Connect with us

Ragam

Terpilih Ketua PWI Lampung, Eddy Law Pesan : Tingkatkan SDM Wartawan!

Published

on

FEM Indonesia – Sebagai mantan wartawan senior Lampung Post, Profesor Eddy Ribut Harwanto (Asst. Prof. Dr Edi Ribut Harwanto SH MH) atau yang dikenal dengan nama Eddy Law, beberapa waktu lalu hadir di acara pelantikan Ketua PWI, Lampung.

Penyerahan jabatan dari ketua PWI Metro Lampung Supriyadi Alfian kepada Reno Winata (Ketua PWI) terpilih berlangsung sukses.

Kepada pengurus PWI terpilih, Eddy Law berpesan agar ketua yang baru bisa meningkatkan SDM wartawan dan menegakkan kode etik wartawan di tengah gempuran maraknya wartawan yang tidak memiliki kualifikasi khusus sebagai pekerja pers.

“Dan tak lupa terus menjadi penghubung perpanjangan tangan para seniman musik dalam rangka memerangi pembajakan lagu dan cover lagu secara illegal,” kata Eddy Law seperti dilansir Nagaswara News di AR. Prawira Negara No. 29, Metro, Metro Pusat, Metro, Kec. Metro Pusat, Kota Metro, Lampung.

Tambah pelantun tembang “Dinda”, Rino Winata sebagau ketua PWI Kota Metro Lampung, kiranya dapat mengelorakan semangat juang dalam menjaga independensi pers tetap netral dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

Pengalaman, Dr. Edi Ribut Ditunjuk Sebagai Konsultan Hukum NHI Internasional

Published

on

FEM Indonesia – Baru-baru ini, seniman dan pengacara kondang, Dr. Edi Ribut Herwanto S.H. ditunjuk sebagai konsultan hukum perusahaan Napoleon Hill Foundation Indonesia atau NHI bertaraf internasional oleh CEO NHI, Mohammad Azhar Bin Abdullah dari Singapura.

NHI sendiri merupakan perusahaan rintisan kelas dunia yang bergerak di bidang jasa training dan motivasi untuk kampus, institusi, dan badan usaha yang berstatus negeri maupun swasta di Indonesia.

NHI terafiliasi dengan Napoleon Hill Foundation yang berpusat di Virginia, Amerika Serikat. Lembaga pelatihan tersebut didukung oleh para trainer kaliber dunia yang telah berpengalaman dalam mengajarkan metode untuk meraih kesuksesan.

Banyak tokoh dunia yang mengagumi sekaligus mengamalkan pemikiran dan ajaran Ilmu Sukses yang digagas oleh Dr. Napoleon Hill yang telah teruji selama 92 tahun.

Dr. Edi yang juga dosen Ahli Hukum Pidana Ekonomi dan HKI Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro, dalam siaran pernya mengatakan bahwa kesepakatan penunjukan kantor hukumnya dilakukan saat menggelar pertemuan di bilangan Jakarta Pusat dengan perusahaan dari MPDT Capital asal Malaysia, beberapa waktu lalu.

NHI dipimpin oleh Mohammad Azhar Bin Abdullah sebagai CEO (Chief Executive Officer). Pengusaha asal Singapura yang mengantongi sertifikat kepelatihan yang telah diakui secara internasional dan telah lama malang-melintang di dunia training. “Dunia training merupakan bidang yang bagus, dapat memberikan motivasi kepada pelaku usaha, juga institusi pemerintahan, perusahaan swasta, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dan lembaga-lembaga lainnya,” papar Azhar.

Azhar menambahkan, pihaknya telah jauh hari melakukan pengamatan terhadap kepribadian Dr. Edi dan aktivitas yang dilakoninya. Di mana Dr. Edi adalah seorang dosen, advokat, dan entertainer. “Sengaja kami menunjuk beliau sebagai penasihat hukum di NHI karena segudang cara dan ilmu yang dimiliki dapat juga ditransfer sebagai ilmu tambahan bagi kami,” beber Azhar.

Azhar menyampaikan, hadirnya Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H.,M.H. sebagai konsultan hukum dapat membantu upaya pengembangan NHI di indonesia. “Saya sangat senang beliau bersedia menjadi konsultan hukum untuk NHI,” pungkasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Arie Ramahdani dari Indonesian Country Representative MPDT Capital Berhard Malaysia mengatakan bahwa di perusahaannya, Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H.,M.H. juga menjadi penasihat hukum. Arie menilai secara personal Dr. Edi merupakan sosok yang memiliki kecerdasan spiritual yang baik, di samping kecakapannya dalam menangani kasus-kasus besar.

Ditunjuknya Dr. Edi sebagai konsultan pada NHI merupakan kabar yang sangat baik, karena ilmu yang dimilikinya dapat dikombinasikan dengan teknik training yang berkualitas guna memberikan motivasi kepada lembaga-lembaga negara maupun swasta.

