Connect with us

Berita Ragam

Selalu Beda Konsep, Firework Show Central Park Kerap Dinanti

Published

on

FEM Indonesia – Seperti sudah tak terpisahkan, pertunjukan kembang api di Central Park selalu ditunggu pengunjung. Tidak hanya pada 25 Desember dan 1 Januari namun saat hari raya Imlek, 25 Januari lalu, firework kerap menghadirkan pengalaman yang tidak biasa bagi pengunjung. Terlebih kembang api yang dipertunjukan memiliki konsep berbeda.

“Untuk Imlek kali ini ada 8888 tembakan. Sebenarnya kembang api yang sekarang kombinasi dan tipenya ada yang beda. Jadi kalau orang yang sering lihat kembang api setiap tahun disini pasti akan bisa membedakan ada yang baru,” ujar Asst. Marcomm & Relations General Manager Central Park dan Neo Soho Mall, Silviyanti Dwi Aryati.

Ia menambahkan dengan ketidaksamaan konsep pertunjukan kembang api yang diadakan Central Park dan Neo Soho maka pihaknya ingin pengunjung memiliki interpretasi lain setiap menyaksikan firework.

“Soalnya tembakan-tembakan ada tipe baru, tembakan yang belum pernah kita ledakan sebelumnya. Dengan harapan orang berpendapat kembang apinya makin bagus. Sebab pas kita adakan kembang api tanggal 25 Desember dan 1 Januari itu konsep tembakannya beda,” katanya baru-baru ini.

Soal angka delapan yang merupakan jumlah dari 8888 tembakan, Yanti, sapaan akrab Silviyanti mengaku angka itu mempunyai keunikan sendiri yang tak sama dengan angka lain.

“Uniknya jumlah tembakan ini 8888. Latar belakang ambil angka itu, keberuntungan ya angka delapan, enggak terputus,” lanjutnya lalu tersenyum.

Selain itu pada pertunjukan firework Imlek ini juga warna merah akan sering terlihat. Hal tersebut seperti ditulis IG Story Yanti, menceritakan adanya satu legenda yang berkaitan dengan Imlek, mengusir roh atau monster yang bernama Nian dengan cara menggunakan warna merah, cahaya terang dan keras.

Di sisi lain, antisipasi pertunjukan kembang api pun dilakukan. Semisal waktu yang mundur dari jadual semula. Hal ini juga berlaku pada hiburan di Tribeca Park usai peluncuran firework.

“Antisipasi hujan saat kembang api Imlek dan hiburan, biasanya kalau ada acara di panggung luar bisa ditukar. Tapi rasanya, mudah-mudahan pawangnya atau menunda jam pertunjukan termasuk kembang api,” tutur Yanti lagi.

Sementara itu program Orient Mansion, yang merupakan rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek Central Park dan Neo Soho, Orient Vibes, masih akan berlangsung sampai 16 Februari 2020. Para pengunjung bisa merasakan langsung mengenakan kostum kekaisaran budaya Cina saat berfoto dengan lokasi menyerupai mansion yang dibalut dengan warna merah serta pernak pernik yang cantik seperti guci, cangkir dan bermacam jenis bunga di Neo Atrium.

“Jadi ini terinpirasi dari Chinoiserie yaitu interprestasi dan imitasi tradisi artisik Cina, Asia Timur dan Eropa dalam seni dekorasi serta arsitektur,” jelas Yanti.

Sedangkan program lain seperti Lunar Shopping Marathon Till Midnight, Orient Fortune, Prosperity Dinning Package, Lunar Food Market, Lunar dance Art dan Orient Ensemble telah berlangsung serta mendapat perhatian pengunjung Central Park dan Neo Soho. [foto/teks : denim]

Ragam

Harga Terjangkau Bikin Kesadaran Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Meningkat

Published

on

FEM Indonesia – Perlahan namun pasti, stigma menyeramkan kala pergi ke dokter gini mulai hilang. Apalagi seiring perkembangan media terutama internet, informasi mengenai pentingnya merawat gigi   mudah diperoleh. Semisal tempat perawatan gigi yang bermunculan sebagai penunjang estetika di kalangan anak muda. Disini peran dokter gigi untuk memberikan informasi tentang kesehatan gigi dan mulut secara face to face lebih mudah.

