Connect with us

Berita FEM Travel

Ubah Konsep, Neo Soho Mall Semakin Manjakan Keluarga dan Anak

Published

on

FEM Indonesia – Tak ingin ketinggalan dan selalu ingin berkembang seperti Central Park, Neo Soho Mall pun berbenah. Semisal konsep yang selama ini dijalani akhirnya mengalami perubahan, tepat di usia ketiga. Bahkan para pengunjung diajak merasakan perubahan tersebut sejak awal Oktober hingga puncak pada 23 November 2019, utamanya kehadiran ragam tenant baik fashion, entertainment, home living, food and beverages serta program belanja menarik.

Tentang perubahan konsep tersebut dibenarkan Marcomm Manager Neo Soho Mall Welly Adi. Menurutnya, perubahan konsep yang bersamaan dengan hari jadi Neo Soho ketiga ini lantaran kerjasama dengan beberapa tenant telah selesai sehingga dibutuhkan suasana baru yang lebih segar, berbeda dan menarik.

“Yang beda konsep dari relaunch ini karena kita menginjak usia 3 tahun mengubah konsep mall yang tadinya punya entertainment berupa department store yang telah selesai kerjasama, kita ubah jadi specialty store. Jadi mulai hari ini kita terus berikan konsep relaunch yang akan open hingga puncaknya 23 November. Jadi hampir satu bulan ini akan ditemui tenant-tenant baru dan banyak sekali yang digemari costumer juga, itu yang jadikan Neo Soho punya konsep relaunch,” ujar Welly di Jakarta.

Ditambahkan terdapat perbedaan antara department store dengan specialty store dalam perubahan konsep Neo Soho. Pun dengan tenant lainnya yang bakal hadir di pusat perbelanjaan di Jakarta Barat tersebut.

“Sebenarnya store yang bentuknya bukan seperti department store. Kalau di department store ada banyak puluhan bahkan ratusan brand tapi kalau di specialty store akan ada satu unit dan satu brand. Contohnya kayak Uniqlo dan kita bersyukur banget karena percaya pada Neo Soho menjadi konsep toko yang dinominasikan jadi salah satu konsep toko terbesar di Indonesia. Akan berlanjut dengan Ace Hardware yang buka sepekan lagi, Informa dan dengan konsep baru dan pertama yang ada di Neo Soho,” papar Welly lagi.

Hal senada diungkapkan Assistant Marketing Communication & Relations General Manager Central Park dan Neo Soho Mall, Silviyanti Dwi Aryati. Ia mengatakan area yang semula diperuntukan untuk Department Store saat ini diganti menjadi Specialty Store. Pun dengan macam tenant yang siap hadir bagi pengunjung Neo Soho. Hal tersebut dilakukan sebagai strategi baru yang lebih cocok dengan lifestyle market sekarang.

“Kami berharap strategi dan proses perubahan disertai inovasi yang kami terapkan dapat berjalan dengan baik dan berdampak positif baik bagi seluruh tenant yang sudah ada sekarang ini, yang akan segera hadir di Neo Soho Mall, maupun bagi para pengunjung Neo Soho Mall. Kami memiliki keyakinan yang kuat karena terbukti dari traffic pengunjung yang meningkat hingga 20% setiap bulannya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ucap Yanti, sapaan Silviyanti.

Di sisi lain, adanya perubahan konsep Neo Soho maka perbedaan dengan “kakak kandung” Central Park tak terhindarkan. Namun, kata Welly, ketidaksamaan konsep kedua pusat perbelanjaan itu justru akan saling melengkapi serta memiliki banyak pilihan bagi pengunjung.

“Kalau di Neo Soho nantinya akan punya banyak destinasi favorit keluarga kayak Jakarta Aquarium, Chipmunks Playground, Rockstar Gym. Jadi memang targetnya lebih ke family and kids, itu total. Dan untuk food dan beverage itu ditargetkan usia 20 hingga 40. Sedangkan di Central Park targetnya usia 18 – 35 dengan pilihan jauh lebih banyak, jauh lebih massive. Tapi Neo Soho khusus sesuai dengan konsepnya,” kata Welly ditemui di sela temu media Transformation Neo Soho Mall.