“Doktor Edi orang (yang) potensial dan merupakan aset Indonesia yang perlu dimanfaatkan keilmuannya,” kata pengusaha asal Malaysia. Selamat!

Continue Reading

Ragam

Vaksinasi Insan Pers, Presiden: Semoga Dapat Berikan Perlindungan bagi Awak Media

Published

on

FEM IndonesiaPresiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang khusus diperuntukkan bagi para wartawan dan dimulai dari wilayah DKI Jakarta.

Vaksinasi massal dilaksanakan di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 25 Februari 2021.

“Sesuai yang saya sampaikan pada saat Hari Pers Nasional bahwa kita ingin mendahulukan insan pers untuk divaksinasi dan alhamdulillah pada pagi hari ini sudah dimulai,” ujar Presiden dalam keterangannya di lokasi acara dilansir dari laman presidenri.go.id.

Presiden mengatakan, vaksinasi bagi para wartawan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada mereka yang dalam menjalankan tugas kesehariannya harus berada langsung di lapangan dan sering berinteraksi dengan narasumber atau orang-orang lainnya. “Ini memberikan perlindungan yang baik bagi insan pers yang pagi hari ini telah dilakukan vaksinasi,” ucapnya.

Kepala Negara dengan didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh langsung memantau jalannya proses vaksinasi setibanya di lokasi sekira pukul 09.10 WIB.

Sama halnya dengan proses vaksinasi yang diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan dan pekerja publik, para wartawan yang mengikuti vaksinasi kali ini juga harus terlebih dahulu melalui sejumlah tahapan seperti validasi data, penapisan kondisi kesehatan, dan lain sebagainya sebelum ditetapkan untuk dapat mengikuti vaksinasi.

Rencananya, vaksinasi awal yang akan digelar hingga Sabtu (27/2) mendatang tersebut akan mengikutkan sebanyak 5.512 wartawan yang telah terdata. Sementara untuk pelaksanaan pada Kamis (25/2) ini, sebanyak 1.838 jurnalis akan mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin.

Berawal bagi para wartawan di Provinsi DKI Jakarta, kegiatan vaksinasi ini juga akan berlanjut untuk para wartawan yang ada di daerah-daerah lainnya. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dari apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2021 pada 9 Februari 2021 lalu.

Dalam acara tersebut, Kepala Negara memastikan bahwa awak media sebagai garda terdepan edukasi penanganan pandemi di tengah masyarakat juga akan turut memperoleh prioritas vaksinasi tersebut secara bertahap.

“Tadi saya sudah bisik-bisik ke Prof. Nuh (Ketua Dewan Pers), di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti, untuk awak media sudah kita siapkan kira-kira 5.000 orang untuk bisa divaksin,” ucap Presiden.

Continue Reading

Ragam

3 Hari, Pemerintah Akan Vaksinasi Insan Pers di Gelora Bung Karno

Published

on

FEM Indonesia – Vaksinasi massal untuk insan pers akhirnya akan dilaksanakan di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Vaksinasi rencananya akan digelar selama tiga hari, mulai hari Kamis, Jum’at dan Sabtu, 25, 26, 27 Februari 2021, dan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Insan pers yang memperoleh vaksinasi kabarnya mencapai 5.512 orang. Dengan rincian 512 insan pers yang sejak awal dijadwalkan divaksin dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021, dan 5.000 insan pers yang dikoordinasikan oleh Dewan Pers dari 10 organisasi konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred.

“Silakan diatur waktunya oleh koordinator masing-masing, supaya tidak terjadi penumpukan. Kita juga harus tetap mentaati protokol kesehatan,” kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi dalam keterangan siaran persnya, Rabu (24/2/2021).

Sementara Penanggung Jawab HPN 2021/Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S. Depari mengatakan, pihaknya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang memberi perhatian kepada insan pers dalam pemberian vaksin Covid-19.

“Kami juga senang, pemerintah telah mengapresiasi insan pers yang melakukan tugas jurnalistik di tengah pandemi Covid-19. Risiko tertular Covid-19 bagi wartawan juga tinggi. Karena itu pada kesempatan puncak acara HPN 9 Februari lalu di Istana Negara kami meminta Bapak Presiden menambah 5.000 insan pers untuk divaksin,” ujar Atal.

Ketua Panitia HPN 2021 Auri Jaya pun mengapresiasi pemerintah yang telah memberikan kesempatan lebih awal kepada pekerja media untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
“Dengan pemberian vaksin Covid-19 secara massal bagi kelompok pekerja pers, secara langsung pemerintah telah memberikan perlindungan secara massal bagi para penjaga salah satu pilar demokrasi,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi bagi insan pers merupakan kolaborasi Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta instansi terkait lainnya. Para peserta diminta hadir sesuai hari dan jam yang ditetapkan dalam undangan. Peserta yang hadir di luar jam yang dijadwalkan tidak diperkenankan masuk ke area vaksinasi.

Sepuluh organisasi konstituen Dewan Pers tersebut diantaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). [Nata K.]

Continue Reading

Trending