Femindonesia.com, Jakarta – Penyanyi muda Itab Purnama mulai menapaki industri musik Tanah Air sebagai solois sekaligus pencipta lagu. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026, remaja yang dikenal sebagai “Si Drumer Formula Langit” ini resmi merilis debut single berjudul Tersimpan Rapi di seluruh platform musik digital.
Menariknya, lagu perdana Itab tersebut langsung mendapat respons positif. Baru sehari dirilis, konten musiknya di YouTube dikabarkan telah mendekati 50 ribu views.
Peluncuran single ini menjadi babak baru perjalanan musik Itab setelah sebelumnya meraih predikat drumer terbaik dalam ajang Yupi Good Talent 2025. Ia juga pernah memperkuat band Gelas Merah yang berhasil menjadi finalis Top 30 dalam kompetisi Band Academy Indosiar 2026.
“Alhamdulillah, pas di momen Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 ini, aku rilis single perdana berjudul Tersimpan Rapi di semua platform musik. Aku bersumpah akan terus berkarya untuk musik Indonesia,” ujar Itab saat berbincang dalam program KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia) bersama Bois Famous Maker.
Pemuda kelahiran Tangerang, 3 Agustus 2009, yang memiliki nama lengkap Muhammad Itab Purnama ini mengaku debut tersebut menjadi pengalaman istimewa. Untuk pertama kalinya, ia tampil sebagai penyanyi solois sekaligus komposer yang bertanggung jawab atas karya musiknya sendiri.
Mengusung genre pop alternatif, Tersimpan Rapi mengangkat kisah tentang ketertarikan terhadap seorang perempuan sejak pandangan pertama. Melalui lagu tersebut, Itab menyampaikan harapan agar sosok yang dikaguminya bisa terus menemani dalam keadaan suka maupun duka.
Tak sekadar bercerita tentang perasaan, Itab juga menyelipkan pesan mengenai pentingnya menghargai seseorang dengan sepenuh hati.
Menurutnya, ketika seseorang sudah menemukan sosok yang membuatnya tertarik, perasaan tersebut harus dijaga dan tidak mudah berpaling.
Inspirasi lagu ini muncul ketika Itab mengikuti kompetisi Band Academy Indosiar 2026. Saat itu, ada seseorang yang menarik perhatian khususnya. Setelah kompetisi berakhir, ia langsung menyelesaikan proses penciptaan lagu tersebut di studio rekaman.
Menariknya, proses produksi Tersimpan Rapi juga menjadi kolaborasi perdana Itab bersama sang ayah, Dewin. Musisi yang pernah memperkuat salah satu band ternama era 2000-an tersebut bertindak sebagai penata musik sekaligus music director.
“Untuk karya lagu ciptaan anakku ini, aku bertindak selaku music director. Ini merupakan kolaborasi pertama aku bersama anakku. Pastinya seru!” ungkap Dewin.
Dewin menjelaskan, keterlibatannya lebih banyak memberikan supervisi agar Itab bisa belajar bertanggung jawab terhadap karya musiknya sendiri. Konsep dasar lirik dan irama lagu digarap langsung oleh Itab, sementara proses pengembangannya mendapat pendampingan dari keluarga dan orang-orang terdekat.
Tidak hanya sang ayah, ibunya, Listea Almira, juga turut membantu dalam pengerjaan artwork sampul single tersebut. Listea sendiri dikenal sebagai atlet bowling nasional.
Popularitas di Media Sosial Terus Meningkat
Di luar perilisan single, popularitas Itab juga menunjukkan perkembangan signifikan. Akun Instagram resminya hampir menembus 200 ribu pengikut, sementara akun TikTok miliknya telah memiliki lebih dari setengah juta followers.
Di komunitas drum, Itab juga bukan sosok baru. Kemampuannya membuat produsen peralatan musik asal Australia, Red Cymbals, mempercayainya sebagai brand ambassador.
Prestasinya tidak hanya di bidang musik. Itab juga pernah meraih Juara 2 Lomba Cipta Lagu dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 ketika masih bersekolah di SMA Negeri 12 Kota Tangerang.
Saat ini, remaja penyandang sabuk merah taekwondo tersebut tercatat sebagai siswa kelas XI di Sekolah Murid Merdeka (SMM) Joglo, Jakarta Barat. Ia juga dipercaya menjadi brand ambassador JJ Glow Skin.
Itab berharap perjalanan musiknya tidak mengganggu pendidikan, melainkan bisa berjalan beriringan untuk menghasilkan prestasi.
“InsyaAllah, semoga debut single Tersimpan Rapi bisa diterima dan hits di masyarakat. Aku ingin membanggakan kedua orang tua serta kakek dan nenek yang selalu mendukung di dunia musik. Terima kasih juga buat Mami Maharani Kemala Dewi dan tim JJ Glow atas super support-nya,” tutur Itab.
Ia juga berharap semangat berkarya yang dimilikinya dapat menjadi bagian dari perjuangan generasi muda Indonesia, sebagaimana semangat para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda pada 1928.
Sementara itu, pengamat sekaligus pelaku industri musik Bois Famous Maker menilai Itab memiliki potensi besar untuk menjadi idola baru di industri musik Indonesia.
Menurut Bois, kombinasi kemampuan bermusik, pengalaman kompetisi, karya ciptaan sendiri, serta dukungan pengikut di media sosial menjadi modal penting bagi Itab untuk mengembangkan kariernya sebagai solois.
“Debut single Tersimpan Rapi berpotensi hits di industri musik Tanah Air. Itab Purnama didukung followers organik ratusan ribu di media sosialnya. Saat ini terbukti, sebagai penyanyi newcomer yang baru satu hari merilis lagu, kontennya di YouTube sudah nyaris menembus 50 ribu views,” tegas Bois.
Dengan debut Tersimpan Rapi, Itab Purnama kini mulai membuktikan dirinya bukan hanya seorang drumer berbakat, tetapi juga musisi muda yang siap memperkenalkan karya ciptaannya sendiri kepada penikmat musik Indonesia.


Tinggalkan Balasan