Selain kehadiran Uniqlo, perubahan konsep baru Neo Soho ini juga dapat dilihat dengan telah dibukanya Rockstar Gym, tempat kebugaran khusus anak-anak lalu disusul tenant lainnya semisal Ace Hardware, Informa, Toys Kingdom, Informa Electronics, Travelink Ataru dan The Food Hall.

Sedangkan untuk makanan dan minuman yang sudah dan akan hadir, seperti Gourmet Heaven yang menghadirkan tenant Abura Soba, Lewis & Carroll, Kopi Kenangan, Xing Fu Tang, Spin Fish Poke House, Ben Gong’s Tea, Supper Fury, Chatime, Putien, Pancious, Born Ga, Sushi Hiro, Pingoo, Tsujiri, Burgreens, Gyukaku, Shaburi, Common Grounds dan banyak pilihan lain. Sementara bagi yang ingin memanjakan lidah sesuai selera serta bersantai bersama keluarga maupun teman, pengunjung dapat mendatangi Open Kitchen, dimana terdapat lebih dari 20 tenant makanan di dalamnya.

Dengan seabrek tenant yang sudah dan akan mengisi Neo Soho lewat perubahan konsep ini, Welly pun berharap terjadi sinergi kakak beradik pusat perbelanjaan tersebut sehingga kian menarik masyarakat untuk berkunjung.

“Akan jadi pelengkap mengingat Central Park sudah lama jadi destinasi yang cukup lengkap tetapi masih banyak segmentasi yang memang kita harus dilengkap semisal family and kids. Nantinya Neo Soho kita harapkan jadi pelengkap yang jadi satu kesatuan di area Podomoro Citynya kita ini, jadi konsep yang bisa menarik atau magnet customer-customer semakin banyak yang ke area kita,” imbuhnya. [foto : teks : denim]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FEM Travel

JAKBERFEST, Jadi Selebrasi Kerja Sama Sister City Jakarta dan Berlin

Published

on

FEM Indonesia – Jakarta dan Berlin telah memiliki hubungan baik yang dikenal sebagai kerja sama Sister City sejak tahun 1993. Kerja sama yang sudah terjalin selama dua puluh lima (25) tahun ini kembali dirayakan pada acara JAKBERFEST yang menampilan kolaborasi antara Jakarta dan Berlin.

Festival yang juga didukung oleh PT MRT Jakarta, Lazada yang dihelat Sister City telah menghasilkan ragam kolaborasi budaya yang mendorong kreativitas dan inovasi untuk pembangunan kota Jakarta.


“Hubungan Sister City Jakarta dan Berlin terus berkolaborasi untuk perubahan lebih baik. Rencana selanjutnya, Jakarta dan Berlin sedang mengerjakan proyek “smart change” untuk mencari solusi inovatif tentang kesinambungan pembangunan kota-kota berkembang. Semoga kerjasama seperti ini akan dapat dilakukan dengan kota besar lainnya di tahun- tahun mendatang,” ujar Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta di keterangan siaran persnya di hari Senin (2/12/2019).

Kolaborasi terbaru antara Jakarta dan Berlin dituangkan pada salah satu sisi terowongan Jalan Kendal, Menteng, Jakarta Pusat. Karya seni kontemporer hasil karya Snyder, seniman asal Jerman dan Darbotz, seniman mural asal Indonesia bertema “Friends Mural” menggambarkan persahabatan, teknologi, dan budaya hasil karya Snyder dan Darbotz dapat dinikmati oleh pengunjung JAKBERFEST, dan juga masyarakat pengguna transportasi umum yang sudah terintegrasi.


“Sejak kecil saya melihat Metro Mini dan Bajaj sebagai salah satu pemandangan umum di Jakarta, namun sekarang sudah mulai menghilang. Hal ini menjadi inspirasi karya mural saya di terowongan ini, yang dapat membuat orang bernostalgia dan juga pengetahuan bagi generasi muda saat ini. Satu hal yang cukup membuat terkesan adalah ini projek bersama pemerintah untuk melakukan street art yang dulunya belum difasilitasi oleh Pemprov DKI. Sekarang saya malah diundang untuk menghiasi salah satu ruang publik yang ada. Saya berharap dengan adanya acara ini, makin banyak ruang publik di Jakarta maupun kota lain yang dapat dihias oleh seniman lokal,” papar Darbotz.

