Connect with us

Music

Sinjo Menangis Garap Video Klip “Dirimu di Ragaku” Dengan Konsep Tulusnya Kasih Ibu

Published

on

FEM Indonesia – Single kedua berjudul “Dirimu Di Ragaku” milik grup Sinjo, rasanya tak lengkap jika tidak diiringi dengan video klip.

Dengan konsep tulusnya kasih sayang seorang ibu, membuat klip ini dirasa cocok dengan jalan hidup nyata para personelnya yang memulai karir dari bawah.

Ada yang menarik sewaktu pembuatan video klip, semua personil yang sehari-harinya jauh dari sifat mellow, menangis melihat proses pembuatan video klipnya. Proses yang memperlihatkan bagaimana kehidupan Sinjo dari awal terjun ke Jakarta sebagai pemusik, bahkan lokasi yang digunakan pun sangat relatable dengan kondisi saat itu.

“Waktu pembuatan video klipnya, walau kita cuma jadi cameo tapi setting tempat dan lokasi yang digunakan itu benar-benar seperti lokasi yang tempat kami dulu. Benar-benar ada historynya. Kami semua sampai nangis lihatnya, karena saat ini real lihatnya kami semua tercapai,” ujar Dodo dalam keterangan siaran persnya.

“Dirimu Di Ragaku” adalah sebuah ungkapan cinta kepada seorang kekasih. Namun jika disimak lebih dalam, ternyata lagu ini bercerita tentang cinta seorang ibu kepada anaknya yang kekal dan tak pernah mati. “Tema lagu ini universal, namun kali ini kami ingin menceritakan tentang kasih seorang ibu yang tak pernah padam kepada anaknya. Seorang ibu yang tak akan pernah berpaling walau senakal apapun anaknya. Hanya seorang ibulah yang dapat menerimanya kembali,” ungkap Yugo.

Lagu ternyata liriknya diciptakan oleh Ibu dari Dodo, vokalis SinJo “Dalam menciptakan lagu biasanya kami selalu meminta pendapat dari orang-orang di sekeliling kami, curhatan fans, cerita mereka. Salah satunya saya inta ke Ibu, dan jadilah lirik ini,” ungkap Dodo.

Single terbaru ini, Sinjo persembahkan bagi para ibu di seluruh Indonesia yang selalu memberikan support kepada anak-anaknya tanpa henti. Katanya, Harus diakui jika sosok Ibu adalah yang paling berjasa dalam karir Sinjo selama ini. “Pesan kami, jangan menyepelekan kasih sayang seorang ibu. Sebandel-bandelnya seorang anak, ibu tak pernah menolak anaknya. Cinta yang kekal dan abadi itu hanya cinta seorang ibu,”ujar ketiganya kompak.

“Lagu ini kami persembahkan special untuk ibu, bahkan video klipnya dibuat konsep tentang pengorbanan seorang ibu untuk anaknya bisa berhasil. Special banget pokoknya. Tanpa ibu kita gak bisa jadi apa-apa,” tambah Dodo.

Sinjo adalah band yang mempunyai identitas dan genre musik sendiri. Yang mempunyai ciri khas dengan lirik yang menggunakan bahasa prokem alias bahasa sehari-hari yang simple dan mudah dipahami tapi tetap sarat arti.

Sinjo mempunyai arti ajakan untuk kebaikan, yang karya-karyanya selalu membawa kebaikan bagi pendengar musiknya. Satu lagi keunikan dari band ini adalah slogan yang selalu mereka usung ‘Yoskay’ yang artinya Yes and Okay. Teriring sebelas tahun berkarya, semua kerja keras yang dihasilkan adalah berkat iringan doa seorang ibu. Kerasnya hidup yang mereka jalani, akan selalu ada tujuan untuk pulang, yaitu Ibu.

Dan “Dirimu Di Ragaku” juga sudah bisa dinikmati disemua digital musik platform seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, Langit Musik & Smart Music. Simak vclip Sinjo di : https://youtu.be/dTXuLGwSVcs

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Music

2TikTok Rilis ‘Online Streaming’ Hasil Garapan Dari Rumah

Published

on

FEM Indonesia – Masih dalam situasi pendemi Covid-19 dan adanya aturan PSBB, grup 2TikTok merilis “Online Streaming”. Single ke-4 duo yang diisi Sella Selly dan Gladis ini hasil ciptaan R. Kerta & Yanto Sari.

Pada proses penggarapan single kali ini rada unik lantaran dilakukan take vokal (rekaman) dan pembuatan video klipnya dilakukan dari rumah masing-masing.

“Ya, untuk proses take vokal di lagu ini serta pembuatan video klipnya sangat berbeda dari sebelumnya yang selalu bersama, tapi kali ini kita melakukannya dirumah masing-masing. Kita patuh pada peraturan pemerintah tentang physical distancing dan juga stay at home demi menghindari terkena wabah virus Covid19,” ujar 2TikTok dikutip dari laman Nagaswara News.

Lagu Online Streaming bercerita tentang segala aktifitas sehari-hari mulai dari pergi ke kantor, shopping, kongkow, buka puasa bersama dan aktifitas lainnya, tapi kali ini berbeda sekali lantaran semua mulai di lakukan Work From Home / WFH, semua serba Online, benar benar Online. Hal ini terpaksa harus dilakukan demi menjaga agar terputusnya mata rantai penyebaran virus Covid19 yang mengguncang dunia.

