Connect with us

Selebriti

Warna Kesayangan Hiasi Tahlil 40 Hari Ibunda Artis Julia Rossie

Published

on

FEM Indonesia – Kenangan manis saat bersama orangtua selalu menjadi sesuatu yang sulit atau bahkan tidak bisa dihilangkan. Itu pula yang dialami artis Julia Rossie yang ditinggalkan ibunda untuk selamanya pada 10 Juli 2020. Ibu satu anak yang pernah memerankan Nyi Roro Kidul ini mencoba mengenangnya saat acara tahlilan 40 hari belum lama berselang melalui warna pada tas cinderamata dan sampul buku Yasin yang dipasangi foto almarhumah.

“Iya, dalam doa dan peringatan 40 hari, warna yang dipakai adalah warna ungu atau violet. Warna ini tidak lain, dipilih karena merupakan warna kesayangan Mamah,” ungkapnya.

Secara eksklusif, isteri Lalu Sudarmadi ini menambahkan tak hanya sekedar mengenang warna kesayangan almarhumah dalam acara tersebut namun juga ada hal lain yang dapat diartikan.

“Kalau di bidang seni budaya misalnya dalam sendratari maka sibar dengan warna ungu melambangkan moksa naiknya arwah atau mengiringi kematian tokoh yang arwahnya naik ke nirwana. Pink lebih melambangkan kecintaan saya dan keluarga kepada Mamah,” urainya kepada Femindonesia.com.

Sementara itu pada doa selamatan dilakukan lebih dari sekali. Hal itu lantaran jumlah masyarakat yang ingin ikut mendoakan tidak sedikit.

“Pada acara zikir dan doa selamatan 40 hari diselenggarakan 2 sesi karena dipisahkan. Untuk ibu – ibu dilaksanakan ba’da Ashar dan sesi kedua dijalankan ba’da Isya untuk bapak – bapak,” imbuh Lia. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Selebriti

Sapri Pantun Meninggal Dunia, Zaskia Gotik dan Sibad Kirim Doa Duka Cita

Published

on

FEM Indonesia – Dunia komedi tanah air kehilangan komedian Sapri Pantun. Salah satu pemain penting di program sketsa realita “Pesbuker” yang tayang di ANTV, menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (10/5/2021).

Ucapan duka cita dari rekannya sesama artis ramai di media sosial. Artis-artis Nagaswara pun yang pernah bekerjasama dengan almarhum, tak lupa mengucapkan duka cita mereka.

Adalah Zaskia Gotik, Siti Badriah (Sibad) dan Balena. Zaskia misalnya, dikenal sebagai salah satu pemain tetap “Pesbuker” sebelum memutuskan menikah pada tahun lalu. Zaskia intens pernah ketemu dan bersahabat dengan Sapri.

Lewat akun Instagramnya, Zaskia mengucapkan duka cita mendalam atas kepergian Sapri Pantun dan memajang foto sahabatnya itu. Kata Gotik, Sapri sebagai orang baik, dan mendoakan surga kepada komedian berkepala pelontos itu.

“Selamat jalan, Bang. Lo orang baik, Insya Allah Syurga menunggu lo Bang,” tulis Zaskia Gotik di akun Instagramnya dikutip dari laman Nagaswara News, Selasa (11/5/2021).

Duka yang sama juga dirasakan Siti Badriah. Dalam beberapa kesempatan, pelantun “Lagi Syantik” juga tercatat tampil dalam program “Pesbuker” dan di program-program lainnya.

“Inalillahi wainnailaihi rojiun, Bang @sapri_pantun. Selamat jalan Bang. Bang Sapri orang baek banget sama saya Bang. Semoga diterima iman Islam-nya, diampuni segala dosanya. Aamiin,” tulis Sibad di akun Instagramnya.

