Femindonesia.com, JAKARTA — Media Fem Indonesia turut mendukung perkembangan ekosistem musik Tanah Air melalui gelaran Gigzi – Asupan Gizi Para Musisi Vol. #1 yang akan berlangsung di Zip Coffee by Orang Dalam, Minggu (4/10/2026), pukul 16.00–23.00 WIB.
Gigzi dirancang sebagai ruang pertemuan bagi musisi, pekerja industri musik, pelaku kreatif, dan penikmat musik untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta membicarakan berbagai hal yang terjadi di balik perjalanan sebuah karya musik.
Pimpinan Umum Perusahaan Media Fem Indonesia, Musa Sanjaya, mengapresiasi kehadiran Gigzi sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah berbagi pengalaman bagi para musisi dan pelaku industri musik.
“Event musik Gigzi Asupan Gizi Para Musisi tentunya akan menjadi sebuah embrio para musisi untuk menentukan arah dalam berkarya di blantika musik,” ujar Musa Sanjaya.
Menurut Musa, kegiatan semacam Gigzi penting untuk digelar secara berkelanjutan. Musisi, kata dia, merupakan salah satu bagian penting dalam ekosistem musik yang juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha dan karier secara mandiri.
Sementara Founder Gigzi, Adzee Ridwan, mengatakan Gigzi tidak hanya dirancang sebagai pertunjukan hiburan. Konsep “Asupan Gizi Para Musisi” juga membawa misi memberikan pengetahuan, pengalaman, koneksi, dan semangat bagi para musisi.
“Setelah sebuah lagu selesai direkam dan dirilis, perjalanan seorang musisi sebenarnya belum selesai. Justru ada banyak hal yang harus dilakukan agar karya tersebut dikenal, memiliki pendengar, dan berkembang menjadi bagian dari perjalanan karier musisinya,” kata Adzee.
Karena itu, Gigzi menghadirkan kombinasi pertunjukan musik dan diskusi yang membahas berbagai tantangan serta peluang yang dihadapi musisi setelah merilis karya.
Pada edisi perdana ini, Gigzi menghadirkan tiga performer dengan karakter berbeda, yakni Ray Remar sebagai solo artist serta Gaijins dan 7 Dunia sebagai band. Selain penampilan musik, acara juga menghadirkan talk show bertema “Lagu Udah Release, Terus Ngapain?”
Diskusi tersebut akan membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan musisi setelah sebuah karya resmi dirilis. Pembahasan mencakup pengembangan karya, membangun basis pendengar, menjaga eksistensi, memperluas relasi, hingga mengembangkan karier secara profesional.
Talk show tersebut menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Bagus, Manajer Artis Bondan Prakoso; Rendro, Music Producer Rata Music Indonesia; serta Adithya, gitaris Element.
Ketiganya akan berbagi pengalaman dari perspektif manajemen artis, produksi musik, hingga perjalanan musisi dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan karier di industri musik.
Melalui konsep “Asupan Gizi Para Musisi”, Gigzi ingin menegaskan bahwa kebutuhan seorang musisi tidak berhenti pada panggung pertunjukan. Pengetahuan, informasi, pengalaman, relasi, dan ruang kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karier di industri musik.
Inisiatif seperti Gigzi diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi dan jejaring yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia, sekaligus membuka peluang kolaborasi bagi para pelaku industri.


Tinggalkan Balasan