“Perawatan gigi yang berfungsi sebagai penunjang estitka seperti veneer, bleaching atau braces kini sangat digemari. Kaum milenial contohnya, mereka datang ke klinik untuk menggunakan servis tadi dengan harapan gigi mereka terlihat lebih bagus atau untuk memperbaiki senyumnya,” jelas drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Pros.

“Dari sini para dokter gigi memiliki celah untuk meningkatkan awareness tentang kesehatan gigi dan mulut ke pasien. Sehingga stigma datang ke klinik gigi itu menyeramkan bisa berkurang,” tambah Onwer Royal Smile Dental Clinic di Dentist Talk by Cobra Dental di Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

Hal senada diungkapkan Founder OMDC drg. Oktri Manessa. Menurutnya klinik perawatan gigi yang memiliki konsep kekinian dapat menarik masyarakat untuk datang. Apalagi bila kesan mahal, takut dan malas antre juga hilang.

“Kami mengembangkan konsep dan inovasi untuk memberikan solusi bagi ketiga keresahan masyarakat tersebut. Berangkat dari masalah tersebut, lahirlah OMDC yang mengusung misi sosial yaitu membuat senyum seluruh lapisan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dengan menghadirkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut lewat harga yang terjangkau. Mengusung konsep tematik yang unik dengan warna serba fuchsia dan fasilitas yang nyaman dimana ada sistem reservasi yang terjadwal sehingga mempermudah pasien untuk menyesuaikan waktu dengan jadwal dokter dan tindakan,” tuturnya.

Selain itu, keahlian para dokter gigi yang mumpuni membuat pasien merasa aman. Pun jika ditunjang alat dan bahan kedokteran gigi yang telah teregistrasi disertai dengan teknologi canggih dan modern.

“Sebagai partner setia bagi para dokter gigi, Cobra Dental yang telah teruji sebagai penyedia alat kesehatan gigi dan mulut berkualitas baik serta legalitas terjamin, percaya bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menjadi partner bagi klinik dan dokter gigi dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat, juga awareness mereka untuk datang ke dokter gigi jika ada keluhan tanpa perlu takut. Caranya adalah dengan menyediakan alat dan bahan kesehatan gigi dan mulut berkualitas baik dan berteknologi modern, serta mendukung pengembangan Pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia secara maksimal,” papar CEO Cobra Dental, Adrian Susanto. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

Ragam

Rakernas 2020, Ketua Kwarnas Budi Waseso Minta Pramuka Tingkatkan Kepedulian

Published

on

FEM Indonesia – Tidak dipungkiri peran pramuka dalam masyarakat cukup besar. Semisal, di setiap bencana yang terjadi di tanah air, pramuka selalu hadir membantu. Pun di masyarakat. Namun tantangan pramuka ke depan pun semakin bertambah seiring perkembangan zaman dan tehnologi. Untuk itu pramuka diharapkan menjadi bagian terdepan untuk membantu persoalan yang juga kian beragam. Demikian diungkapkan Ketua Kwarnas Kak Budi Waseso di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta, Rabu (19/2).

“Saya berharap pramuka menjadi yang terdepan dalam bela negara, membantu mengatasi masalah-masaah intoleransi, ujaran kebencian, kabar bohong (hoax), aksi perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba dan aksi kriminalitas yang melibatkan kaum muda,” jelasnya.

Harapan Kak Budi Waseso bukan tanpa alasan. Pasalnya kemudahan informasi yang diperoleh melalui media sosial kerap ditelan mentah-mentah oleh masyarakat sehingga kadang menimbulkan keresahan. Karena itu sebagai Ketua Kwarnas, Kak Budi Waseso meminta anggota pramuka terus meningkatkan kepedulian antar sesama.

“Saya mendorong pimpinan Kwarda, Kwarcab dan Kwarran terus meningkatkan kepedulian sosial dalam bentuk kegiatan bakti masyarakat (community service) dan pembangunan masyarakat (community devetopment) di daerahnya, secara berkala,” katanya lagi.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rakernas 2020 Kak Chairul Huda menyatakan bahwa anggota pramuka harus tahu seraya mengamati perkembangan yang terjadi terutama kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan kepramukaan.

Untuk diketahui, Kwarnas telah membentuk tim yang menyiapkan draft naskah akademik dan draft RUIJ setelah DPR dan pemerintah sepakat revisi UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) Prioribs tahun 2020.