Sapri Pantun meningga dunia akibat penyakit diabetes yang dideritanya. Sebelumnya, komedian kelahiran tahun 1972 itu dirawat di RS Sari Asih, Ciledug, Tangerang, Banten dan dikebumikan di TPU Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2021). [foto: istimewa]

Continue Reading

Selebriti

Ingin Jadi Relawan, Dinda Permata dan Velline Chu Sambangi Anak Yatim di Serua Farm

Published

on

FEM Indonesia – Bukber alias buka puasa bersama sambil santunan pun dilakukan oleh dua penyanyi cantik, Velline Chu dan Dinda Permatasari.

Bertempat di Serua Farm (ASAR HUMANITY BASECAMP) Jalan Serua Raya , Bojongsari, Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, kedua penyanyi dari Nagaswara hadir di acara “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” dengan menyantuni Anak Yatim, THR Guru Ngaji dan Marbot Masjid bersama lembaga sosial Aviation Asar Vounteer In Action.

“Senang bisa berbagi bersama anak yatim, guru ngajj dan marbot majid di bulan Ramadan ini, aku tersentuh ingin menjadi relawan di sini Aviation Asar Vounteer In Action, banyak kegiatan sosial membantu masyarakat yang membutuhkan soalnya,” kata Dinda Permata dikutip dari Nagaswara News, belum lama ini.

Ketua Asar Humanity, D. lrawan memberikan sambutan dan rasa terima kasih kepada Dinda Permata dan Velline Chu dan juga tim Nagaswara yang telah hadir dalam acara “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” sore itu. Pada kesempatan tersebut, Dinda Permata dan Velline Chu membagikan bingkisan kepada anak yatim.

“Aku juga senang bisa berbagi di bulan suci Ramadan ini bersama anak-anak yatim dan berbuka puasa bareng bersama mereka. Aku juga minta doa sama mereka agar kita semua diberi kesehatan, rejeki dan segera berakhir dari pandemi Covid-19,” ujar Velline Chu.

Dinda dan Velline berharap acara seperti ini bisa berlangsung tidak hanya di bulan suci Ramadan saja. Membantu masyarakat dalam kesusahan menjadi sebuah kewajiban bagi kita yang punya rasa peduli berbuat kebaikan.

“Semoga apa yang telah kita berikan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Terutama adik-adik yatim piatu yang hadir hari ini. Semoga kelak mereka menjadi orang dan tercapai cita-citanya, Aamiin,’ harap Dinda Permata. [foto: igvellinechu]

Continue Reading

Selebriti

Malaysia Lockdown, Marisha Putri Kembali Gagal Mudik Lebaran

Published

on

FEM Indonesia – Kebiasaan mudik atau pulang kampung saat menjelang Lebaran Idul Fitri, tidak hanya jadi tradisi di tanah air.

Di negeri serumpun seperti Malaysia, mudik juga menjadi rutinitas setiap tahunnya pun yang dilakukan penyanyi Marisha Putri.

Pelantun single “Terlanjur Kaya” yang kini tengah berada di Indonesia, mengaku tidak bisa mudik ke negerinya Malaysia. Terkait penyebaran Covid-19 yang naik tajam di negeri itu, Malaysia kembali di-lockdown.

“Di Malaysia ada familiy, karena Papa dari sana tapi sudah meninggal. Biasa sih kesana setiap Lebaran. Tapi semenjak Covid belum dapat kesana,” ucap Marisha Putri dilansir dari laman Nagaswara News, Kamis (6/5/2021).

Lebaran tahun ini Marisha Putri berencana merayakannya bersama keluarga besar sang ayah di Malaysia. Namun karena keadaan yang tidak memungkinkan, akhirnya tetap bekerja dan menghabiskan waktunya di Indonesia.

“Tadinya mau rayakan Hari Raya ke Malaysia, tapi tidak bisa. Sejak Covid aku juga nggak perpanjang paspor, dan ternyata pas dicek paspor aku mati. Sekarang lebih milih di Medan saja sejak awal puasa sudah di sini,” pungkas pemilik Goyang Membal.

Perempuan kelahiran 7 Januari 1998 ini terlahir dari ayah Malaysia dan ibu asli Sunda. Namun sejak dewasa, ia memilih untuk menjadi WNI. Selain itu, untuk kegiatan keartisan, Marisha Putri juga memilih Indonesia sebagai tempatnya berkarir.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending