FEM Indonesia, Depok – PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR), produsen keju Prochiz yang merupakan anak usaha PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, memperingati World Chiz Day 2026 atau Hari Keju Sedunia dengan menggelar program edukasi gizi serentak di tiga kota, yakni Depok, Bandung, dan Surabaya.
Melalui kegiatan bertajuk World Chiz Day with Prochiz, perusahaan menjangkau lebih dari 1.000 siswa dan guru sekolah dasar sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi gizi dan konsumsi pangan bergizi sejak usia dini.
Direktur Utama MBR, Dede Patmawidjaja, mengatakan peringatan World Chiz Day tahun ini menjadi momentum untuk memperluas akses edukasi pangan bagi anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Melalui momentum World Chiz Day 2026, kami ingin memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan akses terhadap edukasi pangan yang berkualitas, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Dede saat kegiatan berlangsung di SD Negeri 01 Sawangan, Depok.
Menurut data Nielsen 2024, mayoritas masyarakat Indonesia masih mengonsumsi keju hanya satu hingga dua kali dalam sepekan. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat keju sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Keju diketahui mengandung berbagai nutrisi penting, seperti kalsium, vitamin D, protein, dan lemak yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Dalam kegiatan tersebut, Prochiz menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang dirancang secara interaktif dan menyenangkan. Salah satunya adalah sesi storytelling yang memperkenalkan manfaat keju kepada para siswa. Selain itu, perusahaan juga membagikan 1.000 porsi sarapan bernutrisi kepada peserta di masing-masing kota.
Program tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya konsumsi susu dan produk olahannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Prochiz juga memperkenalkan konsep healthy snacking atau kebiasaan ngemil sehat dengan menghadirkan pilihan makanan praktis dan terjangkau berbahan dasar keju.
“Kami percaya bahwa kebiasaan makan sehat dibentuk sejak dini. Melalui berbagai kegiatan edukasi ini, kami berharap anak-anak semakin memahami pentingnya nutrisi sekaligus menyadari bahwa pilihan makanan bergizi dapat hadir dalam bentuk yang praktis, terjangkau, dan mudah dinikmati setiap hari,” kata Dede.
Sebagai simbol kolaborasi dan semangat membangun generasi yang lebih sehat, para siswa, kepala sekolah, bintang tamu, dan manajemen perusahaan bersama-sama menyusun Prochiz Tower. Kegiatan tersebut melambangkan pencapaian yang lahir dari kepercayaan dan kontribusi bersama.
Kepala SD Negeri 01 Sawangan, Purjiyo, menyambut positif pelaksanaan program edukasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi para siswa.
“Kami bersyukur siswa-siswi kami mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini. Program ini menjadi pengalaman baru dan berkesan bagi anak-anak, terlebih bagi kami sebagai sekolah rujukan inklusi. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan pengalaman positif bagi seluruh siswa,” ujarnya.
Melalui perluasan jangkauan ke tiga kota sekaligus, Prochiz menegaskan pentingnya edukasi pangan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan. Perusahaan berharap pesan mengenai manfaat keju serta pentingnya pola konsumsi pangan bergizi dapat tertanam tidak hanya pada siswa, tetapi juga di lingkungan sekolah dan keluarga.
Selain kegiatan tatap muka, perayaan World Chiz Day 2026 juga diperluas melalui berbagai kanal digital agar masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam perayaan Hari Keju Sedunia. Prochiz turut menghadirkan sejumlah program promosi berupa diskon produk keju, menu berbahan keju di layanan pesan antar makanan daring, hingga promo pada platform belanja cepat (quick commerce).


Tinggalkan Balasan