Rakernas yang disertai pameran foto pramuka dengan tema Peningkatan Peran Gerakan Pramuka dalam Bela Negara dan Penanggulangan Bencana ini akan berlangsung 19 – 20 Februari. Sejumlah pembicara, di antaranya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Doni Monardo bakal mengisi acara yang dihadiri 250 peserta. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Ultah Ke-7, Makaroni Ngehe Gelar ‘Mahe Run’ Serba 7 Kilometer di Jakarta

Published

on

FEM Indonesia – Produk makanan milenial, Makaroni Ngehe khas Tasikmalaya berbahan dasar makaroni menggelar sport event bertajuk ‘MaHe Run’, sebagai bagian dari tujuh tahun keberadaannya.

MaHe Run merupakan ajang lomba fun run berjarak 7 kilometer berkonsep fun color fun run yang akan dihelat pada hari Minggu pagi, 15 Maret 2020 di Pintu 6 Gelora Bung Karno, Jakarta.


Digagas dengan spesial menghadirkan warna dan pengalaman baru ajang lari untuk individu dan keluarga serta menawarkan hadiah heboh berupa 7 medali emas asli @ 10 gram untuk 7 finisher pertama serta grandprize 1 Vespa LX 125.

CEO dan penggagas Makaroni Ngehe, Ali Muharam mengatakan,  MaHe Run, adalah sebuah event olahraga fun run bertema fun color foam run menempuh jarak 7 kilometer yang khusus dipersembahkan untuk kaum muda dan keluarga Indonesia. “Misi kami di MaHe Run adalah untuk memberikan warna baru dalam acara lari, pengalaman yang berbeda, dan keseruan yang lebih karena it’s #morethanfunrun #it’smaherun”.,” ujar Ali Muharam seperti keterangan siaran persnya pada hari Sabtu (15/2/2020) di Jakarta.


Ali juga menjelaskan, ajang MaHe Run dihelat selain menjadi wujud komitmen kuat Makaroni Ngehe untuk turut aktif menyerukan gaya hidup sehat yang fun, juga ingin memanfaatkan momen istimewa ini untuk menjalin silaturahmi dengan konsumen, komunitas olahraga lari dan masyarakat umum.

Dengan menghadirkan lomba lari fun run yang berbeda dan spesial. Hadiah yang ditawarkan serba 7, yaitu hadiah 7 medali emas @10 gram untuk 7 pelari yang masuk di garis finish pertama. Selain itu juga tersedia hadiah undian doorprize berupa 7 electric scooter, 7 smartphone, 7 smartwatch, 7 bluetooth handsfree, 7 bluetooth speaker & 70 voucher belanja serta grandprize 1 Vespa LX 125.


MaHe Run juga akan menampilkan sejumlah atraksi penuh sensasi, antara lain berupa penampilan Flashmob by Paskibraka, Cooking Attraction, Marching Band, Flagman, Duo Percussion, LAPD Cheers, serta Wizzy dan penampilan utama Maliq & D’Essentials.

Rute lari MaHe Run berjarak 7 kilometer meliputi start di Pintu 6 Gelora Bung Karno, menyusuri Jalan Jenderal Sudirman ke arah Jembatan Semanggi, berputar di simpang Semanggi dan kembali ke Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Jalan Pattimura, Taman Mataram hingga ke Patung Pemuda Membangun dan masuk kembali ke Jalan Jenderal Sudirman lalu berakhir menuju Finish Gate di Pintu 6 Gelora Bung Karno.

Ada keseruan yang unik dan berbeda di MaHe Run, seluruh peserta lari menemui ‘rintangan santuy’ berupa semburan foam, bubble dan red and white powder dan diakhiri dengan melewati water tunnel setelah melewati garis finish, dijamin jadi pengalaman yang paling beda!

Untuk diketahui, hingga saat ini Makaroni Ngehe telah memiliki 33 outlet di kota-kota besar di pulau Jawa (Antara lain: Jabodetabek, Kerawang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, Solo, Malang dan Surabaya) serta 1 online outlet dengan platform Whatsapp. Makaroni Ngehe menawarkan beragam produk cemilan antara lain berupa Makaroni Kering dan Basah, Bihun, Usus, Mie, Cimol dan Otak-otak yang masing-masing memiliki 5 pilihan rasa dan 5 tingkat kepedasan yang berbeda.

Makaroni Ngehe mengusung semboyan “Nagihnya Ngehe” serta Ngehe = Nasionalisme, Giving, Enterpreneurship, Humanism dan Environment.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending