Connect with us

Music

Sukses Gelar Pertunjukan Musik Amal, MDP Raih 20 Juta Donasi Untuk Gempa Cianjur

Published

on

FEM Indonesia, DepokMusisi Depok Peduli (MDP) bersama PWI Kota Depok dan bekerjasama Baznas Depok, sukses menghelat acara pertunjukan musik spektakuler bertajuk “Depok Peduli Cianjur” di Kedai Lekker, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (4/12/2022).

Pertunjukan musik yang khusus untuk acara donasi amal dalam rangka membantu dan meringankan para korban bencana alam Gempa Bumi Cianjur ini digelar oleh para musisi dan seniman kota Depok.

Dalam acara yang digelar hingga malam hari, acara menjadi meriah atas kehadiran Wakil Walikota Kota Depok, Imam Budi Hartono yang juga sempat menyumbang dan menyanyi diatas panggung. Dalam acara amal ini, Musisi Depok Peduli telah mengumpulkan donasi dari para musisi dan dermawan sebesar 20 juta rupiah.


Ketua Panitia, Agung Saget
mengungkapkan bahwa hasil donasi yang didapat itu akan langsung diserahkan kepada para korban gempa Cianjur melalui Badan Amil Zakat Kota Depok atau Baznas.

“Alhamdulilah… acara musik berjalan dengan sukses dan lancar. Kami sangat berterima kasih kepada para musisi, seniman dan dermawan serta pengunjung yang telah berpartisipasi melalui acara lelang dan donasi langsung kepada panitia yang hasilnya sejumlah 20 juta. Dan Insha Allah, hari ini akan kami serahkan donasi ke Baznas,” kata Agung Saget, Senin (5/12).


Agung juga menambahkan, bahwa acara pertunjukan di isi oleh grup band dan musisi serta seniman asal Depok. Mereka tampil menyanyikan lagu-lagu pilihan masing-masing untuk menghibur para pengunjung di kedai. Acara yang diselingi dengan lelang dari koleksi para pengisi acara ditutup dengan penampilan artis Depok.

“Mudah-mudahan dengan acara musik Amal ini juga dapat meringankan sodara kita di Cianjur meski ga banyak hasilnya namun ini membawa harapan bahwa di Depok masih ada para musisi-musisi dan seniman yang masih peduli dengan sesama,” harap Agung.


Musisi Depok Peduli lanjut Agung akan terus menggelar acara-acara musik dan pertunjukan amal di masa datang dengan menggandeng PWI Kota Depok. Selain itu juga berkolaborasi sejumlah musisi top Depok seperti, doddy katamsi, ranie klees,robbie rahman (power slave), Edi kemput (grassrock), pelawak Kang Oscar Depok dan masih banyak lagi.

“PWI Depok akan selalu mendukung kiprah para musisi dan seniman Depok dalam menggelar acara-acara musik termasuk pertunjukan musik amal ini,” kata Rusdy Nurdiansyah ketua PWI Kota Depok.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Music

Ditikam Cinta, Penyanyi Kresya Della Ungkap Pengkhianatan Cinta Sang Kekasih Kepada Penyiar Radio!

Published

on

By

FEM Indonesia – Penyanyi muda belia nan cantik, Kresya Della tampil perdana membawakan Single terbarunya “Ditikam Cinta” ciptaan Yogi RPH di Mall Cijantung, Jakarta Timur pada Junat (23/2/2024) akhir pekan kemarin.

Sebelum tampil, Kresya melakukan sesi wawancara seputar lagu barunya tersebut dengan Kong Jaing penyiar radio RDI.

“Aku ditanya-tanya seputar karir dan juga proses rekaman lagu Ditikam Cinta. Karena waktu itu niatnya bukan take vokal. Eh jadi beneran dibuatin lagu sama Mas Yogi,” ujar Kresya Della selepas acara.

Di awal penampilannya Kresya membawakan Single perdananya “Jogedin Aja” karya Hendy Irvan. Kemudian sesi wawancara dilanjut dengan pertanyaan tentang proses pembuatan video klip.

Kata cinta dan sayang selama ini yang selalu diucapkan telah berbuah sakit hati karena si kekasih telah menghianati cintanya.

“Aku ditanya soal proses pembuatan video klip dan berapa lama latihan sama dancernya. Aku bilang sudah biasa karena pengalaman pembuatan video klip sebelumnya juga pakai dancer,” ujar gadis asal Indramayu, Jawa Barat itu.