Pengalaman lain saat membuat seni kontemporer di terowongan Jalan Kendal juga ditambahkan oleh Snyder, seniman asal Berlin, “Street art dan karya seni yang ada di jalan memang untuk dinikmati maupun dikomentari oleh masyarakat yang melewatinya. Saya suka melihat orang-orang berinteraksi terhadap karya seni saya termasuk adanya komentar negatif dari mereka. Tidak seperti di dunia maya, dimana orang hanya mengomentari unggahan gambar yang tidak dilihat secara menyeluruh. Saya merasa karya seni di terowongan ini dapat menjangkau orang banyak dan itu memberikan arti untuk saya. Ketika saya membuat grafitti ini, beberapa anak kecil duduk di belakang saya dan mulai menggambar pada buku mereka. Saya senang jika dapat menginspirasi orang lain untuk memulai menggunakan pulpen, kuas, atau alat tulis lain untuk mengekspresikan dirinya.” paparnya


JAKBERFEST juga menyuguhkan ragam makanan khas Berlin dan Jakarta, seperti Bratwurst, Currywurst, Soto, Asinan, dan masih banyak lagi. Pengunjung dapat menikmati makanan tersebut dengan harga terjangkau, mulai Rp25.000,- hingga Rp45.000,-.

JAKBERFEST turut diramaikan oleh JakJazz yang merupakan pelopor acara festival jazz di Indonesia. JakJazz menghadirkan musisi-musisi ternama seperti Barry Likumahuwa dan Aletta Stars untuk menghibur pengunjung JAKBERFEST. Tidak hanya itu, JakJazz yang sempat vakum beberapa tahun, akan kembali diselenggarakan tahun depan. Selain itu, JAKBERFEST juga diramaikan dengan penampilan dari Andezzz dan 2 Lampu Neon.

“Untuk merealisasikan esensi persahabatan dua kota Jakarta dan Berlin, MRA Media menggagas sebuah konsep festival jalanan yang menggabungkan kuliner, musik, budaya dalam acara JAKBERFEST di terowongan Jalan Kendal. Sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas umum yang sudah dipercantik oleh pemerintah. Terowongan ini dikembangkan menjadi ruang publik yang aman dan nyaman. Selain itu, pedestrian way yang diperbesar dan juga moda transportasi yang sudah terintegrasi menjadi penunjang kebutuhan kaum urban,” ujar Iwet Ramadhan, Head of Business Growth MRA Media.


Untuk mendukung program pemerintah, masyarakat yang hadir ke acara JAKBERFEST disarankan untuk menggunakan moda transportasi MRT yang dapat terhubung langsung dengan lokasi acara yaitu di terowongan Jalan Kendal Jakarta Pusat.

Acara JAKBERFEST dibuka untuk umum pada Sabtu, 30 November 2019 pk.17.00 WIB. Pengunjung pun dapat menikmati karya seni kontemporer kolaborasi Jakarta dan Berlin, lantunan lagu dari musisi ternama, dan juga makanan khas kedua kota tersebut.

Setelah festival ini usai, seni kontermporer Snyder dan Darbotz masih dapat dinikmati oleh kaum urban sebagai fasilitas ruang publik.

Continue Reading

FEM Travel

Ini Alasan Vaksinasi Influenza Saat Akan Libur ke Luar Negeri

Published

on

FEM Indonesia – Masa libur sekolah pada akhir tahun sudah dekat. Untuk mengisi liburan ada sebagian masyarakat memilih luar negeri. Umumnya mereka telah mempersiapkan keperluan selama berada disana sejak jauh-jauh hari. Lantas bagaimana dengan persiapan kesehatan, semisal vaksinasi influenza ?

