali ini merupakan komposisi karya Heldy Mahardika, yang sebelumnya pernah menggarap lagu yang ditembangkan artis Al Ghazali.

Dalam single ini, Clarice yang pernah main di film layar lebar Koki-Koki Cilik, menyerukan kepada seluruh anak-anak Indonesia agar tidak tinggal diam sebagai korban bullying, baik di media sosial maupun di dunia nyata, dengan cara menunjukkan prestasinya kepada orang-orang yang sering menganggap remeh tersebut.

“Liriknya positif, dan menurut saya bisa diterima anak-anak dan remaja, karena saya mengajak mereka untuk tetap semangat dan tidak putus asa dalam menghadapi berbagai masalah dan kesulitan untuk menggapai mimpi di masa mendatang,” kata Clarice dalam siaran persnya pada hari Selasa (2/10/2109).

Dalam single, Clarise juga tak mau menghilangkan karakternya dalam segi lirik yang bermuatan positif untuk pendengar anak-anak maupun remaja. Meskipun begitu, dia memilih warna musik yang berbeda dengan gayanya terdahulu. Dan menjatuhkan pilihannya kepada aransemen musik dengan nuansa K-pop.

Saat mengawali kariernya di dunia hiburan, Clarice pernah merilis single bertajuk Masa Kecilku. Kemudian, gadis yang akan memasuki usia ke-13 tahun ini terlibat dalam album kompilasi “Suara Anak Indonesia”, yang berisikan lagu-lagu daerah Indonesia dengan aransemen musik kekinian.

Di tengah kesibukannya sebagai host acara TV, modeling dan akting, Clarice juga masih bisa menyempatkan diri untuk menghadirkan sejumlah single, antara lain “Dont Worry” “Sahabatku”, “Yummibear Song”, dan single kolaborasi dengan Kevin Aprilio yakni “Mengalah”. Bahkan Clarice telah mempersiapkan dengan merekam beberapa lagu nasional, seperti Tanah Airku, Hymne Guru, dan Syukur.

Sebelumnya, nama Clarice mulai dikenal di media sosial semenjak dia menyanyikan ulang lagu Flashlight yang dipopulerkan Jessie J.

Dalam waktu singkat, aksi menyanyinya itu menyedot jutaan viewer serta sempat menjadi trending, hingga akhirnya diminta untuk tampil di berbagai acara TV.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Music

Original Soundtrack “Bebas” di Rilis Dengan Versi Baru Yang Kekinian

Published

on

FEM Indonesia – Sempat menjadi hit di era 90-an, lagu “Bebas” yang sukses dibawakan rapper Iwa K, kini kembali dirilis dengan versi baru.

Iwa kali ini berkolaborasi dengan beberapa penyanyi muda seperti Sheryl Shelnafia, Malzura dan  Agatha Pricilla. Kolaborasi rapper dengan para penyanyi muda ini dikemas tak kalah seru dengan lagu sebelumnya.


Sheryl mengungkapkan perasaan senang mendapatkan kesempatan untuk kembali membawakan lagu “Bebas (New  Version)”. “Awal ketemu mas Iwa K aku seneng banget karena aku udah sering cover lagu Bebas ini selama setahun terakhir, bahkan sebelum aku dapat peran di film,” ungkap Sheryl.

Tak hanya Sheryl, Maizura pun merasa excited senang dan cukup puas dengan proses rekaman lagu ”Bebas (New Version)” ini meski dirinya sempat menghadapi kesulitan. “Di lagu Bebas (New Version) ada penambahan bait yang gak ada di lagu Bebas sebelumnya. Karena aku sudah terbiasa dengerin Iwa K nge-rap dllagu ini, jadi ketika aku harus nyanyiin bagian rap-nya agak kagok karena belum kebayang gimana jadinya, tapi aku sangat menikmati prosesnya dan gak butuh waktu lama untuk menyesuaikan karakter lagu dengan cara nyanyiku”, ujar Malzura.

Lagu bebas (New Version)” menjadi lagu tema Film BEBAS yang disutradarai oleh Riri Riza. Dalam Film tersebut, Malzurn, Sheryl Shelnaih, Agatha Prlcllla serta beberapa orang pemain lainnya tergabung dalam geng remaja bernama GENG BEBAS.