Lagu hasil ciptaan Yogi RPH adalah sebuah lagu yang berkisah tentang kekecewaan seseorang terhadap pasangannya. Segala sesuatu yang diperjuangkannya dengan sepenuh hati untuk kekasihnya itu menjadi sia-sia. Kata cinta dan sayang selama ini yang selalu diucapkan telah berbuah sakit hati karena si kekasih telah menghianati cintanya.

“Harapannya semoga lagu ‘Ditikam Cinta’ diterima oleh masyarakat luas, dapat menghibur, booming, dan tentunya aku terus diberikan kesempatan untuk berkarya dan berkarir di Industri musik Indonesia. Aamiin,” tutupnya. 

Continue Reading

Music

Viral! Video Tommy J Pisa Disawer Duit Segepok Saat Nyanyikan “Dibatas Kota Ini”

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi lawas bersuara emas, Tommy J Pisa baru-baru ini menjadi pusat perhatian masyarakat medsos alias Netizen. Pasalnya, video Tommy J Pisa yang beredar membawakan tembang hitnya, ‘Dibatas Kota Ini’ viral, lantaran sudah ditonton hampir mendekati angka sejuta viewer di TikTok FEM Indonesia.

Bahkan ribuan netizen beragam mengomentari penampilan Tommy J Pisa yang jika diperhatikan sangat sederhana dengan mengenakan stelan Jas berwarna cokelat dengan celana hitam, Tommy J Pisa menyedot perhatian netizen. 

“Awal Mula Berkarir Di Dangdut Dan Nama Nya Tak Melambung Di Dangdut Lari Ke Pop/Jazz Baru Nama Nya Melambung Dan Terkenal ltu Lah Tommy J Pisa” tulis Backto Devgan Kumar mengomentari video Tommy J Pisa.

Sementara akun tinii404 menulis : “kok ikut terharu… trimakasih buat ibu2 yg kasih saweran. semoga sehat selalu. om tomy semoga sehat selalu. Amin” Tini melihat Tommy J Pisa saat menyanyikan lagu Dibatas Kota Ini sepertinya merasa trenyuh melihat Tommy di sawer duit dalam sebuah amplop putih.

Akun ambar_nova juga mencuit kata-kata, “sedih banget kalo inget Iagu Iagu om tommyj pisa , Iagu Iagu kesukaan alm papah”

Video Tommy J Pisa diketahui tampil terbaru di konser kecil bertajuk “Barbeque Night” di Golden Boutique Hotel Jakarta bersama penyanyi Tagor Pangaribuan dan Maya Angela. Dengan tembang-tembang hitsnya, Tommy sukses membawakan tembang lawasnya antara lain Biarkan Kumenangis, Di Batas Kota Ini, Disini Dibatas Kota Ini, Suratan dan lain-lain. Di tengah penampilannya, Tommy J Pisa mampu membuat penonton tergerak untuk memberikan apresiasi berupa amplop tebal berisi sejumlah uang. 

Diketahui konser yang digelar pada Jum’at (23/2/2024) malam, sukses menampilkan tiga lawas sukses membius pengunjung dan penyanyi senior lainnya yang hadir untuk kembali ke masa lalu. Tak sekadar membangkitkan kenangan masa lalu, para penyanyi senior ini pun mampu membuat penonton ikut bernyanyi bersama lewat tembang-tembang hits mereka. 

Seperti tembang Kau Tercipta dari Tulang Rusukku (Maya Angela), Pilih Aku atau Dia (Maya Angela), Segalanya Tercipta Untukmu (Maya Angela), Jangan Kau Salah Menilai (Tagor Pangaribuan), Jangan Sampai Tiga Kali (Tagor Pangaribuan) dan banyak lagi.

“Ini adalah acara reguler kami yg biasa kami buat setiap jumat di akhir bulan. Untuk yang keempat kalinya ini kami menampilkan penyanyi Maya Angela, Tagor Pangaribuan dan Tommy J Pisa. Mereka yang memiliki sejumlah lagu hits di masanya,” ujar Bunga Saragih selaku Manager Event konser.

“Tapi kali ini dibuat berbeda karena menghadirkan tiga artis lawas sekaligus yang pada masa itu lagu nya sangat dinikmati oleh masyarakat luas. Kalau sebelumnya kan, dua kali satu penyanyi, terus yang ketiga 2 penyanyi dan sekarang keempat ada tiga penyanyi,” tambah Bunga.

Bunga yang juga menjadi MC di konser tersebut menjelaskan bahwa kenapa menampilkan 3 artis bersama agar acara bisa semakin meriah dan membuat sesuatu yang berbeda. Tentu saja apa yang kita ketahui bersama Maya Angela, Togar Pangaribuan dan Tommy J Pisa kan memiliki kekhasannya masing-masing sehingga mampu membawa pendengar untuk bernostalgia.

Continue Reading

Music

Sukses di Lagu Pernikahaan Kita, Arsy Widianto dan Tiara Andini Kembali di Single “Masih Hatiku”

Published

on

FEM Indonesia – Setelah bikin banyak orang baper lewat “Lagu Pernikahan Kita” yang dirilis dua minggu lalu, Arsy Widianto dan Tiara Andini kembali lagi duet di lagu romantis berjudul “Masih Hatiku” yang menjadi bagian kedua dari serial music “ArTi Semestinya Cinta”. 

Lagu ini masih dirilis di bawah naungan label musik Universal Music Indonesia, sama seperti rilisan-rilisan ArTi sebelumnya. Meski menjadi lagu kedua yang dirilis untuk serial musik “ArTi Semestinya Cinta”, secara storyline “Masih Hatiku” sebenarnya merupakan prequel dari “Lagu Pernikahan Kita” dan menceritakan tentang rintangan-rintangan yang biasa dialami pasangan sebelum pernikahan berlangsung.

“Lagu ini menggambarkan situasi pasangan yang seringkali dihadapkan dengan berbagai rintangan sebelum pernikahan berlangsung. Rintangan-rintangan tersebutlah yang justru dapat memperkuat ikatan cinta dari sebuah pasangan kekasih sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius dan baik Arsy maupun Tiara menggambarkannya dengan sangat baik,” ujar Yovie Widianto selaku composer dari lagu “Masih Hatiku”.

Perasaan ragu serta tidak yakin akan seberapa besar cinta yang dimiliki pasangan sebelum melangkahkan kaki ke jenjang yang lebih serius digambarkan dengan apik lewat lirik lagu ini yang ditulis langsung oleh Arsy Widianto. Berbeda dengan single sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada harmoni suara Arsy Widianto dan Tiara Andini yang sangat sepadan, lagu ini memiliki lebih banyak bagian yang mengharuskan Arsy & Tiara untuk bersaut-sautan. Meskipun begitu, harmoni suara mereka berdua tetap terdengar manis dan harmonis.

“Banyaknya bagian lagu yang mengharuskan Arsy & Tiara untuk saling bersaut-sautan membuat lagu ini jauh lebih berwarna,” tambah Yovie Widianto.

Jika “Lagu Pernikahan Kita” punya video musik dengan nuansa wedding yang sangat kental ditambah dengan latar tempatnya yang juga romantic, yaitu di Bali, video musik “Masih Hatiku” diambil di Australia. Mengambil latar sebelum tokoh Arsy & Tiara menikah, video musik ini menceritakan tentang Tiara yang dihadapkan dengan rasa cemburu ketika Arsy terlihat Bersama teman perempuannya.

Perasaan cemburu tersebut merupakan gambaran rintangan dan hambatan yang biasa dihadapi oleh pasangan yang akan segera menikah. Pada akhirnya, Arsy menjelaskan situasi yang ada untuk meyakinkan Tiara dan hubungan mereka kembali erat dan semakin dekat dengan jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.

“Masih Hatiku” menjadi lagu kedua dari mini album kedua Arsy Widianto dan Tiara Andini yang bertajuk “ArTi Semestinya Cinta” karya sang maestro Yovie Widianto. 

“ArTi memang penuh arti. Dalam setiap pembuatannya selalu ada konsep-konsep menarik di mana kekuatan ArTi ini berada di Arsy dan Tiara. Keduanya penyanyi yang sangat kuat dalam menginterpretasikan lagu, sehingga setiap liriknya punya kedalaman makna yang diperlukan untuk sebuah kekuatan komposisi,” jelas Yovie Widianto yang juga berharap serial musik ArTi selalu punya tempat istimewa di hati penikmat musik tanah air. 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending