Connect with us

Hot News

Wali, Jadi Grup Band Yang Masih “Perkasa” Dalam Penjualan CD di 2020

Published

on

FEM Indonesia – Ditengah pandemi covid 19 yang belum menentu kapan berakhirnya. Dan berdampak kurangnya minat masyarakat dalam berbelanja selain bahan pokok untuk bertahan hidup.

Tapi tak disangka, pada penjualan cd album bertajuk “Wali 20.20” milik band Wali yang sudah dijual di KFC sejak bulan Februari 2020. Malah mengalami kenaikan yang fantastis.

Pasalnya, bersama KFC, Wali band baru merilis album yang menandai 20 tahun perjalanan karir mereka pada bulan Maret lalu. Dan hanya membutuhkan waktu sekitar 9 sampai 10 bulan saja, Wali di tahun ini malah mampu menorehkan prestasi angka penjualan lebih dari 600 ribu copy untuk album mereka atau prestasi penjualan ‘Multi Platinum’.

“Kami Sangat bangga bekerjasama dengan Nagaswara lewat Wali Band, dimana penjualan album ‘Wali 20.20’ bisa terjual lebih dari 600 ribu copy. Dan yang luar biasa lagi penjualan tersebut dilakukan selama masa PSBB dan meningkatnya wabah Covid-19. “ ujar Mr. Steve Lillywhite dari KFC di acara press confrence, di Warung Sunda, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (31/11/2020).

Atas perolehan tersebut, CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna pun mengungkapkan kebanggaanya bahwa ini pembuktian WALI band yang masih kokoh berkarya di tanah Air tahun 2020.

“Ya, Amazing !! Saya sungguh merasa sangat bersyukur, bahwa di masa Pandemi dan PSBB berkepanjangan ini, Wali malah dapat menembus angka penjualan sebanyak lebih dari 600 ribu keping CD dan memecahkan rekor Multi Platinum,” tegas Rahayu Kertawiguna.

Selain rekor penjulan CD album Wali 20.20 yang mencapai angka Multi Platimun, menutup jelang akhir tahun ini Wali juga merilis single baru “Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa)” sebagai bentuk kepedulian dan persembahan untuk anak-anak Indonesia. Selamat!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FEM Travel

Tutup Tahun 2020, Jalan Thamrin Sudirman Jakarta di Tutup

Published

on

FEM Indonesia – Untuk antisipasi pencegahan Covid 19 di malam pergantian tahun baru 2020 ke 2021. Dirlantas Polda Metro Jaya resmi akan menutup akses seluruh jalan Sudirman dan M.H Thamrin, Jakarta.

Dengan konsep aturan “Car Free Night Or Crowd Free Night” pihak Kepolisian akan berjaga di beberapa lokasi agar masyarakat tidak melintas di ruas jalan tersebut.

“Jadi tidak hanya kendaraan, tapi juga orang yang bersepeda, berjalan, tidak boleh (melintas). Ada beberapa titik yang nanti akan kami jaga,” ujar kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Senin (28/12/2020).

“Jalan (Sudirman-Thamrin), akan ditutup total,” lanjut dia. Selain itu, kawasan jalan Benyamin Sueb turut masuk dalam rencana kegiatan. Sementara, tempat wisata akan berakhir beroperasi pada pukul 17.00, pusat perbelanjaan tutup sekira pukul 19, dan operasional angkutan umum hingga pukul 20.00, maka kepolisian akan menjaga lokasi-lokasi itu agar tak ada kerumunan.

Penutupan ini diperkirakan akan berlangsung pada hari Kamis mukai pukul 20.00 sampai Jumat (1/1/2021) pukul 03.00 WIB.

“Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut lagi jalan-jalan mana yang akan kami tutup, mulai dari jam berapa sampai jam berapa akan kami sampaikan,” pungkas Sambodo. [teks/foto: andiagus]

Continue Reading

FEM Travel

Warga ‘Asing’ Dilarang Masuk Indonesia Pada 1-14 Januari 2021

Published

on

FEM Indonesia – Untuk mencegah penularan covid 19 yang masif dan terkait strain virus Corona baru yang disebut lebih menular.

Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan menutup pintu bagi WNA atau warga negara asing mulai 1 sampai 14 Januari 2021 mendatang.

“Rapat kabinet terbatas 28 Desember 2020 memutuskan menutup sementara, untuk menutup sementara, dari tanggal 1 sampai 14 Januari 2021, masuknya warga negara asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia,” ujar Menlu Retno Marsudi dikutip daro Depoktren dari sumber konferensi pers di akun YouTube Setpres, Senin (28/12/2020).

Untuk WNA yang tiba di Indonesia mulai hari ini hingga 31 Desember 2020, pemerintah akan memberlakukan sejumlah aturan ketat prokes. “Untuk WNA yang tiba di Indonesia pada hari ini sampai 31 Desember 2020, maka diberlakukan aturan sesuai ketentuan,” terang Retno.

Varian baru virus Corona dari Inggris diduga lebih menular. Peneliti dengan keahlian genomika molekuler, Dr. Riza Arief Putranto, DEA, menyebut varian baru COVID-19 dari Inggris belum terdeteksi di RI.

