Connect with us

Berita Selebritis

Tentang Kasus Ikan Asin, Ferry Juan Harap Masyarakat Tahu dan Mengerti UU ITE

Published

on

FEM Indonesia – Sebagai pengacara yang biasa menangani kasus artis Ferry Juan tersenyum ketika ditanya pendapatnya mengenai kasus video yang viral dengan nama ikan asin.

Namun Ferry Juan prihatin dan menganggap bahwa kasus tersebut sudah keterlaluan. Lantaran, terduga pelaku adalah mantan suaminya sendiri bagi artis Fairuz A.Rafiq.

“Menyebarkan penghinaan terhadap seseorang apalagi yang dihina adalah mantan istrinya, walaupun telah bercerai dan tidak saling mencintai lagi namun hendaknya tetaplah saling menjaga kehormatan diri masing-masing apalagi telah dikaruniai anak hendaklah pula bisa menjaga perasaan si anaknya dan terhadap si pelaku pembuat video sewajibnya tahu aturan dan menghormati ketentuan hukum yang berlaku dan bukan mencari uang dengan seenak perutnya membuat video yang menghina dan merusak harkat martabat orang lain,” ujar Ferry Juan di Jakarta, baru-baru ini.

Ferry Juan pun menambahkan, bahwa kasus tersebut sudah tepat dan benar mereka semua harus dijerat pasal-pasal cyber crime yang sama dan ini bukan delik aduan artinya meskipun si pelapor memaafkan dan mencabut laporannya namun yang berwajib berhak melanjutkan tuntutan hukum sampai ke pengadilan.

“Itulah pentingnya sosialisasi bahayanya cyber crime bagi semua lapisan masyarakat terutama anak-anak yang masih dibawah umur,” tambah pengacara yang selalu berpenampilan flamboyan ini.

Ayah dari Niquita Juan ini juga memaparkan bahwa jauh sebelum adanya UU ITE No.19 Tahun 2016, Ia dan teman-teman pengacara dari New Zealand dan Mexico pernah membahas tentang kemajuan teknologi ITE dan kejahatan cyber (cyber crime) bahwa itu akan menjadi kejahatan yang luar biasa dimana setiap orang bisa melakukan berbagai jenis kejahatan dengan mudah seperti pengancaman, fitnah, penghinaan, penipuan, perjudian, pornografi, prostitusi bahkan peredaran narkoba, dan lain-lain hanya melalui mobile/telepon genggam dan medsos.

“Tentang UU ITE, saya berharap bahwa sosialisasi harus gencar akan dampak bahayanya kejahatan cyber terutama terhadap anak-anak yang masih dibawah umur. Apalagi saat ini adalah tahun milenial yang semua orang sudah mulai menggunakan mobile/telepon genggam dan medsos,” tegas pengacara kondang Ferry Juan yang kini tengah sibuk menangani kasus likwidasi Triliunan rupiah aset kasus BLBI untuk disetorkan kepada Negara.

Atas itulah, Ferry Juan yang menggandrungi hobby balap mobil memberikan pesan, agar masyarakat bisa mengontrol diri dengan baik dan bijak dalam menggunakan mobile/telepon genggam dan medsos agar terhindar dari ancaman hukuman cyber crime. Setuju!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Sudahkah Indonesia Merdeka di 74 Tahun ? Ini Kata Julia Rossie

Published

on

FEM Indonesia – Tahun ini Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke 74. Sebab itu patut kiranya mensyukuri kenikmatan kebebasan dari belanggu penjajah. Terlebih dengan bertambah usia, negeri ini maju dengan pesat untuk melangkah lebih baik demi kesejahteraan rakyatnya. Demikian Julia Rossie menanggapi arti kemerdekaan kali ini.

“Arti kemerdekaan dalam memperingati Proklamasi ke 74, 17 Agustus 2019 ini adalah bagaimana kita bersyukur dan memanjatkan puja puji syukur kehadirat Allah atas nikmat merdeka dengan kemajuan yang luar biasa yang kita temui sebagai bangsa Indonesia,” jelasnya.

Hanya kepada Femindonesia.com, artis sinetron dan sejumlah FTV itu menambahkan bahwa dirinya telah merasakan arti kemerdekaan yang sebenarnya kendati tak dipungkiri ada pula yang masih merasa belum merdeka sepenuhnya.

“Kita sudah merdeka penuh, karena kemana arah dan apa yang harus kita lakukan untuk mengisi negara yang merdeka ini sepenuhnya kita sendiri yang menentukan,” kata Julia.

“Bagi yang memaknainya lain, itu terpulang kepada masing – masing individu dan saya membayangkan bila ada yang merasa belum sepenuhnya merdeka. Mungkin sikap kita pada negara menentukan kelas atau tingkat patriotisme kita kepada negeri ini,” lanjut ibu satu anak itu.

Julia juga menyarankan sebagai warga negara yang baik sudah saatnya memberikan sesuatu yang terbaik dari bidang apapun untuk negeri yang kini masih terus membangun dan berkembang. Apalagi dalam agama pula ada anjuran supaya menjadi manusia yang bermanfaat bagi semua.

