Connect with us

Berita Music

Setelah 17 Tahun Berkarir, Mercell Akan Gelar Konser Tunggal di Jakarta

Published

on

FEM Indonesia – Setelah bekiprah berkarir di Industri musik selama 17 tahun, penyanyi gaek Marcell Siahaan akhirnya bakal menggelar konser tunggal yang apik spesial di Jakarta.

Konser bertajuk MarcellTujuhBelas akan digelar pada 18 Oktober 2019 di Balai Kartini, Semanggi Jakarta, sebagai sebuah perayaan antara dirinya dengan penggemarnya dan dengan seseorang penganyi yang masih di rahasiakan kemunculanya nanti di konser.

“Konser ini bagi saya adalah sebuah selebrasi bagi penggemar saya dan pendengar lagu saya agar lebih intimate. Sekaligus saya bisa langsung bertemu dengan mereka,” ujar Marcell di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, Rabu (31/6/2019).

Konser sendiri kata Marcell akan menghadirkan Betiga Satu Rasa (Betiga), akan menjadi pembuktian diri bagi pemilik nama lengkap Marcellius Kirana Hamonangan adalah masih konsisten di dunia musik.

“Perayaan ini sekaligus membuktikan I’m still a live. Saya pingin ini menjadi suatu legacy yang baik bagi generasi kita,” beber mantan suami Dewi Dee ini.

Sang promotor konser, Seno M. Hardjo mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar konser adalah karena Marcell sebagai penyanyi handal yang selalu berkonsep dan sukses .

“Ide kami muncul untuk mensupport konser karena melihat rekam jejaknya Marcell sudah sangat luar biasa. Dengan 7 album dan album terakhir yang sangat mengagetkan dia merilis This Is Not Jazz. Buat saya Marcell adalah male singer yang mempunyai konsep,” katanya.

Pihak penyelenggara sendiri membagi tiket dalam lima kategori, seperti Tribune dibanderol seharga Rp 350.000, Bronze Rp 500.000, Silver Rp 850.000, Gold Rp 1.000.000, dan Platinum Rp 1.500.000.

Penyanyi asal Bandung, 21 September 1977 ini mulai terjun ke dunia musik jauh sejak tahun 1998 dengan membentuk sebuah band Puppen. Kemudian band-nya menjadi salah satu band underground legedaris di Bandung.

Nama Marcell semakin dikenal publik  sejak berduet dengan Shanty di tahun 2002 dengan lagu ‘Hanya Memuji’.

Music

Rayakan 20th Anniversary di Hard Rock Jakarta, T-Five Rilis Single “Aku Sedih”

Published

on

FEM Indonesia – Genap berusia 20 tahun di akhir 2019 ini, group musik yang pernah beken di 90an T-Five mengumumkan kembali hadir melangkah pasti bersama label ProAktif.

Pada hari jadinya, T-Five menggelar perayaan bermusiknya bertajuk “Intimate With T-Five  20th Annniversary”. Sekaligus memperkenalkan single terbaru berjudul “Aku Sedih” yang lebih enak di simak.


Masih beranggotakan 6 personil, Gordon Abraham Latupirissa, Paul Arnold Latumahina, Yerry Meirian Kadam, Cristian Marcus Nino, Tabris Muhajier Effendy, dan Hans Boyke Marsianno, menyatakan optimis di single “Aku Sedih” yang dirilis bersamaan dengan perayaan ulang tahun T-Five yang ke-20 di Hard Rock Café, Jakarta, 5 Desember 2019 lalu.

Single terbaru kali ini menceritakan sebuah realita percintaan anak sekarang. Seseorang yang belum move on walaupun sudah tidak pacaran lagi dengan orang yang dia sayangi. Disini liriknya lebih kearah gombal, tidak mau dibilang stalking, tapi nyatanya mantau terus. Kata-kata Aku Sedih pun sebenarnya lebih ke gombal, belum rela si mantan punya yang baru. Jadi masih cari-cari perhatian.


Lirik lagu “Aku Sedih” ditulis oleh keenam personil T-Five secara bersamaan pada saat mereka berada di Karantina di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 
Unsur harmonisasi vocal T-Five masih dominan yang menjadi ciri genrenya T-Five selama ini. Sehingga lagu “Aku Sedih” boleh dibilang “T-Five Banget”. “Lagu ini genrenya pop banget.

“Sengaja kita bikin lagu yang ringan banget dari segi aransement, lirik, juga notasinya. Apalagi dari tema lagunya yang kurang lebih seperti ngobrol sehari-hari, dengan bahasa sehari-hari juga,” terang Gordon Abraham Latupirissa.


Selain untuk memenuhi kerinduan penggemar T-Five yang cukup lama menanti hadirnya karya-karya group musik asal Bandung ini, single terbaru “Aku Sedih” ini pun diharapkan dapat diterima oleh pecinta musik Indonesia.

“Ditengah derasnya musik dengan genre lain. Kami tetap optimis genre T-Five yang Pop dengan sentuhan RnB serta Hip Hop masih memiliki pasar yang luas. Tentu kami selaku label musik berharap lagu Aku Sedih dari T-Five dapat diterima oleh pecinta musik Indonesia,” tandas Restu Mahardani dari ProAktif.

Continue Reading

Music

Usai Rilis Album Baru, Isyana Saraswati Hipnotis BlackAuto Battle 2019 Yogyakarta

Published

on

FEM Indonesia – BlackAuto Battle 2919 yang kali ini digelar di JEXpo Yogyakarta pada tanggal 30 November – 1 Desember.

Dalam perhelatan Final Battle diramaika kehadiran penyanyi cantik Isyana Saraswati yang tampil selama satu jam dengan membawakan 10 lagu andalannya, Intro Explore – Paradox, Heaven, Mad, Key Sans, A Whole New World, Untuk Hati Yang Terluka, Ragu Semesta, Cover Music, Tetap Dalam Jiwa dan Kau Adalah.


Isyana tampil cukup enerjik dengan memainkan alat music keyboard dan keytar mampu menghidupkan suasana pengunjung. Bahkan saat menyanyikan lagu Tetap Dalam Jiwa, seluruh pengunjung merasa terhibur karena di ajak bernyanyi bersama.

“Dalam album terbaru ini Hati Yang Terluka, terdapat lirik dalam setiap kegelapan pasti ada titik terang. Ini dimaksudkan untuk mengajak orang-orang yang terluka hatinya untuk bisa bangkit kembali. Apalagi mereka tidak sendirian, masih ada orang-orang terdekat yang bisa hibur hati,” kata Isyana di sela-sela performancenya.

Sementara itu, belum lama ini Isyana Sarasvati telah mengeluarkan album yang berjudul Lexicon. Lexicon menjadi album ketiga Isyana Sarasvati setelah merilis album Explore! yang dirilis pada November 2015 dan Paradox pada September 2017 lalu.

Dalam album terbaik ini, Isyana mempercantik musik yang disuguhkan, dengan menggandeng tiga produser musik yakni Tohpati, Gerald Situmorang dan Kenan Loui.


Bahkan, di album ketiga yang berjudul Lexicon, Isyana juga menyuguhkan musik dengan nuansa neo klasikal. Tentunya nuansa musik ini sangat berbeda dengan album Isyana sebelumnya.

Continue Reading

Music

Konser “Movie Night Show” di Jakarta, Tampilkan Tembang Ost Dalam Tiga Bahasa

Published

on

FEM Indonesia – Sebuah mahakarya yang unik dari anak negeri bertajuk “Movie Night Show” adalah pagelaran pentas yang diadakan setiap 2 tahun sekali dan bertujuan untuk menghibur para pecinta musik khususnya untuk orang-orang yang berusia 55th+.

Dan acara yang dimeriahkan para Alumni sekolah Xin Hua, Xing An dan perkumpulan Warga Nan An Jakarta digelar pada hari Minggu (1/12/2019) di Gedung Pusat Niaga, Lt 6, Ruang Semeru 1&2, Jiexpo PRJ Kemayoran, Jakarta.

“The Movie Nite mementaskan lagu-lagu yang merupakan OST film yang familiar dan sudah kita kenal, baik dari OST film Indonesia, Mandarin sampai film barat,” ujar Irwan Kosasih selaku penyelenggara melalui keterangan siaran persnya pada hari Sabtu (30/11/2019).

Tambah Irwan, acara seperti ini tujuanya untuk memberikan hiburan kepada para pencinta musik, khususnya mereka yg berumur diatas 55 thn, tapi terbuka juga untuk anak muda meilenial. “Kami juga melibatkan para alumni sekolah Xin Hua, alumni sekolah Xing An, Perkumpulan Warga Nan An Jakarta, Koor Bukit Mulia Indah dan Everlasting Singing Group. Dan mereka para pecinta musik khususnya lagu-lagu kisaran tahun 80an hingga kini,” papar Riswan.

Dalam acara yang sukses digelar ternyata pihak panitia telah mempersiapkan selama 1,5 tahun lalu dan dengan prnampilan tiga bahasa dan berlatih keras selama semingguan. Wow!

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending