FEMINDONESIA.COM, PALANGKA RAYA – Aktris sekaligus kreator konten komedi Riyuka Bunga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan terlibat langsung sebagai relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Di sela-sela kegiatan membantu penanganan kebakaran, Riyuka membagikan kondisi kabut asap pekat yang menyelimuti sejumlah lokasi, termasuk kawasan Bandara Tjilik Riwut. Asap yang mengganggu jarak pandang tersebut bahkan membuatnya kesulitan melihat bangunan bandara.
Melalui Instagram Story akun @riyukabunga pada Selasa (20/10/2026), Riyuka memperlihatkan situasi yang dialaminya di lapangan. “Gais, ini tuh bandara-nya ya, guys, dan gue enggak bisa pulang. Bangunannya enggak kelihatan, kan? Di situ sebenarnya ada bangunan buat bandaranya,” ujar Riyuka.
Ia juga mempertimbangkan perjalanan melalui Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagai alternatif untuk kembali pulang.
Asap Masih Mengepul dari Dalam Tanah
Tak hanya memperlihatkan kondisi di sekitar bandara, Riyuka turut merekam situasi di Jalan Karanggan, Palangka Raya. Dalam video yang dibagikannya, terlihat asap masih mengepul dari lubang tanah meski area di sekitarnya tampak tidak lagi terbakar secara terbuka.
“Gais, ini tuh di Jalan Karanggan Palangkaraya dan masih berasap si lubangnya. Kelihatan enggak kalau berasap?” katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla dapat tetap menjadi tantangan meskipun api di permukaan sudah tidak terlihat. Bara atau titik panas yang tersisa di bawah permukaan tanah berpotensi terus menghasilkan asap sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Riyuka pun tidak sekadar mendokumentasikan situasi melalui media sosial. Ia ikut membantu kegiatan pemadaman bersama petugas dan relawan lainnya, termasuk membantu mengarahkan nozzle atau ujung selang pemadam untuk mengatur semburan air.
Selain itu, Riyuka terlihat mengambil perlengkapan kesehatan yang akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak karhutla.
Di tengah aktivitasnya, Riyuka mengungkapkan bahwa dirinya mulai merasakan ketidaknyamanan setelah bekerja di lapangan. Kondisi tubuh yang kotor dan rasa gatal di kepala turut diceritakannya melalui media sosial.
“Guys, hari ini gue lagi ngambil alat kesehatan yang mau didistribusikan. Lihat sekarang semua kotor, gue udah kucel parah, kepala gue udah gatal dan mulai pusing,” ungkapnya.
Meski merasa lelah dan tidak nyaman, Riyuka tetap berusaha menjalankan aktivitasnya sebagai relawan. Ia bahkan sempat melontarkan candaan tentang keinginannya mencari mi ayam setelah menyelesaikan tugas di lapangan.
Di tengah kondisi yang dihadapinya, Riyuka juga menyampaikan pesan penuh harapan agar langit kembali bersih dari kabut asap.
“Kita birukan lagi langit oranye ini,” tulisnya.
Keterlibatan Riyuka Bunga menjadi salah satu bentuk kepedulian figur publik terhadap persoalan lingkungan. Melalui unggahannya, ia memperlihatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran lahan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi memengaruhi kesehatan.
Di sisi lain, kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya upaya penanganan karhutla secara berkelanjutan, termasuk pemantauan titik panas yang masih mengeluarkan asap.
Keselamatan petugas, relawan, dan masyarakat juga perlu menjadi perhatian, terutama dalam menghadapi paparan asap yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. [foto dok: instagram riyukabunga].



Tinggalkan Balasan