”Pemilihan theme song untuk film ini melewati proses yang cukup panjang, bahkan sebelum filmnya memiliki judul. Karena tuntutan cerita, apapun theme song dari era 90-an yang kami tentukan akan menjadi judul film ini jelas Riri Riza.

“Setelah saya dan Rirl berdiskusi, pilihan kami Jatuh kepada lagu Bebas oleh Iwa K,” sambung Mira Lesmana, produser film BEBAS. “Saya dan kiri adalah penggemar Iwa K dan sangat menyukai lagu Bebas versi original yang dirilis di tahun 1994. Dan saat proses penulisan skenario FIlm BEBAS, saya terpikir bahwa lagu ini harus ada versi barunya. Ide ini disambut antusias oleh Musica Studio dan Iwa K yang kemudian membawakan lagu “Bebas” (Now Version) bersama pemaln-pemain film BEBAS yang kebetulan mempunyai talenta bernyanyi”, lanjut Mira Lesmaba yang juga menulis skenario film BEBAS bersama Glna S Noer.


Film Bebas diadaptasi dari sebuah film box office hits dari Korea Selatan yang memperlihatkan dua masa berbeda, yaitu masa sekarang dan masa 90-an.

Continue Reading

Music

Rekrut Dua Personil, Base Jam Rilis Lagu Baru dan Buku 25 Tahun Base Jam

Published

on

FEM Indonesia – Beberapa waktu lalu, salah satu vokalis grup band Base Jam, Adon mengumumkan pengunduran dirinya.

Personil yang masih bertahan saat itu : Sita (Bass), Oni (Gitar), Alvin (Vokal) dan Aris (Gitar). Dan melalui siaran persnya, mereka menyesalkan keputusan Adon tapi tetap mendukung sahabat mereka itu.

“Ngga ada masalah pribadi sih, hubungan kami tetap baik-baik saja sebagai sahabat. Kami menghormati keputusan Adon pamit dari Base Jam”, kata Sita menjelaskan di keterangan siaran persnya pada Selasa (14/10/2019).

Atas keputusan tersebut, lalu Base Jam punya dua piliihan yaitu berhenti sampai disini atau maju terus. Tapi kedua lah yang dipilih oleh band yang sampai saat ini sudah menelurkan 7 album. “Memang ada pro dan kontra dari Base Jam Friends, sebutan untuk fans kami, tapi sebenarnya ngga ada satupun dari mereka ingin Base Jam berhenti sampai disini. Jadi dengan dukungan dari mereka, kami tetap maju terus”, tambah Aris sang gitaris.

Atas saran itulah, sudah disiapkan dengan matang oleh para personil Base Jam dengan merekrut 2 personil baru untuk menyempurnakan formasi band. Yang pertama adalah Jeane Phialsa atau biasa dipanggil Alsa. Drummer yang sering bermain dengan Erwin Gutawa Orchestra ini memang sejak dari tahun 2015 menjadi session player Base Jam untuk keperluan panggung, sampai akhirnya tahun 2019, Alsa resmi jadi personil Base Jam.

“Permainan drum-nya yang sudah pasti bagus banget, komunikasi dan becanda kami juga nyambung. Dan pastinya Base Jam perlu “darah muda” kayak Alsa supaya tetap fresh”, ungkap Oni.

“Aku ini fans nya Base Jam dari kecil loh, makanya seneng banget waktu diajak gabung. Aku pingin support Base Jam supaya tetep eksis dan mewarnai musik Indonesia”, Alsa menjelaskan alasannya bergabung.

Kedua adalah posisi lainya akan diisi oleh Sigit Wardana, vokalis awal Base Jam yang mundur dari band di tahun 2006 untuk bersolo karir. “Base Jam adalah rumah yang isinya saudara- saudara gue. Kalau mereka butuh, ya gue harus siap untuk pulang ke rumah dan berjuang bersama-sama lagi”, kata Sigit.

“Menurut saya, Sigit salah satu orang yang paling tahu kenapa Base Jam ada dan pernah ikut membesarkan band ini”, timpal Alvin. Dengan formasi Sita (Bass), Aris (Gitar), Oni (Gitar), Alvin (Vokal), Sigit (Vokal) dan Alsa (Drum), Base Jam langsung menyiapkan lagu baru untuk dirilis di tahun 2019 ini.

