FEM Indonesia, Jakarta — Artis peran Dude Harlino membantah memiliki keterlibatan dalam internal manajemen PT Dana Syariah Indonesia (DSI) setelah diperiksa penyidik Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan atau fraud perusahaan tersebut.

Dude menegaskan, posisinya dalam kerja sama dengan PT DSI murni sebagai pihak eksternal yang menjalankan peran profesional sebagai brand ambassador.

“Sebagai profesional, saya hanya bertugas sebagai brand ambassador. Itu saja,” ujar Dude kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (2/4).

Ia menjelaskan, seluruh kerja sama dengan perusahaan dilakukan berdasarkan kontrak resmi, termasuk terkait nilai kerja sama yang telah disampaikan kepada penyidik sesuai dengan lingkup pekerjaannya.

Suami dari Alyssa Soebandono itu juga mengaku telah melakukan pengecekan aspek legalitas sebelum menjalin kerja sama. Menurutnya, ia memastikan keberadaan izin dari Otoritas Jasa Keuangan serta pengawasan dari Dewan Pengawas Syariah.

“Kami selalu mengedepankan kehati-hatian. Sejak awal, aspek hukum menjadi landasan kami,” tuturnya.

Meski demikian, Dude mengaku baru mengetahui adanya dugaan persoalan di PT DSI setelah mengikuti perkembangan kasus melalui rapat dengar pendapat di Komisi III DPR pada Januari lalu.

“Kami hadir sebagai saksi untuk memberikan dukungan. Semoga kasus ini bisa segera selesai dengan baik,” ucapnya.

Kuasa hukum Dude dan Alyssa, Muhammad Al Ayubi Harahap, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap kliennya lebih banyak menggali peran sebagai brand ambassador. Ia menegaskan, Dude tidak memiliki pengetahuan terkait aktivitas internal perusahaan karena posisinya murni sebagai pihak eksternal.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memanggil Dude Harlino dan Alyssa Soebandono sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan PT DSI dengan nilai kerugian mencapai Rp2,4 triliun.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Ade Safri Simanjuntakmenyatakan, pemeriksaan dilakukan karena keduanya pernah terlibat dalam kegiatan promosi perusahaan sebagai brand ambassador.

Penyidik juga mendalami peran keduanya seiring jumlah korban dalam kasus ini yang diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu orang. [foto: instagram dude2harlino]