Femindonesia.com, JAKARTA – Penyanyi muda Delisha Okta kembali menambah daftar karya di industri musik Tanah Air. Mahasiswi semester 5 jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tersebut resmi merilis single terbaru berjudul ‘Akhir Cerita’ secara independen.
‘Akhir Cerita’ menjadi single ke-19 yang telah dirilis Delisha di berbagai platform musik digital selama menjalani perjalanan bermusik secara mandiri. Lagu tersebut diciptakan oleh Adjie Sakuntala, yang juga bertindak sebagai produser musik bersama Pungky P. Nugraha.
“Single ‘Akhir Cerita’ ini single terbaru saya. Totalnya ada 19 single yang sudah saya rilis di platform musik secara independen. Alhamdulillah semua lagu yang dirilis di Spotify, ditotal semua lagu sudah sampai jutaan streams,” ujar Delisha Okta saat ditemui Bois Famous Maker di Radio Bola Koaidi, Rawamangun, Jakarta.
Delisha mengatakan, keputusan untuk menempuh jalur independen telah dijalaninya sejak masih duduk di bangku SMA. Menurutnya, sistem kerja independen memberikan ruang lebih luas untuk berekspresi sekaligus mengatur keseimbangan antara pendidikan dan karier musik.
“Saya ingin musik jalan, kuliah juga jalan. Apalagi kini dunia musik sudah bebas, bisa berkarya dan bisa kerja sama dengan pihak manapun. Termasuk bisa kerja sama langsung dengan platform musik, yang penting konsisten,” ungkap pemilik nama lengkap Allysa Okta Dhea tersebut.
Lahir di Sukadamai, Lampung Selatan, pada 9 Oktober 2006, Delisha tercatat telah menjalani karier musik selama sekitar enam tahun. Dalam kurun tersebut, ia telah merilis 19 single, antara lain ‘Kau Tipu Saja’, ‘Apa Bisa’, ‘Sampai Ujung Waktu’, ‘Ku Bukan Milikmu Lagi’, ‘Kucoba Untuk Mencintaimu’, ‘Hampa’, dan ‘Bagi Bagi’.
Digodok Selama Enam Bulan
Dari sisi produksi, single ‘Akhir Cerita’ tidak dikerjakan secara instan. Proses penggarapannya berlangsung sekitar enam bulan, mulai dari workshop, proses rekaman musik, take vokal, mixing hingga mastering.
Dalam proses produksi tersebut, Delisha turut melibatkan keyboardis Dudy Hadiatmodjo. Sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Putranto Aditomo.
Secara musikal dan lirik, ‘Akhir Cerita’ mengangkat kisah tentang dua orang yang memilih mengakhiri hubungan. Namun, perpisahan tersebut tidak serta-merta menghapus kenangan dan perasaan yang pernah ada.
Lagu ini menggambarkan kondisi ketika hubungan secara status telah berakhir, tetapi secara emosional masih menyisakan rasa kehilangan, kenangan, serta berbagai pertanyaan yang belum menemukan jawaban.
Mulai Bernyanyi Sejak Usia 9 Tahun
Kecintaan Delisha terhadap dunia tarik suara sudah tumbuh sejak usia dini. Ia mulai serius menekuni bernyanyi sejak kelas 3 SD atau sekitar usia sembilan tahun.
Kedua orang tuanya menjadi sosok yang memperkenalkan musik sekaligus memberikan dukungan terhadap perjalanan Delisha.
“Dulu saya sering mendengarkan musik dari kaset, zaman masih kaset dan CD. Terus saya suka ikut nyanyi, dari situ saya mulai tertarik untuk mendalami dunia bernyanyi. Panggung pertama saya justru dari acara wedding. Waktu itu saya memberanikan diri untuk menyumbangkan lagu,” tuturnya.
Alumni SMA Negeri 6 Metro, Lampung, itu kemudian mulai mengikuti berbagai kompetisi bernyanyi. Tak hanya di bidang tarik suara, Delisha juga sempat mengikuti sejumlah lomba modeling.
Pengalamannya mengikuti berbagai kompetisi membawanya meraih penghargaan di sejumlah tingkatan, mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional. Ia juga pernah mengikuti ajang pencarian bakat yang ditayangkan di televisi nasional.
“Kalau dikumpulkan, ada sekitar 90-an piala yang didapatkan dari berbagai perlombaan yang saya ikuti. Selain mengikuti lomba, saya juga mulai membuat cover lagu dan mengunggahnya di YouTube. Lagu yang saya cover juga cukup beragam, mulai dari lagu Jawa, pop, sampai lagu-lagu yang sedang hits,” jelas Delisha.
Sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Sukisno dan Sundari, perjalanan Delisha kemudian berkembang dari panggung kompetisi menuju produksi karya sendiri.
Konsisten Berkarya Sejak 2020
Tahun 2020 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan musik Delisha. Pada tahun tersebut, ia mulai lebih serius merilis karya original melalui berbagai platform musik digital.
Single perdana yang dirilisnya berjudul ‘Cintaku Kepadamu’. Karya tersebut menjadi langkah awal Delisha memasuki fase yang lebih profesional dalam perjalanan musiknya.
“Alhamdulillah hingga kini saya sudah memiliki 19 single yang telah dirilis di platform musik. Termasuk berkolaborasi dengan beberapa musisi ternama di Jogja, di antaranya Langit Sore, Kak Bonang Woo, Kak Arman Harjo dan GFRN. Dari situ saya mendapatkan banyak pengalaman, yaitu belajar tentang proses bermusik secara luas,” katanya.
Konsistensi tersebut juga tercermin dari capaian streaming. Delisha menyebut total jumlah pemutaran seluruh lagunya di Spotify telah mencapai jutaan streams.
Ia berharap konsistensi dalam merilis karya dapat membuka kesempatan lebih luas bagi musiknya untuk menjangkau pendengar di berbagai daerah Indonesia.
Ingin ‘Akhir Cerita’ Menjangkau Aceh hingga Papua
Untuk single terbarunya, Delisha memiliki harapan agar ‘Akhir Cerita’ dapat diterima oleh masyarakat luas dan menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi muda.
Penggemar karya Raim Laode, Bruno Mars, dan Sienna Spiro itu optimistis perkembangan platform musik digital dan media sosial dapat membantu karyanya menjangkau pendengar dari berbagai penjuru Indonesia.
“InsyaAllah ‘Akhir Cerita’ akan menjadi bukti dan bagian dari cerita perjalanan seorang mahasiswi di dunia musik. Single ini sudah tersedia di platform musik dan akun medsos official saya,” pungkas Delisha.
Sementara itu, pemerhati sekaligus pelaku industri musik, Bois Famous Maker, menilai perjalanan Delisha menjadi contoh bahwa pendidikan dan aktivitas bermusik dapat berjalan beriringan.
Menurutnya, konsistensi Delisha dalam menghasilkan karya secara independen menunjukkan adanya proses panjang yang dibangun dengan kerja tim dan manajemen waktu yang baik.
“Semua karya lagu-lagu yang dirilis Delisha Okta secara independen adalah sebuah bukti panjang yang otentik di blantika musik, bahwa dunia pendidikan dan dunia musik dapat bersinergi,” ujar Bois.
Ia menambahkan, perjalanan Delisha juga menunjukkan pentingnya konsistensi, energi kreatif, serta dukungan tim dalam membangun karier seorang penyanyi pendatang baru.
Dengan 19 single yang telah dirilis dan capaian streaming yang terus bertumbuh, ‘Akhir Cerita’ kini menjadi babak terbaru perjalanan Delisha Okta—seorang mahasiswi yang memilih tetap mengejar pendidikan sambil membangun karier musik secara independen.


Tinggalkan Balasan