Tidak hanya lagu baru, sekaligus untuk menandai 25 tahun Base Jam berkarya, sebuah buku berjudul “25 Tahun Base Jam” juga akan diluncurkan akhir tahun ini.

“Kami mohon doa dan dukungannya dari seluruh pencinta musik Indonesia untuk formasi Base Jam 2019 ini. Semoga kami tetap bisa menghadirkan karya- karya yang diterima oleh orang banyak”, kata mereka.

Base Jam tidak sabar untuk segera merilis lagu baru, sama halnya seperti Base Jam Friends menunggu ingin mendengarkan karya-karya baru mereka.

Continue Reading

Hot News

Formasi Baru, ST12 Gandeng Firman Sebagai Vokalis di Lagu “Kepingan Hati”

Published

on

FEM Indonesia – Grup band beralira  pop melayu ST12 kembali menghiasi belantika musik Tanah Air dengan singel terbaru bereka bertajuk “Kepingan Hati”.

Tak hanya hadir dengan single baru, ST12 juga memperkenalkan vokalis barunya, yaitu penyanyi Firman Siagian, alumnus Indonesian Idol musim kedua.

“Firman Siagian memberi nafas baru bagi ST12. Firman juga  penyanyi yang secara kebetulan mempunyai latar belakang Melayu dan sebenarnya kita sudah lama saling kenal. Dan baru kali ini resmi menjadi vokalis ST12,” ujar Pepep di acara launching singel Kepingan Hati di Bands Cafe, Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Pepep juga menambahkan, selain sama-sama punya basic Melayu, sehingga tidak perlu kerja keras untuk menyatukan visi dan misi dalam membentuk colour dan karakter ST12 yang telah menjadi ciri khas ST12 selama ini, yaitu Pop Melayu.

Sementara Firman mengungkapkan, ketika ditawari untuk bergabung dengan ST12 mengaku tak mudah. “Bukan hal yang mudah untuk ngemix dengan ST12, karena mereka memiliki karakter yang kuat. Diberi kepercayaan sebagai vokalis sebuah band pop melayu besar di Indonesia itu sebuah kebanggaan buat saya,” jawab pria jebolan Indonesia Idol di musim kedua.


Mempersembahkan sebuah single Repackage yang masuk di album “#ST12NafasBaru” berjudul “Kepingan Hati” ciptaan Pepep ST12 dan diaransemen musiknya oleh ST12. Bahwa single “Kepingan Hati”, menurut Pepep terinspirasi pembuatan lagunya berasal dari kisah nyata.

Cerita seorang lelaki yang menderita sakit Leukemia. Bahkan Dokter sudah memvonis umurnya tidak lama lagi. Sehingga ini berdampak kepada hubungan cinta dengan kekasihnya. Selama ini kehidupan pacarnya dibiayai oleh sang pria, dari mulai kuliah sampai menjadi seorang Sarjana. Akan tetapi setelah tahu ia sakit, si pria menjadi bimbang apakah ia akan pergi demi kebaikan sang pacar yang sangat mencintainya, atau memutuskan tetap menjalin hubungan namun dengan kondisi tubuhnya yang semakin lemah tak berdaya. Tapi, ternyata si pria ini tak dapat pergi begitu saja, karena ia pun sangat mencintai pacarnya ini.

“Ya kejadian ini adalah kisah nyata dari sahabat Pepep sendiri, keduanya sahabat Pepep, baik yang laki maupun yang perempuan. Sahabat Pepep yang sakit Leukemia ini 8 tahun lalu sudah pergi beristirahat panjang. Kejadian ini membuat si perempuan sampai saat ini belum mau menikah atau mencari pria pengganti pacarnya, karena ia sangat mencintai prianya tersebut.” beber Pepep.

Untuk konsep musiknya sendiri menurut Pepep tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya, namun di album sekarang  “#ST12NafasBaru” lebih harmonis progresif, jadi lebih moderen baik dari kualitas sound dan aransemennya.

“Lagu ini juga dedikasikan buat sahabat Pepep tersebut dan orang orang yang saling mencintai dan merasa kehilangan akan pasangan hidupnya. Bahwa cinta itu sangat luar biasa dan kita semua layak untuk saling dicintai dan mencintai.” tandas Pepep.

Menurut Pepep, “Kepingan Hati” menjadi lagu pembuka dari album #ST12NafasBaru yang akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan. Selamat!

Continue Reading

Trending