“Informasi yang benar adalah mutasi baru VUI 202012/01 atau B.1.1.7 dari Inggris belum terdeteksi masuk ke Indonesia karena sistem surveilans genomika kita yang belum memadai. Untuk mendeteksinya perlu pendekatan tersebut,” papar Dr Riza.

Varian baru Covid-19 dari Inggris disebut Dr Riza memang diduga lebih menular, berdasarkan sejumlah riset ilmiah. Namun, varian baru Covid-19 dari Inggris diyakini ilmuwan masih bisa dikenali vaksin yang sudah ada saat ini.

“Meskipun diduga 50-74% lebih menular, varian baru tersebut belum terindikasi menimbulkan keganasan dan membuat vaksin tidak mempan. Para ilmuwan masih yakin bahwa vaksin existing masih akan mengenali varian mutasi baru tersebut,” pungkas Riza. [natakusuma]

Continue Reading

Hot News

Peduli Lingkungan, Naila Novaranti Bakal Keruk Sampah Muara Cisadane Dengan Tekhnologi

Published

on

FEM Indonesia – Wanita asli Indonesia, Naila Novaranti yang dikenal sebagai pelatih dan atlet terjun payung internasional, menaruh perhatian serius terhadap sampah yang berserakan di tepian muara Kali Cisadane, sekitar Teluk Burung, Teluk Naga, Kabupaten Tanggerang.

Aksi peduli yang akan dilakukan wanita kelahiran Jakarta 1981 ini bukan tanpa alasan. Selain karena dapat berdampak buruk pada kesehatan dan pencemaran lingkungan, tempat itu juga dianggap tepat untuk dijadikan destinasi landing aksi terjun payung.

Terkait hal itu, salah satu pelatih penerjun payung Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI ini kian aktif mengajak sejumlah relawan untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah, khususnya di kawasan tersebut. “Sampah disini luar biasa banyak, menumpuk membeku bahkan mencemari air kali dan lautan dan lingkungan serta habitat di pantai muara Cisadane,” beber Naila saat survei lokasi Muara Kali Cisadane, Teluk Burung, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/12/2020).

Naila berambisi, daerah pesisir pantai yang ada di Indonesia, khususnya di Teluk Burung dan berdekatan dengan bandara internasional, Soekarno Hatta harus terbebas dari persoalan sampah. “Saya ingin lokasi disini bebas sampah, karena lokasi ini sebenarnya sangat menarik apalagi untuk tempat landing terjun payung,” ujarnya.

Ia mengaku menjadi relawan peduli sampah karena hatinya tergerak setelah diajak bergabung untuk melihat sampah di lokasi tersebut oleh temannya, Ryan Mcinnes (Bule Bolang) yang berasal dari Irlandia. Kemudian ia mengajak Christopher David Ings dan Company in Indonesia, PT Indonesia Oceans Integrity atau RIO.

Dua temannya itu akan menyediakan alat berat untuk pengangkutan sampah dan mempunyai tekhnologi dalam mengangkut sampah serta mendaur ulang sampah menjadi bermanfaat untuk kehidupan.
“Selain memberikan ide lokasi sampah, mereka juga akan mengelola sampah dengan tekhnologi yang canggih untuk mendaur ulang sampah menjadi bahan bakar minyak, alat-alat rumah tangga dan sepatu olahraga.”

Tak hanya itu, dengan alat khusus, tumpukan sampah ini juga akan disulap menjadi bahan material rumah dan aspal. “Saya dan tim manajemen terjun payung, berinisiatif bahwa lokasi ini bisa menjadi water landing untuk menunjukkan bahwa pariwisata segala macam keindahan Indonesia itu juga datang dari pantai dan laut,” ujar peraih rekor Muri untuk aksi terjun payung di Kutub Benua Antartika

Lebih lanjut, peraih rekor Muri di tahun 2020 dalam penerjunan payung dunia itu menjelaskan, rencananya sampah akan dikeruk pada 23 Januari 2021, lalu akan kirim ke luar negeri dan akan daur ulang menjadi sampah yang bermanfaat. “Dengan membantu pengerukan sampah disini, nantinya juga bisa membantu menciptakan lapangan kerja, menambah perkonomian dan menciptakan ekosistem baru yang sehat. Dan para nelayan bisa dengan mudah mendapatkan ikan yang tak terkontaminasi oleh sampah.”

Naila pun mengajak semua pihak untuk ikut bergabung melakukan aksi bersih-bersih sampah di Muara Cisadane yang akan dilakukan pada 23 Januari 2021 mendatang. “Baik perorangan, perusahaan swasta, lembaga, instansi, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian pariwisata,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Idris yang turut hadir bersama Naila dan tim Kopassus Paskhas 1, mengatakan meapresiasi apa yang dilakukan oleh Naila dan teman-temannya.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada para relawan dan pegiat sampah dari Indonesia dan luar negri yang peduli dengan lingkungan kita disini. Dan persoalan sampah ternyata persoalan kita semua dan tanggung jawab kita bersama,” kata Idris.

Untuk diketahui, Naila Novaranti adalah seorang atlet dan instruktur terjun payung atau skydiving internasional asal Indonesia. Ia melatih terjun payung di 46 negara di dunia, baik pada kalangan sipil mau pun militer. Naila juga melatih terjun payung pada pasukan khusus Indonesia, Kopassus.

Continue Reading

Trending