“Masing – masing harus memberikan yang terbaik bagi negara dengan fungsi dan kedudukan masing masing. Do your best for the country. Bukankah agama juga menganjurkan bahwa sebaik – baiknya manusia adalah yang berguna bagi orang lain,” imbuhnya. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

Selebritis

Makna Idul Adha, Julia Rossie : Kurbankan Arogansi Demi Negeri

Published

on

FEM Indonesia – Kendati Idul Adha sudah lewat. Namun makna salah satu hari raya umat muslim itu masih relevan dengan kondisi sekarang. Apalagi tahun ini, Idul Adha (11 Agustus, red) berdekatan dengan tanggal kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus. Namun karena pemilihan umum beberapa waktu lalu masyarakat tidak lagi menyatu, terlebih saat pemilihan presiden. Sebab itu sudah saatnya masyarakat yang sempat berbeda pilihan kembali bersatu demi bangsa.

“Karena kita juga sedang merayakan Hari Raya Iedul Qurban, maka mari kita berkurban dengan menghilangkan ego dan arogansi kita masing – masing dan utamakan kepentingan negeri ini,” terang Julia Rossie usai melaksanakan sholat Idul Adha.

Selebritas yang kini vakum juga mengajak agar masyarakat melihat lebih jernih dalam membangun negeri.

“Mari kembali ke rumah Pancasila. Indonesia first, bring your heart home,” jelas Julia lagi.

Bahkan dalam ikut membangun negeri ke arah yang lebih baik, ibu satu anak ini mengatakan bahwa setiap orang dapat memberikan konstribusi dari segala bidang yang digeluti. Sebab agama pun menganjurkan hal serupa.

“Kita masing – masing harus memberikan yang terbaik bagi negara dengan fungsi dan kedudukan masing masing. Do your best for the country. Bukankah agama juga menganjurkan bahwa sebaik baiknya manusia adalah yang berguna bagi orang lain ?,” ucap Julia kepada Femindonesia.com [foto : dokumentasi/teks : denim]

 

 

Continue Reading

Selebritis

Gelar Resepsi Pernikahan, Ratu Meta dan Eddy Faisal Targetkan Banyak Anak

Published

on

FEM Indonesia – Pedangdut cantik, Ratu Meta pada hari Jum’at (9/8/2019) malam menggelar pesta pernikahan di hotel Hermitage, Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat dengan Eddy Faisal yang dinikahi sebulan lalu.

Sebelum perayaan resepsi yang mengundang banyak tamu dari keluarga dan kalangan rekan sesama artis penyanyi, Ratu Meta menemui awak media dahulu dan menjelaskan resepsinya yang berkonsep bernuansa serba putih dan hitam.

“Doain resepsi pernikahan kami lancar dengan konsep dirancang sesederhana mungkin simplisit, dan berdresscode juga berwarna yang sederhana yaitu hitam dan putih yang artinya keluarga kami ada tujuan yang jelas, baik dan menuju keluarga yang Sakina Mawadah dan Warahmah,” ujar Faisal sang suami menjawab pertanyaan.

Mengenai akad nikah yang sudah di dahului di bulan lalu, Ratu Meta menjawab bahwa itu dilakukan lantaran keduanya sudah sama-sama ngebet untuk menikah yang padahal baru mengenal satu sama lain selama tiga bulanan.

“Memang pertemuan saya dengan Faisal terlalu cepat dan kalian media sudah tau sendiri mengenai perjalanan karir saya sampai saat ini dan waktunya dua minggu sebelum jatuh tuga bulan dari perkenalan akhirnya kami sepakat menikah pas 4 bulan perkenalan kami yang digelar di kediaman kami,” papar Ratu Meta

“Satu sama lain banyak kesamaan dan karena jodoh itulah kami akhirnya buru-buru menikah,” tambah Ratu Meta. Saat ditanya seputar rencana ingin punya anak berapa, Eddy Faisal yang menjawab bahwa keduanya ingin sama-sama banyak. “Insha Allah, saya dan istri inginnya banyak mau laki-laki atau perempuan sama saja,” ujar Eddy.

Ratu Meta adalah penyanyi solois Dangdut dari NAGASWARA dengan beberapa hits singlenya yang telah dirilis yaitu “Tahu Bulat”, “Sakitnya Luar Dalam” dan yang terakhir “Pacar Kedua”.

Pernikahannya dengan Eddy, yang sama-sama menjadi pernikahan kedua mereka, diakui Ratu Meta, terbilang mendadak lantaran sama-sama duda dan janda, “ya sudah akhirnya langsung persiapan untuk menikah,” aku Ratu Meta.

Ratu Meta berharap pernikahan keduanya ini, menjadi pernikahan yang terakhir. “Semoga baik-baik saja, langgeng sampai tua, doa terbaik saja,” tandasnya.

Continue Reading

Trending