Walau masih dipandang sebelah mata namun influenza adalah penyakit yang mudah menular dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi bahkan kematian. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa sekitar 5 hingga 10 persen orang dewasa dan 20 hingga 30 persen anak-anak terkena influenza setiap tahunnya, serta sekitar 290.000 hingga 650.000 orang meninggal dunia karena influenza. Karena jumlah kematian hingga ratusan ribu per tahun, bahkan mungkin akan terus meningkat maka pada 1 November ditetapkan sebagai Hari Flu Sedunia atau World Flu Day.

Padahal upaya penyebaran influenza dapat dilakukan dengan mudah dan murah, selain vaksinasi, seperti cuci tangan, tutup mulut dan hidung saat bersin. Demikian diungkapkan Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD baru-baru ini di Jakarta.

“World Flu Day 2019 adalah momen tepat untuk memperkuat upaya pencegahan dan penularan penyakit influenza. Upaya ini tentunya lebih optimal jika dilakukan secara bahu-membahu antara tenaga kesehatan, pemerintah, pihak swasta, hingga masyarakat. Kita bisa memulainya dengan menjalankan gaya hidup sehat yang dapat meminimalkan penyebaran virus, misalnya mencuci tangan dan menutup mulut serta hidung ketika bersin,” paparnya.

Akan tetapi, lanjut Cissy, pencegahan yang efektif adalah melakukan vaksinasi influenza. Hal ini bahkan sudah direkomendasikan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

“Influenza adalah penyakit menular yang paling umum diderita para pelancong mancanegara dan bisa dicegah dengan vaksin. Vaksinasi influenza merupakan cara yang efektif untuk mencegah infeksi virus influenza,” katanya lagi.

Diketahui pula dalam media briefing World Flu Day 2019 yang diadakan Sanofi Pasteur Indonesia, resiko penyebaran virus influenza terjadi saat seseorang mulai melakukan perjalanan, baik melalui udara, kapal laut atau darat / kereta api, dimana tempat-tempat tersebut akan dipadati banyak orang terlebih jika saat musim libur. Sebab itu Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM menganjurkan supaya pencegahan melalui vaksinasi influenza setiap tahun dilakukan.

“Secara medis, respons imunitas tubuh terhadap vaksinasi menurun seiring waktu, sehingga vaksinasi influenza harus dilakukan setahun sekali untuk proteksi yang lebih optimal. Selain itu, strain virus influenza yang dominan menyebar di seluruh dunia berubah setiap tahunnya sehingga formula vaksin flu harus disesuaikan setiap tahun,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Jakarta, dr. Jefri H Sitorus, M.Kes. Ia mengatakan bahwa tempat-tempat umum seperti terminal, bandara maupun pelabuhan memiliki potensi bagi virus flu untuk memaparkan sepanjang tahun kepada orang-orang yang berada disana.

Sebab itu, Dr. Benget Saragih, di tempat yang sama, menyarankan agar mereka yang hendak keluar negeri untuk berlibur mencari informasi tentang influenza di negara yang dituju. Pasalnya penyakit tersebut saat ini semakin berkembang dan beragam.

“Influenza bukan hanya penyakit yang muncul di musim hujan atau musim dingin. Faktanya, di iklim tropis yang hangat, flu bisa berkembang sepanjang tahun. Dalam kata lain, di belahan bumi manapun, resiko tertular virus flu selalu mengintai Anda. Oleh karena itu, sebelum bepergian, cari informasi mengenai jenis virus flu di negara yang akan Anda kunjungi, lindungi diri Anda dengan menerapkan gaya hidup sehat dan lakukan vaksinasi influenza,” tuturnya.

Mengenai virus flu yang terus mengalami perubahan serta beradaptasi diakui Head of Medical Sanofi Pasteur Indonesia, dr. Dhani Arifandi. Bahkan ia menyebut virus flu merupakan virus pintar yang bisa berubah saban tahun guna menyerang sistem imun manusia. Karena itu Dhani meminta masyarakat yang hendak liburan ke luar negeri melakukan vaksinasi influenza untuk perlindungan diri serta mencegah penyebaran.

