Femindonesia.com, Jakarta — Dunia panggung dangdut dan layar lebar kini mempertemukan tiga penyanyi, Vera Borneo, Seruni Bahar, dan Boy Sahara. Ketiganya mendapat kesempatan menjajal kemampuan akting melalui layar lebar di film horor komedi satir Tuyul Seken produksi GEMA Picture.
Ketiganya diperkenalkan dalam acara syukurn dan pengenalan kantor baru GEMA Picture, Cibubur, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Vera Borneo, Seruni Bahar, dan Boy Sahara berbagi cerita mengenai pengalaman pertama mereka terlibat dalam produksi film layar lebar.
Suasana perkenalan berlangsung santai. Ketiganya duduk di sofa berwarna oranye, sementara di belakang mereka terpampang poster Tuyul Seken bersama dua proyek film GEMA Picture lainnya, Sangar dan Senopati.
Vera Borneo merupakan penyanyi dangdut yang dikenal setelah menjadi salah satu peserta 20 Besar Bintang Pantura 4 Indosiar. Ia juga memiliki lagu yang cukup dikenal, EGP (Emang Gue Pikirin).
Sementara itu, Seruni Bahar merupakan mantan personel Trio Macan yang telah berkarier di dunia hiburan sejak 2013. Adapun Boy Sahara dikenal sebagai penyanyi dangdut asal Boyolali yang memiliki sejumlah lagu, di antaranya Aku Meriang dan Aku Mundur Saja. Boy juga sebelumnya pernah tampil dalam sejumlah produksi FTV.
Ketika ditanya mengenai karakter yang mereka perankan dalam Tuyul Seken, ketiganya masih memilih merahasiakannya. Namun, mereka memberikan sedikit gambaran mengenai warna akting yang ingin ditampilkan.
“Komedi. Penuh kelucuan,” ujar Boy.
Seruni pun mengaku karakter yang mereka bawakan dalam film tersebut tidak jauh dari keseharian mereka yang penuh canda. “Karakter kita memang begitu. Hari-harinya ramai terus, suka bercanda. Bukan yang serius-serius banget,” kata Seruni.
Vera kemudian ikut menimpali dengan candaan “Kita saja sudah lucu. Kita ngomong saja sudah komunikasi,” ujar Vera disambut tawa.
Seruni Bahar Akui Sempat Ragu
Bagi Seruni Bahar, keterlibatan dalam Tuyul Seken menjadi pengalaman yang cukup penting karena merupakan debutnya di film layar lebar. Ia mengaku sempat merasa ragu ketika pertama kali mendapat tawaran bermain film. Pengalaman akting yang dimilikinya sebelumnya lebih banyak berasal dari produksi cerita pendek.
“Aku sih awalnya masih ragu-ragu ya. Karena ini film perdana buat aku. Sebelumnya paling cerita-cerita pendek. Ya barangkali dengan adanya tawaran ini bisa berkembang kemampuanku,” ujar Seruni.
Menariknya, Seruni juga mengaku sempat mengajukan permintaan kepada pihak produksi agar mendapatkan karakter yang berbeda dari peran-peran yang pernah ia jalani sebelumnya.
“Aku malah bilang, jangan kasih peran yang dulu-dulu, aku pengin jadi Kamila. Next judul baru,” tuturnya.
Keinginan tersebut menunjukkan bahwa Seruni ingin menjadikan debut filmnya sebagai kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan akting sekaligus menghadirkan karakter yang berbeda.
Punya Pengalaman Mistis
Sebagai film yang mengusung unsur horor, pembicaraan mengenai pengalaman mistis juga tak terhindarkan. Ketiga penyanyi tersebut bahkan memiliki cerita masing-masing yang berkaitan dengan pengalaman di luar hal-hal yang bisa dijelaskan secara kasatmata.
Vera mengaku pernah merasakan pengalaman yang menurutnya cukup mengganggu setelah menjalani aktivitas syuting di sebuah stasiun televisi. Seruni juga mengaku bukan orang yang bisa melihat hal-hal mistis secara langsung. Namun, ia merasa cukup sensitif terhadap suasana tertentu.
“Aku orangnya perasa. Nggak bisa ngelihat, tapi ngerasain. Waktu pulang syuting itu diikutin sesuatu yang nggak nampak, tapi badanku merinding semua. Efeknya panas, sakit panas,” ungkap Seruni.
Sementara itu, Boy juga menceritakan pengalaman yang tidak kalah unik. Salah satunya ketika ia bersama rekan-rekannya hendak menuju lokasi manggung, tetapi aplikasi peta justru mengarahkan mereka ke area pemakaman.
“Map-nya diarahin ke kuburan, padahal panggung di sebelah sana. Kita nyasar, benar-benar masuk kuburan,” kata Boy. Cerita tersebut sontak mengundang tawa Vera dan Seruni.
Siap Jalani Syuting Oktober
Kini, ketiganya bersiap memasuki pengalaman baru sebagai pemain film. Tuyul Sekendijadwalkan menjalani proses syuting mulai Oktober 2026 dengan lokasi produksi di Sukabumi dan Bandung.
Film ini diproduseri Adhi Kartiwa dan Harris Cinnamon, dengan Ibu Lisa dan Billy Noval Hasan sebagai Executive Producer.
Bagi Vera, Seruni, dan Boy, keterlibatan dalam Tuyul Seken menjadi langkah baru dalam perjalanan karier mereka. Setelah selama ini lebih dikenal melalui panggung musik dangdut, ketiganya kini mendapat kesempatan untuk memperkenalkan sisi lain melalui layar lebar.
Dari panggung hajatan hingga lokasi syuting, pengalaman mereka tentu menjadi tantangan baru. Namun, di balik suasana penuh canda yang mereka tunjukkan, ketiganya mengaku siap memberikan warna tersendiri dalam Tuyul Seken.


Tinggalkan Balasan