Untuk konsep musiknya digarap oleh The OutsdieR dengan genre dancedhut berirama house mix yang dipadukan dengan ciri khas vokal Sella Selly dan Gladys. Dalam pembuatan video klip mereka tampil dalam balutan kostum casual, ada juga baju over all, dengan koreo ala 2Tiktok tentunya, dengan arahan sutradara muda dan hits yaitu RoniRom & team yang terbatas.

2 TikTok sebelumnya sukses dengan single perdana Yank Haus ciptaan Sella Selly. Kemudian hal yang sama giliran Gladys menciptakan single keduanya berjudul Jangan Lupa Bahagia, kemudian single ketiga berjudul TikTok Cantik Montok pun ciptaan Yanto Sari.

Continue Reading

Hot News

Produseri Hendra Ang, Nur Bayan ‘Milih Dalan Liyane’ Gaungkan Campursari dan Rock

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi rock Hendra Ang dikenal sebagai rocker Nasional bersama bandnya juara 1 Festival Rock se-Indonesia IX versi Log Zhelebour, merilis single baru yang unik berjudul ‘Milih Dalan Liyane’.

Kali ini Hendra Ang berkolaborasi dengan pencipta lagu Nur Bayan yang juga seniman tradisional yang karya lagunya sudah sangat dikenal sampai mancanegara.

Single pertama Milih Dalan Liyane (Milih Jalan Lain) dipilih menjadi hits dari album Titik Terang yang diproduksi LUV Over Kreasi (2020) lantaran punya keunikan, dimana lagu ini bercita rasa oriental mandarin dengan range vokal rock khasnya Hendra Ang.

Hal inilah yang menjadi daya pikat kekuatan lagu Milih Dalan Liyane apalagi hasil dari karya dari Nur Bayan yang mempelopori genre musik campursarock (perpaduan campur sari dengan rock).

Secara keseluruhan aibum yang terdiri dari 7 lagu ini berkonsep “Jawa Oriental Campursarock”. Sinergi dan akselerasi antara Hendra Ang dan Nur Bayan tentunya tak lepas dari peran Yudi pemilik rumah produksi LUV Over Kreasi yang visinya ingin menduniakan karya musisi dari tanah Kediri.

“Publik Industri musik tanah air perlu disuguhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah ada, apalagi disaat Indonesia dan dunia dilanda pandemi covid 19, istilah masyarakat yang dirumah aja butuh hiburan musik, makanya first single Milih Dalan Liyane hadir di masyarakat melalui ponsel genggaman (Youtube dan medsod lainnya serta streaming),” ujar Hendra Ang, baru-baru ini di Jakarta.

Vokalis band rock U9 kelahiran Kediri, 23 januari 1982 ini berharap single di albumnya untuk kedepannya yang baru dirilis ini mampu menggenggam dunia, tentunya lewat aplikasi digital dunia.

“Mengenai project album Titik Terang ini, ceritanya sangat singkat, karena saya dan Nur Bayan adalah kawan lama dan sama sama musisi, bedanya saya eksis di musik rock sedangkan Nur Bayan terkenal di musik tradisional. Kemudian ada sahabat satu lagi namanya Yudi yang selama ini bergerak di industri entertainment di Kediri, akhirnya kita sepakat bertiga bersinergi, maka jadilah album ini,“ papar cerita pria berdarah Tionghoa ini.

Sementara Nur Bayan pun mengungkapkan pada karyanya kali ini berupaya menjadi One Stop Entertainment untuk Industri musik Indonesia dan dunia internasional. “Karena lagu ini bagi mereka yang mencintai dan mengapresiasi budaya Jawa, tentunya dari kota Kediri, salah satu kota kreator musik di Indonesia,” kata Nurbayan.

Untuk video klip firtssingle Milih Dalan Liyane sudah bisa dinikmati di TV parabola, TV kabel, dan TV lokal se-lndonesia serta media alternatif You Tube dibawah ini:

Continue Reading

Music

Eny Sagita ‘Assololley’ Rilis Single Sederhana Caraku Mencintaimu

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi asal Nganjuk, Jawa Timur, Eny Sagita yang punya banyak fans sendiri, merilis single terbaru berjudul “Sederhana Caraku Mencintaimu”.

Bersama label Nagaswara, solois bergenre pop dan dangdut ini ingin karyanya yang selama ini hanya dikenal di tanah kelahirannya agar mulai bisa populer di Industri musik Indonesia sampai luar negeri.

“Semoga single pertamaku ini bersama bisa sukses dan mendunia, seperti tagline Nagaswara For The World,” ujar Eny Sagita dikutip dari laman Nagaswara News, Selasa (2/6/2020).

Single “Sederhana Caraku Mencintaimu” adalah karya Pup Pup Whelly yang kental dengan dangdut ala Jawa Timuran plus sentuhan musik Reggae. Eny kembali menunjukkan cara olah vokalnya yang khas yang selama ini sudah diperdengarkan lewat lagu-lagu sebelumnya.

“InsyaAllah saya yakin, karya lagu yang dirilis seIkarang ini bisa lebih sukses dari sebelumnya, karena nama besar brand Nagaswara,” harap Eny.

Seperti diketahui, Eny Sagita namanya populer lewat jargon “Assololley” di Jawa Timur dan sekitarnya. Aksi panggungnya bersama OM Sagita selalu dinanti-nantikan para penggemarnya. Salah satu lagu Eny yang sangat dikenal berjudul “Ngamen 5”.

Continue Reading

Trending