“Vaksinasi merupakan investasi kesehatan di masa depan. Semua orang, termasuk yang sehat pun, berisiko terkena influenza. Oleh karena itu, kami pun bermitra dengan Kementerian Kesehatan, Indonesia Influenza Foundation dan Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya vaksin influenza, khususnya menjelang musim liburan akhir tahun. Kami berharap, masyarakat dapat melakukan pencegahan melalui vaksinasi influenza sehingga dapat menjalani hidup yang bermakna,” ucapnya. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading

FEM Travel

Lombok Jadi Lokasi “Toko Flagship” Pertamanya Rip Curl

Published

on

FEM Indonesia – Rip Curl mengumumkan toko flagship pertamanya di Pulau Lombok, di Jl. Pariwisata, Dusun Kuta 1, Lombok Tengah.

Daerah ini hanya berjarak sekitar 17 kilometer dari Bandara International Lombok dan bisa dicapai hanya dalam waktu 30 menit perjalanan. Sedangkan dari kota Mataram sendiri, daerah ini bisa dicapai dalam 90 menit.


“Ini adalah toko flagship pertama kami di Lombok dan toko flagship pertama kami bersama Inter Royal Pacific. Sebelumnya kami juga sudah bekerja sama dengan Ibu Jeanny Kwee dari Inter Royal Pacific sebagai pemilik toko Multibrand Royal Surf. Kami senang bisa melanjutkan kerjasama dengan partner retail kami dan bisa memiliki toko flagship pertama di Kuta Lombok. Ini adalah toko flagship ke-31 kami di seluruh Indonesia”,
kata Corah Sinulingga, Sales Manager Rip Curl Indonesia melalui keterangan siaran persnya pada hari Kamis (28/11/2019).

Bekerja sama dengan Inter Royal Pacific membuka toko seluas 105 meter persegi yang terdiri dari 2 lantai dimana dengan desainnya yang modern, diharapkan bisa memenuhi keinginan para customer untuk bisa memiliki berbagai koleksi produk-produk Rip Curl berkualitas tinggi seperti Mirage Boardshorts, baju renang peraih penghargaan “My Bikini” yang telah membuat nama Rip Curl menjadi merek baju surfing kelas premium internasional selama beberapa dekade.


Dan produk-produk lain seperti jam tangan, sepatu dan aksesoris. Toko ini juga menawarkan berbagai macam papan selancar terbaik yang ada dipasaran beserta aksesorisnya dan juga kelengkapan lain seperti kacamata dan tabir surya.

“Pulau Lombok sebenarnya sudah menjadi salah satu tempat tujuan wisata dan surfing yang terkenal di dunia. Terlebih lagi, pemerintah Indonesia sudah membuat area Kuta Mandalika sebagai the next tourism destination dan akan memiliki arena balap MotoGP. Maka dari itu, kami sangat senang akhirnya bisa bekerjasama dengan Rip Curl untuk membuka toko flagship ini disini. Kami akan selalu menantikan kesempatan serta kesuksesan lain bersama Rip Curl sebagai The Ultimate Surfing Company,” tambah Ibu Jeanny Kwee, selaku General Manager dan Owner dari Inter Royal Pacific.


Untuk merayakan secara resmi dibukanya toko baru Rip Curl di Pantai Kuta Lombok ini, Rip Curl juga menyediakan penawaran menarik berupa Eco Tote Bag yang akan diberikan secara cuma-cuma bagi setiap customer yang berbelanja produk Rip Curl, selama persediaan masih ada.

Dengan dibukanya toko flagship baru di Pantai Kuta Lombok ini, Rip Curl berharap bisa memberikan para wisatawan lokal maupun mancanegara berbagai macam pilihan produk yang khusus dirancang untuk digunakan sehari-hari dan juga untuk berpetualang, baik itu di darat ataupun di air serta produk-produk untuk olahraga surfing pada khususnya yang mengutamakan kenyamanan, kualitas tinggi dan juga inovatif.

Pantai Kuta Lombok memang tidak kalah indahnya dengan Pantai Kuta Bali. Pantai nan indah ini memiliki hamparan pasir yang lebih bersih dan putih serta garis pantai yang lebih bergelombang, dengan jajaran terumbu karang yang sehat sehingga menyuguhkan kepada Anda pemandangan yang romantis nan menakjubkan.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending